Novel ini berkisah tentang pertemuan seorang pemuda tampan dengan gadis kecil yang masih duduk di bangku menengah atas mereka di pertemukan di waktu yang tidak tepat dan dipertemukan kembali dikenyataan dimana takdir selalu mempertemukan mereka..
" Rinjani Cantika Gunawan" gadis cantik yang tidak sengaja bertemu dengan seorang pemuda tampan disebuah club malam saat dirinya menghadiri pesta ulang tahun temannya..
" Revan Geraldy " pemuda tampan bak malaikat tak bersayap kehidupannya kacau setelah ketemu dengan gadis cantik yang menjadi muridnya..
gimana ceritanya pantengin terus yah ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my Kyung Soo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Ospek terakhir pun sudah berakhir dimana para Maba sudah selesai dengan masa-masa penjajahan oleh senior, dan sudah resmi menjadi mahasiswa Universitas Ganesa ( kita skip ospeknya biar cepet kelamaan takutnya nyaman ).. 😁😁
Rinjani yang sedang menunggu jemputan karena tadi Revan berjanji akan menjemputnya, tapi saat dirinya menunggu Rinjani di hampiri oleh seniornya alias ketua BEM..
" Rinjani ya " tanya senior
" oh " ucap Rinjani kaget
" eh sorry kaget ya " ucap senior
" lumayan ada apa ya kak " tanya Rinjani
" gak apa-apa cuma aneh ajh liat lu disini sendirian, kemana temen-temen lu " tanya senior
" mereka udah balik duluan aku lagi nunggu jemputan " ucap Rinjani
" oh supir " tanya senior
belum juga Rinjani jawab sebuah motor sports datang, membuat pembicaraan mereka terhenti..
" bukan tapi pacar " ucap Rinjani
Revan yang melihat pacarnya berdiri dengan seorang lelaki hanya memberi tatapan tajam dibalik kaca helmnya, dia pun membuka kaca helmnya dan menatap tajam laki-laki itu..
" sayang siapa dia " tanya Revan dingin menunjuk dengan dagunya
" oh dia senior disini sekaligus ketua BEM " ucap Rinjani
suasana serasa canggung yang dirasa Rinjani beda dengan Revan dan senior itu mereka serasa ingin saling memukul..
" oh senior, ayo kita pergi keburu panas disini " ucap Revan sambil memasangkan helm ke kepala Rinjani
" hemm, kak kita duluan ya " ucap Rinjani
Rinjani pun naik ke atas motor sports milik Revan, berhubung Rinjani pakai rok otomatis roknya sedikit tertarik keatas, Revan yang melihat itu langsung membuka jas mahalnya dan menutupi paha Rinjani..
" lain kali jangan pakai rok aku gak punya mobil, karena cewe yang pakai rok itu sukanya keluar masuk mobil mewah dan juga, aku gak suka ada orang lain yang lihat lekuk tubuh kamu inget itu " ucap Revan
" iya, makasih " ucap Rinjani sambil tersenyum
" oh bro lu masih disini kirain dah cabut, kalo gak ada niat pergi ya udah kita yang pamit duluan, jangan kelamaan berdiri nanti pegel dan satu lagi jangan kelamaan liatin cewe orang kalo masih sayang tuh sama matanya " sindir Revan
setelah mengatakan itu Revan pun pergi dari halaman kampus meninggalkan senior yang masih setia melihat punggung Rinjani yang sudah pergi..
" sialan baru juga mau deketin udah punya cowo ajh " ucap senior kesal
" baru pacar bro yang udah sah ajh masih bisa ditikung gak usah nyerah gth masa playboy kampus kita loyo sebelum berperang " ucap seseorang..
" sialan ngagetin ajh, lu belom balik " ucap senior
" belom " ucap seseorang itu
" nunggu apa lu Yon " tanya senior
" nungguin seseorang tapi kaya nya dah balik deh " ucap Leon
" siapa tumben banget cowo petakilan kaya lu cari seseorang, siapa cewe " tanya senior
" iyalah cewe, oh ya Gi besok kan pertama anak Maba ngampus, kampus kita selalu bikin acara penyambutan kan " tanya Leon
senior yang di panggil Gi yang aslinya namanya Irgi Mahardika..
" hemm itu sih urusan dekan gue kagak mau ikut campur " ucap Irgi sambil pergi
" sialan tuh anak maen nyolonong ajh " ucap Leon
sedangkan ditempat lain Revan dan Rinjani sudah sampai di salah satu kafe, untuk makan siang..
