NovelToon NovelToon
Zaman Para Dewa

Zaman Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Dan budidaya abadi / Fantasi / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: B.O.B

Yang Chen berjalan di jalan yang penuh dengan bahaya dan lautan darah. meski jalan yang ia lalui penuh dengan bahaya yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawanya namun ia tetap teguh menghadapinya. hal ini dilakukan untuk menjadi kuat demi melindungi apa yang berharga baginya.

" aku akan menghancurkan siapapun yang berani merenggut hal-hal yang berharga bagiku, bahkan dewa sekalipun tidak akan luput dari kemarahanku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.O.B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33. ujian kedua

Setelah seharian penuh akhirnya Yang Chen dan lainnya sadarkan diri satu persatu.

" Saudara Guan Zhen, kamu telah sadarkan diri." Ucap salah satu murid kekaisaran yang tidak lulus ujian pertama.

" Berapa lama kami tidak sadarkan diri?" Tanya Guan Zhen yang masih sedikit pusing.

" Aku tidak tahu pasti, tapi sepertinya sudah seharian penuh kalian tidak sadarkan diri."

" Jadi begitu." Ucap Guan Zhen sambil melirik semua orang yang terlihat masih pusing akibat menahan rasa panas yang ekstrim.

Terlihat dari akademi pedang terbang ada enam orang yang lolos ujian, yaitu Jian Tian, Jian Mei, Mo Fan, Liu Zifu, dan Lin Hua, serta Yang Chen.

Sedangkan untuk akademi gagak langit, ada empat orang, yaitu Guo Liang, Guo Tao, Guo Yun, dan Guo kang. Dan dari kelompok kekaisaran ada enam orang yang lolos termaksud Guan Zhen sendiri.

Dan akademi bunga Phoenix ada empat orang, termaksud Chu xue sendiri.

Tentu saja Ye Tingyun juga lolos, bersama dengan Yan Yi dan dua rekannya yang ikut lolos juga.

" Kalian telah sadar, jadi saatnya aku memberitahukan hadiah karena telah menyelesaikan ujian." Pria penjaga makam menjentikkan jarinya, sepuluh bola kecil muncul begitu saja di udara dan melayang di depan orang yang lolos ujian.

Dari total sepuluh bola itu, ada lima bola kecil berwarna merah diselimuti oleh petir dan lima bola lainnya berwarna biru dengan api biru yang menyelimutinya.

Terlihat Yan Yi sangat puas akan hadiah yang ia dapatkan, sedangkan Ye Tingyun sedikit terkejut dengan hadiahnya.

Tapi Jian Tian dan lainnya dibuat melongo begitu melihat hadiah itu.

" Kalau tidak salah ini adalah inti alam dengan unsur api dan petir, dan semuanya berkualitas tinggi." Ucap Jian Tian yang nampak terkejut.

Jian Tian pernah melihat inti alam dengan

unsur es yang diberikan oleh ayahnya pada Jian Mei, tapi kualitas yang di berikan ayah jelas kalau jauh dengan apa yang saat ini didepan.

Semua orang juga berekspresi sama dengan Jian Tian, tapi berikutnya wajah mereka dipenuhi dengan kebahagiaan.

Inti alam sangat berharga karena bisa membuat orang yang menyerapnya bisa mendapatkan elemen alam yang terkandung di inti alam tersebut.

Inti alam dengan kualitas sebaik ini kemungkinan akan terjual di pelelangan sebesar satu juta batu roh tingkat rendah.

Melihat hadiah itu juga membuat orang yang tidak lolos ujian, merasa iri melihat orang yang mendapatkan hadiah berupa inti alam dengan dua elemen berbeda.

Yang Chen langsung memasukkannya ke dalam cincin ruang miliknya dan diikuti oleh semua orang.

" Sekarang saatnya ujian kedua di mulai." Pria itu kembali menjentikkan jarinya dan semua orang yang lolos ujian pertama langsung menghilang dari tempat.

Dan mereka muncul di ruangan yang berbeda, disana ada sebuah lapangan yang panjang dan memiliki puluhan garis lintasan.

" Ujian kedua mengharuskan kalian menyebrang ke ujung lapangan, begitu kalian sampai disana maka kalian akan dinyatakan lolos."

" Tapi kalian hanya bisa berjalan berdasarkan jumlah angka yang ditunjukkan oleh dadu yang akan kalian lempar. Jika dadu yang kalian lempar adalah angka dua maka kalian hanya bisa melangkah dua langkah saja, jika angka tiga maka kalian bisa melangkah tiga langkah."

" Disetiap langkah, kalian akan mendapatkan hadiah tapi tidak setiap hadiah berupa hal yang bagus, ada juga hal yang buruk bahkan sampai bisa mengancam nyawa kalian sendiri."

" Disini akan menguji keberuntungan kalian, jika kalian melangkah di tempat yang baik maka kalian akan mendapatkan hal yang baik, begitu juga sebaliknya, bagaimana? Sangat menarik bukan." Ucap pria penjaga makam.

