NovelToon NovelToon
ANAK GENIUS: HEARTBEAT

ANAK GENIUS: HEARTBEAT

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Lunar Sirius

Airell Miranda baru saja menerima kenyataan bahwa ia telah menjadi selingkuhan sang kekasih bernama Bram Smith yang telah dipcarinya selama hampir 3 tahun. Istri Bram yang datang ke apartemen Airell bersama seorang pria yang Airell tidak tau siapa. Perempuan yang mengaku sebagai istri dari Bram memberi peringatan berupa ancaman dan pelajaran untuk tidak lagi mendekati suaminya, Bram.

Berita Airell yang merebut suami orang kini sudah tersebar di rumah sakit tempat di mana Airell bekerja sebagai seorang psikiater. Tidak hanya itu, Airell dipecat dari pekerjaannya dan nama Airell dikasih tinta hitam agar rumah sakit, biro ataupun perusahaan tidak menerima Airell sebagai pekerja. Selain Airell kehilangan pekerjaannya, Airel juga dijauhi dan ditinggalkan teman-temannya.

Kemalangan Airell masih berlanjut saat Airell tiba-tiba diculik oleh orang suruhan pria yang datang ke apartemennya bersama istri Bram yang Airell baru tau nama pria tersebut adalah Max Alexanders Wu. Max memperkosa Airell yang saat itu masih suci dan memberikan ancaman untuk tidak lagi mendekati Bram suami dari adiknya.

Airell menatap penuh dendam kepada pria yang merenggut kesuciannya. Namun, Airell tidak bisa melakukan apa-apa. Hingga akhirnya setelah kejadian itu Airell memutuskan untuk pindah keluar negeri.

Bagaimana perjuangan Airell setelah menghadapi kemalangan-kemalangan yang menimpa dirinya. Yuk, ikuti novel ini!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunar Sirius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. The Arrival of Karina and Louis

Tok tok tok

Max yang mendengar suara ketukan di pintu kamar rawatnya menoleh untuk melihat siapa yang sedang mengetuk pintu tersebut. Karena tidak mungkin itu adalah Diego ataupun Steffy. Pria itu tadi izin pamit pergi ke lokasi di mana Airell berada untuk memastikan Airell baik-baik saja, sedangkan Steffy ada pertemuan dengan klien terkait desain baju.

“Masuk.” Jawab Max dengan lirih karena tidak mau membangunkan putranya Noel yang tertidur di samping tempat tidur ia dan mommanya semalam setelah meminta tolong kepada Diego untuk dibuatkan susu.

Ternyata yang datang berkunjung adalah pengantin baru Karina dan Louis. Dapat Max lihat wajah sumringah dipancarkan oleh sepasang suami istri baru tersebut.

“Kenapa kamu tidak mengabariku jika terjadi sesuatu Max, aku kecewa denganmu.” Ungkap Louis ketika ia sudah berdiri di samping ranjang Max.

“Hey, pelankan suaramu anakku baru saja tertidur.” Ingat Max dengan kecil sambil melihat ke arah Noel untuk memastikan apakah Noel terganggu atau tidak dengan suara sahabatnya ini, “lagipula mana bisa aku meminta tolong kepadamu kamu sedang berbulan madu. Aku dan Diego tidak mau menganggu kebersamaan sepasang suami istri baru.” Lanjut Max dengan kesal.

“Kamu sudah punya anak. Sejak kapan?” Tanya Louis dengan melototkan bola matanya tidak percaya kepada Max yang dikenal si Max tuang lurus tersebut.

“Pelankan suaramu.” Ucap Max dengan lirih dan kesalnya, “itu adalah kesalahan yang tidak sengaja aku perbuat dulu jadi menghasilkan itu. Kamu taukan wanita pujaan yang selalu aku cari dan kuntit di waktu kuliah dialah ibunya.” Jelas Max hal itu membuat Louis merasa sangat terkejut pada sahabatnya satu ini ternyata diam-diam menghanyutkan.

“Makanya dia pergi entah ke mana dan kamu frustrasi mencarinya.” Ucap Louis dan dianggukkan kepala

oleh Max. Karina yang sejak tadi terdiam mendengar perkataan kedua pria itu merasa penasaran dan sangat familiar dengan tubuh anak kecil yang terbaring di atas kasur tersebut.

