NovelToon NovelToon
My Lovely Is A Bad Boy

My Lovely Is A Bad Boy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ins.id

Bisakah seorang bad boy mendapatkan wanita yang ia cintai saat pandangan pertamanya? Bahkan akankah wanita itu memperjuangkan cinta mereka hingga ke jenjang penikahan?

Adriel Dary Raymond, pria tampan yang terkenal dengan julukan bad boy serta sikap cuek dan dinginnya. Tiba-tiba di pertemukan dengan seorang wanita. Jovanka Lovta Orlando, merupakan wanita yang mencuri hati pria bda boy itu. Wanita pindahan ini memiliki paras cantik dengan pesona serta rahasia tak terduga.

Mereka berdua memiliki masa lalu yang menggoreskan rasa trauma akan cinta dalam suatu hubungan. Akankah mereka saling mencintai? Dan apakah mereka bisa melalui badai dan memperjuangkan hubungan cinta mereka?


WARNING !

Maaf karena terdapat kata-kata kasar dan adegan dewasah. Harap bisa lebih bijak untuk membaca, dan yang belum cukup umur jangan baca 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ins.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ARENA

Kali ini Jovanka merasa sangat sedih, bukan karena kekasihnya yang di rayu perempuan lain. Akan tetapi, Jovanka merasa sedih akibat masalahnya dengan Reyhan, ia merasa bersalah karena telah menyakiti sahabat terbaiknya itu.

Aku tau dan sangat paham jika ia mencintai ku dengan sangat, sejak kita duduk di bangku SMP. Aku bukan tak suka padanya, sebenarnya rasa suka pun ada untuknya. Karena ia merupakan tipekel pria baik hati, lembut dan sangat pengertian. Tapi, aku tau jika sahabatku, Alisya, juga mengagumi sosok Reyhan. Sebagai sahabat mereka, aku nggak mungkin mengambil keputusan dengan gegabah dan hanya memikirkan ego pribadiku. Aku tak ingin sampai persahabatan indah ini menjadi hancur tak tersisa.

Bersyukurnya seorang Adriel mau mengerti akan kehidupan Jovanka. Ia tidak seperti pria hidung belang yang terkadang menuntut keinginannya sendiri pada pasangannya. Tapi, Jovanka tetap kesal pada sikap Adriel, dimana sikap mudah percayanya dan membentak pasangan di depan umum.

Enak aja bentak-bentak aku di depan anak-anak. Mentang-mentang aku luluh dan mau jadi pacarnya, dia fikir bisa seenaknya ngebentak aku. Dasar nyebelin! Masak iya aku di bandingin sama Chyntia, si ratu menor. Di kira aku nggak tau, dibalik tenarnya dia sebagai model. Popularitasnya yang baru naik daun itu dikarenakan kelihaiannnya menggoda seorang pria, gumam Jovanka dalam kamarnya.

Namun, Jovanka berharap jika kejujuran Adriel itu benar adanya. Sebab Adriel berkata jika ia dan Chyntia tidak berhubungan lebih. Hanya sekedar teman, tapi karena Chyntia yang memang suka bergelanyut manja pada Adriel. Hingga pria itu pun memanfaatkannya, tapi tidak sampai berhubungan badan.

Namun, akibat rasa trauma Jovanka selama ini, membuatnya selalu takut dan memiliki sedikit rasa tak percaya pada pasangan. Dia pun memerintahkan asisten pribadinya untuk mencari informasi tentang Adriel dan semua wanitanya.

Dan benar saja, Adriel memanglah tidak menjalin hubungan dengan wanita manapun termasuk Chyntia. Adriel hanya menjadikan mereka teman bermain dan ke clubing bersama. Tapi, sejak saat ini Jovanka memang bertekad untuk tidak menjadi wanita polos lagi. Dia akan menghancurkan siapa pun yang merusak kebahagiannya.