" Berbeda dengan ujian pertama yang memperbolehkan peserta untuk berhenti saat ujian masih berlangsung, tapi di ujian kedua ini peserta yang sudah memutuskan ikut ujian, tidak diperbolehkan lagi untuk berhenti saat ujian masih berlangsung, jika melanggar maka saya pastikan kalau hukumannya akan sangat buruk."

" Sekarang putuskan, akan mengikuti ujian kedua atau memilih mundur disini." Ucapnya kembali.

Semua orang terlihat berpikir keras, ujian ini tidak bergantung pada kemampuan tapi hanya keberuntungan sehingga kultivasi atau teknik bela diri tidak akan berguna disini.

Hanya mengandalkan keberuntungan dalam menjalani ujian yang bisa merenggut nyawa mereka jelas itu bukan pilihan yang bijak.

Tapi karena sudah menerima hadiah dari menyelesaikan ujian pertama yang adalah inti alam dengan unsur api dan petir yang berkualitas tinggi, sehingga mereka yakin hadiah dari ujian kedua pasti akan lebih besar.

Hal inilah yang membuat mereka bimbang, apakah akan berhenti atau tetap lanjut untuk hadiah yang lebih besar tapi dengan resiko besar.

Orang yang pertama kali memutuskan untuk ikut adalah Yan Yi, diikuti kemudian oleh Ye Tingyun.

Setelah melihat ada yang memutuskan ikut ujian, akhirnya yang lainnya juga memutuskan untuk ikut.

" Baiklah, sekarang kalian bisa memilih lintasan mana yang kalian pilih, pilih dengan benar karena lintasan ini akan menentukan hadiah apa yang akan dapatkan nantinya."

" Setiap orang hanya bisa memilih satu lintasan saja, dan tidak bisa lagi bertukar dengan lintasan milik orang lain, jadi pikirkan sebaik-baiknya lintasan mana yang kalian pilih." Ucap pria penjaga makam sambil tersenyum.

Terlihat ia sangat menikmati ujian ini.

Setelah beberapa be waktu, akhirnya semua orang selesai memilih lintasan.

" Baiklah ujian kedua dimulai sekarang."

" Sekarang lemparan dadu pertama akan dimulai dari orang paling kanan terlebih dahulu." Dengan jentikan jari, sebuah dadu tiba-tiba muncul di hadapan orang yang berada di lintasan paling kanan.

Pria itu berasal dari kekaisaran dan memiliki kultivasi di tahap mistik tingkat 5.

Ia kemudian mengambil dadu di hadapannya dan membolak-balikkan dadu itu untuk melihat apa saja angka yang ada dalam dadu itu.

Seperti yang telah mereka duga, dadu itu memiliki angka dari satu sampai 6.

Setelah bersiap-siap, ia akhirnya melemparkan dadu itu.

Dadu mulai jatuh ketanah dan menggelinding beberapa kali sebelum akhirnya berhenti di angka lima.

Melihat angka yang menunjukkan lima membuat pria sangat senang karena bisa melangkah sebanyak lima langkah.

Ia dengan senang melangkah tapi begitu ia berhenti di langkah kelima, tiba-tiba tanah di bawahnya yang tadinya putih berubah warna menjadi hitam.

Dengan sangat cepat petir terbentuk di atas kepalanya dan langsung menyambar tubuhnya hingga tubuhnya hancur dan berserakan kemana-mana.

Kejadian itu langsung membuat wajah semua orang yang melihat menjadi pucat pasi.

Kematian orang itu sangat membekas dipikiran mereka karena bisa saja orang selanjutnya yang akan mati adalah mereka sendiri.

" Giliran selanjutnya, ayo lempar dadunya." Ucap pria penjaga makam sambil tersenyum mengerikan.

1
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Nanik S
Lanjut dan Gas Pooool
Nanik S
Jadi Yang Chen juga tidak tau siapa orang tuanya..
Nanik S
Dibawa kemana Yang Chen
Nanik S
Lanjutkan
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift 🌹 lanjut Up Thor 💪💪
Nanik S
Yang Chen Seraplah Bola api dan petir
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Namanya juga ujian tapi menyerap bola energi Api dan Petir, bila berhasil MC nya memiliki kekuatan yang luar biasa.
Nanik S
Pria Sialan... 🤣🤣🤣 Ujian harus dijalankan agar tidak ditindas
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift ☕ dan 5 gift 🌹 ditunggu kelanjutannya Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Makin mantap 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Nanik S
Semua tertipu dengan kondisi Yang Chen
Nanik S
Yan Chen... yang selalu diremehkan akirnya berhasil dibanding mereka para Jenius
Nanik S
Yang Chen... semoga keberuntunganmu
Nanik S
Keserakahan telah mbutak mata hati sahabat
Nanik S
Keberuntungan apalagi yang mereka dapat
Nanik S
Kalau saling mengutuk.. lalu siapa yang kena kutuk
Nanik S
Lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!