NovelToon NovelToon
Pengkhianatan Dalam Pernikahan

Pengkhianatan Dalam Pernikahan

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:53.9k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Karina rela melepaskan identitas dan membuang kemewahan yang dimilikinya sebagai putri tunggal keluarga Wijaya hanya untuk bersama Agus, ia jatuh cinta pada Agus karena kebaikan dan kejujurannya.

Pernikahannya tampak begitu sempurna dan bahagia, hingga Agus pun sudah menjadi pria sukses berkat dukungan dan bantuan Karina. Sayangnya dengan kesuksesannya, Agus justru terlena dan mengkhianati pernikahan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun itu.

Bagaimana kisah selanjutnya? Apa yang akan terjadi pada pernikahan Karina dan Agus? Apa yang akan dilakukan Karina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melamar

Suasana di ruang tamu kediaman Wijaya mulai tenang, cahaya sore yang jingga masuk melalui jendela-jendela besar dan memantul di lantai marmer, Faisal menatap Karina dan menyadari betapa lelahnya wanita itu setelah melewati badai seharian penuh.

​"Karina," panggil Faisal lembut.

"Ya?" tanya Karina.

"Semua duri dalam hidupmu sudah kita cabut satu per satu, Agus sudah di balik jeruji, ibunya tidak punya apa-apa lagi dan Sabrina sudah menunggu jadwal persidangannya. Sekarang, apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Faisal.

​Karina terdiam sejenak dan menatap ke arah tangga tempat anak-anaknya baru saja naik, "Aku ingin membawa Ella dan Aisha pergi sebentar. Bukan untuk melarikan diri, tapi untuk menghirup udara yang tidak berbau pengkhianatan, aku ingin mereka melihat bahwa dunia ini jauh lebih luas daripada sekadar drama keluarga yang picik ini," jawab Karina.

​"London?" tebak Faisal, mengingat kota tempat Karina menempuh pendidikan dulu.

​"Atau Swiss, tempat yang tenang. Di mana tidak ada yang mengenal kami sebagai keluarga Wijaya atau korban perselingkuhan," jawab Karina.

Kemudian, Karina menoleh ke arah Faisal dengan tatapan yang lebih dalam. "Dan aku ingin kamu ikut, Faisal. Bukan sebagai pengacara, tapi sebagai... bagian dari kami," lanjut Karina.

​Faisal tersenyum, sebuah senyuman yang selama dua puluh tahun ini hanya ia simpan di dalam hati. "Aku sudah menyiapkan pasporku sejak dua puluh tahun lalu dan berharap hari ini akan datang," jawab Faisal.

Keberangkatan Karina ke Swiss dilakukan secara rahasia untuk menghindari kejaran wartawan yang masih haus akan berita. Bagi Karina, Zurich bukan sekadar destinasi liburan, melainkan ruang bernapas pertama setelah dua puluh tahun tercekik dalam rumah tangga yang beracun.

Mereka menetap di sebuah vila kayu yang elegan di kawasan Interlaken, yang menghadap langsung ke Danau Thun yang biru jernih dan pegunungan Eiger yang puncaknya tertutup salju abadi. Di sana, tidak ada yang mengenal mereka.

Di sana, Karina hanyalah seorang ibu yang berjalan santai mengenakan trench coat cokelat, menggandeng kedua putrinya untuk membeli cokelat hangat di pinggir jalan.

​Begitu sampai, Ella dan Aisha asyik belajar bermain ski di lereng yang landai didampingi instruktur profesional, Karina duduk di beranda vila bersama Faisal dan ditemani udara pegunungan yang dingin membuat uap keluar dari cangkir teh mereka.

​"Lihat mereka," gumam Karina sambil menunjuk ke arah kedua putrinya yang tertawa lepas di kejauhan.

"Aku hampir lupa kapan terakhir kali mendengar tawa serenyah itu di Jakarta," lanjut Karina.

​Faisal menyesap kopinya, tatapannya tak lepas dari wajah Karina yang kini tampak lebih segar. "Itu karena beban di pundak mereka sudah terangkat, Karina. Anak-anak itu cerdas, mereka tahu Ibu mereka sudah aman sekarang," ucap Faisal.

