Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.
Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.
"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"
MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.
Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 15. Kehancuran Rumah Evolusi
Saat tinju besar Ashura Kabuto menerjang dirinya, saikyou tetap diam dan membiarkan dirinya terlempar kesana kemari oleh pukulan dan tendangan Ashura Kabuto. Dari setiap pukulan yang Ashura Kabuto berikan, Saikyou tidak terlalu merasakan apapun.
Hiiiiyaaaaaaaaa
Teriakan gila terus keluar dari Ashura Kabuto, melihat senyuman Ashura Kabuto. Saikyou merasa kasihan padahanya. Jadi setelah Ashura Kabuto membantingnya ke lantai beton dengan bunyi keras. Booooomm!
Saikyou terjatuh dalam keadaan berdiri dan langsung melompat keatas tempat Ashura Kabuto berada. Saat melayang di udara, Ashura Kabuto yang merasa dirinya telah menang melihat sebuah sosok seperti komet meluncur dari kawah tempat saikyou jatuh.
Sosok komet itu begitu cepat dan langsung memberikan tinju padanya "JUSTICEEEEE"
"JUDGEMEEEENTTTTT"
Ini adalah teknik uppercut biasa yang dibarengi oleh lompatan ke atas, saikyou sengaja memberikan kekuatan yang cukup untuk menghancurkan bagian atas tubuh Ashura Kabuto.
Breeeeaaaakkk!!
Darah hijau muncrat kemana-mana. Tubuh bagian atas Ashura Kabuto berhamburan kebawah. Hanya bagian pinggang ke bawah saja yang tetap utuh.
Booomm!! Suara berat jatuh dari sisa-sisa tubuh Ashura Kabuto. Armored Gorilla, Masquito Musume, dan Dr.Genus membelalakkan matanya dengan mulut menganga.
"Ashura Kabuto telah dikalahkan dengan mudah" Gumam Dr. Genus. Melihat hal ini semangat Dr. Genus menghilang, dia tahu bahwa dia telah kalah. Semangat untuk melakukan eksperimen lain telah sirna, dalam pikirannya karena sekarang dia sudah melihat sosok manusia dengan Evolusi Sempurna.
Duduk bersimpuh, Dr. Genus hanya menunggu kematiannya 'Aku rasa, aku berhenti disini saja'
Mendekat ke arah Dr. Genus yang terduduk di lantai, saikyou kemudian bertanya. "Jadi apa yang akan kau lakukan setelah ini?"
Melihat ke atas, Dr Genus menjawab "Tuan Saikyou, saya menyerah. Silahkan bunuh saya, ngomong-ngomong saya punya banyak klon di atas. kamu juga bisa membunuh mereka. Dengan begitu kamu juga bisa mendapatkan kenaikan ranking dari asosiasi pahlawan"
"Jadi, kau tidak berencana melakukan eksperimen gila lagi?"
"Iya, saya sudah kehilangan minat" Dengan wajah pasrah, Dr. Genus siap menerima kematiannya.
"Aku tidak akan membunuhmu"
"Eh" Mendengar jawaban saikyou, Dr. Genus mendongak ke atas dan melihat wajah saikyou "Apakah anda akan menangkap saya dan memberikan ke asosiasi?"
"Tidak, aku akan melepaskanmu, ngomong-ngomong aku sudah menghancurkan markasmu diatas. Mungkin para klonmu sudah tewas semua? Jika hanya ada kamu di ruang bawah tanah ini. Maka hanya kamu yang tersisa"
"Iya hanya ada saya"
"Jadi begitu ya, lalu sekali lagi aku tanya. Jika kau kubiarkan hidup apa yang akan kau lakukan?"
Memberikan waktu berpikir, saikyou melihat ke arah mata Dr. Genus. "Mungkin aku akan menjual takoyaki"
Terkejut dengan jawaban Dr. Genus, saikyou tidak sengaja bergumam "Kenapa takoyaki?"
"Itu karena saya pernah tidak sengaja menciptakan penemuan tentakel gurita yang dapat tumbuh tidak terbatas"
"Jadi begitu ya, Hahahahaha.. Kalau begitu lakukanlah. Armored Gorilla dan Masquito Musume aku kukembalikan padamu. Aku juga minta informasi kontak milikmu. Mungkin suatu saat kita aku akan membutuhkanmu"
"Baik"
Setelah mereka bertukar informasi kontak, Armored Gorilla, Masquito Musume, Dr.Genus, dan Saikyou sekarang ada di atas permukaan.
Langit pagi sudah mulai terlihat dan matahari sudah mengintip ingin keluar. "Hmmm.. sudah pagi ya?"
Saat saikyou sedang memandangi matahari terbit, Dr Genus memanggilnya. "Tuan saikyou" Dr genus, Armored Gorilla dan Masquito Musume terlihat membawa beberapa barang di punggung mereka. Mereka terlihat seperti akan pindah.
"Jadi kalian akan pergi sekarang?"
