Tamat!!
Sekuel dari novel 'Budakku Canduku'
Follow IG Othor @Oniya_99
(Devan&Lona)
Kesalahan yang pernah ia lakukan pada Istrinya, membuatnya mengambil langkah untuk melindungi sang istri dengan nyawanya. Perempuan yang dulunya ia siksa, kini menjadi istri tercinta yang Bibirnya, hidungnya, matanya, tubuhnya, serta kebaikkan hatinya benar-benar menjadi candu bagi seorang Devano Dizon.
(Aron&Anna)
Malam itu :
"Siapa yang mengambilnya lebih dulu dariku?" Tanya Aron langsung bangkit.
"Apa maksudmu, Aron?" Tanya balik Anna tak mengerti.
Kesal, Aron langsung meninggalkan Anna seorang diri di kamar itu.
"Apa maksudnya? Apa jangan-jangan ia tidak sadar saat melakukannya di hotel malam itu." batin Anna lalu bangkit untuk menyusul suaminya Aron. Namun ia terlambat, karena Aron telah pergi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33
***
Keesokkan paginya :
"Aku ingin makan sendiri, berikan padaku!" Pinta Anna.
"Aku yang akan menyuapiku!" Kekeh Aron.
"Tapi, aku ingin makan sendiri. Hiks," jawab Anna.
"Berhentilah menangis Anna , aku hanya akan menyuapi makan. Tidak lebih. Ini makanlah," dengan terpaksa Anna menerima suapan dari Aron. Karena ia memang sudah tidak bisa menahan laparnya.
Perlahan Aron menyuapi Anna, hingga makanna pun habis.
"Kanapa sudah habis!?" Tanya Anna tak rela.
"Apa kau masih kurang?" Tanya balik Aron.
"Tentu saja! Apa kau lupa sekarang aku makan berdua," jawab Anna.
"Baiklah, bagaimana kalau aku belikan makanan diluar saja. Apa kau mau?" Tawar Aron.
"Aku ingin makan Pizza, Pasta, dan juga salad yang isinya hanya buah mangga," ujar Anna.
"Baiklah, akan aku belikan. Apa ada yang lain?" Tanya Anna.
"Ada!" Jawab Anna.
"Apa itu?" Tanya Aron.
"Kenapa kau meninggalkanku malam itu? Kau sudah berjanji tidak akan meninggalkanku bukan?" Tanya Anna menatap intens Suaminya.
"Sudah lupakan masalah itu. Aku tidak ingin membahasnya!" Jawab Aron lalu keluar dari ruangan Anna.
"Karena kau menyesel melakukan itu denganku. Kau menyesel melakukannya karena kau tidak mencintaiku. Kau baik padaku sekarang, hanya untuk bayi ini." Batin Anna sambil mengelus perutnya yang sedikit menonjol.
Beberapa menit kemudian, Sekretaris Aron datang dengan menenteng tiga paper bag yang berisi makanan pesanan Anna sang istri.
"Kau ingin makan yang mana dulu?" Tanya Aron memberikan senyuman paksa.
"Lihatlah, kau tidak pernah lagi memanggilku Sayang. Apa kau sebegitu membenciku, senyuman paksa itu. Benar-benar menyakiti hatiku Aron." Ucap Anna yang pastinya hanya dalam hati.
"Pizza, aku ingin Pizza," jawab Anna. Dan Aron pun memberika pizza itu kepada Anna. Anna pun segera melahapnya.
"Ayo kita makan, Sayang. Ini pemberian Daddymu." Batin Anna lagi, seraya mengelus perutnya.
"Lagi," tawar Aron.
"Tidak, aku ingin mangga" pinta Anna.
"Ini, apa ingin aku suapi?" Tawar Aron lagi. Dan reflek Anna mengangguk. Jelas ini bukanlah keinginannya. Tapi, keinginan sang jabang bayi.
Aron terus menyuapi Anna hingga salat itu habis tak bersisa.
"Aku ingin ke toilet, minggirlah." Ucap Anna akan turun dari tempat tidur.
Akh ....
Teriak Anna kaget saat tiba-tiba Aron mengangkat tubuhnya. Dan menggendongnya hingga ke toilet.
"Keluarlah aku ingin buang air," usir Anna.
"Baiklah, aku akan menunggumu diluar." Jawab Aron.
Setelah Anna selesai, Aron pun kembali menggendongnya hingga keatas kasur.
"Apa kau ingin makan lagi?" Tanya Aron.
"Tidak. Aku ingin tidur." Jawab Anna memiringkan tubuhnya membelakangi Aron suaminya.
"Istirahatlah," ucap Aron lembut.
Beberapa bulan kemudian, kini usia kandungan Anna sudah memasuki bulan ke sembilan. Hari-hari hanya Anna lalui didalam kamar. Badrest itulah yang Anna lakukan selama berbulan-bulan lamanya.
Beruntung Aron benar-benar menjaganya. Mulai dari menggendong saat akan kemana-mana, memasangkan Anna sandal, menyisir rambut Anna, menyuapi makan, menemani ke taman, dan hal kecil lainnya. Yang membuat Anna benar-benar dimanja. Bodoh amat jika dia melakukan itu hanya untuk Putrannya. Yang penting Anna menikmati masa-masa itu.
Hari ini adalah jadwal check up Anna. Selama 9 bulan ini, Aron memang diliburkan. Dan itu adalah permintaan Zanna sang adik. Yang menginginkan kakaknya dirawat intensif oleh sang suami. Dan seperti biasa, hari ini Aron akan menemani Anna untuk check up.
Dokter yang menangani Anna pun adalah dokter Ahli pilihan Chao dan Zanna. Karena Anna menginginkan melahirkan normal. Maka haruslah dokter terbaik yang menanganinya.
kesambet meureuun
lanjut baca cerita lainnya deh..
sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🥰🤩