NovelToon NovelToon
Ugh ... My Aggressive Bos!

Ugh ... My Aggressive Bos!

Status: tamat
Genre:Tamat / One Night Stand / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor
Popularitas:252.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sheninna Shen

"Hangatkan tubuhku. Only one night."

Sebuah kalimat yang mengubah seluruh kehidupan Leon dan Bianca yang bertemu di Paris secara kebetulan.

Pertemuan singkat yang awalnya sebatas di Paris saja, siapa sangka berlanjut hingga saat keduanya kembali ke Indonesia.

Keduanya dipersatukan dengan status yang berbeda. Atasan dan bawahan. Hal tersebut membuat Leon memanfaatkan wewenangnya untuk bertindak dan bertingkah agresif kepada Bianca yang diam-diam telah mencuri ciuman pertamanya di Paris.

🫧🫧🫧

Halo semua! Ini novel terbaru Kak Shen. Yuk kepoin! 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Si Anak Magang

...“Itu … si anak magang. Dia emang ramah ya? Tapi gue ngerasa nggak nyaman. Kayak munafik gitu loh.” – Ivan...

“Take care, hmm? Jangan nakal selama aku di Amerika,” lirih Leon pelan sembari mengecup lembut dahi Bianca.

Gadis yang seharusnya mengikuti Leon karena sekretaris pribadi pria itu, ia tak bisa pergi karena ada beberapa pekerjaan yang harus ia selesaikan berhubungan dengan Leon.

Sementara Leon di Amerika, Bianca bekerja seperti biasa. Hanya saja, Cindy yang kelakuannya munafik, terus mendekati Bianca dengan memasang wajah polos dan manja seperti tak punya dosa sama sekali.

“Kak!”

Cindy berlari dengan gaya centilnya ke arah Bianca yang baru saja kembali dari bandara sehabis mengantarkan Leon yang harus berangkat ke Amerika pada penerbangan pagi hari. Gadis yang kini magang di Salvatore Group Indonesia dan posisinya berada di bawah pengawasan langsung oleh Alfred, ia bisa dengan leluasa mencari tahu semua tentang Bianca yang duduk bersebelahan dengan Alfred.

“Kak Leon kapan pulang?”

“Belum pasti sih. Soalnya musibah yang di sana—”

“Kakak kok nggak ngikutin Kak Leon sih? Kan Kakak sekretaris pribadinya sekaligus pac— … eh maksud ku sekretaris pribadi. Hehehe.” Cindy menutup mulutnya dengan mata yang ia buat melotot seolah-olah tak sengaja keceplosan.

Akibat dari ucapan Cindy tadi yang cukup keras, membuat beberapa karyawan yang sedang fokus kerja melihat ke arah Cindy dan Bianca secara serentak. Bianca mendadak menggigit bibirnya karena khawatir bahwa karyawan yang di sana mencurigai apa yang diucapkan oleh Cindy.

“Jangan percaya dengan Cindy.”

Ucapan Leon tersebut terus menerus melintasi pikiran Bianca. Hatinya bergejolak dengan perasaan yang tak karuan karena bimbang. Satu sisi, Cindy adalah adik ipar CEO-nya sekaligus keluarga dari pacarnya. Namun, di sisi lain, Leon juga sudah menunjukkan sisi tidak sukanya secara terang-terangan pada gadis itu.

“Leon lebih tau, sebaiknya aku mengikuti apa yang dia katakan,” batin Bianca. Ia mulai bersikap santai namun tetap waspada terhadap tingkah polos Cindy yang cukup mencurigakan.

“Oh iya, nanti kita lanjut ngobrol ya,” ucap Bianca sambil melepaskan tangannya dari rangkulan Cindy secara perlahan, “ada beberapa email urgent yang harus aku balas.”

Cindy memberikan senyuman palsu ke arah Bianca yang secara terang-terangan menunjukkan rasa tidak nyaman dan enggan di dekati. Hal tersebut membuat Cindy semakin gregetan dan ingin segera memberikan pelajaran kepada Bianca.

“Ck! Baru juga pacaran, udah belagu banget!” sungut Cindy dalam hati.

Cindy bergegas menuju pantry dan berniat ingin mengambil minum. Di saat yang sama, Ivan juga sedang berada di sana menyeduh coklat panas.