" kamu mau pesen apa " tanya Revan
" aku minum ajh deh soalnya tadi udah makan " ucap Rinjani
" kapan " tanya Revan
" tadi di kantin kampus bareng temen-temen " ucap Rinjani
" yakin gak mau makan " tanya Revan
" iya aku pesen jus mangga ajh " ucap Rinjani
" oh ya udah, mbak saya pesen steak sapi satu, jus mangga satu, air putih satu sama kentang goreng satu " ucap Revan
" baik ditunggu " ucap pelayan
pelayan itu pun pergi dari sana..
" berhubung ini kali pertama kita makan bareng kenapa kamu cuma pesen minum doang " tanya Revan
" pertama apa yang dulu gak ke itung " tanya Rinjani
" yang dulu yang mana " ucap Revan sambil berpura-pura berfikir sambil mengelus dagunya
" gak usah sok lupa deh waktu kamu minta aku bayarin makanan karena alesan gak punya uang kes " ucap Rinjani
" yaelah yank waktu itu aku beneran gak punya duit kes uang aku ada di atm semua " ucap Revan
" alesan ajh masa dompet kamu isinya cuma atm doang gak punya recehan apa " tanya Rinjani
" ada sih " ucap Revan
" berapa " tanya Rinjani
" hemm tiga rebu itu juga nyelip di kantung celana kembalian dari kang parkir " ucap Revan
" hahaha tiga rebu ajh bangga mana ngomongnya watados gth lagi " ucap Rinjani sambil tertawa
" dih watados apaan " tanya Revan
" watados, wajah tanpa dosa " ucap Rinjani
" ini tuh bukan watados tapi perfect " ucap Revan
" dih perfect muka kaya kamu itu ada dua dirumah aku " ucap Rinjani
" siapa " tanya Revan
" ada dua R Daddy sama om mereka juga gak kalah sama kamu gantengnya " ucap Rinjani
" itu kan beda lagi yank " ucap Revan
Rinjani hanya menanggapi dengan senyuman, dia masih tidak menyangka kalo saat ini dirinya dan guru BK yang dulu di sekolahnya menjadi pasangan kekasih..
makanan mereka pun sudah datang Revan yang melihat itu langsung memberikan pesenan Rinjani...
" kamu makan juga kentang goreng itu, biar gak kembung cuma minum doang " ucap Revan, Rinjani hanya memberikan deheman sebagai balesan
" dari sini mau kemana lagi " tanya Revan
" kemana ya pulang kali ya " ucap Rinjani
" masih siang ini yank kita jalan-jalan dulu kek ke taman atau mall " ucap Revan
" ya udah ke taman ajh " ucap Rinjani
" siap " ucap Revan
Revan melanjutkan makannya sesekali dia menyuapi Rinjani, mereka seperti sepasang kekasih yang sudah lama menjalin kasih tapi nyatanya mereka baru jadi sepasang kekasih seminggu yang lalu..
" kamu ambil jurusan apa " tanya Revan
" desain interior sama kaya Renata " ucap Rinjani
" terus sahabat kamu yang lain " tanya Revan
" kalo Vanya ambil jurusan desain fashion, kalo Maul ambil jurusan mekanik " ucap Rinjani
" oh kirain kalian satu jurusan " ucap Revan
" gak lah dari dulu juga kita udah punya kesukaan masing-masing " ucap Rinjani
Revan bukannya makan malah sibuk menyuapi Rinjani sampai Rinjani bingung sendiri..
" ini kenapa aku terus yang makan kamunya kapan, sebenarnya yang makan siapa sih " ucap Rinjani dengan mulut yang penuh dengan makanan
" telen dulu makanannya yank keselek ntar " ucap Revan
" kak ihh kamu tuh nyebelin " ucap Rinjani
" kamu kurusan habis operasi pipi yang dulu chaby sekarang mulai tirus " ucap Revan
" ciee yang merhatiin aku dari dulu jadi seneng " ucap Rinjani sambil tersenyum
" gak usah ngeledek nih makan lagi " ucap Revan sambi menyodorkan sepotong daging
" gak ah kamu ajh yang makan aku dah kenyang " ucap Rinjani
makan siang hari itu pun sedikit berbeda karena dua sejoli yang sedang kasmaran abg kali ah...
haii guys sorry updatenya lama soalnya sinyal lagi gak mendukung, thanks yang udah nunggu 🙏🙏
yang nanya " ini siapa yang peran utamanya Vanya apa Rinjani kenapa yang kebanyakan moment malah Vanya " gini ya guys gue ajh bingung yang nulisnya apalagi lu yang baca canda deng 😁 kenapa malah belok sama Vanya bukannya fokus ke peran utamanya, disini ceritanya gue bikin komedi dulu sebelum melihat keuwuan orang, gue disini single jadi harus cari moment yang romantis buat mereka, liat orang berduan mulu gue suka baper apalagi ini harus nyeritain.. 😓😓
Happy reading guys 😇😇
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😇😇