NovelToon NovelToon
Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Apa jadinya jika seorang Scientist Gila mendapatkan Sistem Pertanian?

Elena adalah seorang ilmuwan kimia gila yang mati dalam ledakan laboratorium dan terbangun di tubuh gadis desa yang tertindas. Berbekal "Sistem Petani Legendaris", ia tidak lagi bermain dengan cairan asam, melainkan dengan cangkul dan benih ajaib. Di tangan seorang jenius gila, ladang pertanian bukan sekadar tempat menanam padi, melainkan laboratorium maut yang bisa mengguncang kekaisaran!

Ingin mencuri hasil panennya? Bersiaplah menghadapi tanaman karnivora dan ledakan reaksi kimia di ladangnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kalih dasa (20)

Matahari mulai merangkak naik, menyinari ladang hitam yang kini dipenuhi aura ungu samar dari Padi Baja yang bermutasi. Di belakang gubuk, suara ayam-ayam hutan yang dipelihara Han Jia berkokok ribut, bukan karena menyambut pagi, melainkan karena ada tamu baru di kandang mereka: si mata-mata cantik berwajah rubah yang kini terikat erat di antara tumpukan jerami dan kotoran ayam.

Feng Shura keluar dari belakang gubuk sambil menepuk-nepuk tangannya yang berdebu.

"Dia sudah aman, Profesor Han," lapor Shura dengan nada datar. "Meskipun dia terus berteriak bahwa dia adalah keponakan selir kaisar dan akan menghukum kita mati, aku sudah menyumbat mulutnya dengan... emmm... kain lap bekas membersihkan kualimu."

Han Jia mengangguk tanpa menoleh. Ia berdiri kaku di tengah ladang, matanya menatap kosong ke udara. Namun, di dalam kepalanya, sedang terjadi perang dunia ketiga.

Sebuah layar hologram biru transparan melayang di depan retina Han Jia, menampilkan notifikasi yang membuat darahnya mendidih lebih panas daripada reaksi eksotermik.

[Ding! Misi Baru Terbuka: Sinkronisasi Bio-Energi]

[Deskripsi: Lakukan meditasi statis di tengah ladang Padi Baja selama 48 jam untuk menyerap residu energi Qi dan menyelaraskan frekuensi tubuh.]

[Hadiah Penyelesaian: Kenaikan Pangkat Menjadi 'Buruh Tani Tingkat Lanjutan'.]

[Hadiah Tambahan: Akses ke Toko Bibit Level 2 & Peningkatan Kapasitas Fisik.]

Han Jia membaca tulisan 'Buruh Tani Tingkat Lanjutan' itu berulang-ulang, seolah berharap tulisan itu berubah jika ia memelototinya cukup lama.

"Hera..." suara Han Jia terdengar rendah, bergetar menahan amarah. "Lakukan kalibrasi ulang pada modul bahasamu. Sepertinya ada kesalahan terjemahan. Kenapa di situ tertulis 'Buruh'?"

"Tidak ada kesalahan, Profesor," suara Hera terdengar riang dan sangat menyebalkan. "Sistem Klasifikasi Agrikultur Semesta menetapkan bahwa level Anda saat ini adalah pemula. Jadi, kenaikan pangkat berikutnya secara logis adalah 'Buruh Tani Tingkat Lanjutan'."

"BURUH?!" Teriakan Han Jia meledak, membuat Shura yang baru mau minum air langsung tersedak.

"Apa?! Apa ada musuh lagi?!" Shura panik, tangannya meraba gagang pedang.

Han Jia mengabaikan Shura. Ia menunjuk-nunjuk udara kosong dengan jari telunjuknya yang gemetar. "Dengar ya, kau sistem tak berotak! Di kehidupan sebelumnya, aku adalah Elena! Ilmuwan top! Aku punya paten genetika! Aku diundang seminar di Zurich! Dan sekarang kau melabeliku sebagai BURUH?! Ini adalah penghinaan terhadap integritas akademisku! Ini pelecehan intelektual!"

