NovelToon NovelToon
Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mila julia

Aneska Maheswari ratu bisnis kelas kakap yang di bunuh oleh rekan bisnisnya tapi dengan anehnya jiwanya masuk pada gadis desa yang di buang oleh keluarganya kemudian di paksa menikahi seorang pria lumpuh menggantikan adik tirinya .

Mampukah aneska membalaskan semua dendam dan menjalani kehidupan gadis buangan tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila julia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28.Raline adalah Anes?

Begitu orang-orang itu pergi sambil membawa mobil sport milik Anes, perdebatan panjang langsung menghiasi apartemen, tanpa sedikit pun dimengerti oleh Arumi yang hanya bisa berdiri terpaku.

“Celine, cepat katakan kepadaku kalau ini semua tidak mungkin. Bagaimana bisa orang yang sudah meninggal enam bulan lalu tiba-tiba menjual asetnya seperti ini,sedangkan kita bahkan belum menemukan Brankas Anes yang di simpan di apartemen ini?” ucap Kenzo dengan wajah pucat penuh ketakutan.

“Jangan-jangan benar jika Anes memang bereinkarnasi dan hidup kembali untuk membalaskan dendamnya kepada kita dan semua ini adalah perbuatannya.” Kenzo gemetar, memegang lengan Celine erat.

“Kenzo, sadarlah! Apa yang kamu katakan!” ucap Celine, melirik ke arah Arumi yang mendengarkan kata-kata mereka dengan wajah tegang.

Arumi yang ditatap oleh kedua orang tersebut langsung merasa semakin gugup. Celine segera menarik tangan Arumi dan mendorongnya keluar dari apartemen. “Aku perlu bicara dengan Kenzo, kamu tidak perlu tahu!” ucap Celine, lalu menutup pintu apartemen.

Kenzo menatap Celine dengan wajah kalut. “Sekarang kita harus bagaimana? Dua kali dua puluh empat jam, dua hari, kita harus mencari rumah di mana. Uangku sudah habis karena membiayai pernikahan gagal kemarin.” Kenzo kemudian meraih tangan Celine. “Kamu punya uang, kan? Kita tidak akan menjadi gelandangan setelah terusir dari sini, kan?” tanya Kenzo, membuat Celine terdiam seribu bahasa.

“Celine, jangan membuatku cemas. Katakan kepadaku kamu punya uang, kan?” tegasnya sekali lagi.

“Kenzo… alasanku memintamu untuk segera menikahiku karena aku baru saja tertipu investasi oleh temanku. Semua tabunganku juga terkuras, Kenzo. Makanya aku mendesakmu untuk menikahiku agar aku tidak jatuh miskin,” ujar Celine lirih. Kenzo sontak ternganga mendengar penuturannya.

“Kamu juga tidak memiliki tabungan? Lalu di mana kita akan tinggal, Celine? Kita bahkan belum memenangkan tender besar apa pun di perusahaan, dan gajianku bulan ini pun sudah aku jaminkan pada bank untuk membayar tagihan kartu kreditku yang membengkak,” jelas Kenzo, membuat Celine kembali terdiam seribu bahasa.

“Jangan bilang kamu juga melakukan hal yang sama,” ucap Kenzo lagi, yang dijawab dengan anggukan pelan dari Celine.

Sontak Kenzo mengacak rambutnya frustasi. “Lalu ke mana kita akan pergi, Celine? Harta Anes adalah satu-satunya yang kita miliki setelah membunuhnya. Jangan-jangan benar Anes kembali bangkit dan membalaskan dendamnya kepada kita,” jelas Kenzo lagi dengan suara bergetar.

“Jangan berkata seperti itu, Kenzo. Mana mungkin itu terjadi. Anes jelas-jelas sudah mati saat kita menjatuhkan tubuhnya dari hotel pencakar langit. Dirinya sudah hancur lebur. Jangan mengaitkan apa pun yang terjadi sekarang dengan kematian Anes. Aku yakin perempuan licik itu sudah merencanakan ini semua bahkan sebelum kematiannya,” jelas Celine.

