Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.
Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 5
Kediaman jenderal Lin langsung heboh saat melihat Lin Yexue kembali pulang dalam keadaan terluka lagi. Ia baru saja pulih kemarin dan hari ini ia kembali terluka .
"Astaga tuan muda ke enam, kenapa tuan muda bisa terluka lagi ?. Siapa yang melukai tuan muda ?. Biarkan saya lihat seberapa parah luka tuan muda? . " Pelayan Lin Yexue langsung menyongsong kedatangannya dengan penuh kekhawatiran.
Melihat tatapan penuh kekhawatiran pelayan itu Lin Yexue tersenyum dan berkata " Paman Yu jangan khawatir, aku baik-baik saja. Ini hanya luka bakar ringan."
" Ini bukan luka bakar ringan, seluruh lengan tuan muda terbakar . " seru Paman Yu khawatir .
" Tidak apa-apa, tidak terlalu sakit. Nanti aku akan meminta pelayan mengoleskan salep obat. " Lin Yexue menghiburnya.
Meskipun orang luar selalu menyebut Lin Yexue sampah tak berguna, tidak ada satupun orang di kediaman jenderal Lin meremehkan atau membencinya. Mereka malah merasa kasihan padanya karena tidak bisa berkultivasi.
Kakeknya , saudara-saudaranya bahkan para pelayan dan penjaga semua mengasihinya dan memperlakukan Lin Yexue dengan baik. Sayang sekali pemilik tubuh tidak tahu diri dan malah berulangkali menyakiti orang - orang yang menyayanginya.
" Baiklah tuan muda, mintalah pada pelayan untuk mengobatimu dulu, aku akan memberitahu jenderal dan membawa obat yang lebih bagus. "
Lin Yexue hanya mengangguk. Lagipula obat termahal di kediaman jenderal sudah diminumnya kemarin untuk memulihkan tubuhnya, memangnya ada obat yang lebih baik lagi sekarang?. Lin Yexue segera kembali ke halaman kediamannya.
Lin Yexue hanya memiliki sedikit pelayan di halaman kediamannya. Selain dua pelayan Ruo Ling dan Su Yin yang ada sejak hari pertama dia sadar dari pingsannya , hanya ada dua juru masak.
Mereka terkejut melihat Lin Yexue terluka lagi , namun tanpa banyak tanya mereka segera mengobati luka Lin Yexue dengan cekatan. Melihat gerakannya yang terampil sepertinya mereka sudah terbiasa membalut luka di tubuh Lin Yexue sebelumnya. Bisa dibayangkan berapa banyak tubuh ini terluka sebelumnya.
Setelah selesai mengobati , Ruo Ling memberi Lin Yexue pil untuk diminum, sayangnya itu hanya pil tingkat rendah dan tidak berguna sama sekali.
Jenderal Lin Zenguo begitu mendengar laporan paman Yu bahwa Lin Yexue terluka lagi bergegas segera datang. Melihat luka bakar di lengan Lin Yexue ia merasa sedih sekaligus marah.
" Kenapa kau keluar sendirian lagi ?! "
" Kakek... " Lin Yexue melihat kakeknya yang marah karena khawatir menarik lengan baju kakeknya mencoba bersikap manja.
" Maafkan aku kakek, aku hanya ingin jalan-jalan. Tapi aku tidak menyangka malah bertemu orang yang memukuliku tempo hari. Jadi aku memberinya pelajaran dan menghancurkan meridiannya, membuatnya menjadi orang cacat yang tidak akan bisa berkultivasi lagi seumur hidup. Dibandingkan dia keadaanku sudah jauh lebih baik. Aku akan sembuh hanya dalam beberapa hari."
Meskipun ia belum pernah mengalami luka bakar sebelumnya, namun di kehidupan sebelumnya Lin Yexue telah mengalami banyak luka . Mulai dari luka tembak dan luka tusuk, luka seperti ini bukan hal besar baginya. Paling hanya akan meninggalkan bekas tak sedap di pandang.
Melihat Lin Yexue yang tidak menangis dan meributkan lukanya seperti sebelumnya, Jenderal Lin Zenguo menarik nafas lega. Ia kemudian mengeluarkan pil dari sebuah botol lalu memberikannya pada Lin Yexue.
" Ini pil yang aku dapatkan dengan guru Liu kemarin. Cepat minum. "
" Kakek, lukaku ini tidak serius . Akan sembuh hanya dalam beberapa hari. Pil ini sangat berharga, sebaiknya kita simpan jika lain kali kita lebih membutuhkannya." Lin Yexue menolak.
" Apa maksudmu tidak serius? . Seluruh lenganmu terkena luka bakar. Kediaman kita Kediaman Jenderal yang terhormat, masa begitu pelit hanya dengan satu pil. Ayo cepat minum agar kau segera sembuh." Jenderal Lin Zenguo menyuruh Lin Yexue dengan tegas.
Lin Yexue tak menolak lagi dan segera menelan pil itu . Meski rasanya pahit tapi hatinya terasa manis.