Louis yang mengerti dengan Karina yang terus memandang ke arah anak laki-laki yang tidur tersebut meminta izin kepada Max. “Apa boleh aku dan istriku Karina melihat anakmu itu?” Izin Louis dan mendapat anggukan serta senyuman Max. Dalam benak Max berkata mereka pasti akan terkejut

“Tapi, ingat jangan terkejut.” Sepasang suami istri itu pun mengangguk dan berjalan untuk melihat wajah anak lelaki Max tersebut. Betapa terkejutnya mereka sambil  keduanya menutup mulut mereka saat melihat itu adalah Noel terlebih Karina yang menatap tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

Mata Karina melihat ke arah Noel dan Max secara bergantian memang benar wajah Noel sangat mirip dengan dadda-nya, “jadi, kamu adalah dadda-nya Noel.” Ucap Karina lirih dengan memelototkan kedua bola matanya ke arah Max.

“Bagaimana bisa?” Tanya Louis dengan lirih hal itu membuat Max mendengus kesal dengan pertanyaan sahabatnya padahal mereka baru saja pulang dari bulan madu.

“Pertanyaanmu sungguh konyol.” Ungkap Max.

“Ceritakan.” Pinta Louis dengan tegas hal itu juga ingin didengarkan Karina. Karina memang tidak tau bagaimana bisa Airell hamil karena Airell tidak pernah menceritakan kepadanya, Winter, Summer, dan Giselle karena alasan mereka tidak mau mengganggu privasi Airell.

Max mulai menceritakan bagaimana dulu ia sangat jatuh cinta kepada Airell saat pertama kali melihat Airell sampai-sampai setiap hari ia selalu menguntit dan memotret Airell dalam diam dan terkadang Max juga membuat laki-laki yang ingin dekat dengan Airell berlari ketakutan karena ancaman Max hingga tidak ada yang berani mendekati Airell lagi. Karina yang mendengarnya sedikit merinding dengan penjelasan Max yang menjadi stalker Airell dalam diam tersebut. Hingga pada waktu itu ia harus kehilangan Airell yang sudah kembali ke negara asalnya. Saat itu Max tau bahwa Airell sudah mempunyai kekasih tapi ia tidak tau siapa kekasih Airell. Sampai pada akhirnya mereka dipertemukan kembali setelah dua tahun lamanya dalam situasi dan kondisi yang sangat buruk di mana ia datang bersama adiknya Steffy untuk melabrak kekasih dari mantan suami Steffy yaitu Bram Smith.

Bram Smith adalah kekasih satu-satunya Airell dan mereka sangat saling mencintai tapi karena keegoisan dan ketamakan Steffy waktu itu sehingga membuat Bram terpaksa menikah dengan Steffy. Airell saat itu tidak tau apa-apa mengenai kekasihnya Bram sudah menikah 1 tahun dengan adiknya Steffy. Steffy yang tidak terima ingin menghancurkan Airell dan mempermalukan Airell sampai Airell dikasih tinta hitam namanya karena Bram ingin menceraikan dirinya.

Akhirnya karena gelap mata tidak terima dengan apa yang dilakukan Bram dan melihat perbuatan Steffy kepada Airell. Max menyuruh orang-orangnya untuk menculik Airell dan menyekapnya di dalam apartemen miliknya. Max yang merasa tidak tahan dengan Airell yang berada didekatnya akhirnya terjadilah hal yang tidak diinginkan tersebut. Tapi, niat Max melakukan itu adalah sangat baik untuk menjauhkan adiknya Steffy yang ingin menghancurkan Airell. Kedua wanita itu sangat dicintai dan disayangi oleh Max walaupun perbuatannya kepada Airell saat itu sangat buruk. Akhirnya setelah kejadian itu Airell menghilang.

