Seruni (20 tahun) adalah kembang desa cantik, lugu dan polos yang tinggal di wilayah terpencil daerah Tapal Batas.
Pernah bertunangan dengan salah satu pemuda dari kampung sebelah. Berujung putus dan gagal menikah karena ditikung adik tirinya bernama Rasti.
Suatu hari, Seruni dijodohkan dengan seorang pria dari kota. Musibah datang menerpa, di mana rombongan bus calon pengantin laki-laki mengalami kecelakaan, lalu terbakar hebat. Semua penumpang tewas di TKP termasuk calon suami Seruni.
Kepercayaan masyarakat setempat, jika sampai seorang gadis gagal menikah dua kali maka dianggap pembawa sial. Pastinya tak ada pemuda yang akan sudi menikahi Seruni.
Pak Tono selaku Kades yang berstatus sebagai ayah kandung Seruni, terpaksa menerima laki-laki asing bernama Bastian Fernando Malik yang mendadak bersedia menjadi suami Seruni. Tanpa diketahui semua orang bahwa Bastian tengah lari dan bersembunyi dari kasus pembunuhan yang menjeratnya.
Bagian dari Novel : Maafkan Mama, Pa🍁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1 - Melarikan Diri
"ROSSA !!" pekik Bastian seketika terkejut saat ia masuk ke dalam kamar mandi dan melihat tubuh seorang P S K yang dikenalnya dalam kondisi tergeletak di lantai dan bersimbah da_rah.
Kepala Rossa terlihat berlumuran da_rah diduga karena pukulan sebuah benda. Tak jauh dari tubuh Rossa terdapat botol bir yang pecah menjadi dua bagian dan beberapa pecahan kecil.
Bastian merasa tak asing dengan botol bir tersebut. Seperti botol bir yang sama dengan yang dipegang dan diminumnya semalam.
"Astaga, apa yang terjadi? Apa ada yang membunuhnya?" batin Bastian mendadak kalut melihat kondisi yang terjadi.
Perlahan jari-jemari Bastian menyentuh tangan Rossa untuk mengecek denyut nadi sang P S K.
Deg...
"Ya Tuhan, kenapa nadinya udah gak ada?" gumam Bastian dengan bibir bergetar.
Tak menampik, Bastian mulai dilanda panik di hatinya. Jantungnya pun seketika berdegup kencang.
Bastian memastikan Rossa telah tewas. Selain denyut nadi sudah tak ada, detak jantung dan nafas pun sudah tak ditemukan dalam tubuh wanita itu.
Kepala Bastian rasanya berdentum pusing tak karuan. Efek alkohol semalam yang diminumnya masih sangat terasa hingga pagi ini. Ditambah kematian misterius P S K di depannya ini, menambah daftar kepusingannya.
Beberapa saat yang lalu, dirinya terbangun dari tidurnya. Pakaian Bastian masih lengkap karena memang ia ingat betul bahwa semalam tidak melakukan one night stand dengan siapapun, termasuk Rossa.
Bastian masih memakai pakaian yang sama seperti semalam. Sebab ma_buk berat, ia tak sempat berganti baju dan langsung rebah di atas ranjang.
Bastian hanya melihat sepi di sekelilingnya. Kamar hotel yang sama, di mana sudah ia tempati selama tiga hari di sini.
Namun nasib sial pada hari ketiga. Saat kakinya melangkah ke kamar mandi hendak membersihkan diri, ia justru terkejut menemukan Rossa tewas mengenaskan di kamar mandi pribadi yang ada di dalam kamar inapnya.
Otaknya sedang buntu. Bastian berusaha mengingat kejadian apa saja yang terjadi semalam secara detail, tapi masih tak mampu. Ia benar-benar lupa.
Akan tetapi, satu hal yang pasti dia tidak membunuh Rossa. Memukul atau menampar wanita saja tak pernah dilakukannya apalagi sampai membunuh.
Bastian Fernando Malik (30 tahun) adalah seorang pengusaha sekaligus pengacara cukup ternama. Ada beberapa bidang usaha yang digelutinya baik di Jakarta maupun Surabaya.
Beberapa hari yang lalu, dirinya sedang patas hati hingga membuatnya cukup down. Bastian sengaja tak mengurusi apapun baik hal pribadi, keluarga maupun pekerjaannya.
Selama tiga hari ini, ia hanya istirahat di kamar hotel dan banyak melamun. Malam hari, ia pergi ke klub langganannya untuk melepaskan segala rasa kecewa dan sakit hatinya karena Kirana memilih rujuk kembali bersama Aldo.
Bastian tipe pria yang tak mudah jatuh hati pada seorang wanita. Pria blasteran Indo-Jerman-Spanyol ini pernah punya hubungan pacaran cukup lama yakni selama empat tahun saat masih kuliah di Australia dengan seorang wanita bernama Maura Hadinata.
Hubungan mereka berdua kandas. Alasan utama yang mendasari, karena Bastian tak kunjung memberi kejelasan kapan hubungan mereka selanjutnya hendak diresmikan ke tahap pernikahan.
Akhirnya mereka memilih jalan berpisah dengan fokus pada karir masing-masing. Tanpa Maura atau siapa pun yang tau bahwa kala itu Bastian masih enggan menikah karena bayang-bayang masa lalu pernikahan kedua orang tuanya yang buruk. Trauma masa lalu.
