Follow ig: ayasakaryn24
Season 1
Kisah seorang wanita yang selalu kehilangan orang-orang yang terkasih dalam hidupnya.
Saat ia mencoba memulai kehidupan barunya, ia pun dihadapkan dengan pilihan, bertahan atau melepaskan.
"Aku adalah kopi, yang selamanya akan menjadi kopi. Bukan segelas teh yang selalu digemarinya" Alea
"Maaf, aku tak bisa mencintaimu. Bukan tak ingin, namun ada amanah yang harus ku jaga" Alviro.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Season 2 ( Sentuh Hatiku 1)
Pernahkah anda mencintai seseorang yang usianya terpaut dari anda?
Aurelia Cassandra Dirgantara, gadis dengan sejuta warna mencintai Reyhan yang umurnya terpaut cukup jauh.
Kisah ini pun diwarnai dengan cinta segitiga, dimana Rasya yang merupakan saudara sekandung Reyhan juga menaruh hati pada Aurel.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Season 3 (Sentuh Hatiku 2)
Berharap lebih pada seseorang memanglah tidak terlalu baik. Apalagi harapan tersebut nyatanya tak sesuai dengan apa yang diimpikan.
Irene Dinanti, gadis yang dicampakkan oleh kekasihnya perkara salah berkirim pesan singkat. Tak hanya disitu saja, kesialan pun bertubi-tubi menimpanya di hari yang sama.
Namun pertemuannya dengan si tampan membuat gadis itu sedikit menemukan jalan keluar atas kesulitan yang menimpanya. Hingga akhirnya keduanya pun terjebak akan permainan mereka sendiri.
Siapakah si tampan itu?
Ikuti terus ya kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ririn Puspitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 34
maafkan typo yang bertebaran🙏🙏🙏
selamat membaca😊
.
.
.
Alea baru saja pulang bekerja. Alea menunggu taksi yang lewat.
tinnn. .tinnnn. .
Alea dikejutkan dengan suara klakson yang tak jauh darinya. ia berharap suaminya lah yang menjemputnya. namun ia salah, ternyata orang tersebut adalah Abizar.
"Alea ayo naik " teriak Abizar.
"gak usah mas, takutnya ngerepotin" timpal Alea
"gak apa-apa lagian kita searah" tukas Abizar.
Alea pun menurutinya. Abizar turun dari mobilnya dan langsung membukakan pintu untuk Alea.
"silahkan Leah" ujar Abizar
"gak usah seperti itu mas, aku kan bisa buka sendiri" tukas Alea
Abizar hanya tersenyum dan langsung melajukan mobilnya.
dari kejauhan Alviro yang sedari tadi menyaksikan Alea dan Abizar tampak mengeraskan rahangnya.
hari ini ia berencana berbaikan dengan Alea dan membicarakannya dalam perjalanan. namun hal tersebut urung dilakukannya dan berbaikan pun enggan rasanya enggan setelah kejadian yang ia lihat barusan.
"dasar wanita munafik" ujar Alviro kesal sambil memegang setirnya dengan sangat erat.
Alviro POV:
hari ini aku menyempatkan waktu untuk menjemput istriku, aku langsung menuju ke tempat istriku bekerja tanpa menghiraukan tumpukan dokumen yang belum aku kerjakan.
rencananya aku ingin berbaikan dengannya sambil mengajaknya jalan-jalan. sesampainya ditempat kerja Alea. aku melihat istriku itu sedang berbicara dengan seseorang yang berada didalam mobil.
aku hendak menghampiri Alea namun aku langsung mengurungkan niatku saat kulihat seorang pria yang tak asing lagi bagiku menampakkan dirinya.
lelaki tersebut adalah Abizar.
aku masih memperhatikan istriku yang tampak canggung karena mendapatkan perlakuan manis dari Abizar.
aku menggeram kesal. " dasar wanita munafik" satu kalimat itu lah yang lolos dibibirku.
bagaimana tidak dia marah padaku karena perlakuanku terhadap Clara kemarin. namun aku merasa bahwa hal tersebut hanya dijadikan alasan hanya karena untuk mendekati Abizar.
aku langsung memacu mobilku dengan kecepatan penuh untuk kembali menuju kantor. mungkin aku akan bermalam disana untuk sementara waktu, untuk saat ini aku sungguh malas melihat wajah Alea yang sok polos itu.
Author POV:
Alea tiba dirumahnya.
"makasih ya mas Abi atas tumpangannya" ujar Alea sembari tersenyum.
"iya sama-sama Leah" timpal Abizar
"mas hati-hati dijalan"
Abizar pun hanya mengangguk dan langsung menuju rumahnya.
Alea memasuki rumah, ia melihat-lihat sekitar rumah namun ia tidak menemukan keberadaan suaminya itu.
"apa mas Al masih di kantor ya" guman Alea.
Alea langsung mengeluarkan ponselnya dan mencari kontak Alviro. ia segera menghubungi suaminya namun yang terdengar hanya suara operator.
Alea langsung menuju kamarnya. setelah membersihkan dirinya Alea duduk diruang tengah menonton tv sembari menunggu suaminya pulang kerja.
jam sudah menunjukan pukul 22:00 namun Alviro juga belum menampakkan dirinya.
"tumben mas Al jam segini belum pulang" gumam Alea.
Alea mencoba untuk menghubungi Alviro lagi namun tetap saja tidak tersambung.
Alea merebahkan dirinya dikursi, matanya juga sudah terasa berat dan ia pun langsung tertidur.
"nyonya bangun nyonya" ujar bik Ijah membangunkan Alea.
Alea pun perlahan membuka matanya.
"nyonya kenapa tiduran disini?" tanya bik Ijah.
Alea hanya diam saja dan melirik jam diponselnya.
"udah jam 5 pagi. bik, mas Al udah pulang?" tanya Alea.
"tuan Alviro tidak pulang nyonya" jawab bik Ijah.
Alea mengerutkan keningnya. ia mencoba menghubungi Alviro lagi namun tetap saja yang terdengar hanya suara operator.
"apa mas Al masih marah ya sama aku soal kemarin?" gumam Alea.
Alea pun langsung beranjak bangun dan melakukan aktivitas seperti biasanya.
Alviro yang baru bangun langsung mengaktifkan ponselnya.
dilihatnya beberapa pesan dari Alea baru saja masuk namun ia tidak menghiraukannya.
ia langsung menghubungi Roland
"halo. . Land dateng agak pagi, tolong lo ambilin beberapa pakaian gua dirumah suruh bik Ijah yang kemas, dan lo liat-liat dulu jangan sampai ada Alea disana" ujar Alviro
"ya lo bisa kan tunggu sebentar disana sampai dia berangkat kerja, pokoknya baju-baju gue harus sampai kesini " lanjut Alviro yang langsung memutuskan sambungan telponnya
ikuti terus kisah selanjutnya di next episode.
jangan lupa like dan komennya ya😅
salam manis RPS😊