"Iya, saya juga sudah menghapus penelitian saya yang berada di bawah tanah. Namun kenapa anda ingin saya menghapuskannya. Bukankah pihak asosiasi akan senang dengan data eksperimen milikku"
"Aku hanya tidak ingin data itu disalahgunakan. Lagipula aku sebenarnya tidak terlalu percaya semua anggota asosiasi pahlawan adalah orang yang baik"
"Penilaian yang luar biasa tuan saikyou, kalau begitu kami pamit dulu. Jika membutuhkan sesuatu, silahkan hubungi saya!"
"Iya, aku mohon bantuanmu saat itu terjadi"
Setelah itu mereka bertiga pergi menuju ke arah kota. Saikyou melihat Masquito Musume melirik kearahnya. Ketika saikyou membuat gesture kiss bye padanya, dia begidik ketakutan dan berjalan cepat bersama Dr. Genus dan Armored Gorilla.
"Dasar gadis pemalu" Gumam saikyou. Setelah semuanya beres saikyou pulang dan mandi. Meskipun semalaman dirinya bertarung dengan tubuh telanjang. Sajkyou tidak merasa takut terkena flu karena tubuhnya yang kuat.
Saikyou juga telah membersihkan tubuh dan darah dari mayat Kamakyuri di apartemen-nya. Baru setelah itu dia mengambil handphone-nya, saikyou lalu menghubungi pihak asosiasi pahlawan untuk melapor.
Mereka terkejut saat mendengar saikyou berhasil menemukan dan menghancurkan Rumah Evolusi.
Saikyou memberikan laporan kalau dia diserang di rumahnya oleh salah satu mutan dari Rumah Evolusi, setelah itu saikyou mengancam mutan itu untuk membawanya ke markas mereka.
Saikyou juga bilang dia langsung menghancurkan semua yang ada di sana karena dia marah tidurnya diganggu. Saikyou tidak bilang dirinya melepaskan Dr.Genus karena ingin mereka tidak dicari lagi.
Setelah itu saikyou memberikan koordinat tempat sisa-sisa kehancuran markas Rumah Evolusi pada asosiasi. Mereka berpesan akan melihat sendiri kesana untuk memastikan.
Saikyou tidak takut mereka tidak akan menemukannya, lagipula banyak sisa-sisa pertarungan yang membuat tempat itu mudah ditemukan.
"Kalau begitu tuan saikyou terima kasih atas laporannya. Jika laporan anda benar, kinerja anda akan dihargai oleh pihak asosiasi dan anda pasti akan mendapat bonus yang setimpal" ucap staff asosiasi pahlawan dari dalam telepon.
"Baik, terima kasih" Menutup teleponnya. Saikyou kemudian memilih untuk libur berpatroli hari itu. Dia ingin tidur karena malam sebelumnya dia tidak bisa tidur karena diganggu para petarung dari Rumah Evolusi.
'Berkat kejadian ini mungkin aku akan naik ke peringkat B atau lebih tinggi'
***
Setelah menerima laporan dari saikyou, Busou dan beberapa staf asosiasi pahlawan datang dan menelusuri koordinat tempat markas Rumah Evolusi yang diceritakan saikyou.
Saat disana Busou dan para anggota staff terkejut dengan lingkungan sekitar. "Ini-" Banyak pepohonan tumbang dan terpotong-potong kecil, itu adalah ulah Beast King, lalu ada juga kehancuran bukit yang sebelumnya ada di sebelah gedung Rumah Evolusi. Bukit itu terlihat seperti dihancurkan baru-baru ini. Tentu saja itu ulah saikyou.
Tidak sampai disitu, saat masuk kedalam ruang bawah tanah tepatnya di arena tempat saikyou dan Ashura Kabuto bertarung. Banyak kehancuran yang ada di lantai dan dinding ruangan itu. Dilihat dari kehancurannya, mereka bisa merasakan intensitas pertarungan.
Jika mereka tahu saikyou hanya bertahan dan hanya mengalahkan Ashura Kabuto dalam satu serangan. Mungkin mereka akan jauh lebih terkejut.
Mereka juga menemukan mayat Ashura Kabuto untuk diperiksa, namun saat melihat mayatnya yang hancur, dari mesin penilai energi yang mereka bawa. Pihak Asosiasi bisa merasakan monster itu luar biasa kuat lewat energi yang tersisa dari tubuhnya.
"Busou-san, dari reaksi energi yang dia pencarkan. Mesin kami mendeteksi kalau mahluk ini sepertinya memiliki tingkat ancaman level Oni atau bahkan Naga" Dangan raut wajah ketakutan, staff itu melapor pada busou yang sama-sama terkejut.
"Untuk memastikan lebih jauh, bawa mayatnya ke pusat. Jika ini memang monster tingkat Naga, Maka tuan saikyou telah melakukan hal luar biasa lainnya"
"Baik Busou-san"
Bersambung~