“Maksudmu Anes tahu dia akan mati dibunuh oleh kita dan kita menguasai hartanya? Itu bahkan jauh lebih gila dari yang aku bilang,” ucap Kenzo.

“Lalu kamu masih bersikeras jika Anes bereinkarnasi? Kalau begitu, ke tubuh siapa jalang itu bereinkarnasi, ha?” tanya Celine.

“Raline… kakak dari Arumi. Aku melihat tawanya kemarin saat pernikahan kita. Dia terlihat sangat menikmati kehancuran pesta pernikahan kita, seolah-olah dia sudah merencanakan kehancuran pernikahan kita.”

“Itu karena dia tidak terima adiknya kamu sakiti. Kamu berpikir terlalu jauh.”

“Tidak. Raline dan Arumi tidak pernah dekat. Tidak mungkin dia melakukan itu hanya untuk membalas perbuatanku pada Arumi. Dua kakak adik itu saling bermusuhan. Mustahil jika mereka bekerja sama untuk menghancurkan pernikahan kita, bahkan sampai menyimpan video kemesraanku dengan Arumi. Kamu tidak sadar, cara ini juga pernah dipakai oleh Anes untuk mempermalukan rekan bisnis yang kurang ajar kepadanya dulu. Cara yang sama dengan pesta pernikahan kita. Apa kamu masih ingin menyangkal?” tanya Kenzo sambil menatap Celine tajam.

“Dan satu lagi, semalaman aku menyelidiki tentang Raline. Gadis itu sempat hampir mati di hutan enam bulan yang lalu, dan waktu serta kejadiannya sama dengan saat kita membunuh Anes,” ucap Kenzo.

“Pukul 11.20 WIB Anes jatuh dari hotel pencakar langit, dan gadis itu jatuh dari tebing yang curam di dalam hutan. Apa kamu tidak merasa curiga? Itu waktu yang tepat untuk mereka bertukar nyawa. Mungkin kata reinkarnasi ini terdengar bodoh, tapi aku begitu yakin kali ini. Raline adalah Anes,” ucapnya lagi dengan suara penuh keyakinan.

Kata-kata Kenzo mulai merasuki pikiran Celine. Ia memang ingat betul bagaimana cara Anes mempermalukan rekan bisnis yang kurang ajar kepadanya dulu. Bahkan pola dan caranya memang sama persis dengan apa yang terjadi di pernikahannya.

“Aku ingin kita pindah ke paviliun tua milik Arumi. Di sana kita bisa mengawasi Raline dan memastikan apakah dia Anes,” ucap Kenzo.

Celine menghela napas berat. “Baiklah, jika kamu begitu penasaran dengannya, mari kita buktikan,” ucapnya pasrah. “Aku juga tidak ingin dia bebas mempermainkan kita seperti ini. Jika benar di dalam tubuh gadis itu adalah Anes, aku pastikan kali ini aku sendiri yang akan membunuhnya sampai nyawanya benar-benar lenyap dari dunia ini,” ucap Celine.

Tanpa mereka sadari, ponsel Arumi sengaja ia letakkan di tepi lemari dalam keadaan merekam semua pembicaraan mereka.

______

Raka masuk ke dalam mansion kediaman Raline. Ia merasa kata-katanya tadi perlu diluruskan karena kesalahpahaman antara dirinya dan Raline. Ia sama sekali tidak bermaksud menuduh Raline bukanlah anak Hendra, ia hanya mempertanyakan bagaimana Raline bisa mendapatkan aset Anes padahal orangnya sudah meninggal.

“Raline…” ucapnya begitu masuk ke dalam kamar mansion tersebut, namun ia tidak menemukan Raline di dalamnya. Barang-barang di kamar itu terlihat cukup berantakan. Pandangan mata Raka tertuju pada satu kotak cukup besar yang dilapisi plastik bubble wrap seperti sebuah paket. Tombol kendali kursi rodanya langsung mengarah ke sana, dan saat ia melihat dari dekat, ternyata itu adalah brankas yang masih terbuka menganga dan tidak terkunci.

