NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Om Duda Dingin

Terpikat Pesona Om Duda Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:25.5k
Nilai: 5
Nama Author: Kimmy Yummy

"Menikah muda adalah jalan ninjaku!"

‎​Bagi Keyla, gadis cantik kelas 3 SMA yang keras kepala dan hobi tebar pesona, cita-citanya bukanlah menjadi dokter, pengusaha, atau profesi mentereng lainnya. Impian terbesarnya hanya satu, menikah di usia muda. Sayangnya, belum ada satu pun pria seumurannya yang mampu menembus selera tingginya.

‎​Hingga suatu sore, hujan deras menahannya di sebuah halte bus. Di sanalah takdir mempertemukannya dengan Arlan—pria berusia 28 tahun berpenampilan klimis dengan setelan jas mahal, tatapan mata setajam silet, dan aura dingin yang sanggup membekukan suasana. Bagi Keyla, Arlan adalah definisi nyata dari kematangan, kemewahan, dan pria idaman yang selama ini ia cari. Cukup satu kali lirik, keputusan Keyla sudah bulat, Om Duda berkarisma ini harus jadi miliknya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kimmy Yummy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 32

Kehidupan Arlan setelah keluar dari Dirgantara Group tidaklah mudah, namun ia merasa jauh lebih bernapas. Ia kini menempati sebuah kantor kecil di kawasan SCBD yang ia bangun dengan dana pribadinya sendiri—sebuah firma konsultan investasi independen. Namun, meski secara fisik ia sibuk, jiwanya tertinggal di suatu tempat yang tidak bisa ia temukan.

"Masih tidak ada kabar?" tanya Arlan tanpa menoleh. Ia berdiri menatap jendela, melihat hujan yang kembali mengguyur Jakarta.

Maman, yang memilih tetap setia mengikutinya meski Arlan bukan lagi CEO besar, menggeleng lemah. "Semua jejak digitalnya dihapus, Tuan. Pak Baskoro juga menjual rumahnya secara tunai lewat agen properti ketiga. Mereka sangat rapi dalam menghilang."

"Mereka tidak menghilang, Maman. Keyla sedang bersembunyi dariku karena dia takut. Terus cari. Periksa semua manifes penerbangan ke luar negeri, meski itu butuh waktu lama."

"Siap, Tuan." jawab Mamam.

Cklek.

Tiba-tiba, pintu kantor Arlan terbuka tanpa ketukan. Seorang wanita dengan gaun cocktail berwarna zamrud melangkah masuk dengan anggun. Rambutnya yang pirang gelap tertata sempurna, memancarkan aura kelas atas yang sangat kental.

"Jadi, di sini tempat persembunyian sang pemberontak?" ucap wanita itu.

Arlan berbalik. "Clara Wijaya. Siapa yang memberimu izin masuk?"

Clara tertawa kecil, ia meletakkan tas Hermes-nya di atas meja, lalu mendekat kearah Arlan. "Ibumu. Siapa lagi? Dia bilang kamu sedang butuh teman bicara yang... selevel. Dan kebetulan, aku baru saja mendarat dari London."

"Aku tidak butuh teman bicara. Dan aku tidak butuh kiriman dari Ibuku," sahut Arlan dingin. Ia memberi kode pada Maman untuk keluar dari ruangan.

"Arlan, ayolah. Drama pahlawan kesiangan ini tidak cocok untukmu. Meninggalkan Dirgantara Group demi seorang mahasiswi yang bahkan tidak berani membela cintanya sendiri? Itu memalukan."

"Jaga mulutmu, Clara! Kamu tidak tau apa-apa tentang dia."

"Aku tau dia pergi meninggalkanmu dengan pesan yang sangat menghina, bukan?" Clara tersenyum penuh kemenangan saat melihat rahang Arlan mengeras. "Ibumu menceritakan semuanya. Gadis itu sudah menyerah. Dia sudah mengambil uang kompensasi atau apa pun itu, lalu pergi. Kenapa kau masih menunggunya?"

"Dia tidak mengambil apa pun!" bentak Arlan.

