Lintang Arum gadis berusia 20 tahun putri dari Dio Fandi Prdika dan Hanifah Azzahra.
Lintang Arum bukan gadis remaja biasa, ia lahir dengan kemampuan khusus, kemampuan yang tidak di miliki oleh manusia pada umumnya.
Lintang bisa melihat dan berinteraksi dengan makhluk astral, bahkan bisa memusnahkan Meraka menjadi abu.
Bersama Arin sahabatnya putri dari Reyhan, keduanya menjelajahi dunia lain, dan membasmi hantu - hantu yang jahat yang ingin mencelekai manusia yang tak bersalah.
Rayyandra Manggala seorang Casanova yang memiliki banyak kekasih, yang tak pernah percaya dengan dunia mistis atau dunia perhantuan dan selalu berfikir realistis.
Setelah pertemuannya dengan Lintang dunianya langsung jungkir balik, apalagi setelah nyawanya hampir melayang akibat dari makhluk yang tak kasat mata.
Selanjutnya saksi kan kisah keduanya ya.....dukung selalu karya author ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SIHIR YANG BERBALIK
Di perusahaan Manggala, Rain nampak lemas tak bertenaga.
Rain membentur-benturkan pelan kepalanya di mejanya dan terus menggerutu pelan.
" matilah aku...matilah aku..." gerutu Rain.
Fajar, Zain, kemal dan maulana yang berkumpul di ruangan itu hanya melihat ke arah Rain yang terus membenturkan kepalanya.
Rencana mereka datang ke kantor Rain karena mereka ingin mendengarkan cerita semalam, tapi yang di lihat malah Rain yang seperti orang linglung.
" Jar..ada apa dengan bosmu ? " tanya Kemal.
Fajar hanya mengangkat bahunya.
" Sejak datang dia sudah seperti itu, padahal nanti habis makan siang ada Klien dari luar negeri " sahut Fajar yang masih menatap bosnya.
" Zayn kamu yakin si Rain tidak apa-apa, jangan-jangan dia masih ketempelan " ucap Kemal.
" tidak, semuanya sudah bersih, gabut saja dia "
" La dia kenapa sampai segitunya, apa nggak apa-apa itu kepalanya " ucap Maulana.
" Tenang saja cangkang kepalanya Rain kuat, dia nggak akan mati, paling juga kepintarannya akan berkurang sedikit " sahut Zayn.
" Ahhh....memalukan sekali, rasanya ingin masuk ke dalam perut mama lagi, " teriak Rain kencang yang membuat orang yang ada di sana terkejut.
" Kamu ini ada apa sih Rain...buat orang jantungan saja, apa kamu masih terkena guna-guna si Monica " seru Maulana kesal setelah mendengar cerita Fajar, mereka tahu kalau Rain telah terkena guna-guna.
Rain berdiri dari kursinya dan kemudian berlari kecil ke arah Maulana dan langsung mengguncang-guncang tubuh Maulana.
" Ma'ul carikan aku racun tikus, yang sekali tenggak langsung beralih dunia, aku mau hidup bersama dengan kakek Anwar saja " ucap Rain .
Plakkk...sebuah kertas dokumen yang tebal langsung mendarat si kepala Rain.
" Sudah cepat kerja sana, sebentar lagi klienmu datang dari Qatar, jangan membuat malu lagi " Seru Zayn setelah memukul kepala Zayn.
" Kakak...ini memalukan sekali, kenapa kamu dan mama tidak mencegahku tadi pagi "
" Kamu sendiri yang lari ngibrit, mama kan sudah teriak agar kamu cuci muka dan ganti menganti kolormu dulu, tapi kamu tidak mendengarkannya, dan seharusnya kamu sadar kalau setiap pagi senjata kita kan langsung bangun kalau kita bangun pagi, bisa-bisa nya kamu langsung datang ke hadapan calon mertuamu dengan keadaan seperti itu, dan menunjukkan boamu di depan ibu mertuamu, ibu mertuamu nggak sawan saja syukur, untung saja boa mu nggak di tebas sama papanya Lintang, ah iya buang semua kolor pinkymu itu, memalukan sekali " ucap Zayn.