“6 tahun kemudian aku bertemu kembali dengan Airell di acara pernikahan kalian aku sangat senang tapi aku tidak bisa menunjukkannya karena ada Steffy saat itu apalagi hatiku sangat sakit saat melihat Noel kala itu memanggil dokter Adam dengan sebutan daddy mereka terlihat seperti sebuah keluarga kecil yang bahagia. Hingga akhirnya Noel dan Airell kini bersama denganku dan jauh dari dokter Adam walaupun aku tidak tau bagaimana perasaan Airell terhadapku. Karena semenjak aku tertembak menolong Noel dan Queeny yang diculik Airell baru memberiku perhatian dan aku sangat senang terlebih lagi sekarang Noel memanggilku dadda.” Jelas Max dengan penuh bahagia mengingat bagaimana Airell yang memperhatikannya dan dekat dengan kedua orang yang sangat dicintainya tersebut.

Karina sebenarnya merasa sangat kesal dan marah akan perbuatan Max namun hal itu sudah berlalu. Karina dapat melihat bahwa Max benar-benar berubah dan memaklumi perasaan Max yang merasakan jatuh cinta namun tidak terbalas apalagi sekarang ia bisa melihat pancaran penuh cinta Max saat menyebut nama Airell dan Noel. Tapi bukan berarti Karina membenarkan perbuatan Max dimasa lalu itu adalah tidak patut untuk di contoh

“Kamu memang benar-benar sesuatu.” Ucap Louis tidak percaya sambil menggelengkan kepalanya.

“Aku ingin berterimakasih kepada istrimu karena menjaga dan merawat Airell kala itu.” Ucap Max sambil menatap ke arah Karina. Louis segera merangkul bahu Karina dan tersenyum bangga kepada istrinya.

“Bukan hanya aku saja. Ada Winter, Summer, Giselle, dan dokter Adam yang juga membantu merawat Airell dan Noel.” Ucap Karina

Sedangkan Max yang mendengarnya mendengus kesal mendengar nama dokter Adam disebutkan, “aku tidak akan membiarkan Airell dimiliki oleh dokter Adam ataupun yang lainnya.” Ucap Max yang memperlihatkan kecemburuannya hal itu membuat Louis terkekeh dan Karina hanya tersenyum canggung karena dulu juga ia sangat jatuh cinta dengan dokter Adam.

“Karina bisakah kamu menceritakan bagaimana Airell mengandung Noel.” Pinta Max dengan wajah memelasnya karena ia sangat penasaran bagaimana pujaan hatinya itu melewati masa sulitnya.

“Dulu…”

Flashback On

Kini usia kandungan Airell sudah melewati trimester pertama, perut Airell mulai tampak membuncit. Berat ibu hamil muda itu sudah naik 5 kg semenjak trimester pertama. Hal itu membuat Airell merasa sedih ketika melihat bentuk tubuhnya. Airell

Tentu saja akan mempermasalahkan kenaikan berat badannya sama halnya dengan perempuan di luar sana.

Tapi, ketika bercermin dan melihat perutnya yang kini sedang tumbuh dan berkembang karena ada calon bayinya membuat Airell merasa senang dan bahagia.

Senyum merekah Airell tampakkan sambil mengelus perutnya, melakukan swafoto bersama calon bayi di depan cermin.

Tok tok tok

Suara pintu yang diketuk terdengar namun Airell tidak menghiraukannya karena yang mengetuk pintu langsung masuk sambil membawa cemilan sehat buat ibu hamil.

“Apa kakak ingin melakukan pemotretan bersama baby?” Tanya Winter yang kini sudah duduk di tepi tempat tidur sambil mengamati Airell yang asik berswafoto di depan  cermin.

“Jika kakak mau aku akan mempersiapkannya.” Ucap Winter lagi, sepertinya ibu hamil itu asik dengan dunianya sendiri atau masih ngambek karena ada seorang pria asing yang mengatakan bahwa ibu hamil itu bertambah gemuk.

Airell selama hamil sangatlah sensitif itu yang dirasakan oleh orang di sekitarnya, salah bicara sedikit saja Airell akan menangis tiba-tiba dan tidak lama tertawa. Winter hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakukan ibu hamil tersebut.

“Huh, aku lelah.” Airell menghentikan swafotonya dan berjalan mendekat ke arah Winter untuk mengistirahatkan tubuhnya sambil bersandar dengan sandaran tempat tidur.

