NovelToon NovelToon
Penguasa Yang Sesungguhnya

Penguasa Yang Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:28.8k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

"Cepat cari cucuku, bagaimanapun caranya ,cucu perempuan ku harus berada disini ...." teriak kakek Suhadi pada pengawalnya...setelah mengetahui kebenarannya dan mimpi-mimpi yang selalu menghantuinya.... kemungkinan besar,ia memiliki seorang cucu perempuan yang tersembunyi.
Najwa...., sepupu Rukayyah, gadis belia yang baru lulus SMA dan lulusan terbaik seorang Hafizah ternyata seorang Cucu konglomerat... almarhumah ibunya, tidak mengatakan siapa ayah Najwa. Najwa di titipkan pada kyai Rahman dan istrinya saat Najwa baru di lahirkan, setelah ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.bahkan, Ibu Najwa sendiri tidak mengatakan siapa ayah dari Najwa...namun satu yang perlu Najwa ketahui, ia bukan anak haram, ibunya sempat menikah sirih dan kabur setelah mengetahui bahwa suaminya ternyata menjadikannya istri kedua....





yuk...ikuti cerita nya Saat Najwa bertemu dengan kakek dan ayah kandungnya, serta kehidupan Najwa setelah hidup bersama keluarga ayahnya, sedangkan di sana ada ibu tirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ke-tigabelas

"CUKUP, MAMA!"

Alendra berdiri di sana. Wajahnya gelap, rahangnya mengeras. Ia baru saja pulang dan menyaksikan semuanya. Di belakangnya, Adriansyah juga tampak terpaku, kaget melihat mamanya sekasar itu.... karena selama ini yang mereka tahu, mamanya sangat lembut, itu mengapa saat mengetahui papa nya memiliki wanita lain , bahkan memiliki anak dari wanita lain membuat ke tiga nya terkejut bukan main, shock ,marah, sekaligus kecewa pada papanya, namun bujukan halus dari mamanya membuat mereka membenci Najwa yang tidak salah samasekali. Mereka tidak percaya kalau mama yang baik hati, lembut serta memanjakan anak-anaknya bisa di khianati oleh papanya, ya walaupun mereka tahu,kalau sikap papanya pada mama terkesan dingin,tapi papanya itu tipe penurut, apapun yang namanya ingin kan selalu di penuhi. Tapi mereka melihat dengan mata kepala mereka saat ini, mamanya begitu murka, sedangkan pak Darman tidak tahu, karena setelah menutup pintu mobilnya kembali, ia segera keluar karena akan menjemput tuan besar.

Alendra menghempaskan tangan Monica dengan kasar "Apa Mama sudah hilang akal? Najwa tidak melakukan apa pun yang salah di kampus! Raisa yang memulai keributan itu!". Alendra sadar, Najwa adalah adik kandungnya, Najwa tidak salah di sini, Najwa juga tidak mau di lahirkan dari hubungan yang tidak jelas. Hatinya mulai terketuk untuk menerima adiknya. Alendra merasa kasihan melihat Najwa yang selalu di pojokan.

 "Ma... meskipun Najwa baru di sini, tapi Papa dan Kakek bisa murka kalau tahu Mama main tangan begini." timpal Adriansyah yang berdiri di samping Alendra.

Raisa berlari menghampiri Alendra, mencoba memprovokasi "Kak Alen! Kok malah belain dia sih? Dia udah bikin aku malu di depan temen-temen HI! Dia jahat, Kak!" adu Raisa dengan wajah dibuat-buat sedih...,

" aku mau tahu kak ... Hiks hiks hiks, aku malu, semua orang menertawakan ku, reputasi ku hancur gara-gara dia" tunjuk Raisa berapi-api.

" AKU BENCI KAMU ANAK HARAM, KAU PEMBAWA SIAL , KAU SUDAH MEREBUT KAKEKKU,KAU MEREBUT PAPAKU,DAN SEKARANG KAU AKAN MEREBUT KAKAKKU, KAU JAHAT.... hiks hiks hiks..." teriak Raisa berapi-api.

Najwa mengambil ponselnya yang terjatuh di lantai, membersihkannya dengan ujung gamis, lalu menatap mereka semua satu per satu. Ia menatap Raisa dengan tatapan kasihan, sebuah tatapan yang membuat Raisa merasa sangat kecil.

