ini karya pertama author jadi mohon maaf jika masih ada yang typo
mengisah seorang wanita dewasa yang berpindah jiwa ke tubuh seorang gadis yang hidupnya penuh dengan luka di hatinya dan misteri tentang ibunya yang belum bisa dia pecahkan ,apakah dia bisa memecahkan misteri itu dan hidup bahagia setelah semua yang dia lewati atau takdir berkata lain
dia bersama sang system sama sama memecahkan misteri dan menjadi wanita tangguh yang tidak akan bisa di tindas oleh siapun itu
yuk simak terus kisahnya
jangan lupa dukung terus karya saya
terimakasih✍️✍️✍️💕💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kewa_chomel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 34
kembali ke tempat rora saat ini
setelah jam pelajaran selesai waktunya untyk pulang sekolah.rora tidak langsung keluar dia menunggu teman temannya kelur semua baru dia akan keluar kelas,dan tiba tiba si nenek sihir membuat ulah lagi.
"sayang aku pulangnya bareng sama kamu ya ,aku mau ketemu sama tante juga"ucap marisa mendayu dayu,dia tidak mau kehilangan lahan uangnya kelak,keluarganya sudah bangkrut dia tidak mau hidup susah ,hanya memikat aldolah jan cepat supaya cepet kaya dan merayu mamanya aldo.
marisa tidak tau kalau kelakuan busuknya sudah di ketahui oleh mamanya aldo.teman teman aldo dan rora cs hanya diam menjadi penonton saja,mereka ingin melihat tindakn apa yang akan aldo lakuin saat ini.
"ck....minggir loe,jangan deket deket gue ,kulit gue bisa merah merah nanti "usir aldo ketus
"aldo aku ini calon tunangan kamu ,dan tante siska pun sudah setuju dengan pertunangan kita al"teriak marisa dia mulai geram karena selalu di tolak oleh aldo
"kenapa kamu gak pernah lihat aku al,apa kurangnya aku di mata kamu"tanya marisa sambil mengeluarkan air mata buayanya .
"ck....sungguh akting yang sangat memalukan"gumam rora,dan masih di dengar oleh aldo.
"loe pengen tau kurangnya loe itu apa"tanya aldo,marisa hanya mengangguk saja
"kekurangan loe yang pertama adalah loe itu mata duitan alias matredan hanya manfaatin keluarga gue,yang kedua loe itu sudah kayak emak emak padahal umur loe masih 17 tahun tapi itu muka kayak sudah 30 tahun,yang ketiga karena loe gak bisa jaga kehormatan loe buat calon suami loe nanti,dan yang terakhir loe gak bisa setia sama satu pasangan loe sudah sering gonta ganti pasangan ,emang sudah berapa banyak laki laki yang loe ajak tidur hmmm..."kata aldo panjang lebar.
bagai di tikam delapan pisau di ulu hatinya mendengar ucapan aldo kepada marisa.dan bak di sambar petir mendengar kata kata aldo lagi sebelum meninggalkan kelas.
"kalau loe tetep memaksa pengen bertunangan sama gue,gue pastiin bukti bukti kebusukan loe sampai ke keluarga gue"ucap aldo ,dan berlalu pergi bersama teman temannya.tubuh marisa lirih ke lantai,dia belum menjalankan rencananya tapi sudah gagal duluan.rora paling akhir keluar kelas.dia mendekat ke arah marisa.
"gue mau ngasih loe informasi saja kalau bukti kebusukan loe sudah sampai di kediaman aldo dari kemaren malam ,say goodbay kepada kemewahan marisa,dan kesombongan loe yang telah menghancurkan diri loe sendiri"kata rora sambil berbisik.
"loe ga usah ngancam ngancam gue,loe cuma anak miskin yang beruntung bisa masuk sekolah ini"ucap marisa penuh penekanan,bukannya takut rora malah terkekeh.
