NovelToon NovelToon
Perfect Lies

Perfect Lies

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Pengganti / Diam-Diam Cinta / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daena

Perasaan Kaylee Lumiere didasari oleh kasih sayang yang begitu besar sehingga ia rela menomorduakan kebahagiaannya sendiri.
Ia lebih memilih mendengarkan cerita cinta Atlas Theodore dengan wanita lain daripada mengambil risiko menyatakan cinta dan kehilangan kehadiran Atlas selamanya. Baginya, "memiliki Atlas sebagai sahabat" jauh lebih baik daripada "kehilangan Atlas karena cinta yang ditolak."

Kaylee Sudah ahli Menekan rasa cemburu, sesak napas, dan teriakan di dalam hati yang ingin mengatakan, "Seharusnya aku yang ada di posisi itu."

Kaylee merasa seperti berdiri di balik kaca bening. Ia bisa melihat Atlas dengan sangat jelas, menyentuhnya, dan mengetahui setiap rahasia terkecilnya, namun ada penghalang tak kasat mata yang mencegahnya untuk melangkah lebih jauh. Ia adalah orang paling dekat, sekaligus orang paling jauh dari hati Atlas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggung Sandiwara

Enam bulan telah berlalu sejak badai Clarissa mereda, dan di bawah langit Finlandia yang kini mulai memasuki musim semi, hubungan Kaylee dan Atlas telah bertransformasi menjadi sesuatu yang sangat indah, namun tetap tak bernama.

Di mansion Theodore yang megah, cahaya matahari pagi masuk melalui celah gorden sutra. Atlas mengerang pelan, menarik tubuh Kaylee yang masih terlelap lebih dekat ke dalam dekapannya.

"Kay... bangun, Princess," bisik Atlas dengan suara serak khas bangun tidur.

Ia melakukan rutinitas yang selama enam bulan ini menjadi oksigen baginya. Pertama, kecupan lembut di pucuk kepala Kaylee. Kedua, ia membisikkan doa selamat pagi yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua. Dan yang ketiga, bagian yang paling berbahaya bagi jantung Kaylee, Atlas menangkup wajahnya dan mendaratkan satu kecupan manis di bibir Kaylee.

Hanya kecupan. Singkat, basah, dan penuh kasih sayang.

Kaylee membuka matanya, mengerucutkan bibirnya secara otomatis, sebuah protes kecil yang sudah jadi rahasia mereka. "Atlas... lo kebiasaan," gumamnya, padahal hatinya sedang berpesta pora.

Atlas hanya terkekeh, mencubit pipi Kaylee sebelum bangkit dari ranjang. "Ayo cepat siap-siap. Kita harus berangkat ke bandara sebelum siang. Pesawat sudah menunggu kita."

Turun ke lantai bawah, mereka memutuskan untuk memasak sarapan bersama sebelum penerbangan mereka. Atlas, yang hanya mengenakan celana kain santai dan kaus tanpa lengan, tidak bisa membiarkan Kaylee berdiri sendirian di depan kompor.

Saat Kaylee sedang memotong buah beri untuk pudding, Atlas menyelinap di belakangnya. Kedua lengannya yang kokoh melingkar erat di pinggang Kaylee, dagunya bersandar di bahu gadis itu. Ia tidak peduli jika Kaylee sedang memegang pisau, ia hanya ingin menempel.

"At, gue nggak bisa gerak kalau lo peluk terus," protes Kaylee sambil tertawa kecil.

"Biarin. Lo itu senderan paling pas di dunia," jawab Atlas manja, tangannya semakin posesif mengunci tubuh Kaylee.

Di sudut dapur, seorang pelayan senior keluarga Theodore diam-diam tersenyum. Sesuai instruksi terselubung dari Atlas sejak berbulan-bulan lalu, ia mengangkat ponselnya.

Cekrek. Cekrek.

Beberapa foto terambil dengan sempurna.

Foto Pertama, Kaylee yang sedang tertawa sambil mencoba menyuapi Atlas sepotong stroberi, sementara Atlas tetap memeluknya dari belakang.

Foto Kedua, saat Atlas memejamkan mata, mencium pipi Kaylee sementara tangan Kaylee mengusap lengan Atlas yang melingkar di perutnya.

Sambil menunggu masakan matang, Atlas langsung membuka Instagram-nya. Tanpa ragu, ia mengunggah foto-foto itu dalam hitungan detik. Baginya, 6 bulan ini adalah masa pembersihan dari siapapun yang mencoba mendekatinya. Semua orang harus tahu bahwa Kaylee Lumiere adalah pemilik tahta tertinggi di hidupnya.

Caption:

"End of exams, beginning of our escape. Ready for Lapland with my soulmate. ❄️❤️ @KayleeLumiere"

Kaylee melihat postingan itu dari ponselnya di meja makan. Komentar-komentar bermunculan, dari teman kampus yang mulai bosan bertanya "Kapan kalian nikah?" hingga mereka yang masih bingung dengan status bestie mereka yang kelewat batas.

Kaylee menatap Atlas yang kini sedang sibuk menuangkan jus jeruk ke gelasnya. Ia tahu, dalam 6 bulan ini, ciuman singkat di bibir itu telah menjadi candu yang menyiksa. Atlas menciumnya seolah ia adalah kekasihnya, menjaganya seolah ia adalah istrinya, namun tetap memanggilnya dengan sebutan sahabat.

"Lo sudah siap buat liburan berdua di pondok kayu, Kay?" tanya Atlas sambil mengedipkan mata. "Cuma ada gue, lo, dan salju di luar."

Kaylee tersenyum lebar, menyembunyikan sisi egoisnya yang semakin hari semakin besar. "Tentu, Atlas. Asal lo nggak maksa gue balapan salju di sana."

🌷🌷🌷🌷

Happy Reading Dear😍😍

1
falea sezi
uda end kahh
falea sezi
bagus np sepi like
falea sezi
baguss
falea sezi
berarti uda nganu belom kok Bianca gini
falea sezi
mending pergi jauh lah ngapain masih di situ
falea sezi
dih kucing di kasih ikan jelas di embat laki. kayak gini g ccok di jadiin suami
Desti31
Izin mampir Thor😍🙏
Ridwani
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!