Kisah dari seorang pemuda yang di hina karena gaya kungfunya yang unik. Apakah dia bisa menjadi legenda di masa depan, atau justru menjadi aib . Mari masuk ke novel ku yuk.😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon djase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30: "SAMPAI DI ALAM SEMESTA INDUK"
Saat cahaya Alam Semesta Induk semakin jelas di depan mata, Tim Penjelajah melihat bahwa kelompok makhluk dari alam semesta tidak dikenal – yang mereka kemudian kenal sebagai Orang Dominasi – sudah mulai memasuki wilayah perlindungan alam semesta tersebut. Mereka menggunakan teknologi yang kuat tapi kasar untuk memaksa jalur masuknya, menyebabkan kerusakan pada lapisan energi pelindung.
"Mereka tidak peduli dengan kerusakan yang mereka buat," ujar Jaringan Xi dengan khawatir. "Untuk mereka, kekuatan adalah segalanya – mereka akan menghancurkan apa saja yang menghalangi jalannya."
Chen Xing segera membuat keputusan: "Kita akan memisahkan tim menjadi dua kelompok. Kelompok pertama akan membantu memperbaiki kerusakan pada lapisan pelindung dan mencegah lebih banyak kerusakan. Kelompok kedua akan mendekati Orang Dominasi untuk berbicara dan mencoba mencegah konflik yang tidak perlu."
Kelompok pertama yang dipimpin oleh Yue Lian dan Lin Xiao Hua segera bekerja untuk memperbaiki lapisan energi pelindung. Mereka menggunakan kombinasi energi penyembuhan dari berbagai alam semesta dan teknik khusus dari Dunia Penjaga untuk memperbaiki kerusakan dengan cepat. Lin Xiao Hua menanam Pohon Pelindung Kosmik – tumbuhan khusus yang bisa memperkuat lapisan energi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Sementara itu, kelompok kedua yang dipimpin oleh Chen Xing dan Li Feng mendekati Orang Dominasi. Pemimpin mereka, Raja Dominasi Xeno, menghadang mereka dengan sikap yang sombong.
"Jangan halangi kami!" teriaknya dengan suara yang menggema. "Kita berhak menguasai kekuatan Alam Semesta Induk – hanya yang kuat yang layak memimpin jagad raya!"
Chen Xing menjawab dengan tenang: "Kekuatan tidak boleh digunakan untuk menguasai atau menindas. Kita datang dengan tujuan untuk belajar dan bekerja sama, bukan untuk mengambil kekuasaan. Bersama-sama kita bisa membuat jagad raya menjadi tempat yang lebih baik untuk semua makhluk hidup."
Namun, Raja Dominasi Xeno tidak mau mendengarkan. Dia memerintahkan pasukannya untuk menyerang, dan pertempuran tak terhindarkan pun terjadi. Li Feng memimpin pasukan keamanan untuk menghadang serangan mereka, menggunakan teknik bertempur gabungan dari ketiga alam semesta yang membuat mereka mampu menghadapi kekuatan besar Orang Dominasi.
Saat pertempuran berlangsung, Yue Lian memperhatikan bahwa Orang Dominasi tidak hanya menyerang karena keserakahan – mereka tampaknya sedang dalam kesusahan besar. Melalui kemampuan penyembuhannya, dia merasakan bahwa alam semesta mereka sedang menghadapi kehancuran akibat ketidakseimbangan energi yang parah. Mereka datang ke Alam Semesta Induk bukan hanya untuk kekuasaan, tapi juga untuk menyelamatkan alam semesta mereka sendiri.
Dia segera memberi tahu Chen Xing tentang hal ini. Chen Xing kemudian berhenti bertempur dan berteriak: "Kita berhenti sekarang! Kami tahu mengapa kalian melakukan ini – alam semesta kalian dalam bahaya!"
Raja Dominasi Xeno terkejut dan menghentikan pasukannya. Dengan suara yang penuh kemarahan tapi juga kesedihan, dia menjelaskan bahwa alam semesta mereka telah terkontaminasi oleh energi jahat yang tidak bisa mereka kendalikan. Hanya kekuatan Alam Semesta Induk yang bisa menyelamatkan mereka, dan mereka merasa tidak punya pilihan selain mengambilnya dengan paksa.
