NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta Nayla

Perjalanan Cinta Nayla

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: samudra lee

Nayla, gadis yang dibesarkan di panti asuhan harus bekerja keras memenuhi kebutuhan adik-adik pantinya. Suatu hari dia bertemu dengan wanita kaya raya yang menyuruhnya untuk menikahi putranya.

Awalnya Nayla menolak, karena dia sudah berjanji pada teman masa kecilnya. Tapi karena suatu keadaan dia terpaksa menyetujuinya.

Akankah kehidupan rumah tangga Nayla bahagia, ketika rumah tangga yang di bangun berusaha di rusak oleh sang mertua yang awalnya menjodohkannya?

Bagaimana nasib Nayla, saat sahabatnya berubah menjadi musuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melindungi Nayla

Nayla masuk ke kamarnya, dia melihat Alvin yang sudah tertidur di atas sofa tanpa menggunakan selimut. Nayla berjalan ke arah lemari dan mengambil selimut di dalamnya. Dia segera menyelimuti tubuh suaminya dengan selimut yang baru saja dia ambil.

Nayla berjongkok di hadapan Alvin yang masih tertidur. Dia menatap lekat-lakat wajah itu, wajah tampan yang sudah mulai masuk ke dalam hatinya.

"Al, aku sangat mencintaimu. Tapi aku juga yang selalu memberimu rasa sakit. Maafkan aku, Al. Tolong maafkan aku!" kata Nayla lirih, dia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh dari pelupuk matanya.

Dengan perlahan, Nayla menyentuh wajah dari lelaki yang berstatus suaminya itu. Dan dengan sangat hati-hati dia mencium pipi suaminya. Setelah itu dia berjalan ke arah ranjangnya, membaringkan tubuhnya di atas ranjang tersebut, tidak membutuhkan waktu terlalu lama akhirnya Nayla pun tertidur.

Alvin membuka matanya, sebenarnya tadi dia hanya berpura-pura tidur. Dia mendengar semua yang Nayla katakan. Alvin menyentuh pipi yang di cium oleh Nayla barusan.

"Nay, jika kamu mencintaiku kenapa kamu malah mengajak Fandi pacaran? Apa yang sebenarnya kamu sembunyikan dariku?" batin Alvin.

Alvin menatap Nayla yang sudah tertidur dengan pulas di ranjang, wajah itu terlihat sangat lelah. Entah kerena memang benar-benar fisiknya yang lelah, atau dia juga menyembunyikan rasa lelah yang lain di hatinya. Alvin ingin sekali bisa mendekap tubuh istrinya tersebut, bisa memberikan ketenangan dan kebahagiaan batin padanya. Tapi dia sadar kalau saat ini tidak mungkin dia lakukan. Dia harus mencari tahu terlebih dulu, hal-hal apa saja yang di sembunyikan oleh istrinya. Hingga membuat istrinya itu lebih memilih menyakiti suaminya yang itu juga berarti menyakiti dirinya sendiri.

"Aku pasti akan mencaritahu hal apa yang kamu sembunyikan dariku," batin Alvin.

Alvin mengambil ponsel miliknya dari dalam saku. "Segera cari tahu tentang Nayla, Aku kasih kamu waktu paling lama 7 hari. Ingat ini adalah misi rahasia, jangan sampai siapapun mengetahui hal ini!" seru Alvin kepada orang yang ada di seberang sana.

Alvin meletakkan ponsel miliknya di atas meja. Dia segera menarik selimut yang di berikan oleh Nayla hingga menutupi seluruh bagian tubuhnya. Diapun ikut terlelap masuk ke dunia mimpi.

*****

Keesokan harinya ..

Alvin dan Nayla sudah siap dengan pakaian kantor mereka. Saat ini mereka sudah berkumpul di ruang makan untuk ritual sarapan mereka.

Nayla mengambilkan piring yang sudah diisi dengan nasi untuk suaminya, Alvin. Namun dengan sengaja Alvin malah meminta ibunya untuk mengambilkan dia nasi.