Namun entah mengapa saat bertemu Kirana yang notabene seorang janda dan sudah punya anak, Bastian langsung kepincut alias terpesona. Bahkan ia sampai rela jadi pebin0r secara diam-diam agar Kirana bercerai dari Aldo.
Jatuh cinta atau obsesi ?
Entahlah. Hanya Bastian yang tau isi hatinya sendiri terhadap Kirana.
☘️☘️
"Ya Tuhan, apa yang harus kulakukan?" keluh Bastian mulai resah.
Akhirnya, ia keluar dari kamar mandi dan segera menghubungi asisten pribadinya bernama Alex. Asistennya tersebut sehari-hari berada di Jakarta untuk membantu dirinya mengurus kantornya yang bergerak di bidang properti dan kelapa sawit.
Perusahaan tersebut adalah warisan dari ayah kandung Bastian yang bernama Suryawan Malik. Ayah kandung Bastian masih hidup dan sudah memliki keluarga baru.
Ya, kedua orang tua Bastian bercerai. Perceraian itu terjadi saat Bastian masih berusia lima belas tahun.
Ibu kandung Bastian bernama Elsa Lopez. Sejak bercerai hingga detik ini, Elsa masih berstatus janda dan belum menikah lagi. Ia memutuskan menjadi single mom dengan bekerja dan mengembangkan usahanya sendiri serta membesarkan Bastian, putra semata wayangnya.
Elsa punya sebuah butik pakaian cukup ternama di Jakarta. Selama ini Elsa hidup dan menetap di Jakarta. Hubungan Bastian dan Elsa sangat dekat.
Namun sebaliknya, hubungan Bastian dengan sang ayah, kurang harmonis. Terlebih sejak ayahnya menikah lagi.
"Halo, Lex. Aku butuh bantuan," ucap Bastian tanpa basa-basi saat Alex mengangkat panggilannya.
"Bantuan apa, Tuan?" sahut Alex di seberang sana.
Bastian pun menceritakan pada Alex bahwa dirinya sedang berada di kamar hotel X, Surabaya. Saat bangun tidur, langsung kaget melihat Rossa seorang P S K tewas di dalam kamar mandinya.
"Aku gak tau apa-apa, Lex. Bukan aku yang ngebu_nuh dia. Apa yang harus aku lakukan, Lex?"
"Tenanglah, Tuan."
"Tenang-tenang, pala Lu peyang!" bentak Bastian yang terus diger0goti kecemasan akut.
"Saya akan terbang ke Surabaya secepatnya,"
"Detik ini juga kamu berangkat, Lex! Ini perintah!" tegas Bastian.
"Baik, Tuan."
"Oh ya, jangan sampai mamaku tau hal ini!" tegasnya.
"Tuan tidak perlu khawatir. Tapi, ibu Anda sempat menghubungi saya dua hari yang lalu_" ucapan Alex seketika terpotong.
"Ada apa mama hubungi kamu?" potong Bastian.
"Beliau hanya tanya, kenapa Anda belum membalas chat W A nya sampai sekarang?"
Bastian rasanya ingin memukul kepalanya sendiri. Akibat rasa patah hatinya, ia sampai mengabaikan pesan ibunya yang bertanya kabar beberapa hari lalu ke ponselnya.
"Cepat kau bereskan masalah ini!"
"Siap, Tuan."
☘️☘️
Satu jam kemudian.
Bastian yang sedang menunggu kedatangan Alex, memutuskan untuk keluar kamar. Ia berniat menunggu Alex di area lobi hotel. Alangkah terkejutnya justru Bastian melihat rombongan polisi datang ke hotel tempat dia menginap.
"Pak Bastian," panggil salah seorang polisi setengah berteriak dari kejauhan dan menatap ke arah Bastian berdiri.
Bastian yang melihat area sekelilingnya tampak aneh dan mencurigakan, sontak tanpa pikir panjang ia memutuskan untuk melarikan diri alias kabur secepat mungkin melalui pintu darurat hotel. Para polisi itu pun segera mengejar Bastian.
"TANGKAP DIA !!"
"Bener-bener sial! Kenapa mereka mau menangkap ku? Apa mereka tau kasus pembunuhan Rossa di kamarku?" batin Bastian bertanya-tanya.
Bersambung...
🍁🍁🍁
*Assalammualaikum...
Apa kabar Sobat Safira?
Semoga sehat selalu di mana pun kalian berada.
*Jumpa kembali dengan karya terbaru Safira. Kalian pasti ingat kan kisah Bastian yang sangat get0l banget ingin Kirana menjanda. Hehe...
Jadi novel yang sekarang ini adalah kisah cinta dan perjalanan hidup Bastian setelah patah hati dari Kirana dan Aldo.
*Simak kisahnya dan mohon dukungannya. Jangan lupa like dan komen.💋💋
*Bagi pembaca baru, silahkan bisa baca novel induknya agar mudah memahami yakni di judul : Maafkan Mama, Pa
Bang Bastian....,, masak setelah sekian waktu dirimu bersama seruni,, dirimu belum bisa menilai seruni itu orangnya gimana....
hei laki-laki inget baik baik ya wanita modal ngangkang merebut suami orang bukan wanita baik2 sehina hina nya wanita adalah modelan begitu semoga para pelaku perselingkuhan kalau tidak bertobat azab dunia dan akhirat menimpanya dengan sangat tragis Aamiin