"Kita tidak punya waktu untuk berbicara atau bekerja sama," ujarnya dengan mata yang merah karena menangis. "Alam semesta kita akan hancur dalam beberapa hari lagi!"
Dengan segera, Tim Penjelajah memutuskan untuk membantu Orang Dominasi. Bersama-sama, mereka memasuki Alam Semesta Induk melalui lapisan pelindung yang sudah diperbaiki. Saat mereka memasuki alam semesta tersebut, semua orang terpana dengan pemandangannya – dunia-dunia yang terbentuk dari energi murni, struktur yang mengambang di ruang-waktu, dan cahaya yang penuh dengan kebijaksanaan.
Mereka segera ditemui oleh Wujud Asal Usul – makhluk yang merupakan perwujudan kesadaran Alam Semesta Induk. "Selamat datang, anak-anak jagad raya," ujarnya dengan suara yang hangat dan penuh cinta. "Kita telah menunggu saat ini – saat makhluk dari berbagai alam semesta bekerja sama untuk menyelesaikan masalah bersama."
Wujud Asal Usul menjelaskan bahwa energi jahat yang menginfeksi alam semesta Orang Dominasi adalah sisa dari konflik kuno yang terjadi jutaan tahun yang lalu. Untuk menyembuhkannya, mereka perlu mengumpulkan Energi Asal Usul Murni dari tiga titik penting di Alam Semesta Induk dan menggabungkannya dengan energi dari semua alam semesta yang telah terhubung.
Bersama dengan pasukan Orang Dominasi yang sekarang menjadi sekutu, mereka membagi diri menjadi tiga kelompok untuk mengumpulkan Energi Asal Usul Murni:
- Kelompok Pertama (dipimpin Chen Xing dan Raja Dominasi Xeno): Mengambil energi dari Puncak Cahaya Abadi – tempat di mana semua cahaya jagad raya berasal.
- Kelompok Kedua (dipimpin Yue Lian dan Ratu Dominasi Luna): Mengambil energi dari Danau Energi Hidup – sumber kehidupan bagi semua alam semesta.
- Kelompok Ketiga (dipimpin Li Feng dan Panglima Dominasi Zeta): Mengambil energi dari Gunung Kebijaksanaan – tempat di mana semua pengetahuan jagad raya tersimpan.
Setiap kelompok menghadapi tantangan unik di tempat tujuan mereka. Kelompok Pertama harus melewati jalan yang penuh dengan cahaya yang sangat terang dan menguji kesetiaan mereka terhadap tujuan bersama. Dengan kerja sama antara Chen Xing dan Raja Dominasi Xeno, mereka berhasil melewati jalan tersebut dan mendapatkan Energi Cahaya Abadi.
Kelompok Kedua harus menyelesaikan ujian tentang kasih sayang dan pengorbanan – mereka harus menunjukkan bahwa mereka siap membantu bahkan orang yang dulunya menjadi musuh. Yue Lian dan Ratu Dominasi Luna bekerja sama dengan sangat baik, dan mereka berhasil mendapatkan Energi Hidup Murni setelah menunjukkan bahwa mereka peduli dengan semua makhluk hidup di jagad raya.
Kelompok Ketiga harus menyelesaikan ujian tentang kebijaksanaan dan kerja sama – mereka harus menemukan solusi untuk masalah kompleks yang tidak bisa dipecahkan oleh satu kelompok saja. Li Feng dan Panglima Dominasi Zeta menggabungkan keahlian militer mereka dan menemukan cara untuk mengatasi rintangan dengan cerdas, mendapatkan Energi Kebijaksanaan Suci.
Setelah semua kelompok kembali dengan energi yang mereka kumpulkan, mereka berkumpul di Pusat Asal Usul – tempat di mana semua energi alam semesta ini berasal. Bersama dengan Wujud Asal Usul, mereka menggabungkan ketiga energi tersebut dengan energi dari semua alam semesta yang telah terhubung, menciptakan Energi Penyembuh Jagad Raya yang sangat kuat tapi lembut.
Dengan cepat, mereka kembali ke alam semesta Orang Dominasi dengan Energi Penyembuh Jagad Raya. Saat mereka menyuntikkan energi tersebut ke dalam alam semesta tersebut, mereka melihat pemandangan yang menakjubkan – energi jahat mulai hilang, dunia-dunia yang kusam kembali bersinar, dan kehidupan mulai pulih dengan cepat.