Shura berjalan mendekat dengan hati-hati, menatap Han Jia yang sedang memarahi angin. "Han Jia... kau baik-baik saja? Siapa yang kau marahi? Apakah jinmu menghinamu?"

"Diam kau, Otot Primitif!" bentak Han Jia tanpa menoleh. "Hera! Tampilkan struktur karir sialan ini! Aku ingin tahu seberapa jauh aku dari posisi puncak!"

[Ding! Menampilkan Hirarki Karir Agrikultur:]

Buruh Tani Pemula (Anda di sini)

Buruh Tani Lanjutan (Target Misi)

Penggarap Tanah Terampil

Juragan Ladang Berwibawa

Master Pertanian Tingkat Akhir

Han Jia melotot melihat daftar itu. "Master Pertanian Tingkat Akhir... Hera, apa kemampuan level itu?"

"Akses data terkunci. Namun, bocoran kecil: Pada level Master, Anda bisa memanipulasi siklus hidup tanaman. Anda bisa membuat benih tumbuh, berbuah, dan mati hanya dengan satu jentikan jari. Anda bisa mengubah gurun menjadi hutan dalam hitungan menit."

Mata Han Jia berbinar sesaat. Kekuatan itu... itu adalah impian setiap ahli biologi. Manipulasi seluler instan! Tapi kemudian, matanya kembali menyipit melihat posisinya yang masih di dasar rantai makanan.

"Hah! Bagaimana aku bisa cepat naik level kalau Othor sialan itu terus-terusan mengirim lalat pengganggu?!" Han Jia menendang kerikil dengan kesal. "Baru mau riset, dikirim warga desa. Baru mau panen, dikirim tentara bayaran. Baru mau napas, dikirim mata-mata seksi! Kapan aku punya waktu grinding XP kalau begini caranya?!"

(Heh!! Kau itu lebih baik diam kalau aku tak mengirimkan lalat pengganggu, ceritanya tak akan panjang dasar profesor tapi oon!!.) omel Othor sambil buang muka krena kesal.

Shura, yang berdiri di sampingnya, menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Othor lagi? Siapa sebenarnya Othor ini? Apakah dia Kaisar dari kerajaan jin?"

Han Jia berbalik, menatap Shura dengan tatapan tajam yang membuat nyali jenderal itu menciut.

"Shura! Duduk!" perintah Han Jia sambil menunjuk tanah lumpur di antara tanaman padi.

"Duduk? Di lumpur?"

"Iya! Kita punya misi baru. Untuk mencapai level... arggh... level 'Pekerja Keras' itu, kita harus melakukan sinkronisasi!" Han Jia menjelaskan dengan tangan yang bergerak-gerak liar. "Kita harus duduk diam selama dua hari dua malam. Tanpa makan. Tanpa tidur. Kita harus membiarkan radiasi partikel dari padi ungu ini menembus epidermis kita dan merombak struktur mitokondria di sel-sel tubuh kita!"

Shura menatap Han Jia lama, lalu mengangguk perlahan seolah mengerti. "Ah... maksudmu bertapa menyerap energi alam. Kenapa tidak bilang dari tadi? Itu latihan dasar bagi pendekar sepertiku."

"Bukan bertapa! Ini proses sains! Ini... ah, sudahlah! Terserah apa sebutannya di otak udangmu itu! Yang penting duduk dan jangan bergerak!"

Shura pun menurut. Ia melipat kakinya dengan luwes, meletakkan tangan di atas lutut, menegakkan punggung, dan memejamkan mata. Dalam hitungan detik, napasnya menjadi teratur. Aura ketenangan seorang jenderal perang menyelimuti dirinya. Dia tampak gagah dan berwibawa, bahkan di tengah lumpur.

Sementara itu, Han Jia duduk di sebelahnya dengan posisi yang sangat tidak nyaman. Ia gelisah, menggeser pantatnya ke kiri dan ke kanan. Ia mengeluarkan sebuah alat pencatat waktu kecil dari saku bajunya dan meletakkannya di depan mata.

