NovelToon NovelToon
Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Terjebak BI*Rahi Duda Gila

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat / Badboy / Duda / Percintaan Konglomerat
Popularitas:85.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nila KingShop Wati

Dia tidak berfikir untuk menikah lagi setelah menduda, dibandingkan terjebak urusan wanita dia lebih suka sibuk dengan pekerjaan nya dan PR lainnya.
Dia tidak gampang tergoda dengan perempuan manapun selama ini, meskipun banyak yang mencoba menggoda nya nyata tidak ada satu perempuan pun mampu membuat dia merasakan sesuatu yang luar biasa, apalagi urusan mama nya yang belakangan begitu membuat dia sakit kepala hingga dia terpaksa berulang kali Menukar asisten pribadi nya.
Hingga akhirnya siapa sangka satu perempuan membuat dunia nya jungkir balik, bahkan perempuan itu mampu menghidupkan sesuatu yg telah lama mati didalam dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nila KingShop Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elegant dan cantik

Hah....!.

Indri mendengus sejenak saat mendengar ucapan Mama Reno.

Brakkkkkk

Terdengar suara meja makan di gebrak dengan kekuatan sepenuh tenaga.

Bisa dilihat seluruh isi meja makan melompat keatas, baik gelas, piring, makanan, sendok, garpu dan semua tempat makan tampak berterbangan kemana-mana.

Seketika Indri melempar makanan penutup kewajah Mama Reno saat ini juga, dia begitu marah dan kesal mendengar pernyataan wanita tua itu.

"Yakkkk....dasar wanita sialan"

Seketika suara Indri memecah ruangan.

Bagaikan gerakan slow motion semua orang terlihat terkejut, memundur kan tubuh mereka masing-masing ke dinding kursi.

Bisa di lihat bagaimana semua orang memandang jijik dan terkejut dengan kelakuan kampungan Indri.

Srrtttttt

Seketika seperti gerakan kaset kusut semua kembali ke tempat asal nya semula.

Fuhhhhh.

Indri menghela pelan nafas nya.

Kenyataan tadi hanya imajinasi tidak mendasar nya, dia hanya berkhayal bagaimana jika kelakuan nya semengerikan itu.

Benar-benar terlihat tidak ber martabat dan sangat kampungan.

Oh god, aku Cukup tidak percaya jika wanita tua bau bangkai bisa bicara begitu, jika aku melakukan hal yang sama bukan kah aku jauh lebih kampungan dari wanita mengerikan itu?.

Sabar.. sabar... Indri, orang sabar muka nya dijamin tidak akan melebar.

Batin Indri dalam hati.

Seketika gadis itu menggeleng kan kepalanya.

Indri fikir bagaikan imajinasi awal nya tadi rasanya ingin sekali dia melempar gelas yang ada dihadapan nya itu atau bahkan menyumpal mulut wanita tua itu dengan sendok dan garpu makan yang ada di tangan nya.

Tapi dia jelas mengurungkan semua niat nya.

Seketika bola mata Indri menatap kearah Mama Reno, Abizard tampak ingin bicara dengan kemarahan nya, tapi Indri dengan cepat berkata.

"Memang nya kenapa jika aku terlahir miskin, Tante?"

Tanya Indri sambil menatap wajah wanita di hadapannya itu.

Mendengar jawaban Indri seketika Mama Reno memasang muka masam.

"Apa?"

Tanya wanita itu sambil mendengus tidak percaya.

"Tapi bukan kah kita sejatinya tidak memiliki apa-apa? bukankah semua orang ketika lahir tidak menggunakan apa-apa?".

Indri bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.

"Aku fikir tidak ada yang lahir menggunakan sehelai benang pun di antara kita didalam ruangan ini bukan?"

Indri terus bicara dengan keadaan yang begitu tenang, gadis itu meraih sebuah piring kosong berwarna bening kaca.

Mendengar ucapan Indri Abizard langsung menoleh ke arah gadis itu untuk beberapa waktu.

"Jika ada yang menjadi kaya dan miskin, bukan kah itu bonus dari Allah?"

Tanya Indri mulai menyusun beberapa puding, cake dan buah-buahan seperti anggur, strawberry dan lainnya di atas piring tersebut.

Mama Abizard tampak menaikkan ujung bibirnya, dia fikir dia suka sikap seperti itu.

"Bahkan apa Tante pernah mendengar istilah, manusia diatas tidak selalu di atas manusia dibawah juga tidak selalu dibawah?"

