Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
seven
Semua Langsung melihat kearah suara itu. sang tabib yang tadi tak ingin membantu anak itu pun langsung berbinar, Ya yang bertanya itu Tabib tertua di Kelinik kuno
"Saya?" tanya Xiao Lin sambil menuju kepada dirinya sendiri
"Ya... siapa kamu? dengan enteng nya memarahi orang ku?" tanya tabib tua itu dengan nada mengejek
Xiao Lin menatap kesal kepada lelaki tua itu dan dia pun langsung berdiri dari jongkok nya tadi dan mendekati lelaki tua itu
"Anda seorang tabib?" tanya Xiao Lin dengan nada mengejek
"Tentu saja saya ini tabib tertua di kelinik ini.... kamu siapa berani-beraninya berbicara seperti tadi?" ucap marah tabib tua
"Oh... jadi anda tabib tua? jadi tabib tua saja kok bangga sih? yang harusnya anda banggakan itu bisa menolong orang tanpa pamrih, ini baru jadi tabib tua aja semena-mena" ucap Xiao Lin. sambil tersenyum miring
Seketika udara di kelinik itu terasa dingin, apa lagi melihat tatapan tajam dari tabib tua. dia tidak percaya ada yang tidak takut pada nya, dan yang membuat dia tak bisa berkata-kata itu kata tabib tua aja bangga, baru kali ini dia merasa tak percaya diri pada gelar nya itu
"Hei... bocah jangan kurang ajar kamu" ucap petugas resepsionis
"Kenapa? memang benar kan? Anda menjadi tabib bukan untuk bersombong diri ya... tabib itu untuk membantu menangani pasien yang membutuhkan kalian, tapi kalian belum apa-apa sudah minta bayaran, lakukan dulu tugas penyelamatan nya baru bahas pembayaran, lalu sumpah tabib yang kalian lakukan itu untuk apa? hanya sumpah kosong saja kah?" ucap Xiao Lin sambil meletakkan koin perak
"Ini aku bayar untuk obat anak itu" ucap Xiao Lin sambil menunjuk kepada bocah yang tadi dia bantu. dia pun pergi dari kelinik itu
"Tadinya aku ingin menjual beberapa tanaman herbal, tapi melihat kalian seperti tak menghargai para pasien membuat ku urung menjual ke kelinik kalian" ucap Xiao Lin sambil berjalan
Tabib tua yang tadi berdiri tegak pun langsung menegang dia langsung berjalan mendekati Xiao Lin. dia tidak tahu tanaman herbal apa yang dimiliki gadis muda itu, tapi dia tak boleh kehilangan kesempatan ini
"Tunggu anak muda... tanaman herbal apa yang kau punya?" tanya tabib tua itu yang menghalangi Xiao Lin saat ingin keluar dari pintu. Xiao Lin mengerutkan alisnya sambil menatap tajam
"Hmm... perkenalkan saya Tabib Lu Zheng, saya minta maaf atas perlakuan orang-orang saya, saya tidak tahu bila mereka meminta pembayaran terlebih dahulu, dari pada menyelamatkan nyawa pasien" ucap Tabib Lu Zheng
"Apa aku harus percaya? aku tak yakin bila anda tak seperti mereka" ucap sindir Xiao Lin
"Haa... saya tak perlu memberikan pembenaran, karena saya juga gagal mendidik para junior saya, tapi mulai sekarang saya akan ketak lagi mendidik mereka" ucap Tabib Lu Zheng
Xiao Lin menatap mata tabib tua itu, dia merasa ada penyesalan di mata tabib itu, memang benar. tabib Lu Zheng itu sebenarnya baik, dia hanya terlalu sibuk dengan pasien. dia jarang turun tangan memeriksa para junior nya yang berkerja di bawah naungan dia
Xiao Lin mengangguk, dia juga tak sekesal tadi, jadi menurunkan ego nya. dan dia pun mengeluarkan bungkusan dari balik pakaian nya itu
Mata tabib Lu Zheng pun melebar, dia melihat di dalam tiga bungkusan itu ada tiga macam tanaman Jamur umur panjang seribu tahun, dan bunga kristal diamond tiga ribu tahun, satu lagi ginseng hitam lima ribu tahun
"Ba bagaimana kamu memiliki barang langka ini?" tanya tabib Lu Zheng. Xiao Lin memutar mata nya, padahal dia hanya mengeluarkan tanaman yang paling rendah, apa kabar bila dia mengeluarkan yang tingkat tinggi
"Ini tanaman milik guruku... beliau meminta kami menjualnya" ucap Xiao Lin. Xiao Nam yang mendengar ucapan sang jie jie pun langsung menatap nya, Xiao Lin yang merasa di tatap adik nya pun langsung mengedipkan matanya
Dia seolah berbicara untuk adiknya diam. Xiao Nam pun langsung paham dan tak mengeluarkan ucapan sedikit pun
"Tolong jual ini pada ku... ini tanaman untuk pengobatan tuan putri ketiga" ucap tabib Lu Zheng
"Eh... anaknya raja sakit?" tanya Xiao Lin
"Ya... sudah tiga tahun dia tak membuka mata, ratu dan raja Zhou. hampir putus asa, apa lagi obat yang di butuhkan sangat langka" ucap tabib Lu Zheng
"Baiklah... karena ini untuk pengobatan putri pemimpin kita aku akan menjualnya, berapa anda berani membelinya?" ucap Xiao Lin
"Untuk jamur aku akan membelinya dua puluh koin emas... dan untuk bunga Kristal diamond aku membayar nya lima puluh koin emas, juga untuk ginseng hitam aku membayar seratus koin emas apa kau setuju?" ucap tabib Lu Zheng
Kedua mata Xiao Nam melotot mendengar harga yang di tawar tabib Lu Zheng, dia langsung mengangkat kedua tangan nya
"Dua puluh.. Tujuh puluh seratus tujuh puluh koin emas? oh... ini bisa membuat keluarga kita tak perlu mencari koin selama beberapa tahun" gumam Xiao Nam. Xiao Lin yang mendengar ucapan sang adik pun terkekeh
"Hehehe.... baru sebegitu saja dia sudah terkejut, apa lagi dia melihat ruang harta ku di ruang Qi" gumam hati Xiao Lin
"Baik.... mana uangnya dulu, aku tak ingin kalian tipu" ucap Xiao Lin. kedua mata tabib Lu Zheng mendelik, apa dia memiliki tampang penipu, wanita muda ini tidak ada takut-takut nya kepada dia
"Kau....
TBC
...----------------...
Main game lagi yuk.... tapi kali ini satu orang mendapatkan pulsa 5k ya... bagi tiga orang Pemenang dan komen tercepat
Apa nama tiga tanaman herbal yang Xiao Lin jual?
Silahkan jawab pertanyaan nya di kolom komentar... 3 orang Pemenang yang akan author kasih