"he....he....padahal loe sudah habis ga punya apa apa tapi masih saja bersikap sombong,baiklah mari kita lihat siapa yang miskin di sini sekarang"jelas rora sambil mengambil ponselnnya
"halo kak,tarik semua saham perusahaan kita di perusahaan keluarga bastian"ucap rora tegas dan langsung mematikan panggilannya,dan pindah ke panggilan lain.
"halo paman jack,paman boleh tarik saham paman di perusahaan keluarga bastian paman"kata rora di dalam obrolannya itu.dan langsung mematikan panggilanya secara sepihak lagi.
"loe lihat saja siapa yang akan jadi miskin saat ini ,dan tunggu saja kehancuran keluarga loe karena ketamakan dan kesombongan loe '"ucap rora kepada marisa dan langsung pergi keluar kelas karena dia sudah di tunggu sama bulan.
di dalam kelas marisa hanya bisa menangis,dia segera menghubungi mamanya.
"halo ma....apakah benar ma keluarga kita sudah bangkrut"
"....."
marisa terkejut mendengar penjelasa dari sang mama,dan ternyata apa yang di ucapkan oleh rora benar semua.
"siapa sebenarnya gadis itu,bagaiman bisa dia menyuruh dua perusahaan besar untuk menarik sahamnya"
"jika papa tau kalau semua gara gara gue ,apa yang akan di lakukan papa ke gue,dasar wanita iblis tunggu saja pembalasan gue"kata marisa yang masih saja belum sadar akan kesalahan,ketamakan dan kesombongan yang da di dalam dirinya.
(kalau orang iri ,dengki dan punua salah mah.....meski tau salah tetep aja gak mau di salahkan,mereka itu maha benar😁😁😁)
keadaan di luar saat ini
rora melihat bulan sudah menunggunya bersama teman temannya .
"hai lan maaf lama ya,yuk ikut gue sekarang pulang"ajak rora ke bulan.
"eh...eh...ra loe mau ajak bulan kemana?"tanya jeni,yup teman teman rora tadi sudah kenalan dengan bulan sambil menunggu rora.
"pulang ke rumah gue lah,mulai sekarang dia akan tinggal di rumah gue "balas rora
"kok kita gak di ajak sich,kita juga mau ikut ke rumah loe ,ya kan guys"kata jeni melihat teman temannya meminta persetujuan teman temannya ,dan mereka hanya mengangguk saja .
"huft baiklah ,ayo"ajak rora
"ra ,kita juga pengen ikut ke rumah loe boleh gak sih"tiba tiba suara jimy mengagetkan mereka para cewek cewek itu.para cowok tiba tiba datang entah dari mana.
"hmmm.......gimana ya ?"jawab rora dengan wajah bingungnya.karena dia tidak pernah bawa orang ke rumahnya kecuali teman temannya itu ,itupun kakaknya yang kasih izin le mereka.
"ayolah ra boleh ya,kita kita kan belum pernah main ke rumah loe ra,boleh ya please boleh"kata jimy memasang wajah memohonnya.orang orang yang ada di sana melihat tingkah jimy ada yang shock ada yang menahan tawa melihat wajah nya.
dia mencari ponselnya,dan dia menghubungi kakaknya.
"halo kak,kak boleh gak aku bawa temen temen ke rumah"
"......"
"hmmm...baiklah,terimaksih"
"ya udah boleh "jawab rora setelah mengakhiri panggilannya denga sang kakak barusan.
"yeeeeeeyyyy.....terimaksih ra"jawab jimy heboh,yang lain pada heran,tiba tiba anton meletakkan tangannya di kening jimy lalu ke keningnya.
"hmmm....tidak panas,tapi kok aneh ya"kata anton pura pura bingung
"loe pikir gue sakit hah"terik jimy
"ya elah gitu aja sewot,habisnya tingkah loe aneh banget"
"aneh aneh...loe yang aneh"
"sudah sudah jadi ikut ke rumahnya gak nih,tuh lihat para cewek sama aldo sudah pergi"kata ryan melerai jimy dan anton sambil menunjuk le arah rora yang sudah pergi.mereka langsung lari mengejar rora cs .
