NovelToon NovelToon
LINTAS DIMENSI

LINTAS DIMENSI

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Wanita / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Di tahun 3000 terjadi kekacaun dunia. Banyak orang berpendapat itu adalah akhir zaman, bencana alam yang mengguncang dunia, Gempa bumi, lonsor, hujan yang disertai badai..

Saat mata mereka terbuka, dunia sudah berubah. Banyak orang yang tewas akibat tertimpa bangunan yang roboh dan juga tertimbun akibat tanah longsor.

Tapi, ada yang berbeda dengan Orang yang terkena air hujan. Mereka tiba-tiba menjadi linglung, bergerak dengan lambat, meraung saat mencium bauh darah.

Yah, itu Virus Zombie. Semua orang harus bertahan hidup dengan saling membunuh. Kekuatan yang muncul sedikit membantu mereka untuk melawan ribuan Zombie.

Lima tahun berlalu, Dunia benar-benar hancur.. Tidak ada lagi harapan untuk hidup. Sumber makanan sudah habis, semua tanaman juga bermutasi menjadi tanaman yang mengerikan.

Aruna Zabire, memasuki hutan yang dipenuhi hewan dan tumbuhan mutasi. Dia sudah bosan untuk bertahan, tidak ada lagi keluarga dan kerabat. Mereka semua tumbang satu persatu ditahun ketiga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Jalan Memutar

Waktu berlalu begitu cepat, matahari terbit dengan cahayanya yang sejuk di pagi hari. Sekitar pukul tujuh rombongan kembali melanjutkan perjalanan, masih seperti sebelumnya, hanya dua kereta kuda yang dikeluarkan, karena mereka akan tiba di Kota selama satu perjalanan.

Tiba di gerbang Kota, ternyata ada banyak pengungsi yang mendirikan tenda, Kepala Desa meminta untuk berhenti dari jarak yang aman. Dia segera pergi melapor dan duduk menunggu, karena ingin mencari informasi tentang Kota tersebut.

Kepala Desa mendapat informasi jika para pengungsi juga mendapat makanan gratis, dan kali ini sumbernya berasal dari Pangeran Ketiga. Dan para pengungsi diharuskan menginap di luar gerbang selama dua hari, baru diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan dengan dibekali perbekalan serta 10 tael perak setiap Desa.

Kepala Desa tertegun, karena para Pangeran sangat bermura hati dengan kesulitan para pengungsi yang sudah kehabisan perbekalan selama perjalanan.

Namun dia terdiam setelah mendengar bahwa mereka yang tidak ingin tinggal selama dua hari harus lewat jalan memutar, dan para pengungsi yang sudah kehabisan uang dan perbekalan tentu memilih tinggal, apalagi mereka juga akan mendapat perbekalan. Dan orang-orang yang lewat jalan memutar biasanya orang Kota yang memiliki banyak uang.

Setelah menerima kembali berkasnya, Kepala Desa segera menuju rombongan yang masih setia menunggunya, dia menceritakan semua informasi yang dia dapatkan.

Semua terdiam, para warga hanya menatap Kepala Desa, seolah mengatakan apapun keputusannya mereka sebagai warga hanya ikut saja.

Ayah Lin yang penasaran bertanya "Apa maksud mereka menahan para pengungsi? Kenapa harus lewat jalan memutar jika kita tidak menginap selama dua hari?"

Namun pertanyaan itu tidak ada yang bisa menjawabnya. "Bukan kah sangat mencurigakan?" Paman Ji Min juga ikut bertanya-tanya.

Aruna menatap mereka dengan puas, sikap polos yang ada pada diri mereka tergantikan dengan ketajaman, sudah bisa menebak dengan baik setelah mendengar cerita.

"Mungkin ada sesuatu yang menunggu kita di sana!" ujar Aruna.

Mendengar hal itu, mereka yang sudah belajar bela diri sangat bersemangat. Sehingga meminta Kepala Desa untuk tetap melanjutkan perjalanan.

Kepala Desa hanya bisa menggeleng kepala melihat anak-anak muda yang sangat antusias, tapi dia juga merasa bangga dengan pencapaian mereka. Dia segera kembali melaporkan untuk memberitahukan kepada penjaga bahwa mereka ingin melanjutkan perjalanan

Penjaga itu sudah terbiasa, jadi dia tidak berusaha untuk mencegahnya. Dia hanya mengatakan bahwa orang-orang yang lewat jalan memutar pasti akan menghilang salah satu diantara mereka, entah itu tersesat atau diculik tidak ada yang tau.

Kepala Desa kembali ke rombongan dan tak lupa menceritakan informasi baru yang dia dapatkan. Bukannya takut, anak-anak muda itu malah makin bersemangat.

Mereka segera menuju jalan masuk hutan, karena di situlah jalan memutar untuk melewati Kota Kota Longwan. Tapi mereka tidak bisa lewat begitu saja, karena jalannya hanya setapak.