Gadis itu mulai menuangkan minuman kedalam gelas yang ada di hadapannya

"Bahkan ketika Allah ingin mencabut rejeki kita, hanya dengan sekali menjentikkan jari nya saja maka....."

Sssrrttttt

Indri langsung menuangkan minuman tersebut kedalam piring yang ada di hadapannya, seketika semua isi nya menjadi berantakan, cake didalam sana menjadi hancur lebur, buah-buahan tampak terombang-ambing kesana-kemari.

"Bisa lihat bagaimana Allah menghabiskan harta kita hanya dalam satu jentikan jari nya Tante?"

Tanya Indri sambil menatap lekat-lekat wajah wanita dihadapan nya itu.

Seketika Mama Reno menelan Saliva nya.

Semua orang tampak diam mendengarkan ucapan Indri.

"Tante tahu? didunia jangan terlalu sibuk membedakan kasta seseorang sejatinya Allah tidak melihat perbedaan kita dari sana, sebab saat mati bukan itu yang akan menjadi perbedaan utama di di antara kita, tapi yang menjadi pembeda pintu mana yang akan kita lewati"

Indri menggeser satu gelas milik Abizard.

"Syurga"

Kemudian Indri menggeser gelas milik Reno .

"Atau neraka"

Bisa dilihat bagaimana ekspresi wajah mama Reno saat ini.

"Ada istilah lain yang berkata, satu-satunya yang kita bawa saat meninggal nanti hanya amal ibadah juga kebaikan kita, sisa nya doa dari orang-orang yang mencintai kita, baik-baik lah dengan orang lain, agar saat meninggal nanti banyak yang mengirimkan kita doa untuk mempermudah langkah kita ke akhirat"

Setelah berkata begitu Indri tampak melebarkan senyumannya, gadis itu kemudian mulai meraih sebuah tisyu, dia dengan anggun menghapus sisa-sisa makanan di bibir nya.

Setelah itu Indri mulai berdiri, gadis itu membungkuk kan sejenak tubuh nya, dia benar-benar terlihat tenang, bergaya begitu elegant dan juga cantik.

"Jamuan malam ini aku merasa benar-benar berterimakasih, karena aku seorang anak gadis yang memiliki orang tua yang memiliki aturan kuno dengan etika yang baik, mereka tidak mengijinkan anak gadis nya pulang lebih dari pukul 10 malam"

Setelah berkata begitu Indri langsung membalikkan tubuhnya, mencoba melangkah menjauhi semua orang.

Reno jelas mengeram menatap sang Mama, papa Abizard terlihat membuang pandangannya, Mama Abizard seketika mengulum senyumannya.

Reno Hendak melangkah untuk mengejar langkah Indri, tapi dia jelas kalah start dari Abizard.

1
Khairul Azam
setiap bab percakapannya cuman sedikit kebanyakan narasi yg bikin bosan. perasaan disetiap novel othor begitu, dan jujur gak ada dari novel yg aku baca nympk habis 🤭🤭🤭
Khairul Azam
dia udah bertenaga misca sejak melihat indri, makanya dia langsung taken kintrak satu tahun full gaji 😅😅
Dyah Wardhani
betul thor....contoh nyata dr banyak masyarakat umum dimana mereka yg me judge itu padahal tidak cukup berita yg dterima baik didengar maupun dibaca dg alasan "malas".
para penyuka keinstanan yg ironisnya kemudian mjd "hakim" yg merasa paham segala/Facepalm/
Farida Rida
kereeennn....ikut terbawa ceritanya...
Ismu Aji
Luar biasa
Nani Maulani
lnjut Thor cerita nya seru
Nani Maulani
Thor ko cerita balas dendam istri tak berguna ga ada aku nyari nyari
Nani Maulani
semoga sehat selalu thor
Nani Maulani
udah bca novel ini mah emng bgus cerita nya
Nani Maulani
kalau kcil ya tnggal d pompa ath boss/Ok/
Yudistira
ngakak smpe keluar air mata🤣🤣🤣
Yudistira
hadeeh bikin ngakak Thor🤣🤣
aryuu
siru teh apa??
aryuu
nyink Abi mau maen tongkatsakti apa
aryuu
w.o.w
aryuu
innalillahi
aryuu
baca sekilas seperti nenek tua nakhal/Chuckle/
aryuu
golok naga 🐲 🐉 terbangun /Chuckle/
aryuu
sami neng
Tyaz Wahyu
letoy deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!