Karin gadis pemalas yang punya hobby nonton Drakor dan Dracin sepanjang masa remajanya, tidak menyangka bahwa nasibnya akan seperti di drama drama yang pernah ia tonton.
Diumur ke 20 tahun ia dipaksa menikah muda dengan Om Om yang di jodohkan Oleh Ayahnya.
Om Om itu adalah kolega bisnis Ayah Karin bernama Arjuna Prayoga.
Meskipun hanya berbeda 7 tahun tapi Karin yang saat itu masih kuliah, sangat sulit untuk menerima perjodohan dan pernikahan itu.
Apalagi Karin sudah memiliki pacar yang telah dipacarinya selama bertahun tahun bernama Kai Bagaskara seorang cowok populer dan sangat dicintainya.
Dapatkan Karin Lolos dari perjodohan yang disiapkan Ayahnya?
Ataukah pada akhirnya ia akan benar benar menikah dengan Om Arjuna?
Selamat membaca semoga kalian suka dengan karyaku, saranghae 🩷
BTW karena ini cerita tentang pernikahan Harap bijak sebelum membaca okey...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rindu
Baru sehari saja berjauhan dari Karin Arjuna sudah sangat merindukannya.
Tanpa Karin tau saat tak disisinya Arjuna selalu memantau gadis itu dari CCTV yang di pasangnya di kamar utama mereka.
CCTV itu tersembunyi dan Karin tidak tau akan keberadaan CCTV itu.
Namun tadi sore tak sengaja dia melihat penampakan gadis itu tanpa sehelai benangpun, Karin sedang bertelanj*ang bulat melepaskan pakaiannya di samping kasur.
Lalu berjalan ke arah lemari pakaian dan berganti baju rumah.
Biasanya Karin selalu berganti pakaian di kamar mandi.
Entah Karena menganggap Arjuna sedang tidak ada di rumah jadi gadis itu tidak waspada lagi, atau memang gadis itu sebenarnya aslinya punya kebiasaan berganti baju di ruangan kamar bukan di kamar ganti khusus yang ada di kamar mandi.
Arjuna sungguh tidak bisa menenangkan diri dan hasratnya yang kini semakin ingin mencumbu istrinya itu.
Belum lagi beberapa hari ini dia dan Karin tidak bisa bermesraan karena kedatangan Sekar, malam pertama merekapun gagal sampai hari ini belum terlaksana.
"Lemes amat bro." Ucap Andika sobat kental Arjuna dan Danu sejak SMA.
Andika kini memiliki usaha di kota Vega, jadi kalau Arjuna sedang ada meeting dan dinas luar di Kota Vega Andikalah yang akan jadi teman nongkrongnya.
"Kangen istri." Ucap Arjuna membuat Andika hampir jatuh dari duduknya.
"APA!!!!!! Lo udah nikah?" Pekik Andika sangat kaget mendengar ucapan sobatnya yang dia kenal jomblo itu.
Arjuna terkekeh "Kaget?"
Andika menjotos bahu Arjuna pelan "Serius kampret, Lo udah nikah?"
"Iya bro udah." Arjuna berkata sambil senyam senyum.
"Sama siapa? LC, Pramugari, Dokter, Model, Artis, atau siapa?" Andika hampir mati penasaran.
"Tebak dia siapa?"
"Buruan bro, anj*Ng Lo ah bikin gue penasaran, siapa yang bisa menaklukan manusia dingin, random aneh bin ajaib kayak Lo."
"Ponakannya si Danu." Ucap Arjuna dengan bangganya.
"HAH si KARIINNNN!!!!!"
Arjuna mengangguk puas dan bangga senyuman manis nampak tersungging dari wajah tampannya.
"What's......" Andika mengangkat kedua tangannya lalu menaruhnya di muka menutupi wajahnya.
"Bro kalau mau cosplay jadi Director Drama pendek nanti aja deh, serius gue tanya ini, siapa istri Lo." Andika nampak frustasi.
Tapi Arjuna malah ngakak puas "Asli bro beneran si Karin ponakannya Danu, dia istri kesayangan gue sekarang."
Kali ini Andika terdiam, matanya terbelalak tak percaya "Yayang bangsat banget lo, Lo gak punya kelainan Pedo**l atau apa gitu kan, ayolah bro ini serius."
"Serius gue anj*ng nih nih gue liatin foto nikah gue sama dia." Arjuna membuka galeri hapenya dan membuka foto pernikahan dirinya dengan Karin.
Andika sontak tak bisa berkata apa apa lagi, dia sangat sangat terkejut dengan gebrakan sobatnya ini.
"Gak usah kaget, awalnya gue bilang sama bokapnya kalau gue naksir, eh malah suruh buru buru dinikahin bro, kayak dapet lotre gue ceritanya." Arjuna menjelaskan sekilas agar sobatnya tidak terlalu bingung.
Andika manggut manggut, ia juga tidak heran kalau Arjuna bisa naksir Karin, Karena memang Karin cantik, Ayahnya pun investor yang berjasa untuk Arjuna.
