NovelToon NovelToon
Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:24.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mila julia

Aneska Maheswari ratu bisnis kelas kakap yang di bunuh oleh rekan bisnisnya tapi dengan anehnya jiwanya masuk pada gadis desa yang di buang oleh keluarganya kemudian di paksa menikahi seorang pria lumpuh menggantikan adik tirinya .

Mampukah aneska membalaskan semua dendam dan menjalani kehidupan gadis buangan tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila julia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28.Gadis Desa?

Begitu beberapa maid membopong tubuh Raline masuk ke dalam rumah dan membaringkannya di atas kasur, Raline langsung menggeliat dan menatap ke arah Raka. Matanya terlihat sendu, seolah menyimpan luka yang tak mampu ia ungkapkan dengan kata-kata.

Raline memegang dadanya. “Sepertinya aku benar-benar jatuh cinta kepadamu, tapi rasa ini justru malah membebaniku sekarang. Aku mencemaskan diriku sendiri karena takut suatu hari nanti kamu akan meninggalkanku.”

Raka mendekat. “Kenapa aku harus meninggalkanmu? Kamu adalah istriku. Aku akan tetap menjadi suamimu,” ucap Raka sambil meraih tangan Raline.

Dengan suara pelan, masih terpengaruh alkohol, Raline menatap Raka dengan mata berkaca-kaca. “Aku bukanlah Raline. Wanita yang kamu tatap saat ini bukanlah Raline.”

Raka mengerutkan kening. “Jika kamu bukanlah Raline, lalu kamu siapa?” tanya Raka, semakin bingung dengan ucapan perempuan itu.

Raline menggeliat, memutuskan kontak matanya dengan Raka. Ia menelentangkan tangannya ke seluruh kasur, lalu menunjuk sebuah paket yang berada di atas lemari. Sebuah kotak cukup besar, masih berbalut bubble wrap, teronggok di sana.

“Kotak itu… kotak itu akan menjawab rasa penasaranmu,” ucap Raline.

“Memang itu kotak apa?” tanya Raka.

“Itu adalah brankas… aku baru mendapatkannya dari apartemen milikku, setelah menyuruh beberapa orang untuk mengambilnya dari tempat yang aku sembunyikan dari mantan suamiku. Akkhhh… sepertinya bukan mantan, tapi orang yang sudah membunuhku. Hiks… hiks…” Raline menangis tak jelas sambil menutup kedua wajahnya.

Raka mendengarkan semua itu dengan hati bergetar, sama sekali tidak mengerti maksud Raline.

“Aku menguncinya dengan angka yang penuh kenangan, yang sangat bahagia dan cukup membekas di jiwa ini,” ucap Raline.

“Nol enam, nol satu, tujuh belas.” Raline tersenyum. “Tanggalnya sama dengan ulang tahunmu, tapi hari itu adalah hari pertemuanku dengan seorang remaja laki-laki di desa dan makan kue ulang tahun yang telah hancur bersamanya.” Suara Raline mulai memelan, helaan napasnya semakin pelan. “Aku sangat ingin bertemu dengannya lagi,” gumamnya lirih sebelum akhirnya tertidur lelap.

Sedangkan Raka, setelah mendengar itu semua, langsung membeku di kursi rodanya.

“Kenapa… kenapa angka yang disebutkan Raline sama persis dengan hari pertemuanku dengan gadis desa itu? Tidak mungkin… jika Raline adalah wanita itu, bukan?” pikir Raka.

Kenangan lama pun langsung memenuhi kepalanya, menghantam batinnya tanpa ampun.

Flashback

Brak.

Seorang gadis remaja tidak sengaja menabrak Raka saat ia sedang berjalan-jalan mengitari desa tempatnya berlibur. Mereka berdua terjatuh bersama, namun gadis itu segera menarik Raka untuk bersembunyi, sambil menggenggam sepotong kue ulang tahun yang berada di dalam kotak, tak lupa dengan hiasan satu lilinnya. Untung saja kue itu masih baik-baik saja.

“Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu menarikku ke sini?” ucap Raka tak mengerti, melihat gadis remaja tersebut menyuruhnya untuk tetap bersembunyi.

“Sahabatku akan segera melewati tempat ini, dia akan segera datang dan….”

“Dan apa…?”

Gadis itu mendekatkan wajahnya ke arah Raka. “Dan aku menyiapkan kejutan untuknya, ssttt…!” ucapnya, meletakkan jari telunjuknya di bibirnya, lalu tersenyum dengan mata yang ikut tersenyum.

Raka terdiam melihat gadis remaja tersebut. Getaran lembut yang tidak pernah ia rasakan seketika menghiasi dadanya. Ia terdiam cukup lama, memperhatikan wajah gadis itu tanpa sadar.

Sampai akhirnya seorang gadis remaja lain datang melewati tempat itu. Gadis itu langsung keluar dari tempat persembunyiannya lalu berteriak,

“Happy birthday!” ucapnya dengan wajah yang begitu ceria. Gadis itu juga menyalakan lilin yang terus tertiup angin itu dengan susah payah, namun temannya justru menatapnya sinis, seolah tidak suka.