Dikehidupan sebelumnya ia adalah seorang yatim piatu yang dibesarkan dan dilatih oleh organisasi hitam. Tidak ada seorangpun yang benar-benar peduli padanya dan memberinya kasih sayang. Ia tak menyangka dikehidupan ini , ia dapat merasakan kasih sayang dan perhatian keluarga .
Kakek, mulai sekarang kau adalah kakekku. Gumam Lin Yexue dalam hati.
"Haha , adik ke enam sepertinya sekarang sudah dewasa, sudah pandai menghibur kakek. " Tiba-tiba terdengar suara tawa dari luar di ikuti lima orang pemuda tampan masuk ke dalam . Mereka adalah tuan muda keluarga jenderal Lin.
Mereka adalah Tuan muda pertama Lin Zenyu yang dingin dan selalu serius, berusia tiga puluh tahun . Seorang master spiritual tingkat sembilan. Tuan muda kedua Lin Jinhao berumur dua puluh tujuh tahun ,dia selalu sombong dan Flamboyan tapi sangat baik kepada Lin Yexue adalah master spiritual tingkat lima. Begitu juga Tuan muda ketiga Lin Yichen yang berumur dua puluh tiga tahun adalah master spiritual tingkat lima merupakan ahli strategi selalu memberikan ide-ide dan taktik dalam keluarga Lin. Tuan Muda ke empat Lin Shaofeng seorang petarung handal meski baru tingkat tiga tapi bakatnya luar biasa di usianya yang baru sembilan belas tahun, sementara Tuan muda ke lima Lin Xuanrui yang berusia tujuh belas tahun adalah master spiritual tingkat satu tapi adalah jenius tersembunyi dalam keluarga Lin .
Mereka semua sempurna , tampan dan memiliki keunggulan masing-masing, hanya dirinya Lin Yexue yang sampah. Hufft , mau tak mau Lin Yexue mendesah dalam hati.
Yang barusan berbicara adalah Lin Jinhao Tuan muda kedua.
" Kakak pertama, kakak kedua, kakak ketiga, kakak keempat, kakak kelima . Mengapa kalian datang bersama-sama? " tanya Lin Yexue senang.
" Kami mendengar kau dipukuli, jadi kami segera pulang. Kebetulan saja kami sampai hampir bersamaan. Apa kau baik-baik saja? Bagaimana keadaanmu? " Tanya Lin Zenyu menunjukkan kekhawatirannya.
Mereka semua ada diluar kota dan bergegas kembali pulang saat mendengar Lin Yexue terluka parah. Hati Lin Yexue makin menghangat . Dia menggeleng " Sekarang aku baik-baik saja, pil yang diberikan kakek sangat ampuh ."
" Kakek , apakah kakek membeli obat dari Alkemis ? " tanya Lin Jinhao .
" Ya , kakek pergi menemui guru Liu dan berhasil mendapatkan pil regenerasi otot tingkat tiga."
" Bukankah orang itu sudah lama mengincar ginseng keluarga kita yang berusia dua ratus tahun. ?. Apa kakek menukar pil dengan ginseng kita ? " tanya Lin Zenyu yang selama ini mengatur keuangan dan harta keluarga Lin.
Lin Zenguo mengangguk " Guru Liu mengatakan susah membuat pil tingkat tiga dan dia tidak punya banyak. Guru Liu meminta untuk menukar pil dengan ginseng milik kita, karena keadaan mendesak jadi kakek menyetujuinya. "
" Wah Guru Liu benar-benar pandai memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Satu pil tingkat tiga harganya sekitar tiga puluh koin emas , sementara ginseng dua ratus tahun harganya sekitar delapan puluh koin emas. Tapi menukarnya demi nyawa adik ke enam itu sudah sepadan ." Ujar Lin Yichen tanpa menunjukkan penyesalan sama sekali.
" Benar sekali, asal adik keenam selamat, ginseng itu bukan apa-apa" timpal Lin Xuanrui
Lin Yexue hanya menghela nafas dalam hati mendengar kata-kata para tuan muda keluarga Lin itu. Mereka dengan santai menyebutkan harga ramuan dan pil senilan puluhan koin emas tanpa merasa sayang sekali kehilangan sekian banyak koin emas. Menunjukkan betapa sayangnya mereka pada pemilik tubuh ini.
Mata uang di sini adalah koin emas, perak dan tembaga. Koin emas hanya dimiliki kaum tingkat atas. Rakyat jelata hanya punya koin tembaga dan perak. Satu koin emas setara dengan seratus koin perak.
Tiga puluh koin emas sudah bisa menghidupi keluarga biasa beranggotakan lima sampai enam orang selama setahun. Tapi mereka sama sekali tidak memperhitungkannya dan tidak menganggapnya masalah sama sekali.
"Adik ke enam katakan pada kami, siapa yang berani memukulimu? Kami akan membalas dendam. " Ujar Lin Shaofeng tak kuasa menahan rasa geramnya.
"Benar katakan pada kami , siapa yang telah memukulimu ? . Kami pasti akan membuatnya merasakan pembalasan berkali lipat . " timpal Lin Jinhao.