NovelToon NovelToon
Suamiku Mafia Kejam

Suamiku Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikahmuda / CEO / Beda Usia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:650.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Senja

"Lepaskan aku, dasar pemaksa!" Nayla.

"Seharusnya kau senang karena menikah dengan pria tampan, kaya dan mapan sepertiku!" Reinhard.

Nayla, gadis polos dari desa yang terpaksa menikah dengan seorang mafia kejam, psikopat dan menyebalkan demi membayar hutang kedua orangtuanya.

Namun siapa sangka di balik sikap kejam Reinhard, pria itu menyembunyikan banyak luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Mendengar kalimat pengakuan cinta dari Nayla membuat Rein langsung berlari masuk ke kamar mandi dan mengunci pintunya dari dalam sana.

Ia merasa gugup dan juga bahagia. Akhirnya kalimat yang paling ia tunggu keluar juga dari bibir sang istri.

"Aku tidak salah dengar 'kan tadi? Dia bilang mencintaiku?" senyum-senyum sendiri seperti orang gila dan menatap dirinya di cermin. "Aku juga sangat mencintaimu, Nayla."

Hampir satu jam Rein berada di dalam kamar mandi, membuat Nayla merasa cemas dan khawatir. Sebenarnya apa yang dilakukan dirinya di salam sana.

"Apa aku salah bicara tadi, sampai membuatnya shock dan masuk ke dalam sana." Nayla terus merutuki kebodohannya sendiri. Ia memanggil Mike untuk meminta bantuan pada pria itu.

"Apa ada masalah Nona?" tanya Mark yang saat ini sudah berada di depan pintu kamar mereka. Mark melihat ke dalam, ia berpikir kalau Nayla pasti sedang mencari tuan Rein.

"Mark, sebenarnya aku--"

"Maaf Nona, saya tidak sedang bersama tuan Rein. Bukankah tadi Tuan bersama dengan anda?"

"Kenapa kau selalu menyela ucapan ku! Aku memanggilmu bukan untuk mencari keberadaan suamiku! Tapi aku..." Nayla tidak melanjutkan kalimatnya. Haruskah ia mengatakan semuanya pada Mark?

"Katakan saja Nona jika ada yang mengganjal di hati anda, saya dengan senang hati bersedia membantu." Mark menatap serius ke arah Nayla yang saat ini sedang terlihat gugup. "Dia seperti akan menyatakan cinta saja pada seseorang!" ucapnya namun dalam hati.

"Begini Mark, tadi aku mengatakan pada suamiku kalau aku mencintainya. Lalu dia tidak menjawabnya dan malah masuk ke dalam kamar mandi. Bahkan belum keluar sampai sekarang," ucapnya.

"What?! Nona menyatakan cinta dan tuan berlari masuk ke kamar mandi?" tanya Mark mengulang ucapan Nayla.

Nayla mengangguk lemas, lalu menyandarkan tubuhnya di dinding. "Apa dia tidak mencintaiku Mark? Ataukah dia masih membenciku yang dulu sering bersikap kasar padanya?"

Mark menahan tawanya mati-matian melihat tingkah Nayla dan Reinhard. Mereka mirip sekali seperti remaja yang sedang jatuh cinta tapi sedang terlibat ke salah pahaman.

Ia juga bisa membayangkan bagaimana ekspresi wajah Rein saat ini. Karena momen seperti ini adalah yang paling Rein tunggu sejak kemarin.

"Mark, aku sedang bertanya! Bukan untuk melihatmu diam begini! Kalau kau tidak punya solusi lebih baik keluar sana!" usir Nayla. Ia merasa kesal karena di acuhkan oleh pria berkepala sedikit plontos itu.

"Maafkan saya Nona sebenarnya--"

Ceklek!

Pintu kamar mandi terbuka, Rein keluar dengan wajah datar dan dingin nya, menghampiri mereka berdua.

"Apa kalian sudah selesai bicara?!" Rein melirik tajam Mark.

"Sudah Tuan, kalau begitu saya permisi," jawabnya langsung kabur dari sana sebelum jadi santapan empuk Rein.

"Hei tunggu! Aku belum selesai bicara!" teriak Nayla.