" Kemal ayo kita ke kantor, Maulana bantu Fajar untuk menemui klien Rain, jangan sampai dia berulah lagi, kalau berulah lempar dia dari gedung " ucap Zayn sambil berjalan ke luar ruangan dan di ikuti Kemal.
" Zayn, benar Rain sudah punya calon istri ? "
" Hemmm..."
" Siapa..."
" Nanti kamu akan tahu sendiri " .
******
Di Apartemen Wika.
Wika terbangun dari tidurnya, ia melihat ke arah sampingnya memastikan kalau monika masih berada di tempat tidurnya.
" Kemana dia, apa dia tidak kembali ke kamar semalam, apa dia pulang kerumahnya " gumam Wika yang melihat tempat tidur di sampingnya kosong .
Wika beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah kamar mandi yang ada di dalam kamar tidur.
Wika membersihkan wajahnya dan kemudian keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah pintu.
Wika berjalan menuju dapur untuk mengambil air minum, keadaan ruangan itu masih temaram karena kordennya belum terbuka.
Wika mengeryitkan dahinya saat melihat sesuatu yang tergeletak di lantai di depan lemari pendinginnya.
Wika menajamkan matanya saat ia melihat sesuatu itu ia berlari ke arah tombol lampu dan menyalakan lampunya.
Wika langsung terkejut dan terpaku saat matanya melihat tubuh Monica yang terbujur kaku di lantai dengan mata terbuka lebar dan mulut juga terbuka lebar dan yang lebih mengerikannya lagi tubuh Monica mengering seperti tak ada cairan Sama sekali tak ada luka apapun di tubuhnya, tubuhnya tinggi kulit dan tulang saja .
Wika berdiri gemetaran di samping tubuh Monica yang sudah kaku.
" Bagaimana ini, apa yang terjadi dengan Monica, aku harus bagaimana ini " ucap Wika panik.
" Aku tak mau berurusan dengan polisi, tapi aku harus bagaimana "
Wika berlari ke arah kamarnya dan menghubungi omnya.
" Om datanglah ke apartemenku sekarang "
" Ada apa, aku sibuk habis ini aku ada rapat, tunggu nanti malam aku akan ke sana " sahut pria setengah baya dari seberang.
" Bukan itu om, tapi teman aku Monica meninggal di apartemenku, tolong aku Om, aku harus bagaimana ini "
" Apa !!!...kenapa ia bisa sampai meninggal di apartemen mu "
" Aku tidak tahu om, ia menginap di sini dan saat pagi aku melihatnya sudan meninggal di dapur, om tolong aku "
" Aku tidak mau berurusan dengan hukum Wika, jika aku kesitu maka dunia akan tahu tentang hubungan kita "
" Tapi om..."
" Apa kamu ingin aku menghentikan transferanmu "
" tidak om tapi ini bagaimana...?"
" jika kamu merasa tidak bersalah, hubungi polisi, tapi ingat jangan pernah melibatkan aku, apalagi menyebut namaku, aku akan transfer uang untuk mengurus semuannya, ingat jangan pernah sebut namaku...atau kamu akan menjadi gembel lagi " ucap pria setengah baya dari seberang dan kemudian menutup panggilannya.
" Om ...tunggu om...!!! " seru Wika.
" Ahhh....kenapa kamu harus mati di sini Monica, kamu membuatku kesusahan " seru Wika.
Wika berjalan mendekati jasad Monica yang masih terbaring di lantai.
" Kenapa tubuh monica yang berisi dalam semalam langsung kurus kering seperti ini, semua cairan sepertinya habis di sedot sesuatu, apa kematian Monica ini tidak wajar, jangan-jangan...."
Monica Kembali menyalakan ponselnya dan segera menghubungi bu Ningsih, tapi sudah beberapa panggilan itu ia lakukan tak ada sahutan dari sana.
