NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Komedi / Hantu
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memori

Mungkin Agatha tidak bermaksud melupakan sosok Arka yang masih dirawat di rumah sakit yang sama dengan Ranaya. Tapi, kabar baik karena Ranaya sudah siuman membuat Agatha lupa akan semua hal. Andai dokter tidak menghubungi Agatha sebagai penanggungjawab Arka untuk mengabarkan kalau Arka sudah boleh pulang, Agatha mungkin akan benar-benar lupa.

"Sorry, gue benar-benar lupa." Agatha mendekat, ia membantu Arka untuk turun dari kasur.

Bukannya menjawab ucapan Agatha, Arka justru bertanya, "Ranaya udah siuman, ya?"

Agatha mengangguk bahagia. "Iya, tadi pagi, tapi sekarang masih dalam masa pemulihan, dia masih kelihatan bingung."

"Syukurlah." Arka tersenyum menyembunyikan kesedihannya. Bukan dia tidak bahagia, tapi ada sisi lain dalam dirinya yang merasa kehilangan Ranaya. Entah mengapa ia merasa seperti itu.

Agatha memesankan taksi untuk Arka, ia meminta maaf karena tidak bisa mengantar sampai kosan, karena pihak penyelidik tiba-tiba menghubunginya dan memintanya untuk segera datang ke kantor polisi. "Sekali lagi, gue minta maaf, ya."

Arka mengangguk paham. "Enggak apa-apa. Gue ngerti kok, terima kasih, ya. Gue titip—"

Ucapan Arka terhenti, membuat Agatha menatapnya penuh tanya, menunggu kelanjutan ucapan pria itu.

"Enggak ada, sekali lagi terima kasih. Maaf harus ngerepotin lu."

"Santai aja. Jangan lupa istirahat dan minum obatnya."

Arka hanya membalas dengan anggukan pelan.

"Hati-hati di jalan, ya, Pak," ucap Agatha pada supir taksi sebelum akhirnya pintu taksi tertutup rapat.

Mobil itu melaju pelan meninggalkan area rumah sakit. Arka memejamkan matanya, tadinya ia mau menitip salam untuk Ranaya, tapi pria itu mengurungkan niatnya, karena bisa saja, Ranaya tidak pernah ingat dengan semua yang ia alami selama koma, hingga Arka mungkin tak pernah ada dalam ingatannya.

****

Ranaya menatap langit-langit kamar rumah sakit. Kepalanya terasa sangat pusing setiap kali berusaha mengingat apa yang terjadi sebelumnya sampai ia berakhir seperti ini. Hal terakhir yang ia ingat adalah dirinya dan Agatha sedang party, lalu tiba-tiba dia mendengar suara benturan yang sangat keras dan banyak orang-orang yang berteriak. Dan sekarang dia tiba-tiba sudah terbaring lemah di rumah sakit.

Ranaya sama sekali tidak ingat saat Agatha menyeretnya keluar dari klub, ataupun saat berada di dalam mobil. Namun, ada potongan ingatan yang membuat Ranaya semakin kebingungan. Bayangan beberapa sosok hantu dan seorang pria. Wajah pria itu tidak jelas, hanya saja Ranaya tahu betul, kalau jaket yang pria itu gunakan sangat khas dengan jaket salah satu brand ojek online.

"Mereka siapa?" lirih Ranaya. Gadis itu memejamkan matanya, namun bayangan beberapa hantu dan pria itu terus berputar di kepalanya.

Ada perasaan aneh yang tidak bisa Ranaya jelaskan. Dadanya terasa sesak dan sakit setiap kali potongan ingatan itu terputar. Rasa sakitnya seperti kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup Ranaya.

"Sayang, kamu kenapa?" Brama mendekat. Ia mengusap kepala Ranaya pelan. Ranaya membuang muka, tidak mau melihat wajah ayahnya. Sejak pria paruh baya itu datang, Ranaya tidak mau menatapnya, bahkan dia tidak merespon setiap perkataan sang ayah.

"Sayang." Brama menyentuh tangan Ranaya. "Ayah benar-benar minta maaf, Nak. Ayah tau, selama ini ayah tanpa sadar nyakitin kamu. Ayah minta maaf, semuanya memang salah ayah. Ayah yang salah dari awal, seharusnya ayah bisa lebih tegas dan kasih kehidupan yang lebih baik buat kamu dan mamamu. Maafin ayah, ayah terlalu egois, ayah cuman enggak mau kehilangan kalian berdua."

Brama menangis sembari menggenggam tangan Ranaya. Ia benar-benar menyesal dan rela melakukan apa pun untuk menebus semua kesalahannya selama ini. Tapi Ranaya, gadis itu masih membisu, hatinya masih terasa sakit setiap kali mengingat bagaimana hidupnya selama ini.

Ranaya selalu dipandang sebagai anak haram, hanya karena dia tidak diakui secara publik oleh ayahnya. Mamanya dicap sebagai perebut suami orang karena menikahi ayahnya yang sebenarnya sudah berstatus duda saat itu. Namun perceraiannya dengan istri pertama memang tidak pernah diumumkan ke publik dengan dalih menjaga nama baik keluarga. Tapi hal itulah yang menghancurkan kehidupan Ranaya.

Ranaya hadir ke dunia sebagai putri sah dari keluarga Atmaja. Namun kehadiran Ranaya seolah suatu aib yang harus disembunyikan keberadaannya. Bahkan namanya saja tidak menyandang nama besar Atmaja. Ranaya Putri Cassandra. Seolah-olah memperjelas kalau dirinya bukanlah anak yang diharapkan kehadirannya di dalam keluarga Atmaja.

Ranaya harus tumbuh jauh dari kediaman keluarga Atmaja, tanpa peran ayah yang terlalu sibuk menjaga citra keluarganya. Ranaya tumbuh dengan kebencian pada sang ayah, ia menganggap ayahnya sebagai seorang pria yang sangat jahat, pria yang tega menelantarkan anak dan istrinya.

"Aku benci ayah."

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀😭😭 eh, baru juga baca, udh hbis aja😭
ChaManda: maafkan lah akuu🥹
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
pasti suara kuntilanak 👀
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ: haha🤣😭🤣
total 4 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕lanjut kk.. aku udh nunggu dari kemarin
ChaManda: saaappp🫢
total 5 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
nah bener, ayahnya yg salah /Slight/
ChaManda: cowok selalu salahhhhh🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
uuuu👀 manisnya
ChaManda: hihi NPD BANGET GUEH😭🗿
total 5 replies
Reyn
bagus
ChaManda: terimakasih banyak kak karena udah mampir🥰
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu ya kak🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕aku masih nunggu
ChaManda: eh, maaf 😭 aku belom up lagi soalnya lagi dak mood 😭
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu yaa🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Rasain rasainn/Determined//Determined/

lnjut kk, aku makin penasaran, ditunggu bab selanjutnya nnti malem
🏃‍♀️
ChaManda: apalah beliau ini😭 itu mah bukan nunggu 😭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!