Dengan gerakan cepat, teman gadis itu justru menekan kue tersebut dengan kasar hingga terjatuh. “Aku sama sekali tidak suka dengan kue murahan seperti ini, jangan melakukannya lagi. Aku benar-benar sangat membencinya,” ucap teman gadis itu, lalu bergerak pergi meninggalkan gadis remaja tersebut yang masih berdiri kaku menatap kuenya yang telah hancur di dalam kotak kue.

Raka yang melihat itu benar-benar tidak tega. Padahal gadis itu terlihat begitu bersemangat untuk merayakan ulang tahun temannya.

Raka mendekat lalu mengambil kue yang sudah hancur tersebut. Kue itu masih layak untuk dimakan, masih bersih karena berada di dalam kotaknya, hanya saja sudah tidak berbentuk lagi.

“Tidak usah, kamu bisa membuangnya,” ucap gadis tersebut dengan mata berkaca-kaca menahan air mata. Ia terus menunduk, menahan malunya. Ia kemudian berbalik hendak pergi, namun Raka tanpa sengaja bersuara.

“Hari ini aku juga sedang berulang tahun, apa kamu mau merayakannya bersamaku? Aku… aku tidak punya teman di sini,” ucapnya, yang membuat gadis itu berbalik menatap Raka. Raka mencoba tersenyum memecahkan suasana canggung tersebut.

Begitu gadis itu setuju, mereka pun bergerak menuju pinggir danau kecil yang tidak jauh dari desa itu. Di sana, gadis itu menancapkan lilin di atas kue yang sudah tak berbentuk itu, lalu menyuruh Raka untuk meniupnya.

“Yeeeyyy… happy birthday,” ucapnya tersenyum bahagia, seolah dia memang sedang merayakan ulang tahun temannya. Gadis itu juga menyuapi kue tersebut kepada Raka.

Perbincangan seru penuh tawa seolah mengalir di antara mereka, seperti orang yang benar-benar akrab, hingga akhirnya suara laki-laki yang merupakan sopir Raka datang memanggil dan mencarinya.

“Tuan…!” panggilnya, membuat Raka tersentak.

“Sepertinya aku harus pergi, orang-orang sudah mencariku,” ucap Raka dengan tergesa. Namun sebelum dia pergi menghampiri sopirnya, Raka mengeluarkan dompetnya lalu memberikan foto masa kecilnya kepada gadis tersebut.

“Jaga foto itu baik-baik, aku berjanji akan menemuimu kembali,” ucapnya, lalu berlari ke arah sopirnya.

_____

Kotak brankas yang diberitahukan oleh Raline kini sudah berada di tangan Raka. Beberapa maid membantunya menurunkan kotak itu dari atas lemari. Raka juga sudah membuka bubble wrap tersebut hingga kotak brankas itu terlihat sempurna. Raka kemudian memasukkan angka yang dikatakan Raline kepadanya, dan benar saja, kotak brankas itu terbuka, menampakkan isi di dalamnya.

Namun bukan seperti yang ada di dalam kenangannya, Raka benar-benar menemukan foto masa kecilnya di sana, berada di atas berkas-berkas dan surat-surat penting di dalamnya.

“Foto ini…,” ucapnya, meraih dengan tangan gemetar, tak percaya.

.

.

.

💐💐💐Bersambung.💐💐💐

Lanjut Next Bab ya guys😊

Lope lope jangan lupa ya❤❤

Terima kasih sudah membaca bab ini hingga akhir semuan ya. jangan lupa tinggalkan jejak yaa, like👍🏿 komen😍 and subscribe ❤kalian sangat berarti untukku❤

1
Aisyah Suyuti
menarik
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉 di tunggu karya wokeh selanjut nya Thor
Cindy
lanjut
vj'z tri
apa lagi ini thor 😭😭😭😭😭😭😭😭
vj'z tri
apa lah author ini 😭😭😭😭😭😭 jangan Sampai anes terluka lagi dah mati hidup lagi masak harus mati lagi 😭😭😭😭
vj'z tri
lagi lagi lagi lagi 🎉🎉🎉🎉
Cindy
lanjut
vj'z tri
kamu bertanya kamu bertanya-tanya🤣🤣🤣🤣🤣
Osie
lah malah dimasukin kulkas bukannya dibawa ke RS...stres dah nih laki
Anaraka Ana
Raline terlalu sombong,senjata makan tuan👎👎👎👎👎
vj'z tri
lanjuttttt 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
bener tepat betul🤧🤧🤧🤧 horang yang sama
vj'z tri
what gak terima akoh beneran gak terima 🤧🤧🤧🤧kenapa begini Thor 🤧🤧🤧
Mila Julia: biar melekat sifat manipulatif nyaaa, sabar2 yaa belum saat nyaaa😅😅
total 1 replies
vj'z tri
Alhamdulillah 🤲🤲🤲🤲🤲 kawus orang koe
vj'z tri
lanjutttt Thor 🤭🤭🤭
Osie
nahkaaann karma makan makan nih utk celine🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
iya iya iya iya di bayar cash no keri keri keri 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉hayoooo siapa yang mau tantrum guling guling di lantai
vj'z tri
termasuk akoh juga kaget 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!