Tangan Raka meraih isi di dalam kotak tersebut, dan lagi-lagi kecurigaannya pada Raline justru semakin tinggi. Bahkan bukan hanya sertifikat, di dalam sana banyak barang-barang Anes yang ia temukan.

Sebuah foto masa kecil Raka juga ia temukan di dalam sana, foto penuh kenangan. Bagaimana bisa foto itu berada di tangan Anes?

Ceklek.

Raline masuk ke dalam kamar dan melihat Raka sedang menyentuh kotak tersebut dengan satu lembar foto kecil di tangannya.

“Raline… kamu benar-benar mencuri ini semua dari Anes?” ucap Raka.

“Raka, letakkan itu semua. Ini bukan seperti yang kamu pikirkan tentangku. Aku akan menjelaskan semuanya kepadamu. Aku tidak peduli kamu akan percaya atau tidak kali ini kepadaku, tapi aku akan mengatakan yang sebenarnya kepadamu,” ucap Raline.

“Apa yang perlu kamu jelaskan sudah jelas. Kamu benar-benar mengambilnya dari Anes. Buktinya brankas Anes ada di sini. Jangan-jangan dugaan orang selama ini benar, jika Anes bukan mati bunuh diri, tapi ada sangkut pautnya denganmu. Apa diam-diam kamu juga terlibat dalam kematian Anes? Apa kamu adalah pelaku di baliknya?” ucap Raka, yang membuat Raline tak terima.

“Tidak! Bukan seperti itu… tapi perempuan yang kamu lihat saat ini adalah aku, Raka—Anes Maheswari!” teriak Raline, membuat mata mereka saling menatap tak percaya. Kata-kata itu lolos dari mulut Raline tanpa mampu ia susun sempurna lebih dulu, membuat laki-laki di depannya syok mendengar semua itu.

.

.

.

💐💐💐Bersambung.💐💐💐

Aduh dua sejoli yang bunuh Anes bakal pindah me paviliun nih, kira - kira gimana ya reaksi Raline nantinya??

Lanjut Next Bab ya guys😊

Lope lope jangan lupa ya❤❤

Terima kasih sudah membaca bab ini hingga akhir semuan ya. jangan lupa tinggalkan jejak yaa, like👍🏿 komen😍 and subscribe ❤kalian sangat berarti untukku❤

1
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Irsyad layla
tapi dia pake kursi roda kek mana ni
Kutipan Halu: oooooh iyaaa maaf kk. makasi koreksinya🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 haisssss para demit berkumpul jadi satu
vj'z tri
tepat banget tebakan bang Joni 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa iya mau ikut tinggal di mansion bagian puojoooooook belakang 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 suprise 🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
seru seru seru seru 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kalau kata pakde Didi kempot bojo loro 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Kutipan Halu: siap kakak🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
kaplok lohhh 🎉🎉🎉🎉🎉 wes tak tonton Soko kene
Kutipan Halu: lanjut🫶🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
sungguh mati aku jadi penasaran,sampai mati pun akan ku perjuangkan 🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
smas maut di lontarkan queen!!!! masukkkkkk🎉🎉🎉🎉
Kutipan Halu: asik asik josss😅
total 1 replies
vj'z tri
tambah looohh up nya 🎉🎉🎉
Kutipan Halu: masih mak pikirin cintaaa🫨🫨🫨
total 1 replies
vj'z tri
awas bucin beneran nanti 🤭🤭🤭
Kutipan Halu: maunya gitu biar bisa uwuwuwuwu🤭
total 1 replies
vj'z tri
horeeeeee masalah tambahan 🎉🎉🎉🎉
Kutipan Halu: kejutan dimulai🤭
total 1 replies
vj'z tri
buang bunga teratai ngambil bunga bangkai 🤧🤧🤧🤧🤧 selamat menikmati
Kutipan Halu: kirain pantun syggg😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!