Winter yang melihat ibu hamil mengeluh lelah dengan segera memijat kaki Airell, “Kakak tau, bahwa selama hamil kecantikan kak Airell semakin bersinar dan sangat seksi.” Ucap Winter dengan tangan yang sibuk memijat kaki Airell.

“Bisakah kakak menggunakan baju yang lebih tertutup, bagaimana nanti banyak lelaki yang tertarik sama kak Airell.” Begitulan Winter seperti suami yang cemburu melihat istrinya disukai banyak orang dan proteksi terhadap kandungan Airell.

Bahkan Airell sangat heran melihat perubahan Winter yang sangat berubah drastis semenjak Airell hamil. Winter yang pendiam dan dingin menjadi cerewetdan protektif kepada Airell. “Kamu seperti suami yang sedang cemburu saja.” Ungkap Airell dengan kekehannya, “terkadang juga seperti ibu-ibu yang mengomel anaknya yang nakal.”

“Kakak Winter serius.”

“Emang kapan kamu tidak serius, diantara Summer, Karina, dan Giselle kamu yang paling serius.” Kebiasaan Airell selama hamil suka mengejek dan menjaili Winter, karena menurut Airell Winter sangatlah menggemaskan dengan ekspresi datar dan nada bicaranya yang selalu serius dan kaku berbanding terbalik dengan tingkah lakunya yang sangat manis dan romantis menurut Airell.

“Apa kakak ingin melakukan pemotretan dengan baby?” Tanya Winter, mengalihkan pembicaraan ibu hamil yang selalu mencari kesempatan untuk menjailinya.

“Aku selalu melakukan pemotretan dengan baby setiap minggunya dan menulis jurnal mengenai perkembangannya.”

 “Itu bukan pemotretan, itu adalah swafoto.” Sanggah Winter dengan muka datarnya.

Airell yang melihatnya tertawa sambil menepuk tempat tidur, “sayang aunty Winter sangat menggemaskan.” Ucap Airell dengan mengelus perut buncitnya.

“Jadi, kak Airell tidak mau?”

“Aku mau tapi…bukankah itu harus dilakukan bersama suami.” Ucap Airell dengan wajah sedihnya, lihatlah sekarang ibu hamil itu mulai menampilkan mata berkaca-kacanya. Perubahan emosi yang terjadi pada ibu hamil sangatlah cepat.

“Siapa bilang harus ada suami, pemotretan dengan baby itu bisa dilakukan sendiri, sama ibu hamil lainnya.”

“Benarkah?” Tanya Airell dengan berbinar, selain sensitif Airell juga harus sering dibujuk dan dirayu seperti anak kecil.

“Apakah kak Airell tidak pernah melihat ibu-ibu hamil melakukan pemotretan bersama dan sendiri di Toutube?”

“Tidak.” Jawab Airell dengan muka polosnya sambil menggelengkan kepalanya kiri kanan.

“Sebaiknya kak Airell harus segera memakan cemilannya. Mengenai pemotretan serahkan saja pada Winter dan yang lainnya. Kak Airell hanya duduk diam manis dan jangan memikirkan sesuatu yang berlebihan sampai stres kasihan nanti babynya.”

“Bagaimana kamu akan melakukannya?” Tanya Airell sambil memakan buah yang sudah di potong oleh Winter.

“Konsep apa yang diinginkan kak Airell?”

“Emm…aku ingin melakukan pemotretan bersama-sama ibu hamil. Karena melakukan pemotretansendiri akan sangat membosankan. Tapi, aku tidak ingin ibu hamil beneran” Airell menyampaikan keinginannya, sedangkan Winter bingung dengan permintaan ibu hamil yang selalu meresahkan di depannya ini. Perasaan Winter mulai tidak enak melihat mata berbinar Airell apalagi dengan alis yang dinaik-turunkan tentu saja tidak luput dengan senyum yang menyebalkan menurut Winter.

“Apakah ini termasuk mengidam?” Tanya Winter yang sudah paham dari permintaan Airell.

“Iya, aunty Winter baby ingin melakukan pemotretan bersama aunty baby.” Jawab Airell dengan suara seperti

batita. Winter menggarukkan kepalanya yang tidak gatal.