"Eh tapi emangnya bisa nikah sama cewek masih 17 Tahun yang, si Karin kan masih bocil itu SMA kan dia." Ucap Andika lagi dia merasa sahabatnya keterlaluan menikahi gadis kecil.
sontak Arjuna menjitaknya "Kampret udah 20 dia sekarang, lagian gue jatuh cintanya gak pas dia masih kecil ingusan dulu kampret, lo sama si Danu parah banget mikirnya gue ped**l."
Andika ngakak brutal "Syukurlah bro, sumpah gue fikir si Karin masih SMA aja soalnya kayak gak gede gede tuh anak kan imut imut gitu ya petite."
"Iya itu juga mungkin yang bikin gue jadi kecintaan, karena dia imut." Arjuna senyam senyum membuat Andika mual.
"Mual banget gue duh."
"Muntah sana dik." Usir Arjuna.
"Tapi congrats ya bro, kalau Lo bahagia gue ikut bahagia."
Andika teringat sahabatnya 3 Tahun lalu pernah sangat terpuruk karena cintanya yang kandas.
"Btw udah unboxing belum, gimana rasanya mantap gak?" Andika mulai bertanya kurang Ajar.
Arjuna yang memang sedari tadi sedang memikirkan itu jadi kesal dan bete.
"Kampret lu dik nanya sekali lagi gue beri Lu."
Andika ngakak brutal lagi "Wah kayaknya belom soalnya muka lo kusut yang."
Arjuna menceritakan tentang Karin yang Mens dan juga kedatangan tiba tiba Sekar ke Apartemennya.
"Hahaha jadi penyakitnya si Sekar."
"Yoi bro, bingung gue, mana si Karin gak mau gue ajak ke hotel, katanya malah gak nyaman."
"Iyalah bro dia kan bocil anak rumahan juga, gak bisa kayaknya di ajak yang langsung extreme nginep di hotel gitu, yang ada lo di anggap mesum yang."
Arjuna mengangguk "Lo dulu sama istri gimana Dik, lancar aja?"
"Lancar lah, udah sama sama paham juga hahahaaa."
Sontak Arjuna menjitak lagi kepala Andika.
"Lo mah enak pacaran dulu dik, ini gue bingung dianya aja belum cinta sama gue kayaknya." Arjuna sang CEO dingin itu curhat.
"Sabar aja bro jangan di paksa, nanti dia malah takut sama Lo, tapi percaya deh kalau udah tau enaknya dia bakal nempelin Lo terus."
"Valid nih?"
"Valid lah, gini gini gue lebih master cinta dibanding kalian." Ucap Andika berbangga hati karena lebih dulu mendapat jodoh daripada Arjuna dan Danu.
"Iya deh master cinta tengkyu ilmunya bro hahahaa"
"Malem ini jadi gak bisa nih kita party party?" Tanya Andika iseng.
"Dik istigfar udah nikah kita sekarang." Peringat Arjuna.
Andika ngakak "Wah calon suami takut istri ini Lo kayaknya Yayang."
"Suami cinta istri dik yang bener."
...----------------...
...----------------...
"Honey, apakah kamu sudah deal dengan perusahaan kolega bisnismu kemarin?" Tanya Amanda pada Theo sebelum mereka hendak tidur.
"Almost honey, sepertinya nanti aku akan sering keluar kota bersama Tuan Arjuna untuk meninjau lokasi pembangunan tower sinyal strategis itu." Theo bercerita tentang rencananya.
"Ya honey, Cassie kan sangat menyukai Istrinya Arjuna, jadi kita harus sering sering berkumpul bersama mereka, iya kan?" Amanda memancing suaminya agar mengagendakan pertemuan bersama pasangan itu.
"Oh iya aku lupa honey, baiklah nanti kita agendakan lagi pertemuan yang seru bersama mereka." Ucap Theo menuruti kemauan istrinya.
Tanpa Theo tau Amanda hanya ingin menggoda Arjuna kembali.
Theo yang berhati tulus juga baik itu tidak pernah berprasangka aneh terhadap istri barunya.
Dia selalu menganggap Amanda wanita yang lembut, baik hati, tulus, Karena dia sangat baik dalam merawat Cassie anak tirinya.
"Honey liat perhiasan baru ini" tunjuk Amanda pada catalog perhiasan mewah ditangannya.
Theo melihatnya sekilas.
"Bolehkan aku memilikinya sayang?" Tanya Amanda sambil mengelus lembut rambut Theo.
"Tentu saja honey, belilah apapun yang kamu mau, kita kan tidak kekurangan uang." Ucap lelaki bule mapan itu.
"Tengkyu honey." Ucap wanita 27 tahun itu, kini dia bergelayut manja di pelukan Theo, berlagak mencintainya, padahal hatinya di penuhi dengan Arjuna Prayoga.
Malam itu Amanda memuaskan Theo sebagai balasan atas pemberian mewahnya.