 "Kak Raisa, kau tidak perlu khawatir, tidak ada perebutan di sini, kalaupun mereka menyayangi ku itu adalah hakku, karena di dalam tubuh ini, mengalir darah mereka... Dan ingat, kecantikan dan posisi itu sementara. Tapi kebenaran akan selalu menemukan jalannya. " ucap Najwa sopan,lalu menoleh ke arah Alendra" Terima kasih, Kak Alen, sudah melerai. "

lalu beralih ke mama tirinya " Tante Monica... saya harap tamparan tadi adalah yang terakhir, karena jika Kakek tahu, saya tidak yakin Tante bisa mempertahankan 'kebahagiaan' yang Tante bangun di rumah ini."

Najwa melangkah pergi masuk kedalam rumahnya dengan kepala tegak, meninggalkan Monica yang gemetar karena ketakutan rahasianya terbongkar, dan Alendra yang menatap punggung adiknya dengan rasa kagum yang semakin tidak terbendung.

***

Malam itu, ruang makan kediaman Suhadi terasa begitu sunyi namun penuh tekanan. Najwa duduk dengan tenang, sesekali merapikan jilbabnya. Luka di sudut bibirnya sudah tidak terlalu nampak berkat salep yang diberikan Alendra secara diam-diam di depan kamar Najwa tadi sore. Alendra hanya memberikan benda itu tanpa kata, namun sorot matanya yang khawatir tak bisa disembunyikan.

Setelah hidangan mewah selesai disantap, Kakek Suhadi meletakkan sendok peraknya ke piring dengan bunyi denting yang tegas, menandakan ada pengumuman penting.

Kakek Suhadi menatap seluruh anggota keluarga dengan wibawa yang tak tergoyahkan "Dengar semuanya. Minggu depan, aku akan mengadakan pesta besar-besaran di hotel kita. Aku akan merayakan ulang tahun Najwa yang ke-18. Sekaligus, ini adalah momen resmi untuk memperkenalkan Najwa kepada kolega bisnis dan dunia sebagai cucu perempuan kesayanganku."

klontang.....

Raisa tanpa sengaja menjatuhkan garpunya ke lantai. Wajahnya pucat pasi, lalu berubah merah padam. Ia menatap Monica dengan mata yang mulai berkaca-kaca karena cemburu.

"Tapi Kek! Ulang tahunku bulan lalu saja hanya dirayakan di rumah ini secara sederhana. Kenapa Najwa harus di hotel mewah dan diperkenalkan ke kolega Kakek? Itu berlebihan!" cibir Raisa tidak terima,ia begitu sangat iri.

Monica berusaha mengatur napasnya yang memburu, jemarinya mencengkeram serbet di bawah meja "Benar, Ayah. Najwa baru saja datang. Bukankah lebih baik kita menjaga privasinya? Dia anak pesantren, mungkin dia akan merasa risih dengan pesta hura-hura seperti itu." timpal Monica menatap lembut Najwa, tatapan yang sangat kentara di buat-buat.

Najwa yang merasa situasi memanas, mencoba bicara dengan nada yang sangat lembut dan rendah hati.

"Maaf sebelumnya, Kek. Najwa sangat menghargai niat baik Kakek, tapi selama di pesantren, Najwa tidak pernah merayakan hari lahir secara khusus. Bagi Najwa, bertambahnya usia adalah waktu untuk bermuhasabah, bukan berpesta. Mungkin sebaiknya uangnya disedekahkan saja..."

Kakek Suhadi mengangkat tangan, memotong perkataan Najwa dengan tegas namun penuh kasih "Tidak ada penolakan, Najwa. Aku tahu hatimu mulia, tapi ini bukan sekadar pesta. Ini adalah pernyataan posisi. Aku ingin semua orang tahu siapa pewaris sah dari garis keturunanku."

Kakek Suhadi kemudian melirik tajam ke arah Monica dan Raisa yang tampak ingin meledak.

"Selama ini, Raisa, Alendra, dan Adriansyah selalu mendapatkan pesta mewah setiap tahun. Tidak ada alasan bagi Najwa untuk tidak mendapatkannya. Justru karena dia sudah lama tidak pernah merasakan nya, sekarang saatnya dia mendapatkan semua yang seharusnya dia miliki sejak dulu." tutur kakek Suhadi dengan tegas.