"kalin kok ninggalin kita kita sih"gerutu jimy
"kalian berisik dan lama "ucap raisa
mereka sudah ada di parkiran ,mengambil kendaraan masing masing kecuali jeni cs,mereka di jemput oleh sopir .
"yuk lan naik,sorry ya ,gue cuma punya motor ini saja"kata rora memancing bulan ingin melihat reaksinya .
bulan hanya tersenyum manis.
"gak apa apa dari pada gak punya kayak aku ra,"jawab bulan dengan senyum manisnya lagi.
"hmmm...baiklah ayo "ajk rora ke bulan
mereka meninggalkan sekolah ,dengan rora ada di depan sebagai penunjuk jalan.setelah menempuh perjalan ,akhirnya mereka sampai di kawasan perumahan elit.
"eh bukannya ini perumahan elit kawasan kingstone"tanya anton ke pada ryan,ryan hanya mengangguk saja.
"kita lihat saja,dan ikuti rora,karena gadis itu tidak bisa di tebak"ucap ryan,mereka bisa ngobrol karena mereka satu kendaraan .
setelah sampai di rumah no.1 di daerah itu bulan dan aldo cs shock karena mereka tau harga rumah itu ,meski mereka tidak begitu faham tapi mereka tau akan harga rumah yang harganya fantastis itu.
mereka sampai gerbang,dan satpam membuka gerbangnya.
"eh non rora sudah pulang non,bawa siapa non"tanya satpam itu ramah .
"he...he...ini bulan pak,sama temen temen rora pak"jawab rora
"ya sudah rora masuk dulu ya pak "ucap rora sambil melaju pergi.sedang jeni cs juga menyapa sang satpam.
"siang pak aryo,apa kabar "teriak jeni ke aryo sang satpam penjaga rumah rora.
"eh....ada neng jeni,neng raisa,neng rosa sama neng dewi juga"sapa pak aryo
"kok jarang main ke sini lagi neng"tanya aryo
"he...he....kita sibuk belajar pak banyak tugas,ya sudah kita pamit ya pak,"balas jeni.
"baik silahkan non"jawabnya sambil tersenyum mempersilahkan jeni cs dan aldo cs masuk ke rumah rora.
setelah sampai di rumah rora lagi lagi aldo cs terkejut akan kemegahan rumah rora,mereka tidak menyangka gadis yang mereka kira gadis sederhana malah gadis yang kaya raya melebihi mereka.
"yuk masuk aja rora ke temen temennya"
"jen,beneran ini rumahnya rora jen"tanya jimy yang shock ,melihat rumah mewah itu.
"iya ini memang rumahnya,pertama gue sama mereka ke sini juga kami sempet shock dan hampir pingsan karena kami tidak menyangka ternyata rora orang kaya ,inget ya bukan anak orang kaya tapi memang dianya sudah kaya tanpa embel embel keluarga kayak kita kita ini"jelas jeni
"kok loe tau, jen"kata anton sekarang yang penasaran begitu juga dengan ryan dan aldo,jimy
"ya tau lah jeni gitu lo"ucap jeni sombong
"dan satu lagi,kalian tau gak kenapa dia tidak tertarik sama kalian kalian ini"tanya jeni dan di anggukin oleh para cowok
"karena dia punya kakak cowok yang gantengnya di atas rata rata ha.....ha.....ha...."jawab jeni bangga karena temannya rora itu tidak tertarik dengan para most wanted di sekolah mereka yang banyak sekali cewek mengejar ngejar mereka.
para cowok hanya melongo sambil mbika rahang mereka.
"awas tutup mulutnya entar ada lalat masuk itu"kata rosa sambil terkekeh melihat tingkah mereka
"eh ada non jeni sama yang lainnya ,mari masuk non ,tuan" sapa bi sumi tiba tiba ada di ambang pintu masuk
"biiibbiiiiiii"heboh jeni melihat bi sumi
.
.
.
.
jangan lupa dukungannya ya.dan terimakasih karena sudah dukung karya auhor