"Lalu kenapa dia pergi? Kenapa dia tidak berjuang di sampingmu saat kamu melepaskan segalanya?" Clara menyentuh kerah kemeja Arlan, merapikannya dengan gerakan yang terlalu intim. "Pria sepertimu butuh wanita yang bisa berdiri tegak di sampingmu saat badai datang. Bukan anak kecil yang langsung menangis dan lari saat digertak sedikit. Aku bisa memberikanmu lebih dari sekadar cinta monyet, Arlan. Aku bisa memberikanmu aliansi yang akan membuat ibumu berlutut."

Arlan menepis tangan Clara dengan kasar. "Aku tidak tertarik pada aliansi, dan aku sangat tidak tertarik padamu."

"Jangan sombong, Arlan! Ibumu sudah mengatur pertemuan makan malam antara keluarga Wijaya dan Dirgantara besok malam. Jika kamu tidak datang, ibumu mengancam akan mempersulit izin usaha firma barumu ini. Kamu tau betapa panjang tangan Sofia Dirgantara, bukan?"

Arlan terdiam. Ia mengepalkan tangannya di balik saku celana. Sofia benar-benar ingin mematikan setiap sudut ruang geraknya.

"Katakan pada Ibu, aku akan datang. Tapi jangan harap aku akan menjadi boneka yang manis di meja makan itu."

Clara tersenyum puas, ia mengambil kembali tasnya. "Itu baru Arlan yang kukenal. Sampai jumpa besok malam, Arlan. Oh, dan satu lagi... berhentilah mencari hantu. Gadis itu sudah menjadi masa lalu, dan aku adalah masa depan yang nyata."

Setelah Clara pergi, Arlan duduk di kursinya. Ia merogoh laci mejanya, mengeluarkan selembar foto Keyla.

"Di mana kamu, Key? Apa benar kamu menyerah padaku? Apa benar kamu sudah tidak mencintaiku lagi?"

Arlan tau, dunia sedang mencoba memaksanya untuk lupa. Ibunya, Clara, dan bahkan kepergian Keyla sendiri seolah bersekongkol untuk membuatnya menyerah. Namun, di dalam hati Arlan yang paling dalam, ada sebuah keyakinan yang tidak bisa dibunuh,bahwa Keyla melakukan ini untuk melindunginya.

Malam itu, Arlan tidak pulang ke apartemennya. Ia menghabiskan waktu di kantor, mempelajari data-data ekspor-impor yang berkaitan dengan Korea Selatan—salah satu negara yang dicurigainya sebagai tempat pelarian Keyla karena kakak perempuannya pernah bekerja di sana.

"Jika aku harus membakar seluruh hartaku untuk menemukanmu, aku akan melakukannya, Keyla," gumamnya. "Dan saat aku menemukanmu, aku tidak akan membiarkan siapa pun, bahkan Ibuku sendiri, bernapas dengan tenang jika mereka mencoba memisahkan kita lagi."

1
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Kamsia
up gimana org judulnya tamat
Kamsia
di sing ker khan aj sih thor
Kamsia
kamu udh di incar vino.jgn sampe kamu kena tipu
Kamsia
wahh kayla ternyata oneng jg dia arlan ceo udh psti pny it bgs di kntrnys
Kamsia
udh ninggalin mntn suami mau balikan tapidgn cara yg gak bgt🙏🙏 💪💪 thor jgn kendor sm hama
Kamsia
wahhh saingan kayla tante mntan 💪💪💪 key
Kamsia
mungkin nnti om arlan lngsg bucin 😍😍😍
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Evi Lusiana
agresif
Putri Lauren
lanjut double up Thor
Fauzianurul 08
up lagi dong
Reni Anjarwani
lanjut doubel up
Rifda Hanifah
double up thor
Rotib Peace
ceritanya bagus
Rotib Peace
jangan lama2 thor😭🙏
Kimmy Yummy: Nanti Up lagi ya Kak
total 1 replies
Putri Lauren
lanjutr thorr
Fauzianurul 08
ceritanya bagus up terus lanjutannya yah kak
Kimmy Yummy: syiap, Kak
total 1 replies
Fauzianurul 08
lanjuutt
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!