NovelToon NovelToon
Menyusui Bayi Mafia

Menyusui Bayi Mafia

Status: tamat
Genre:Kriminal dan Bidadari / Pernikahan rahasia / Ibu Pengganti / Mafia / Duda / Konflik etika / Tamat
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Adrina salsabila Alkhadafi

Di mansion mewah yang terasa seperti penjara berlapis emas, Aruna terjebak dalam dilema mematikan:
Menyelamatkan ibunya dengan tetap menjadi bagian dari dunia berdarah ini.
Atau melarikan diri sebelum ia benar-benar jatuh cinta pada sang bayi—dan ayahnya yang iblis.
"Dia memintaku memberikan hidup bagi anaknya, tanpa menyadari bahwa akulah yang sedang sekarat dalam genggamannya."
kepoin di malam Minggu, bikin malam Minggu mu lebih bermakna dengan sosok aruna dan dante

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adrina salsabila Alkhadafi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

​BAB 23: Simfoni Hormon dan Rahasia Sang Arsitek

​Pagi itu, ketenangan di Isola della Pace terasa sangat rapuh, seperti kaca yang siap retak. Dante duduk di meja kayu jati, jemarinya yang kasar mengusap koin perak Phoenix yang ia bawa dari "kematiannya". Di seberangnya, Aruna sedang menyusui Leonardo yang tampak gelisah. Bayi itu terus melepaskan hisapannya, membuat tanda melati di pergelangan tangan Aruna berkedip-kedip dengan warna perak yang tidak stabil.

​"Dia merasakannya, Aruna," ujar Dante pelan. "Keteganganmu. Gelisahmu. Semuanya mengalir melalui air susumu ke dalam tubuhnya."

​Aruna menatap pergelangan tangannya yang berdenyut tidak teratur. "Kenapa tanda ini tidak mau diam, Dante? Sejak kau datang, dia terus berdenyut seperti ini."

​Dante menghela napas, ia condong ke depan, suaranya merendah agar tidak terdengar oleh Marco yang berjaga di kejauhan. "Karena ayahmu, Adrian, adalah seorang jenius yang sangat paranoid. Pembaca pasti—maksudku, dunia pasti berpikir bahwa kau hanyalah sebuah brankas hidup. Tapi sistemnya jauh lebih rumit."

​Aruna mengernyit. "Maksudmu?"

​"Sistem biometrik di tanganmu itu terhubung dengan kelenjar pituitari dan kadar oksitosin dalam darahmu," Dante menunjuk tanda melati itu. "Adrian merancang agar kunci itu hanya bisa terbaca sempurna jika tingkat stresmu berada di titik terendah. Dan apa satu-satunya cara bagi seorang ibu untuk mencapai titik itu?"

​"Menyusui anaknya," bisik Aruna. Kesadaran itu menghantamnya seperti ombak dingin.

​"Tepat," Dante mengangguk. "Isapan Leonardo memicu pelepasan oksitosin. Hormon itu menstabilkan denyut kunci di tanganmu. Jika Leonardo tidak ada di dekatmu, atau jika kau mencoba dipaksa membuka brankas tanpa bayi itu, sistem akan mendeteksi lonjakan kortisol—hormon stres—dan kunci itu akan 'meledak' secara digital, menghapus seluruh data di dalamnya selamanya."

​Aruna mendekap Leonardo lebih erat. "Jadi, Leonardo bukan kodenya... tapi dia adalah alat penstabilnya? Dia adalah penenang bagi kunci ini?"

​"Secara biologis, ya. Kalian adalah satu kesatuan sistem keamanan. Tanpa Leonardo, kau hanyalah wanita dengan tanda lahir yang tidak berguna. Dan tanpa kau, Leonardo tidak memiliki perlindungan yang diinginkan ayahmu." Dante berdiri, wajahnya mengeras. "Itulah sebabnya The Consortium tidak hanya memburumu. Mereka ingin menculik Leonardo untuk mengendalikanmu. Mereka tahu, jika mereka memegang bayinya, mereka memegang emosimu. Dan jika mereka memegang emosimu, mereka memegang kuncinya."

​Penjelasan Dante baru saja meresap di otak Aruna saat alarm di dermaga meledak. Suara melengking itu membuat Leonardo tersentak dan menangis kencang. Seketika, tanda melati di tangan Aruna berubah warna menjadi merah darah yang tajam—sebuah peringatan bahwa sistem sedang dalam keadaan High Stress.

​"Dante! Tanda ini memerah!" Aruna panik.

​"Karena kau takut! Tenangkan dirimu, Aruna! Jika kunci itu tetap merah, sistem enkripsinya akan mulai menghancurkan diri!" Dante menarik Aruna berdiri.