Sikap posesif dan overprotektif terkadang juga sering di tunjukkan Adriel kepada Jovanka. Tapi, wanita itu tidak merasa risih, kerena Jovanka berfikir hal itu masih dalam taraf yang normal. Dan Jovanka masih bisa memaklumi hal itu.

Seperti saat ini dimana ponsel Jovanka serasa mau pecah. Akibat pesan dan panggilan Adriel. Ponsel Jovanka selalu bergetar tanpa henti. Jovanka tau jika semua panggilan dan pesan itu berasal dari Adriel. Namun, akibat rasa kesalnya ia sengaja mengabaikan semua pesan dan panggilan dari Adriel.

******

Malam hari di kamar Jovanka

Tok,, tok,,tok,,

"Masuk aja gak pintunya nggak di kunci," teriak Jovanka.

"Hei, Sayangku!" sapa Tasya yang masuk kedalam ruangan Jovanka.

"Kakak? Kapan datangnya? Sejak tadi aku gak liat Kakak," tanya Jovanka.

"Udah dari kemarin, kok. Mmm, Jo, bisakah kakak bertanya sesuatu padamu?" tanya Tasya ragu.

"Ada apa, Kak? Tanya aja kali, Kak. Asal jangan nanyak berapa panjang jalan raya aja, ya. Soalnya aku gak bakalan tau, ha-ha-ha" ucap Jovanka.

"Kamu, tuh, ada-ada aja, sih, Jo. Kakak dengar kamu udah jadian sama Adrie, apa bener?, Dan apa saat ini kalian memiliki sedikit masalah?" tanya Tasya to the point.

"Kenapa, Kak? Dia ngadu sama, Kakak?" tanya Jovanka.

"Nggak, sih, Jo. Dia tuh dari tadi bingung, nelfon kakakmu dan cerita panjang lebar sama kakakmu. Jadi, aku kesini mau minta maaf atas nama dia. Please, maafin sepupu Kakak, ya? Soalnya Kakak gak pernah liat dia hangat banget sama cewek, dia serius banget sama kamu. Mungkin kadang sikapnya agak sedikit kekanakan," ungkap Tasya.

"Iya, Kak, tenang aja! Aku gak marah sama dia, aku cuma kesel banget soalnya dia berani ngebentak aku dan gak percaya sama aku. Aku hanya ngerjain dan ngasih sedikit pelajaran sama dia. Gak apa-apa kan, Kak?" jawab Jovanka.

"Iya, juga, sih! Tapi, asal jangan buat dia sampe patah hati, ya, Jo. Kasian dia, baru kali ini dia serius sampek mau nikahin cewek. Dan bersyukurnya juga cewek itu adalah adik ipar aku yang cantik ini," ucap Tasya.

"Tenang aja,Kak. Aku nggak sejahat itu, omong-omong ini namanya ngerayu, ya, pastinya?" goda Jovanka pada Tasya.

Akhirnya mereka tertawa lepas dan pembicaraan pun usai. Akhirnya, Jovanka memutuskan untuk segera tidur tanpa menengok ponselnya sama sekali.

*********

TENGAH MALAM

Tok,, tok,,tok,,

Siapa, sih? Tengah malem masih ketok-ketok pintu, gerutu Jovanka

"Iya, sebentar!" teriak Jovanka.

"Jo, ponsel kamu mana, sih? Nih, anak-anak pada nelfonin Kakak, tau!" ucap Sebastian .

Ternyata Sebastian yang mengetok pintu tengah malam, sembari memberikan ponselnya pada Jovanka.

"Siapa, si, Kak, yang telfon (meraih ponsel).

Ya, halo? Ada apa, si, Key? Telfon ke nomer aku aja!" perintah Jovanka.

Ponselnya pun langsung berdering, akhirnya Jovanka mengangkat panggilan itu.

"Halo! Apaan, Key? Tengah malem kayak kuntilanak aja kamu, tuh!" ucap Jovanka.