Sarah tersenyum senang melihat Alvin yang mengabaikan Nayla. Tapi tidak dengan Nek Murti. Wanita tua itu merasa sangat sedih melihat sikap yang di tunjukkan oleh cucunya.

"Al, Naylakan istrimu. Kenapa kamu tidak meminta dia mengambilkan nasi untukmu. Sebenarnya yang istrimu itu Nayla atau ibumu sih," tegur Nek Murti.

"Tidak apa-apa kok, Nek. Mungkin Al sedang rindu ingin di layani oleh ibu," jawab Nayla yang berusaha untuk tetap tersenyum.

"Tapi kamukan istrinya, jadi sudah menjadi kewajibanmu untuk melayani suamimu. Jadi, Al biarkan istrimu yang melayanimu!" seru Nek Murti.

Akhirnya Nayla-lah yang mengambilkan nasi untuk Alvin. Sebenarnya, Alvin sangat senang ketika Nayla masih mau melayaninya. Tapi, Alvin berpikir pasti ada salah satu dari anggota keluarganya yang membuat sikap Nayla selalu berubah tiba-tiba.

"Maafkan aku Nay, aku harus tetap bersikap dingin kepadamu. Sebenarnya aku tidak ingin mencurigai keluargaku sendiri, tapi entah kenapa aku merasa ada orang yang menekanmu di keluarga ini."

"Nenekmu benar, Al. Harusnya kamu meminta Nayla untuk melayanimu," kata Sarah yang juga ingin tampak baik di depan Alvin.

"Iya, ibu," jawab Alvin.

Merekapun kembali melanjutkan sarapan pagi mereka. Selesai sarapan Nayla dan Alvin berpamitan untuk berangkat bekerja.

******

Alvin memang berada dalam satu mobil bersama Nayla, namun sepanjang perjalanan keduanya sama-sama terdiam. Bahkan kebisuan itu terjadi hingga mereka tiba di pertigaan jalan yang menuju ke perusahaan grup H.

"Biar aku turun di sini? Aku tidak mau karyawan yang lain salah paham dengan hubungan kita," kata Nayla.

"Bisakah kamu memberiku waktu satu bulan lagi?"

Pertanyaan Alvin membuat Nayla yang hendak membuka pintu mobil mengurungkan niatnya.

"Maksudmu?"

"Beri aku waktu satu bulan untuk mendapatkan cintamu. Jika memang dalam waktu sebulan, kamu tetap ingin bersama dengan Fandi. Maka saat itu aku akan langsung melepasmu," tutur Alvin.

"Aku yakin, aku akan bisa menemukan jawaban dari setiap perubahan sikapmu sebelum tenggang waktu itu berakhir" batin Alvin

"Baiklah, aku setuju. Aku akan memberikanmu waktu satu bulan," jawab Nayla.

"Al, aku juga akan berjuang untuk bisa bersatu denganmu. Tapi sebelum itu, aku harus segera menyelesaikan kasus yang mungkin akan menjerat ibu Retno. Aku harus secepatnya bisa membuktikan kalau Bu Retno tidak bersalah, jadi Nyonya Sarah tidak akan bisa mengancamku lagi," batin Nayla.

Dalam hati Nayla begitu bahagia setidaknya dia belum akan berpisah dengan Alvin dalam waktu dekat ini. Dan masih banyak waktu pula untuk dirinya mengumpulkan bukti-bukti untuk membantu ibu Retno.

Nayla segera turun ketika melihat sekeliling tempat itu sudah nampak sepi. Dia segera berjalan kaki menuju perusahaan grup H.

Sementara Alvin, dia kembali melanjutkan perjalanan menuju ke perusahaan grup H dengan menggunakan mobilnya.

Ketika sudah sampai di dalam perusahaan ternyata sudah ada Tasya yang menunngunya.

"Ikut aku!" titah Alvin tanpa menatap ke arah Tasya. Alvin berjalan masuk ke ruangannya, diikuti Tasya.

