NovelToon NovelToon
Terperangkap Cinta Masa Lalu

Terperangkap Cinta Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Cerai / Pelakor / Tamat
Popularitas:57.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Hati Fitri masih terikat oleh cinta di masa lalunya meskipun dia sudah memiliki suami.

Cinta di masa lalunya menjadi musibah terbesar dalam rumah tangganya, dan musibah itu membuat rumah tangga Fitri hancur berantakan.

Sanggupkah Fitri mempertahankan rumah tangganya atau dia akan kembali ke masa lalunya?

Lanjut baca ya di karyaku ini🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

"Dek, apakah kamu yakin dengan keputusanmu?" tanya Dina mengkhawatirkan nasib adik bungsunya.

Dina tidak yakin dengan ucapan Dimas, karena selama ini dia sudah melihat bagaiman Dimas memperlakukan adiknya.

Saat mereka masih tinggal di desa, Fitri selalu ikut membantu mencari untuk untuk memenuhi kehidupan mereka, bahkan di saat itu Dina selalu membantu keuangan mereka.

Ha itu membuat Dina khawatir Dimas tak akan pernah berubah.

"Sebenarnya aku masih ragu dengan kesungguhan Bang Dimas, Kak. Aku melakukan hal ini demi Rasya." Fitri menatap kosong ke depan.

"Nah itu, Dek. Aku sama Riyan keberatan dengan keputusanmu," ujar Dina jujur.

Dina masih berusaha untuk membujuk adiknya untuk menolak ajakan Dimas.

"Kak, untuk kali ini aku akan mengikuti Bang Dimas, tapi jika dia memang tidak berubah. Aku akan kembali ke sini untuk mulai menjalani hidupku," ujar Fitri.

Kali ini memberi kesempatan terakhir pada Dimas, karena baginya setiap manusia itu adalah tempatnya salah. Tidak ada manusia yang sempurna di atas bumi ini, jadi Fitri berniat untuk memaafkan suaminya serta memberi kesempatan untuk berubah.

Fitri berharap rumah tangganya akan menjadi lebih baik setelah ini.

"Ya udah, kalau itu sudah menjadi keputusanmu. Semoga setelah ini Dimas benar-benar berubah dan rumah tangga kalian menjadi lebih baik," ujar Dina pasrah.

Kali ini dia tidak bisa membujuk adiknya, sama seperti halnya tiga tahun silam. Di saat adiknya mengambil keputusan untuk pindah ke desa tempat kedua orang tua Dimas tinggal.

Setelah itu mereka pun keluar dari dapur dan melangkah menuju ruang keluarga.

"Ini, Bang kopinya," ujar Fitri memberikan segelas kopi pada Riyan.

"Makasih ya, Dek," ucap Riyan.

Riyan menyesap kopi yang dibuat oleh Fitri.

"Bagaimana kalau kalian pindah ke sini, nanti aku akan Carikan pekerjaan buat kamu, Fit." Tiba-tiba Riyan menyampaikan idenya.

"Ayah juga setuju," ujar Pak Rahim mendukung usulan dari Riyan.

Dimas tampak berpikir untuk menolak tawaran dari Riyan, dia tidak mungkin menerima tawaran itu karena saat ini dia sudah menikah dengan Susi.

Jika dia tinggal di rumah mertuanya, maka dia tidak akan bisa membalas rasa sakit dikhianati oleh istrinya itu.

Dimas masih saja diam.

"Bagaimana, Bang? Lagian di rumah ini cuma tinggal ayah, sekaligus aku bisa ngerawat ayah, Bang," ujar Fitri setuju dengan usulan Riyan.

Bagi Fitri di mana pun mereka berada itu tidak akan menjadi masalah karena saat ini Fitri bisa bekerja tanpa terikat dengan siapapun.

Dia masih bisa menghasilkan uang dari jerih payahnya menulis novel online.

"Tidak bisa, Fit. Aku kan sedang mengajar di sana, kalau kita pindah ke sini bagaimana dengan pekerjaanku di sana," bantah Dimas.

Dimas berbohong akan alasannya yang masih mengajar, padahal dia sudah diberhentikan oleh pihak sekolah karena tindakannya dengan Susi.

"Maaf, Bang. Saat ini aku sedang membangun kebun untuk masa depan kami, jika aku tinggalkan kebun itu maka usaha yang sudah aku lakukan selama 3 tahun ini akan sia-sia." Dimas menyampaikan alasannya tidak bisa menerima tawaran dari Riyan.

"Padahal aku sudah senang dengan keberadaan Fitri di sini, sehingga kami tidak lagi perlu mengkhawatirkan keadaan ayah seorang diri di sini," ujar Dina menyampaikan pendapatnya.

"Entah, aku ingin sekali tetap tinggal di sini bersama ayah, tapi tempat istri Sholehah itu adalah tindih pada suami," lirih Fitri memohon kepada keluarganya untuk mengabulkan permintaan suaminya.

Fitri juga berharap dua kakaknya mengerti masalah ketaatan yang selalu dipegang teguh oleh Fitri yakni istri harus taat dengan perintah suaminya.

"Ya sudah, kalau begitu. Ayah tidak ingin menjadi alasan bagimu untuk menentang keinginan suamimu," ujar Pak Rahim kesal.

Akhirnya mereka pasrah dengan keputusan Fitri, mereka tidak bisa lagi berbuat apa-apa.

"Oh, iya satu hal yang harus kamu ingat, selama kalian berada di desa Dimas, kalian harus tetap saling berkomunikasi, jangan seperti sebelumnya," ujar Dina mengingatkan adiknya.