Jika orang tua yang ada di kereta turun berjalan kaki akan membuat mereka berjalan dalam waktu yang lama, bukan kah lebih baik jika mereka menunggu dua hari dan lewat Kota?

Aruna memberi saran, semua orang masuk ke dalam batu penyimpanan. Tapi jika mereka masuk, mereka tidak akan sadarkan diri, dan akan mengeluarkan mereka jika sudah melewati jalan setapak.

Kepala Desa dan warga lainnya mengangguk setuju, mereka akan lebih aman jika berada dalam batu penyimpanan. Tapi, ada juga yang tetap ingin berkuda bersama Aruna.

Dan yang memilih untuk berkuda Adalah Ozian, Lin dan Chen. Semenjak berlatih bela diri, mereka juga berlatih berkuda. Aruna mengambil kain panjang untuk menutup kepala dan wajahnya, jangan sampai ada serangga yang jatuh di atas kepalanya, Aruna juga meminta yang lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Aruna memimpin jalan, kudanya berpacu dengan cepat. Ujung kain panjang yang ada di kepala berkibar diterpa angin, mereka berempat layaknya seorang pendekar pedang yang siap untuk mengalahkan musuh.

...----------------...

Di sisi lain di tengah hutan, Yuan Zhi bersama dengan dua pengawalnya sedang mencari jejak penculikan yang terjadi kemarin, namun dia merasa janggal, setiap kali para penculik itu beraksi dia pasti tidak ada daerah tersebut, seolah-olah orang dibalik semua ini mengetahui kehadirannya, sehingga para penculik itu bisa lolos.

Dia sudah menyelidiki daerah itu sebelumnya, dia juga mengetahui tentang para pengungsi yang tidak menginap harus lewat jalan berputar, yang ternyata diatur oleh Pangeran Ketiga, tapi hal itu malah membuat para Bandit makin mudah beraksi, dia hanya bertanya-tanya, apakah Pengeren Ketiga tidak mengetahui hal besar ini? Jika sudah membahayakan nyawa kenapa tidak langsung mengapus aturan itu? Semua ini harus kembali diselidiki.

"Xiao Ting, bagaimana?" Dia bertanya dengan raut wajah muram.

"Tuan, kami tidak menemukan apa-apa!" balasnya dengan kesel, para bandit ini memang sangat cerdik, bahkan jejak kaki mereka tidak terlihat sama sekali.

Xiao Ding hanya diam, karena dia juga tidak menemukan apapun. Dia merasa sedikit lelah dan lapar, karena sejak pagi mereka belum sempat untuk serapan. Mereka tiba di Kota Longwan sebelum matahari terbit dan langsung ke gedung Biro Keamanan untuk mengetahui situasi. Dan tak menyangka para Bandit itu beraksi saat mereka tidak ada Kota tersebut, detik itu juga mereka segera pergi ke tempat kejadian, meski para penyelidik mengatakan tidak ada jejak yang tertinggal.

Yuan Zhi mengajak pengawalnya untuk beristirahat dan mengisi perut, bekerja dengan perut kosong juga sangat tidak nyaman, segera mereka bersiap mengolah buruan yang mereka dapatkan selama mencari jejak.

Tiba-tiba suara gemuruh terdengar dari jauh, seperti suara tapak kuda yang menuju ke arah mereka dengan pacuan yang sangat cepat. Ketiganya beranjak dan bersiap, apakah para Bandit itu akan beraksi lagi?

Terlihat empat orang yang sedang menunggang kuda, tapi mereka tidak bisa melihat wajah mereka karena tertutup kain berwana hitam. Meski tidak bisa merasakan tenaga dalam keempat orang itu, tapi aura yang mereka pancarkan tidak seperti para Bandit.

Aruna turun dari kuda dan membuka penutup wajahnya, "Lagi-lagi kita bertemu di hutan!" ucapnya sambil menatap Yuan Zhi.

Yuan Zhi sedikit terkejut melihat Aruna diantara empat orang itu, bukan kah mereka rombongan satu Desa? "Kalian lewat jalan memutar?" tanyanya.

"Ya, Apakah kalian menemukan sesuatu?" Aruna bertanya balik, dia bisa menebak apa yang dilakukan Yuan Zhi bersama pengawalnya.

Xiao Ting dan Xiao Ding juga sempat terkejut, ternyata keempat orang itu adalah Aruna dengan kawannya. Tapi keduanya kagum melihat kuda yang mereka tunggangi, terlihat sangat kuat dan gagah.

"Tidak, kami belum menemukan jejak mereka." Yuan Zhi menjawab dengan sedikit malu. Dia sudah menyelidikinya selama tiga bulan, dan tidak ada hasil sama sekali.

Dia tiba-tiba menduga, orang dibalik semua ini bukan berasal dari Negara Xu. Namun jika itu orang dalam, mereka pasti mendapat bantuan dari luar. Karena kasus penculikan ini benar-benar tidak ada celas sama sekali.