"Eh, Jo, kamu tau nggak? Adriel malam ini mau dateng ke arena lagi!" ujar Key.

"Arena apa? Tinju?" tanya Jovanka.

"Ih, kita gak suka berantem. Kita sukanya balapan, Jovanka. Kamu mau ikut nontonin dia nggak malam ini?" tanya Key.

"Ya, urusan dialah, bodo amat aku sekarang!" jawab Jovanka ketus.

"Kamu tega banget sama dia, Jo. Maafinlah sikap dia, Jo. Dia sedari tadi kayak anak idiot aja, emosinya juga berubah-ubah, ngeri jadinya!" jawab Key.

"Emang pake taruhan? Emang berapa taruhannya? Aku dateng bukan buat kasih semangat dia, tapi aku mau jadi rival dia malam ini, bisa? Bentar lagi aku transfer duitnya, segera kirim nomer rekeningmu, okey!" ujar Jovanka tegas.

"Hah? Serius kamu, Jo?" tanya Key memastikan.

"Jangan nyepelein aku gitu, dong. Begini juga aku lebih pengalamandari kalian! Jadi sharelok aja tempatnya!" perintah Jovanka.

Jovanka pun mematikan sambungan panggilan telfonnya dan tak lama lokasi arena balapan pun sudah di kirim oleh Key. Dengan cepat ia memakai make up tipis di padukan dengan hoodie berwarna silver, sepatu snakers putih, dan jeans yang sedikit robek.

Jovanka pun siap berangkat menggunakan mobil sport berwarna silver. Alasan Jovanka mengikutu taruhan ini, hanya karena ia ingin memberi Adriel pelajaran dan membuatnya mauli karena berani-beraninya dia ikut balapan yang berbahaya itu.

*******

ARENA

"Dimana rival, aku? Katanya ini anak pendatang baru, ya?" tanya Adriel pada Antonio, sembari menyesap rokoknya.

"Itu anaknya di dalem mobil. Tapi, dia minta taruhan duit plus mobil, Bro, gimana?" tanya Rengga.

"Gak masalah! Aku siap, tapi anak itu berani juga baru keliatan langsung nantangin aku, ya?" tanya Adriel.

"Kamu, jangan ngeremehen dia. Jika dia nggak tau kelemahan kamu, dia juga gak bakalan nantangin kamu. Aku aja bakalan naruhin si mobil silver!" jawab Antonio.

"Cuma berdua aja? Bakalan seru, nih! Tapi, perasaan gue kayak pernah liat mobil itu. Tapi dimana, ya?" ucap Adriel.

Teman-teman Adriel mengetahui seseorang yang ada di balik kemudi mobil silver tersebut, terkecuali Adriel. Sebab Jovanka meminta merahasiakan keikutsertaannya dalam balapan malam ini.

Akhirnya Key melambaikan tangan pada mobil silver untuk menempati posisinya. Akhirnya mobil meraka berdua pun nampak bersiap-siap di posisi masing-masing. Dalam hitungan satu, dua, tiga, mereka langsung menginjak pedal gas dan melajukan mobilnya secepat mungkin.

Mobil sport hitam dan silver itu pun saling menyalip dan saling menginjak gas. Namun, manuver serta teknik mengemudi si mobil silver lebih unggul dari pada Adriel. Tak butuh waktu lama, akhirnya pertandingan sengit ini pun di menangkan oleh mobil silver yang di kendarai oleh Jovanka. Jovanka pun langsung bermanuver memotong jalan Adriel di garis finish.

Adriel yang kalah pun kesal dan memukul kemudinya. Dia pun keluar dengan membanting pintu mobilnya. Dan menghampiri mobil silver itu untuk memberikan taruhan dan mengucapkan selamat.

"Keluar! Nih, kunci mobil aku beserta juga duitnya! Selamat!" ucap Adriel kesal dengan menyerahkan mobil dan uangnya secara terpaksa.