"Hera, aktifkan timer. Dan putarkan musik klasik di kepalaku untuk meredam suara jangkrik yang bising ini." Han Jia mencoba memejamkan mata, tapi alisnya terus berkerut.

"Han Jia," bisik Shura tanpa membuka mata. "Kau terlalu tegang. Aliran energimu tersumbat di leher. Rilekskan bahumu. Bernapaslah lewat perut, bukan lewat dada."

"Jangan ajari aku cara bernapas!" desis Han Jia. "Aku tahu mekanisme respirasi paru-paru lebih baik darimu! Aku sedang menghitung... emmm... menghitung laju serapan oksigen!"

"Terserah. Tapi kalau kau terus cemberut begitu, nanti wajahmu keriput sebelum kita selesai bertapa," goda Shura dengan senyum tipis.

"Diam atau kuracuni kau setelah ini!"

Maka dimulailah 48 jam penyiksaan bagi Han Jia. Di satu sisi, egonya terluka karena harus mengejar pangkat "Buruh". Di sisi lain, ia harus duduk diam di sebelah jenderal tampan yang entah kenapa terlihat sangat ahli dalam hal ini, membuatnya merasa semakin kesal.

Dan jauh di atas sana, seolah ada sosok tak terlihat yang sedang tertawa melihat penderitaan profesor jenius itu.

"Tunggu saja kau, Othor..." batin Han Jia sebelum akhirnya tenggelam dalam meditasinya. "Setelah aku jadi Master, akan kuubah tintamu menjadi pupuk kandang!"

(heran lu olang hobi banget perotes lah!!)

1
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
/Joyful//Joyful//Joyful/🤣🤣🤣 puas banget ketawa aku
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥: biarin /Tongue//Tongue/
total 2 replies
Aretha Shanum
mau ketawa tpi takut😄😄🤭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ketawa aja boleh kok🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Shira ayo mendekati Mamih... author mu terlalu kejam
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
jangan mau di bujuk Jia... author mu itu kerja sama buat memeras mu🏃🏃
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih 🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Jin mu itu sisteman author nya jadi wajar ngajak ribut 🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩: dihhh lupa diri dia
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Cerita yg cukup menghibur dan buat aku gak berhenti ngakak, pokoknya suka sangat❤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Kembali kasih/Kiss/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othornya emang rada² ngeselin Shura, jadi harap maklum 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Nda lho, mana berani aku/Chuckle/
total 8 replies
Murni Dewita
👣👣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: terimakasih /Rose/
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛☠ᵏᵋᶜᶟᴄɪ≛⃝⃕|ℙ$ѕ⍣⃝✰ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
bisa bisa nya, dia hanya memikirkan hukum kimia 😑
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othor lg yg disalahin🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dihhh
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
parai parai author mu itu
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
cih di sogok gitu kau luluh Jia😏🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Kamu marah Jia? aku juga kesal loh
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: yg tabh/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
hajar Jin mu Hajar... eh author yang harus kamu pertanyaan itu
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: lah kan msh pemula masak status lv nya tinggi mana maen/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Ting Ting Ting bunyi sepedah... sepeda ku beroda tiga...
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣 kek bunyi lonceng sepeda
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Hahaha... Malah nyasar dikandang ayam/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Padahal lg puyeng baca penjelasan Hera, eh malah ngakak🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Yg satu rusuhnya minta ampun, satunya lg sabarnya kebangetan🤣🤣 kalo mereka jadi pasangan, rumah tangganya pasti semarak🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: nanti yaa kl mereka di satuin cepet tamat nanti🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan sampai kamu tahu siapa itu othor, Shura. Aku takut kamu kena sawan🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: /Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Mending urut lidah, dari pada urut otak/Scream/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣🤣coba kita nnati tanya sam ahera bagaimana cara mengurut otak🫣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!