"Oh apakah kami boleh membantu? Kebetulan mereka bertiga sedang mencari lawan sampai mati.

Kedua pengawal itu ingin langsung setuju, karena mereka sudah melihat bagaimana kuatnya saat beradu bela diri. Tapi tidak dengan Yuan Zhi, dia tidak ingin Aruna menunda perjalanan karena hanya membantunya.

Mengetahui isi kepala Yuan Zhi, Aruna segera berkata. "Kamu tenang saja, ini tidak membutuhkan banyak waktu.!"

Yuan Zhi menatap Aruna, kenapa perkataannya seolah sudah mengetahui di mana para Bandit itu berada, sehingga mereka hanya perlu menghabisi mereka.

"Baiklah!" Akhirnya dia setuju menerima bantuan Aruna dengan yang lainnya.

Mengetahui mereka belum makan apapun sejak pagi, Aruna mengeluarkan banyak jagung dan langsung membakarnya di atas bara api yang mereka buat sebelumnya. Akhirnya dia bisa bakar-bakar jagung juga meski waktunya sangat singkat. Dia juga mengeluarkan beberapa roti dan cemilan, dan meminta ketiganya untuk tidak sungkan.

...----------------...

Salah satu penginapan di Kota Longwan, Tuan Muda Yi sedang duduk di kursi roda sambil menatap luar melalui jendela kamar di lantai dua, pikirannya masih terngiang dengan makanan buah yang dia makan semalam bersama dengan Mo Ying.

Makanan manis salah satu makanan kesukaannya, sehingga hampir semua makanan manis sudah dia cicipi, tapi makanan buah semalam hal baru baginya, manisnya pas, segar dan dingin di mulut.

Setelah sarapan dia meminta Mo Ying untuk ke pintu gerbang, mencari Tabib Gu. Dia ingin melakukan pemeriksaan, sekaligus bertanya tentang makanan buah itu. Tapi tak disangka, Mo Yin terlambat beberapa menit, Desa Suning sudah melanjutkan perjalanan dengan melewati jalan memutar.

Yi Qing termenung, seharusnya Desa Suning mendengar tentang penculikan yang terjadi di jalan memutar. "Apakah petugas tidak mengatakan yang sebenarnya?" Suaranya terdengar sangat dingin.

Mo Ying cukup tau, jika Tuan Muda Yi masih berharap dengan Tabib Gu untuk mengobatinya, sehingga dia harus menjaga keselamatannya. "Tuan, mereka sudah menceritakan semua yang terjadi, penjaga juga sudah mengingatkan mereka, tapi rombongan Tabib Gu tetap melanjutkan perjalanan."

"Kalau begitu, bersiaplah! Kita juga harus berangkat hari ini" Dia benar-benar berharap untuk bertemu dengan Tabib Gu, setelah melakukan Akupuntur dengannya, dia merasakan tubuhnya sedikit rileks dan tidurnya juga jauh lebih lama.

"Baik!"

Mo Ying segera pergi menyiapkan semuanya, jika tebakannya tidak meleset, Mereka akan tiba di Kota Daxia di malam hari, dan rombongan Desa Suning membutuhkan waktu selama tiga hari, itupun jika tidak ada masalah.

1
Srie Ncii Herdiansyah
sering2 up yaa
Srie Ncii Herdiansyah
1 lg thorr🤭
Srie Ncii Herdiansyah: haha iyaa🤣
total 2 replies
Fii
Selamat menunaikan ibadah puasa, bagi yang menjalankannya😊🙏
RA
crazy up💪
Srie Ncii Herdiansyah
kapan double up nya Thor??berasa kurang muluuu..aku klik akunya ternyata ini novel pertama ya .
Fii: Makasih kk atas sportnya.
Belum bisa crazy up,. ada toddler🤭

Sebenarnya sudah nulis sejak tahun 2022. tapi hpnya rusak, dan lupa akun😭 jadi baru sekarang ada kemauan lagi🙏
total 1 replies
Andira Rahmawati
lanjuttt
Srie Ncii Herdiansyah
mna lagi thor
Chen Nadari
bikin kepooo thor🤭
Narina
lanjut thor....mkin penasaran
Fii
Hey, komen dong kalau ada typo.🙏
Author baca berulang-ulang kok sebelum up.😁 Tapi kadang masih ada yang nyelip.🤭
RA
huhu Thor crazy up
Lina Octavianti
never give up, thor 👍👍👍
Lina Octavianti
semangat, thor 👍👍👍
Lina Octavianti
keren thor, semangat 👍👍👍
Lina Octavianti
fighting, thor 👍👍👍
Lina Octavianti
semangat, thor 👍
ceritanya keren banget 🫰🙆‍♀️😊
Lina Octavianti
mantap aruna, u keren banget 👍👍👍😊😊😊
Srie Ncii Herdiansyah
kok habiss ??lg dong kk
Narina
up thor
Andira Rahmawati
💪💪💪💪..lanjooottt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!