NovelToon NovelToon
Naga Medis Dari Puncak Kunlun

Naga Medis Dari Puncak Kunlun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dua puluh tahun lalu, malam berdarah menghancurkan Klan Lin di Ibu Kota Yanjing. Lin Xuan, yang saat itu baru berusia lima tahun dan menderita keracunan meridian mematikan, diselamatkan oleh seorang pertapa misterius menuju Lembah Kabut Abadi di Pegunungan Kunlun. Di sana, ia digembleng oleh Tujuh Guru Agung yang masing-masing merupakan legenda hidup di bidangnya: pengobatan kuno, bela diri dalam (Neigong), alkimia, formasi/fengshui, senjata rahasia, strategi finansial bawah tanah, dan intelijen global.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Satu Jari Membelah Danau Xuanwu dan Tunduknya Provinsi Jiangnan

Di tengah Danau Xuanwu yang luas, angin dingin yang memancar dari jembatan teratai es di bawah kaki Lin Xuan membuat permukaan air dalam radius lima puluh meter tampak diselimuti kabut tipis bak negeri dongeng.

Chu Canghai menatap pemuda berusia dua puluh lima tahun di hadapannya dengan sorot mata yang tak lagi berani meremehkan sedikit pun.

"Energi Yin-Yang di dalam tubuhmu begitu murni hingga mampu membekukan air hanya dengan pijakan kaki..." suara Chu Canghai terdengar berat dan waspada. "Dua puluh tahun lalu saat aku diundang ke Yanjing, aku pernah melihat konstitusi legendaris ini pada putra bungsu Lin Zhentian. Tidak kusangka, bocah yang dulu sekarat oleh racun Darah Matahari Hitam itu tidak hanya hidup, tetapi sudah mencapai ranah Martial Saint di usia dua puluh lima tahun!"

"Chu Canghai, ingatanmu ternyata masih cukup bagus," sahut Lin Xuan tenang di atas teratai esnya. "Dua puluh tahun lalu, ketika klanku dikepung di Yanjing, kau ikut berdiri di barisan luar untuk menghalangi bala bantuan kakekku dari selatan, dan sebagai upahnya Klan Chu kalian menerima tiga tambang emas serta separuh jalur pelayaran Sungai Yangtze milik Klan Lin, bukan?"

Wajah Chu Canghai menggelap dingin. "Di dunia bela diri, yang kuat memangsa yang lemah adalah hukum alam! Dua puluh tahun lalu Klan Lin kalian kalah dan musnah, sedangkan hari ini, meskipun kau sudah menyentuh ranah Martial Saint, aku, Chu Canghai, telah menyatu dengan air Danau Xuanwu ini selama enam puluh tahun! Di atas permukaan air ini, akulah rajanya!"

Chu Canghai tahu bahwa jika ia membiarkan Lin Xuan menyerang lebih dulu, ia tidak akan punya peluang menang.

Dengan raungan menggelegar yang mengguncang langit Jinling, Chu Canghai merentangkan kedua lengannya yang kurus namun dipenuhi otot-otot sekeras kawat baja, lalu menghantamkan kedua telapak tangannya ke permukaan air danau!

"Jurus Pamungkas Enam Puluh Tahun — Naga Air Xuanwu Menelan Langit!!"

BOOOOOOOOOMMMMM!!

Permukaan air Danau Xuanwu di sekitar tubuh Chu Canghai mendadak meledak naik!

Di bawah tarikan pusaran Gangqi puncak yang telah dilatih selama enam dekade, ratusan ton air danau terangkat setinggi tiga puluh meter ke udara, berputar membentuk Seekor Naga Air Raksasa sepanjang lima puluh meter yang menderu ganas!

Gelombang ombak yang ditimbulkan oleh jurus tersebut begitu dahsyat hingga perahu-perahu di tepi dermaga terombang-ambing hebat, dan para penonton di tepi danau terpaksa mundur puluhan meter sambil berteriak ngeri!