​Tiba-tiba, helikopter hitam muncul dari balik tebing. Vanya, sang algojo berambut merah, menatap mereka dari pintu terbuka. Ia tidak membawa senapan biasa, melainkan sebuah pelontar gas air mata.

​"Dante Valerius! Berikan bayinya, dan biarkan ibunya membuka pintu untuk kami!" teriak Vanya.

​"Mereka sudah tahu prosedurnya!" geram Dante. Ia mendorong Aruna ke arah lorong rahasia. "Marco, tahan mereka! Aruna, kau harus menyusui Leo di dalam lorong! Kau harus menstabilkan tanda itu sebelum kita mencapai titik evakuasi, atau kunci itu akan hancur dan kita tidak punya daya tawar lagi!"

​Aruna berlari menuruni tangga gelap dengan Leonardo yang menangis histeris di pelukannya. Di dalam lorong bawah tanah yang lembap, Aruna terduduk di tanah. Tangannya gemetar hebat saat ia mencoba membuka kancing bajunya.

​"Leo, kumohon... tenanglah, Sayang. Ibu butuh kau tenang..." Aruna terisak.

​Suara ledakan di atas mereka membuat tanah bergetar. Debu berjatuhan menutupi rambut mereka. Aruna memejamkan mata, mencoba memblokir suara tembakan di atas. Ia mulai bernyanyi kecil, lagu pengantar tidur yang dulu dinyanyikan ibunya.

​“Dormi, dormi, piccolo mio...”

​Perlahan, Leonardo mulai tenang. Bayi itu merasakan detak jantung ibunya yang mulai melambat secara paksa. Begitu bibir mungilnya menyentuh Aruna, keajaiban biologis itu terjadi. Hormon oksitosin membanjiri aliran darah Aruna. Warna merah di pergelangan tangannya perlahan memudar, kembali menjadi perak yang bersinar lembut dan stabil.

​Kunci itu kembali aktif.

​Dante muncul dari kegelapan lorong, wajahnya hitam karena jelaga. Ia melihat tangan Aruna. "Kau berhasil menstabilkannya. Bagus. Sekarang kita harus pergi. Lorong ini akan segera diledakkan oleh Marco untuk menutup jejak kita."

​"Dante, jika kita terus seperti ini, Leonardo akan selalu berada dalam bahaya," ujar Aruna, matanya kini berkilat dengan ketetapan hati yang baru. "Aku tidak mau dia hanya menjadi alat penstabil kunciku."

​"Maka kita harus menemukan 'The Architect' di Singapura," Dante membantu Aruna berdiri. "Dia adalah orang yang membantu ayahmu merancang sistem ini. Hanya dia yang bisa memisahkan kaitan biologis antara menyusui dan kunci ini tanpa menghancurkan datanya."

​"Lalu kenapa kita menunggu?"

​"Karena untuk mencapai Singapura, kita harus melewati wilayah The Consortium di Laut Cina Selatan." Dante menyerahkan sebuah belati kecil pada Aruna. "Simpan ini. Jika mereka menangkapmu dan mencoba memisahkanmu dari Leonardo, kau tahu apa yang harus kau lakukan pada tanda di tanganmu."

​Aruna menatap belati itu, lalu menatap Leonardo yang kini tertidur di pelukannya. "Aku akan memotong tanganku sendiri sebelum kubiarkan mereka menyentuh anakku."

​Dante menatap Aruna dengan rasa hormat yang mendalam. Gadis yang dulu ia culik dari Jakarta kini telah menghilang, digantikan oleh seorang ibu yang siap menghancurkan dunia demi anaknya.

​"Ayo," ajak Dante. "Perang ini belum berakhir, tapi hari ini, kita tidak akan kalah."

​Mereka melompat ke dalam air, menuju perahu pelarian yang tersembunyi. Di belakang mereka, vila indah di pulau itu meledak, menghapuskan bukti terakhir dari kedamaian mereka. Aruna Salsabila, sang pemegang kunci, kini bergerak menuju jantung musuhnya, membawa beban rahasia dunia di pergelangan tangannya dan nyawa putranya di dadanya.