Aku menyesal menawarnya dan menjelaskan mengenai pemotretan, inginku berteriak bilang tidak mau – Winter

“Baiklah, kak Airell maunya kapan?”

“Ketika usia kandungan sudah menginjak usia 7 bulan.” Jawab Airell

“Kenapa harus nunggu 7 bulan?”

“Karena perut aku belum terlalu terlihat.”

“Baiklah, sekarang kak Airell dan baby harus beristirahat.” Perintah Winter seperti ibu mertua yang menyayangi

dan menjaga menantunya yang sedang hamil. Winter membawa nampan yang ia bawa tadi ke dapur.

Setelah ditinggal Winter, Airell kembali mendudukkan tubuhnya sambil menyandarkan kepalanya di sandaran ranjang.

“Kita beruntung dipertemukan dengan para auntymu sayang. Mereka sangat menyayangimu dan menjaga kita berdua.”

 “Kamu sehat-sehat ya baby. Momma sangat menyayangimu, momma tidak sabar rasanya memeluk dan menciummu.”

“Momma akan memberikan kasih sayang yang lebih kepadamu sampai kamu tidak merasa kekurangan kasih sayang. Sehat-sehat momma menunggumu lahir ke dunia.”

Flashback Off

Karina yang menjelaskan bagaimana Airell dulu yang sangat sensitif dan suka menjahili Winter tersenyum mengingat bagaimana mereka juga direpotkan oleh Airell dengan keinginannya.

Sedangkan Max terharu mendengarnya bagaimana Airell dikelilingi oleh orang baik di sekitarnya dan Louis tersenyum mendengarnya. Dalam benak Max bertata pantas saja anaknya Noel sangat jahil sewaktu Airell mengandungnya juga jahil.

*Bersambung*

1
Yulianti Yulianti
oke
Yulianti Yulianti
lanjutkan💪
nadira ST
ntar kalau aireli lihat kamu trauma goblok,
Nadia
binggung aku
Sativa Kyu
👍👍👍
miss see
apa yg diajar oleh steffy kpd anak kecil
Lee Fay
Thor, kenapa kamu sangat jahat sekali? Padahal yang salah dan biang kesialan itu Steffy, tapi knpa smua org dibuat menderita sdgkn dia bahagia?
Shuhairi Nafsir
Character dalam cerita ini semua nya membosankan. Ego sama goblok. Airell nikah aje sama Adam biarkan Noel puas. atau pun biarkan Noel kecelakaan serta memerlukan darah yang lanka. Baru Airell jadi bengong meminta bantuan Max.
Shuhairi Nafsir
Cerita nya lama kelamaan membaca jadi membosankan dan lembab.
Shuhairi Nafsir
cerita nya nga masuk diakal banget. katanya Airell jaguh bela diri. masakan cengkaman Max nga bisa ditangani. lembab lagi membosankan
Chiki Meong
cerita bagus. setiap kalimat mudah dipahami dan setiap episode ada cerita sendiri yang buat pengen tau kelanutan cerita.
Ana Mirfat
Kecewa
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
buntut klu bontot itu jungkookie adek nya jin Hyung
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
iya Iyah lah El klu panas mah gurun emang ada orang yg mau honey moon di gurun
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
MA(max) REL(airel)=MAREL
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
sebenci benci nya seorang anak pd ortunya itu tdk akan mengubah kata anak menjadi mantan anak jdi mau tidak mau anak di tuntut menghormati orang tua nya wlu sejuta luka tersemat.
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
entah knp sedikit sesak baca cerita ini ,tau sih luka tdk semudah itu sembuh tpi klu kita liat dri sisi pandang max jg terluka jgn hya menghakimi sepihak bagi aku part ini bikin sesak kerna mengingatkan kisah zico waktu ketemu zoey 🥺🥺
Rafanda 2018
katanya mini market ya punya max,trus uda tau makanan beracun kenapa di jual,,,aneh
Rafanda 2018
bertele tele kaya drama ikan terbang,,kelamaan bacanya
Neng Alifa
aku umur 3 thn masih ngempeng 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!