"Luar biasa!! Mengendalikan ratusan ton air danau menjadi naga raksasa... Grandmaster Agung Chu benar-benar sudah setara dengan Dewa Air!!"

"Matilah kau, Lin Xuan!! Di bawah hantaman ratusan ton air bertekanan tinggi ini, baja setebal satu meter pun akan hancur menjadi bubur!!" teriak Chu Xiong dari atas perahu naga dengan mata menyala penuh kegembiraan.

Di tepi dermaga, Su Qingxue, Qin Rou, dan Xia Wanqiu mencengkeram tangan satu sama lain dengan napas tertahan melihat bayangan naga air setinggi gedung sepuluh lantai itu menerkam turun dari langit tepat ke arah Lin Xuan!

Namun, berdiri di bawah bayangan naga air raksasa yang menggelapkan matahari itu, Lin Xuan bahkan tidak bergeming satu inci pun.

Rambut hitam dan kemeja putihnya berkibar tertiup angin badai air. Ia menatap Chu Canghai dengan tatapan datar, lalu perlahan mengangkat tangan kanannya dan menunjuk lurus ke langit hanya dengan satu jari telunjuk!

"Mengandalkan sedikit air kolam untuk bermain naga di hadapan pemilik Nadi Naga Kaisar?"

Suara Lin Xuan terdengar tenang, namun menggema langsung ke dalam jiwa setiap orang di tepi Danau Xuanwu!

Di ujung jari telunjuk kanan Lin Xuan, energi dari Segel Pertama dan Segel Kedua Nadi Naga Kaisar menyatu bersama Kitab Kaisar Hijau, memadatkan Qi Langit dan Bumi menjadi seberkas Cahaya Pedang Emas-Zamrud yang menyilaukan seperti matahari kedua di angkasa!

"Pedang Kaisar Hijau — Satu Jari Membelah Samudra!"

Lin Xuan mengayunkan satu jari telunjuknya lurus ke bawah!

SWUUUUUUUUUUUUSSSHHH — KRRRRAAAAAAAANGGG!!

Sebuah pemandangan yang tidak akan pernah dilupakan oleh seluruh penduduk Kota Jinling hingga akhir hayat mereka terjadi pada detik itu:

Dari ujung jari telunjuk Lin Xuan, seberkas Cahaya Pedang Raksasa sepanjang tiga ratus meter menebas turun membelah langit dan air!

BOOOOOOOOOOOOOOMMMMMMM!!

Naga air setinggi tiga puluh meter milik Chu Canghai bahkan tidak sanggup bertahan selama setengah detik—begitu tersentuh cahaya pedang dari jari Lin Xuan, naga air raksasa itu langsung terbelah menjadi dua bagian dari kepala hingga ekornya dan menguap menjadi kabut pelangi di udara!

Dan yang paling mengerikan—tebasan cahaya pedang dari satu jari Lin Xuan itu tidak berhenti di situ!

Cahaya pedang sepanjang tiga ratus meter itu menghantam permukaan Danau Xuanwu, membelah seluruh danau menjadi dua bagian di tengah-tengahnya! Air danau terpisah ke kiri dan ke kanan membentuk dua dinding air raksasa setinggi sepuluh meter, memperlihatkan dasar lumpur dan bebatuan di dasar danau sepanjang tiga ratus meter yang kering kerontang!

"APA?! Membelah seluruh Danau Xuanwu... hanya dengan satu ayunan jari?!"

Seluruh seribu pendekar di tepi danau jatuh terduduk dengan wajah pucat pasi, merasa jiwa mereka seolah baru saja dicabut dari raga!

Di tengah dasar danau yang terbelah, Chu Canghai memuntahkan darah segar. Jubah putihnya terbelah dua, dan di dadanya tampak luka tebasan energi pedang yang menghancurkan seluruh meridian dan Dantian enam puluh tahun pertapaannya!