Monica merasa jantungnya seperti diremas. Kalimat "pewaris sah dari garis keturunanku" benar-benar menghantam telak. Ia tahu betul bahwa jika dunia mengenal Najwa sebagai "cucu kesayangan", maka posisi Raisa yang ia bangun dengan susah payah sebagai "putri satu-satunya" akan hancur lebur.

Alendra tiba-tiba bersuara, membuat semua orang menoleh "Aku setuju dengan Kakek. Najwa perlu dikenal. Aku tidak mau di kampus nanti orang-orang masih berani merendahkannya hanya karena mereka tidak tahu siapa dia sebenarnya." usul Alendra yang mulai terbuka hatinya,dan membuat papa serta sang kakek tersenyum puas.

Raisa menatap Alendra dengan tatapan pengkhianatan yang dalam. "Kak Alen! Kok Kakak malah dukung dia?!"

Adriansyah hanya diam, namun matanya terus memperhatikan Najwa, seolah sedang menimbang-nimbang di mana ia harus berpihak, Adriansyah bingung, Raisa adik kandung kesayangan nya,tapi sekarang takdir berkata lain, ada Najwa yang juga adiknya, darah mereka sama.

Monica melirik Najwa dengan tatapan penuh dendam. Di balik meja, ia menggenggam tangan Raisa, memberikan kode bahwa mereka harus melakukan sesuatu sebelum pesta itu terjadi.

Monica tersenyum sinis dalam hati "Nikmati waktumu sekarang, Najwa. Karena di pesta itu nanti, aku akan memastikan dunia melihatmu bukan sebagai berlian, tapi sebagai sampah yang memalukan keluarga Suhadi."

Najwa hanya bisa tertunduk, hatinya berdegup kencang. Ia tahu, pesta ini bukan hanya sekadar perayaan, tapi awal dari badai yang lebih besar.

1
Yasmin Natasya
blm up thor masih 🙏🤗
juwita
pengabdian apa? yg ada malah ngehabisin harta mrk🤣🤣
@Mita🥰
wah yang nolong si Raisa cari mati
isnaini naini
kbenaran itu ibarat air sesulit apapun psti mbemukan jln...smngt njwa....
Dewi kunti
ILu ap thor
Dewi kunti: weeeeehhh 🤭
total 2 replies
Sri Supriatin
didikan harta n kebencian sdh me darah daging di badan Raisa 🤭 tks upnya Thor 🙏🙏
suti markonah
lanjut thorr💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍👍
suti markonah
hal yg menegangkan akan terjadi lg..kini raisa merasa di atas krna ada ke kayaan ibu kandungnya..tp aku yakin najwa tidak akan pernah terkalahkan..sekali jari najwa menari di atas keyboad perusahan santi gulung tikar😂
irma hidayat
dikasih kesempatan selamat makin kotor hati dan niatmu raisa dasar udah tabiat setan
vivinika ivanayanti
Heemmmm bearti memang Hati Raisa itu yg sakit 🤭🤭
Mundri Astuti
pretlah afkar ..
kan..kan ..belom tau aja emak kandungnya Raisa, anaknya nggigit klo ditolong
Dewi kunti
lha pengabdian,ap yang dihasilkan 🤔🤔🤔🤔🤔
Mundri Astuti
jangan" org tuanya Raisa
Yuli Budi
waduh malah kecolongan 🤦
Yuyun Srie Herawati
apa ini yg di definisi mafia syariah thor
suti markonah
skrg dah bisa komen lg thorrr🤭..kmrn lg layat..maaf curhat
suti markonah
alendra dan adriansyah dapat kejutan bertubi tubi melihat sisi lain dr adiknya najwa yg seharusnya mereka lindungi..tp malah terbalek..malah adiknya yg pegang kendali keluarga suhadi..😂😂😂
suti markonah
mungkinkah raisa sengaja di persiapkan di buang di depan pagar rumah agar bisa masuk di keluarga suhadi oleh musuh ?hmmm penasaran
Sri Supriatin
tkd upnya 👍👍
irma hidayat
lah si iblis raisa ada yg menyelamatkan harusnya membusuk dipenjara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!