Greb.

Rein menahan pinggang istrinya dan menarik wanita itu ke dalam pelukannya. "Mau kemana, hum? Kau memilih si botak itu daripada suamimu yang tampan ini?"

"Rein, ada apa denganmu. Lepaskan!"

"Tidak, sebelum kau memuaskan ku!" Rein membopong Nayla dan menidurkannya perlahan di atas tempat tidur lalu mengungkungnya.

Di tatapnya wajah Nayla yang semakin hari semakin terlihat cantik dan menggoda di matanya.

"Jangan menatapku seperti itu." Nayla memalingkan wajahnya.

Rein tak menghiraukan ucapan Nayla, ia menarik ke atas gaun yang Nayla kenakan dan memberi kecupan di perutnya.

"Hentikan Rein, geli. Ahh!" satu desahaan lolos dari bibi Nayla saat Rein mulai bermain lembut dengan lidahnya di bawah sana. Mengobrak-abrik bagian sensitif Nayla.

Entah sejak kapan, kedua tubuh mereka sudah polos tanpa sehelai benangpun yang menutupi.

"Kau menyukainya 'kan?" Rein membuka lebar kedua kaki Nayla dan mengarahkan senjatanya yang sudah mengeras sejak tadi.

"Ahhh!" lenguuh keduanya bersamaan saat penyatuan itu terjadi.

Rein terus menggerakkan pinggangnya, sedangkan Nayla hanya bisa pasrah di bawah kungkungan pria yang saat ini sedang menikmati dirinya.

*****

Di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah mansion mewah, terlihat seorang pria sedang duduk dan menikmati secangkir kopi panas.

"Apa kalian sudah menemukannya?" tanya pria tersebut pada salah satu anak buahnya.

"Maafkan kami Tuan, sampai saat ini identitas nona muda belum bisa di lacak. Mereka sepertinya sengaja memalsukan dan menyembunyikan nona."

Prang!

Pria tersebut melempar cangkir yang berada di tangan kanannya ke lantai, hingga hancur berkeping-keping.

"Bodoh! Bertahun-tahun kalian mencari, tapi sama sekali tidak ada hasilnya. Percuma aku membayar kalian! Tidak becus sama sekali!" pria tersebut mengeraskan rahangnya dan beranjak dari tempat duduk. "Aku sudah tidak membutuhkan orang seperti kalian!"

Pria itu mengarahkan senjatanya. Namun, belum sempat ia menarik pelatuknya, salah satu pelayan berjalan mendekat dan berbisik.

"Wanita itu sudah sadar, Tuan," ucap pelayan tersebut.

"Kalian masih selamat untuk hari ini, tapi tidak besok! Cari dan dapatkan adikku dalam keadaan selamat, lalu bawa padaku!" perintahnya.

"Baik Tuan!"

"Akhirnya wanita itu sadar juga," gumamnya seraya pergi ke kamar dimana wanita tersebut berada.

1
susumelown
Kecewa
susumelown
Buruk
Anadinasti Hakim
Lumayan
Yundari Gayosa
Luar biasa
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂😂😂😂🤭
Dyah Oktina
iya maklum...luna.. yg damian tahu kamu sdh.mati saat kecil & organ tubuhmu sdh d berikan k nayla
Dyah Oktina
lah pantes aja calon anakmu cacat.. bapaknya sadis kla menghukum orang.. ngak kira2..
Dyah Oktina
ih....emang pintu kamarnya ngak d tutup.. bikin malu.. is kalian bercumbu d tonton orang lain ...malu dong walaupun suami istri
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
aduh...mark.. 🤭
Dyah Oktina
kan lagi d gedong model karung jd kepalanya ada d belakang...mana bisa lihat senyum rain..🤭
Luh Putu Sariani
Buruk
Nania Nia
Luar biasa
Rika Baril
kisah kakek neneknya nathan
zena
thor apanya yg cacat? anu nya kah?🫢
Mahanie Mutalib
Luar biasa
ØÝ
kebalik morning kiss bukan kiss morning
kyo
Luar biasa
Hari Saktiawan
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Violet_violeta
mama Clara anakmu menderita😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!