" Kenapa ponsel bu Ningsih tak bisa di hubungi, tidak biasanya bu Ningsih tak mengangkat ponselku " gumam Wika dan sekali lagi ia mencoba untuk menghubungi bu Ningsih lagi, tapi tetap sama tak ada respon dari ponselnya bu Ningsih.
" Ahhh...kenapa ini semua terjadi padaku, Monica kenapa kamu mati saja masih harus menyusahkan aku " seru Wika frustasi.
Wika menatap mayat Monica dengan iba.
" Nasibmu tragis sekali Monica demi seorang pria kamu sampai harus meregang nyawa seperti ini, aku yakin kematianmu ini tidak wajar, apa Rain meminta bantuan dukun juga dan mengembalikan sihirnya pada Monica " gumam Wika sambil menatap mayat Monica.
Dan akhirnya tak ada jalan lain, Wika terpaksa menghubungi polisi dan seketika apartemen di mana Wika tinggal menjadi ramai, semua penghuni di situ langsung pada keluar dan melihat apa yang terjadi, banyak polisi yang berada di situ.
Wika sendiri di amankan untuk di mintai keterangannya, Sedangkan orang tua Monica yang di beritahu tentang keadaan putrinya langsung histeris.
Wika hanya menatap ke arah kantong jenazah yang di bawa pergi oleh anggota kepolisian , Wika juga di bawa ke kantor polisi untuk di mintai keterangan.
*****
Di perusahaan Rain.
Setelah Rain, Fajar dan Maulana menyelesaikan rapatnya, mereka bertiga duduk santai menikmati kopi di ruangan Rain.
Fajar membuka ponselnya dan saat membaca berita, Fajar langsung terkejut dengan sebuah berita yang terpampang di ponselnya, sontak ia langsung menatap ke arah Rain.
" Rain....Monica meninggal "
#####
Assalamualaikum readers HAPPY READING.
hadeeeeww .... pdhal semua makanan itu adalah makanan kesukaan aku semuanya 🤣
enak bgt loh itu 🤣🤣
aku kok deg degan bgt yaaaa ,,,, takut bgt kalau ncus Irna kenapa-kenapa 😱
lindungi ncus Irna yaa , kak Mia 🤗
sepertinya Tuan ini adalah orang jahat ❓❓
si Necan mah ada-ada ja sih , sllu buat cucu nya malu 🤣🤣
si Ma'ul benar-benar dah mencari keuntungan dalam kesempitan ,,,, pura-pura JD Mak comblang untuk Rain dan Lintang ,, pdhal diri nya ingin mendekati Arini 🤣🤣🤦🤦
yeeeaa ... Rain mau membantu Lintang untuk mengusut kematian nya suster Santi 🤣
Rain semenjak kenal dg Lintang dh Kya orang bloon ,, JD dangkal otak nya 🤣🤣
aduuuh ... siapa lg sih yg menegur mereka ❓❓
waaaaah .... ada saingan nya si Rain 🤣🤣
dan yg lebih parah nya lg ,,,, satpam itu bekerja sama dengan dokter pembunuh nya 🤦🤦
si Ma'ul jg kelakuannya ternyata sama yaaa dg Rain , sama-sama playboy cap badak 🤬😡
aduuuh ... itu siapa yaa yg negur Lintang dan Arin ,, apakah dokter Hanafi ❓❓
sabar yaaa Rain , lambat Laun psti kamu jg akan terbiasa dg peliharaan keluarga nya lintang 🤣🤣
itulah akibatnya JK kita bersekutu dg iblis ,,, tubuh Wika psti seluruhnya akan borokan akibat dr susuk itu ,,, nauzubillah min dzalik
berarti waktu di samping gudang itu , Lintang berbicara dg arwah suster yg di lecehkan yaa ❓
smg ja dokter lucknut itu bisa ketahuan dn bisa di penjara selama-lamanya 🤬😡