​Karina menoleh ke arah Faisal, "Terima kasih sudah ikut, Faisal. Aku tahu pekerjaanmu di Jakarta sangat menumpuk karena urusan Grup Wijaya dan kasus Agus," ucap Karina.

"Masih ada anak buahku yang akan mengurusnya," jawab Faisal.

"Tetap saja, aku harus berterima kasih," ucap Karina.

"Karina, aku sudah berjanji pada diriku sendiri. Jika aku mendapatkan kesempatan untuk berada di sampingmu, aku tidak akan membiarkan kontrak atau rapat apa pun menghalangi itu dan sekarang aku melakukannya, aku hanya ingin bersama denganmu dan menemanimu," ucap Faisal.

Udara dingin Interlaken yang merasuk ke tulang entah mengapa terasa menghangatkan bagi Karina. Di atas meja kayu beranda itu, Faisal perlahan meletakkan cangkirnya, ia menatap pegunungan Alpen yang megah di hadapan mereka lalu beralih menatap Karina dengan intensitas yang membuat napas wanita itu sedikit tertahan.

​"Karina, dua puluh tahun yang lalu, aku memegang sebuah kotak kecil yang akhirnya tidak pernah terbuka. Aku menghabiskan dua dekade setelahnya bertanya-tanya pada Tuhan, apakah aku akan pernah mendapatkan kesempatan untuk memegang tanganmu tanpa harus melepaskannya lagi," ucap Faisal.

​Karina terdiam, jemarinya menggenggam pinggiran cangkir tehnya dengan erat. Jantungnya berdebar, sebuah perasaan yang ia pikir sudah mati terkubur bersama pengkhianatan Agus.

​Faisal merogoh saku mantelnya. Kali ini, ia tidak mengeluarkan dokumen hukum atau ponsel bisnisnya. Ia mengeluarkan sebuah kotak beludru kecil berwarna biru tua, kotak yang sama yang ditemukan Karina di brankas Ayahnya, namun kini tampak lebih nyata di bawah sinar matahari Swiss yang jernih.

​"Aku tahu kamu baru saja keluar dari neraka, aku tahu kamu mungkin masih merasa takut untuk membangun istana baru di atas tanah yang pernah hancur," ucap Faisal dan bergeser dari kursinya lalu berlutut dengan satu kaki di atas lantai kayu beranda.

"Tapi, aku tidak memintamu untuk melupakan masa lalu, aku memintamu untuk membiarkan aku menjadi bagian dari masa depanmu," lanjut Faisal.

​Faisal membuka kotak itu, cincin berlian murni peninggalan Baskoro Wijaya berkilau indah, seolah-olah berlian itu sendiri telah menunggu momen ini selama dua puluh tahun.

​"Karina Wijaya, aku tidak menjanjikan hidup tanpa masalah, karena kita tahu dunia bisnis kita sangat kejam. Tapi aku menjanjikan satu hal, kamu tidak akan pernah lagi harus menghadapi badai itu sendirian, aku ingin menjadi tempatmu pulang, menjadi pria yang dibanggakan Ella dan Aisha, menjadi pasangan yang pantas untuk sang Putri Mahkota Wijaya. Karina, maukah kamu menikah denganku? Biarkan aku melunasi janji yang tertunda dua puluh tahun lalu," ucap Faisal yang melamar Karina.

​Di kejauhan, Ella dan Aisha ternyata sudah berhenti bermain ski, mereka berdiri di kejauhan dan memperhatikan pemandangan itu dengan mata berbinar. Aisha menutup mulutnya dengan tangan karena terharu, sementara Ella mengangguk pelan seolah memberi restu pada pria yang telah menyelamatkan kewarasan ibu mereka.

​Karina menatap Faisal lalu menatap kedua putrinya dan akhirnya menatap cincin itu. Bayangan Agus yang hina, teriakan Ibu Ratmi yang serakah dan dinginnya lantai dapur rumah lamanya perlahan menguap, digantikan oleh kehangatan tatapan Faisal.