“Ganteng nih,” pikir Cindy sambil menggigit bibirnya dan menatap postur tubuh Ivan dari atas hingga ke bawah. Matanya menatap nakal dengan gejolak nafsu yang membara di dada.

Leon benar. Cindy bukanlah gadis polos seperti citra yang sudah ia buat di depan umum. Mereka yang tahu betul seperti apa kelakuan Cindy, ia pasti akan merasa jijik dengan piala bergilir yang merupakan hypersexxx tak kenal tempat itu!

“Halo, Kak!” Cindy mendekat ke arah Ivan sambil tersenyum malu-malu. Kemudian ia membawa rambut pirangnya ke belakang daun telinga.

Ivan hanya tersenyum sambil mengangguk tanpa berkata apa-apa.

“Lagi bikin apa?”

Ivan mengangkat cangkir yang berisikan coklat panas ke arah Cindy sembari mengangkat kedua alisnya. Lagi-lagi ia tak bersuara.

“Ughhh ... eskpresinya,” gumam Cindy dalam hati.

“Saya duluan ya,” ucap Ivan ramah dengan suara yang cool. Ia benar-benar tak menunjukkan sisi gemulainya pada Cindy. Andai gadis itu tau bahwa ia adalah pria yang memiliki sisi kewanitaan, pasti gadis itu akan bungkam seribu bahasa.

Ivan melengos meninggalkan Cindy di pantry. Ia bergegas menuju meja kerjanya melewati meja Bianca. Namun, ia mengambil langkah mundur untuk kembali ke arah meja Bianca.

“Bi,” panggil Ivan dengan gaya khasnya yang gemulai sembari tangan kanannya menepuk pelan bahu Bianca.

Saat itu Bianca sedang fokus menatap layar monitor dengan jemari yang tak henti mengetik keyboard. “Hmm?”

“Berenti bentar ih! Ada sesuatu nih,” bisik Ivan.

Bianca menoleh ke arah Ivan. Kemudian menunggu apa yang akan Ivan katakan.

“Itu … si anak magang,” ucap Ivan mulai menjelaskan, “dia emang ramah ya? Tapi gue ngerasa nggak nyaman. Kayak munafik gitu loh.”

“Ekspresinya aja—”

“Ssttt ….” Bianca menghentikan ucapan Ivan karena sadar di sebelahnya sedang ada Alfred.

Padahal, Alfred sama sekali tak tertarik dengan gosip apapun itu. Pasalnya, sebagai seorang sekretaris CEO, pekerjaannya lebih banyak ketimbang Bianca. Bahkan, ia sering lembur jika ia meninggalkan pekerjaannya sebentar saja. Jadi … apapun yang terjadi di sekelilingnya ‘kecuali hal penting’, ia tak akan peduli.

“Dinding bertelinga loh,” bisik Bianca pelan sembari matanya berkeliling menatap sekitar, “gitu-gitu dia adik iparnya Pak Rein.”

...🫧🫧🫧...

...BERSAMBUNG…...

1
Andriyati
bodoh aja terus
Karolina Amul
terima kasih thor untuk karya nya
semangat terus🥰💪
Rabiatul Addawiyah
Trims thor utk novelnya
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Rabiatul Addawiyah
nikmati hasil perbuatanmu jalang
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor..
Rita
alhamdulillah
Rita
bos e ngerti asisten nya Jones mknya dicariin jodoh🤭
Rita
😂😂😂😂😂😅bos semena2
Rita
nasib dan takdir mu ditangan othor
Rita
coba aja klo berani
Rita
tuh ditegesin
Rita
ngarep
Rita
tergantung mood
Rita
sabar bang sabar hadeuh br ketok palu jd curiga ketok palu apa ketok kepala
Rita
hmmmmmm
Rita
tuh pilihan mu
Rita
nyicil Rein hmmmm
Sheninna Shen: nyicil sekalian icip 🤣
total 1 replies
Rita
wahhh alhamdulillah bisa lanjut lg
Sheninna Shen: hihihi. makasi udah setia 🥰
total 1 replies
Rita
lupa ceritanya pas baca yg sebelumnya oalahhhh
Sheninna Shen: maaf ya kakak :(
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!