"Kamu ingin minta ditempatkan dimana?" tanya Alvin begitu dirinya sudah duduk di kursi kebesarannya.

"Kalau boleh aku ingin menjadi sekertarismu, aku tahu kalau kamu sudah memiliki Fandi sebagai asisiten pribadimu. Bagaimana? Apa aku bisa menjadi sekertarismu?" tanya Tasya.

"Baiklah, mulai sekarang kamu bisa menjadi sekertarisku," kata Alvin.

"Terimakasih ya, Al" ucap Tasya, namun Tasya segera meralatnya begitu mendapatkan tatapan mematikan dari Alvin. "Maksudku, Pak Alvin," ralat Tasya. Tasya segera ke luar dari ruangan Alvin, tidak lama Tasya ke luar Fandi datang mengahadap Alvin.

"Al, kamu menempatkan Tasya sebagai sekertarismu?" tanya Fandi untuk meyakinkan kalau pendengarannya tidak salah. Karena saat dia, hendak masuk ke ruangan temannya itu tanpa sengaja dia mendengarnya.

"Iya," jawab Alvin singkat tanpa menoleh ke arah sahabatnya itu.

"Apa gara-gara ucapan Nayla kemarin?" tanya Fandi lagi.

"Al, kamu salah sangka terhadap Nayla. Apa yang di ucapkan Nayla kemarin itu tidak benar. Dia tidak pernah mencintaiku malahan aku tahu kalau orang yang dia cintai itu adalah..."

"Cukup Fan!"

Seketika Fandi terdiam, dia benar-benar tidak mengerti dengan sikap yang di tunjukkan temannya saat ini.

"Al .. "

"Kembali ke tempatmu!" titah Alvin, tanpa mengatakan apapun lagi, Fandi ke luar dari ruangan sahabat sekaligus bosnya itu.

"Maaf, Fan. Aku tidak mau Tasya tahu soal Nayla. Itu akan lebih aman untuk Nayla," batin Alvin.

Rekomendasi novel yang keren👍:

1
MakBarudakh
Baguus
MakBarudakh
Vita psikopat
MakBarudakh
Bisa ya ga mudeng, atau ga curiga dg kalimat Al ini kamu Nay?
Bahari Sandra Puspita
luar biasa kak novelmu yang satu ini..
suka banget, walopun sebel banget sama karakter Vita di novel ini.. 😡
semoga sehat selalu ya kak..
mau baca karya2mu lainnya, bikin nagih soalnya..
semangat terus untuk berkarya ya kak.. 💪🏻😘🥰
Hilmiya Kasinji
bagus
wennie the pooh
dah ktm td loch al mlh yg bayarin lo jg
Hr sasuwe
bagus ceritanya
Hr sasuwe
suka deh ama visual mereka
Babo Saram
ini kamar'a alvin sama nayla kaga ada pintu'a ya? perasaan ntu si ibu bisa nguping mulu..
Babo Saram
kepo bgt dah si vita.
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
Ky judul sinetron yaa..
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
Disuruh nikah,, kemudian di suruh spy Nayla dibenci, spy diceraikan ama Alvin nanti..

APA -APAAN INI ???!!!
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
Pangeran Al n Putri Nayla 🥰🥰🥰🥰
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
story about Alvin n Nayla..


semoga bs baca ampe tamat.
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
Thor ini kalo ada sekuelnya bagus loh hanya saran si heheee ok senang bisa membaca karya2 Author memang masih beberapa belum semua tapi sejauh ini bagus bisa bikin baper gemes dll terimakasih author semangat ya 😍👍👍👍👍👍🔯🔯🔯🔯🔯
IG:samudra_lee_19: Iya, nih, lagi mau bikin sekuelnya.
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
mantap Author pokoknya josss👍👍😍
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
lanjutkan Thor 😁
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
juossssss👍👍👍
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
mantap Author 👍👍👍
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
harusnya hukuman mati dong...keenakan klo di rawat 😆😆😛
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!