"Kalo nggak bisa balapan, jangan sok jago! Gak malu kalah dari cewek?" ucap Jovanka mengejek Adriel dan keluar dari mobilnya.

"Ka-kamu, Yank?" tanya Adriel yang kaget melihat Jovanka di balik kemudi mobil tersebut.

"Jadi begini? Mau sampe kapan begini? Kalo cuma mau mati tinggal bilang aja sama aku, mungkin aku bisa bantu!" jawab Jovanka sinis.

"Nggak, Yank! Maafin aku, aku pun udah lama gak kesini. Malam ini juga karena galau mikirin kamu," jawab Adriel lesu.

"Nah, kenapa malah gara-gara aku? Emang dasarnya kamu aja suka hal begini. Malah make alesan gara-gara aku, pinter banget, ya!" jawab Jovanka.

Rengga dan yang lain hanya bisa tertawa melihat Adriel yang kalah telak dengan Jovanka. Mereka tidak habis fikir seorang Adriel akhirnya bisa takluk dengan gadis seperti Jovanka.

"Pulang sama aku, atau kita putus sampek disini! Oh, ya, mobil dan uang ini tolong disimpen, ya, Kak. Nantu kita adain party, okey!"ujar Jovank pada Adriel dan Antonio.

"Siap, Yank! Aku rela kamu bawa kemana pun. Asal hubungan kita damai kembali," ucap Adriel dengan senyum sumringah.

"Rayuan gombal gak bermutu!" kesal Jovanka.

********

#MAAF YA KALO EPISODE INI AGAK GAK NYAMBUNG. HARAP MAKLUM SOALNYA, MAAF BANGET OTAK LAGI BUNTU, TETEP LIKE COMENT DAN TIP NYA HEHEHHEHEH...KALO BOLEH MINTA VOTE JUGA YAAA BUAT NOVEL INI...MAKASIH

1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Iͫπͧcᷠeᷲsͪ⁴ᵐ❀∂я
ayo donk di selesaikan..bgus loo ini
ꪶꫝ🅘︎𝗇𝖼𝖾𝗌mͫaͧyᷠrᷲaͪ⁴ᵐᏦ͢ᮉ᳟
kk.knp gk up lgi..folback donk kk
Ins_id: ok, done ya🙏 nice to meet you thanks for stopping by
total 1 replies
Elmiah
jilbab sg reyhan aja jgn lagi sama andrian
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Iͫπͧcᷠeᷲsͪ⁴ᵐ❀∂я
ayoo thorr smngat upnya
Rasya Pertiiwii
author khilaf mu sungguh😆
Alif
yeay
mbak i
wuahhhh,,,,,akhirnya setelah seabad menunggu,,,,,makasih thor
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Iͫπͧcᷠeᷲsͪ⁴ᵐ❀∂я
alhamdulillah.....akhirnya up jga...aq dh lama mnungguuu...lamaaa sekali......thorr😭😭😭😭
Kimnoona
akhirnya up juga 😌 setelah sekian lama menunggu 🤧 lanjut thor jangan lama² upnya
Eka Rifqi Saputra
lama gak up...hmpir lupa cerita awal na...
Jevenz 'Venska'
astaga...lama bgt 😭😭
Ayu andira
enak banget ya selingkuh pas ketauan minta balik
Ayu andira
suka suka
Nur Hayati
aq bnr2 sedih bgt thor sampe nangis terus😩😩😩
Nur Hayati
thor kalaupun km jodohkn joe sm jo, mk crikn wanita baik bust andriel, biar mrk bahagia dgn msng2 psanganya
Umminya Fadhilah Fadhilah
Thor lanjut dong season 2 nya
Umminya Fadhilah Fadhilah
menarik
Umminya Fadhilah Fadhilah
menarik
Umminya Fadhilah Fadhilah
masih nyimak
Arum Ndalu
Pertemukan jo ma adriel thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!