"Baik, Kak. Aku janji akan memberi peluang buat Fitri untuk berkomunikasi dengan keluarganya di sini, sebelumnya kami tidak pernah berkomunikasi karena kami tidak punya pulsa untuk menghubungi kalian," ujar Dimas berkilah memberi alasan.

"Ya sudah kalau begitu," ujar Dina.

Setelah itu, mereka mengobrol singkat hingga Riyan dan Dina minta pamit pulang.

****

"Fitri itu kenapa, sih?" tanya Riyan saat mereka sudah berada di jalan pulang.

Riyan yang sedang mengendarai mobil mulai membuka topik pembicaraan.

"Iya, nih. Kenapa ya, Fitri masih tetap teguh dengan keputusannya untuk ikut dengan Dimas?" ujar Dina kesal.

Dia tidak bisa membujuk adiknya untuk tidak percaya kepada suaminya yang jelas-jelas sudah menyakitinya.

"Fitri itu terlalu cinta atau terlalu bodoh sih, Kak?" Riyan terlihat kesal.

"Aku juga tidak mengerti," ujar Dina sambil mengangkat bahu.

"Seharusnya tadi aku habisi saja dia, biar dia tidak bisa lagi menyakiti Fitri," ujar Riyan kesal.

"Istighfar, Dek. Nanti kamu malah masuk penjara, lho," ujar Dina.

Kakak dan adik itu terus berbicara membahas adik bungsu mereka.

Kedatangan Fitri kembali ke rumah membuat mereka sangat senang, setelah 3 tahun mereka tidak berkomunikasi sama sekali.

"Saat ini kita hanya bisa mendo'akan yang terbaik buat Fitri, semoga untuk ke depannya rumah tangga lebih baik dari yang sebelumnya," ujar Dina pasrah.

"Ya, cuma itu yang bisa kita lakukan saat ini, Kak," balas Riyan.

Dia masih fokus mengendarai mobilnya, awalnya Riyan dan Dina ingin menginap di rumah orang tua mereka, tapi melihat keberadaan Dimas di sana membuat mereka memilih untuk kembali ke rumah masing-masing.

****

Keesokan paginya sesudah subuh, Riyan dan Dina sudah berada di rumah kedua orang tua mereka.

Mereka akan membantu mengantarkan Fitri dan Dimas ke loket bus agar mereka tidak perlu susah payah memesan taksi lagi.

Saat subuh, Fitri sudah menyiapkan barang-barang miliknya dan Rasya.

Dimas sangat senang dengan apa yang sudah didapatkannya, di dalam pikirannya saat ini adalah meyiapkan berbagai rencana untuk menyiksa Fitri di kampung halamannya.

Setelah barang-barang Fitri siap, Fitri pun berpamitan dengan ayahnya.

Pak Rahim sangat sedih dengan kepergian putri bungsunya. Baru saja dia bertemu dengan putrinya dan sekarang dia kembali pergi mengikuti perintah dari suaminya.

"Yah, aku cuma pergi ke desa bang Dimas. Kalau ayah kangen sama aku, ayah bisa hubungi aku," ujar Fitri meminta pengertian dari pria yang sudah membesarkan dirinya.

"Kamu hati-hati di sana ya, Nak. Kalau ada masalah apa-apa kamu langsung hubungi kami di sini, Kamu masih memiliki keluarga. Apa pun yang terjadi kami akan selalu membantumu," ujar Pak Rahim sebelum putrinya meninggalkan rumahnya.

Bersambung...

1
Yulay Yuli
lah... blm jadi ama Rayhan si fitri. blm bahagia udh abis aja thour. tambah part thour
Yulay Yuli
jodohin thour fitri sama Rayhan
Yulay Yuli
dodol....dodol fitri, istikhara dulu donk. main iya aja /Curse/
Yulay Yuli
semangat fit
Yulay Yuli
/Sob/
Yulay Yuli
bikin Dimas nysel thour. pisahin aja thour
Yulay Yuli
emosi kayanya ama Dimas, bini diperkaos /Grin/
Yulay Yuli
kompor meleduknya bapaknya Dimas ini, seneng ama mantu /Facepalm/
Yulay Yuli
ibunya Fitri egois sih, cuma gara² pendidikan aja menetang hubungan Futri sama Rayhan. engga taunya yg berpendidikan malah ahlaknya 0. belum dicari tau istri selingkuh atau engga malah mau menang sendiri. udh pny bpk mertua bobrok. emosi saya. kl saya ada diposisi fitri y jgn disalahin kl belok ama mantan . ya balik lagi kalau bukan jodoh mau dibilang apa /Cry/
Yulay Yuli
b*go Dimas
Rini Haryati
bagus
sukses
semangat
mksh
mantap
💙 Ɯιʅԃα 🦅™📴
Akhirnya Ending yang jahat merasakan karmanya
Rika HR
mungkin nanti ada season 2ya ukhti
chayo 👍👍👍
Kang cilok: Mampir kak ke hantu tampan 😄
total 1 replies
yeni thomas
yaaaahhhh tamat
bagaimna kisah fitri dan reyhan thor
yeni thomas: thor kejam
padahal awak nunggu kisahnya😢
total 2 replies
Itin
Menaburlah yang baik supaya bisa menikmati hasil yang baik.
melakukan keburukan akan menerima ganjaran yg buruk juga.
Alfrida Mande
selamat berjuang sama Dimas pak Arif, mungkin karma udah menjemput kalian berdua wkwkwkw 😀🤭
Alfrida Mande
Smoga saja jodoh, Fitri sama Reyhan.....
Rika HR
semangat up ukhti
ditunggu kelanjutannya
Alfrida Mande
smoga Fitri bisa cerai sama Dimas
Alfrida Mande
kapok emang enak ditinggal istri pertama,... Smoga aja Fitri cepat dapat jodoh ya 🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!