​"Faisal, selama dua puluh tahun aku salah mengira bahwa cinta adalah pengorbanan yang menyakitkan. Baru sekarang aku sadar, cinta seharusnya terasa seperti ini... seperti pulang ke rumah," ucap Karina.

​Karina menjulurkan tangan kirinya, "Ya, Faisal. Aku mau, mari kita tulis bab baru yang tidak akan pernah bisa dihancurkan oleh siapa pun," lanjut Karina.

​Dengan tangan yang sedikit gemetar karena haru, Faisal menyematkan cincin itu ke jari manis Karina. Pas, sempurna. Seolah-olah jari itu memang diciptakan hanya untuk cincin tersebut. setelah itu, Faisal berdiri dan langsung menarik Karina ke dalam pelukannya, sebuah pelukan yang penuh dengan rasa syukur dan perlindungan.

"Terima kasih, Karina. Aku sangat bahagia, selama hidupku, ini adalah hal yang paling membahagiakan, akhirnya aku bisa bersamamu setelah penantian panjangku," ucap Faisal.

Karina menangis harus di pelukan laki-laki yang baru saja ia terima masuk ke dalam hidupnya yang tidak sempurna.

.

.

.

Bersambung.....

1
Patrick Khan
aku suka😍😍😍😍
Rina Arie
good book
Naufal Affiq
terimakasih kak atas karya nya
Ariany Sudjana
bagaimana nasibnya Bagas? apa bagas punya kesempatan ketemu Ella dan Aisha?
Naufal Affiq
gak apa2 om,memang gitu kalau istri lagi ngidam,jadi di maklumi aja
Ariany Sudjana
kapan launching nya kak?
elaretaa: Hari ini Kak, Bab 1 sudah up ya🥰
total 1 replies
Ariany Sudjana
kenapa Karina ga kasih tahu kalau Ella dan Aisha juga punya adik tiri, Bagas?
Eva Tigan: Faisal sudah tau kok..kan kemaren dia yg antar Karina menjumpai Bagas dan ibunya ke rumah mereka yg sempit dan kumuh itu
total 1 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Karina dan Faisal sudah berkomitmen menjamin pendidikan Bagas, terharu membaca part yang ini
Ariany Sudjana
sebaiknya karina urus anak itu dan sekolahkan anak itu, bagaimanapun anak itu tidak memilih lahir dari orang tua yang mana, dan anak itu juga tidak tahu kejahatan Agus seperti apa, supaya anak itu dan ibunya juga bisa hidup dengan baik
Yana Phung
saya dukung karina
dibandingkan ditemukan agus dan Agus mengarang cerita utk balas dendam
emang dasar agus sudah gila
Yana Phung
membaca tema spt ini saat bulan ramadhan itu rasanya.........😅😅😅
Ariany Sudjana
hahaha mampus kamu Sabrina, siap-siap jadi gembel 🤣🤣🤭🤭
Ariany Sudjana
puji Tuhan, finally 😄
Ariany Sudjana
restu anak-anak sudah dikantongi, jadi jangan ragu yah Karina , maju terus
Ariany Sudjana
dasar serakah Bu Ratmi , siap-siap jadi gembel
Ariany Sudjana
dasar ga tau diri, begitu miskin langsung playing victim. Bu Ratmi dan Agus sama saja, kehilangan kekayaan langsung menyalahkan Karina, padahal kan mereka yang buat ulah, jadi jangan salahkan Karina mengambil tindakan tegas, sudah cukup Karina selama ini diam, demi membela suami dan mertua yang ga tahu diri
Ariany Sudjana
good decision Karina and Faisal 😄
Ariany Sudjana
bagus Karina, masa lalu tidak bisa diubah, tapi masa depan masih bisa dilukis dengan baik, jangan terus terjebak dalam luka masa lalu, jadikan pelajaran berharga
Ariany Sudjana
ayo Karina, tunggu apa lagi, restu dari pa Wijaya sudah turun, anak-anak pasti tidak masalah, apalagi anak-anak juga kenal dengan Faisal
Naufal Affiq
khilaf kata mu,manusia gak jelas seperti mu,harus nya hidup luntang lantung aja lebih baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!