Raja Dominasi Xeno menangis dengan emosional saat melihat alam semestanya kembali selamat. "Kami tidak tahu harus bagaimana berterima kasih," ujarnya dengan suara gemetar. "Kami salah mengira bahwa kekuatan adalah satu-satunya jalan, tapi kalian menunjukkan bahwa kerja sama dan kasih sayang adalah kekuatan yang sesungguhnya."
Dia kemudian mengumumkan bahwa alam semesta mereka akan bergabung dengan Jaringan Antar Semesta Utama dan berjanji untuk menggunakan kekuatan mereka untuk kebaikan bersama. Mereka juga akan berbagi teknologi dan ilmu mereka untuk membantu perkembangan semua alam semesta di jagad raya.
Sebagai tanda persahabatan, Wujud Asal Usul memberikan kepada setiap alam semesta Kristal Asal Usul – kristal yang berisi energi murni dari Alam Semesta Induk dan bisa membantu menjaga keseimbangan energi di setiap alam semesta. "Semua alam semesta berasal dari satu sumber," ujarnya. "Sekarang saatnya bagi kalian untuk hidup sebagai satu keluarga besar yang saling membantu dan mendukung."
Selama beberapa minggu, Tim Penjelajah dan perwakilan dari semua alam semesta belajar banyak hal di Alam Semesta Induk. Mereka belajar tentang asal-usul jagad raya, bagaimana alam semesta terbentuk dan berkembang, serta prinsip-prinsip dasar yang menjaga keseimbangan di seluruh jagad raya.
Mereka juga menemukan bahwa Alam Semesta Induk bukan hanya tempat asal-usul, tapi juga tempat di mana makhluk dari semua alam semesta bisa datang untuk belajar dan mendapatkan kebijaksanaan. Wujud Asal Usul menjelaskan bahwa setiap generasi akan memiliki kesempatan untuk datang ke sini dan belajar, sehingga mereka bisa membawa pengetahuan dan kebijaksanaan kembali ke alam semesta mereka masing-masing.
"Kita telah belajar bahwa tidak ada alam semesta yang sendirian," ujar Chen Xing dalam pertemuan akhir mereka di Alam Semesta Induk. "Kita semua saling terkait dan saling membutuhkan satu sama lain. Hanya dengan kerja sama dan kasih sayang kita bisa membangun masa depan yang damai dan makmur untuk seluruh jagad raya."
Setelah selesai belajar dan mendapatkan semua pengetahuan yang mereka butuhkan, Tim Penjelajah dan perwakilan dari semua alam semesta kembali ke masing-masing alam semesta mereka. Mereka membawa dengan mereka tidak hanya energi dan kristal dari Alam Semesta Induk, tapi juga semangat kerja sama dan persahabatan yang lebih kuat.
Ketika mereka tiba di alam semesta kita, mereka disambut dengan sorak sorai yang meriah dari seluruh anggota Aliansi Antar Semesta. Luan, Star Princess Luna, dan para pemimpin dari semua dunia sangat bangga dengan apa yang telah mereka capai – tidak hanya menemukan Alam Semesta Induk, tapi juga menyelamatkan alam semesta lain dan memperluas jaringan kerja sama jagad raya.
Dalam pertemuan besar yang diadakan untuk merayakan keberhasilan ini, Yue Lian memberikan pidato yang menginspirasi:
"Kita telah melakukan perjalanan yang sangat jauh – dari menjelajahi dunia baru di alam semesta kita sendiri hingga menghubungkan berbagai alam semesta menjadi satu komunitas besar. Setiap tantangan yang kita hadapi membuat kita lebih kuat dan lebih siap menghadapi masa depan. Kita akan terus menjelajah, belajar, dan bekerja sama dengan semua makhluk hidup di jagad raya."
Chen Xing menambahkan dengan semangat yang tinggi:
"Masa depan kita sangat cerah. Kita memiliki teman dan sekutu di seluruh jagad raya, kita memiliki pengetahuan dan kekuatan untuk membantu yang membutuhkan, dan kita memiliki semangat kerja sama yang tidak akan pernah padam. Masih ada banyak hal yang harus kita lakukan dan banyak tempat yang harus kita kunjungi, tapi dengan apa yang kita miliki sekarang, tidak ada yang tidak bisa kita capai."