Sang Leluhur Tertinggi Klan Chu jatuh berlutut di atas lumpur dasar danau sebelum kedua dinding air danau menutup kembali dan membawa tubuh tuanya mengapung tertatih-tatih ke tepi jembatan es di kaki Lin Xuan.

"Uhuk... Uhuk... Membelah danau dengan satu jari... Ranah Martial Saint Menengah di usia dua puluh lima tahun..." Chu Canghai menatap Lin Xuan dengan mata berkaca-kaca penuh keputusasaan sekaligus ketakutan mutlak. "Klan Chu kami... benar-benar telah memprovokasi dewa yang tak seharusnya diprovokasi..."

Dengan tangan gemetar berlumuran darah, Chu Canghai mengeluarkan sebuah Kotak Besi Hitam Kuno berukuran kecil yang disegel dengan lambang naga dari balik jubah dalamnya dan mengangkatnya di atas kepalanya.

"Tuan Muda Lin... Ini adalah kotak rahasia peninggalan ayah Anda, Lin Zhentian, yang diserahkan kepada Klan Chu dua puluh tahun lalu. Selama dua puluh tahun tidak ada seorang pun yang bisa membukanya... Hari ini saya kembalikan dengan nyawa saya, mohon Tuan Muda Lin menyisakan garis keturunan bagi anak-cucu Klan Chu yang tidak tahu apa-apa..."

Seusai mengucapkan kalimat itu, Chu Canghai menundukkan kepalanya dan mengembuskan napas terakhirnya di atas permukaan es!

Leluhur Tertinggi Klan Chu — Chu Canghai, tewas dalam satu serangan jari!

Di atas perahu naga utama, Chu Xiong dan seluruh anggota inti Klan Chu langsung menjatuhkan diri berlutut menghadap tengah danau sambil menangis ketakutan luar biasa!

Dan detik berikutnya—

BRUK! BRUK! BRUK!

Lebih dari seribu master bela diri, jenderal militer, dan kepala keluarga konglomerat dari seluruh penjuru Provinsi Jiangnan yang memadati tepi Danau Xuanwu serempak menjatuhkan kedua lutut mereka ke tanah, membungkukkan tubuh ke arah sosok pemuda berkemeja putih yang berdiri tenang di tengah danau bagaikan dewa yang turun ke bumi!

Suara seribu orang bergema serentak mengguncang langit Kota Jinling:

"Kami seluruh dunia bela diri dan keluarga besar Provinsi Jiangnan berlutut memberi hormat kepada Grandmaster Agung Lin — Penguasa Mutlak Provinsi Jiangnan!!"

Di sudut belakang dermaga, Tang Ruoxue yang melihat seribu tokoh tertinggi provinsi berlutut menyembah mantan tunangannya yang berdiri gagah di tengah danau, sementara Su Qingxue menunggunya dengan senyum anggun di ujung jembatan es, akhirnya memuntahkan seteguk darah segar karena penyesalan yang meremukkan jantungnya, lalu jatuh pingsan tak sadarkan diri di atas tanah yang kotor!

1
Eko🍤
ayooooo bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii
Eko🍤
genre nya kultivasi modern ya Thor??
Surianto Tiwoel
💪💪💪
Aman Wijaya
gaaas terus Thor di tunggu updatenya 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas terus Thor lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas pooolll njeduk terus Thor 💪💪💪
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos Lin Xuan lanjutkan aksimu
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
Nanik S
Lambang Sekte Matahari Hitam... ada tiga Orang.... bantai saja
Nanik S
Saling Provokasi👍👍👍
Nanik S
Keren.... injak saja kepala Tuan muda Wang
Nanik S
Shiiiiip💪💪💪
Nanik S
Bagus sekali
Nanik S
Awal yang menarik👍👍👍
Nanik S
Hadir...🙏🙏
andi_jinan_zain
kopi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!