1
Widia Aldiev
nggak buyar buyar Thor ceritone koyo Tante sepur wae 😭😭😭
putri lindung bulan: ya kk, akan ada kejutan di bab selanjutnya,baca aja dulu nanti kita akan di buat baper oleh mereka berdua
total 1 replies
Widia Aldiev
Dante kemampuan kau membawa Aruna dan Leonardo pergi pasti para iblis masih mengejar kalian
Widia Aldiev
sampai kapan perang ini akan terjadi Aruna bagaikan binatang buruan yg harus segera di tangkap dan di jadikan santapan liar para pemangsa 😭😭😭
Widia Aldiev
sebegitu mengerikannya dunia mafia kasihan Aruna dan Leonardo 😌😌
Widia Aldiev
mengandung bawang Bombay 😭😭😭😭 akhirnya mereka bersatu apakah Dante akan menikahi Aruna Thor agar mereka menjadi keluarga yg utuh,semoga setelah ini semua mereka hidup berbahagia tanpa ada embel" mafia 🤧😅
Widia Aldiev
WAWWWWW KEREEEEEN THOR 🔥🔥🔥❤️❤️❤️SUNGGUH IMJINASI YG SANGAT LUAR BIASA SEPERTI NONTON FILM LAGA DI BIOSKOP 🥳🥳🥳🥳
Widia Aldiev
dirimu pantas di sebut sebagai RATU VALERIUS Aruna karena kamu yg menyelamatkan Leonardo dan menjadi ibu baginya 🔥🔥🔥 tetap tegar dan terus berjuang demi masa depanmu dan Leonardo ❤️❤️❤️
Widia Aldiev
oooh Aruna semoga kalian selamat dan bisa hidup bebas juga bahagia 😌😌
Widia Aldiev
😤😤😤😤😪😪😪 kasihan si kecil Leonardo di usia yg masih bayi harus ikut berpetualang kedua orangtuanya
Widia Aldiev
semoga kamu g menyesal Aruna dengan semua yg kamu lakukan pada Dante 😌😌
Widia Aldiev
gmana g bimbbang si Aruna jika dia merasa hanya di manfaatkan saja...yg tegar Aruna dunia memang tak seindah yg di bayangkan..sekedar menghibur diri anggap saja simbiosis mutualisme dirimu dengan Dante 😌😌
Widia Aldiev
terlanjur basah ya sudah mandi sekali...itulah ungkapan yg menurutku pas buat Aruna hidup di dunia bawah yg penuh dengan kekerasan dan taktik tipu daya kalo g pinter" menguasai ya hanya akan berakhir jadi mangsa,lebih baik jadi pemangsa ya Aruna selamat menikmati kehidupan mu yg baru Aruna selamat datang di dunia tipu tipu 🔥🔥🔥
Widia Aldiev
yaaaaah adegan hot hot popnya menggantung di udara dan lenyap begitu saja padahal udah fokus banget ini bacanya berharap akan ada....😅🤣🤣🤣
Widia Aldiev
MANTAB teka teki mulai terjawab satu persatu dan Aruna makin tak bisa lepas dari Dante karena ia kunci dari semua drama mengerikan yg terjadi 🔥🔥🔥
Widia Aldiev
BODOH kamu Aruna cari mati namanya jika kau sayang ibumu menurutlah gadis kecil jngan buat Dante menjadi monster yg sesungguhnya lihatlah dia akan melahapmu mentah" 🔥🔥🔥
Widia Aldiev
serasa nonton film beauty and the best 😅😅Aruna hidup dengan monster seram tp menginginkannya sebagai pendamping dengan cara yg ekstrim...lanjut Thor ❤️❤️❤️
Widia Aldiev
lihatlah Aruna betapa Dante melindungi dirimu dari para musuhnya so jangan buat Dante naik pitam lagi ya...dapatkan hatinya dan nikmati semuanya yg ia berikan
Widia Aldiev
tak usah ambil pusing dengan kata" wanita yg tak bisa memiliki Dante seutuhnya,lakukan tugasmu Aruna nikmati jalani ingat sekejam" nya Dante dialah yg berjasa terhadap keselamatan ibumu Aruna jangan kau lupakan hal itu,anggap semua balas budimu terhadap Dante,urusan yg lain kamu tak perlu ikut campur,kalo bisa taklukkan Dante ingat seberbahayanya buaya pasti ada pawangnya 😄😄
Widia Aldiev
karyamu sungguh sangat luar biasa Thor ❤️❤️❤️q sampe ikut merasakan suasana di cerita ini merinding,takut, terintimidasi semua jadi satu, bagai jadi pemeran Aruna diri ini 🔥🔥😅😅🙏🙏
Widia Aldiev
semua ada konsekuensinya Aruna jika kamu patuh kamu akan selamat dan bisa melihat ibumu,kini setelah semua kebodohan yg kamu lakukan akhirnya kamu jadi tawanan sesungguhnya oleh Dante bahkan dirimu tak lagi leluasa menemui Leonardo yg menjadi pelita dalam hidupmu 😌😌😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!