NovelToon NovelToon
MISIDENTIFIED

MISIDENTIFIED

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa pedesaan / Dark Romance / Action
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: aiyuki

Serra Lune, seorang pembunuh bayaran, menemukan targetnya di tempat yang salah. Ethan Hale, seorang pemuda baik pembuat herbal asal desa, diburu hanya karena wajahnya mirip dengan orang lain. Saat Serra memastikan kebenarannya, ia dihadapkan pada pilihan: menyelesaikan misi, atau melindungi orang yang seharusnya mati.

Keputusannya membuat mereka diburu. Dalam pelarian dan hidup sembunyi-sembunyi, dua orang dari dunia yang bertolak belakang belajar bertahan bersama. Bukan hanya karena takdir, melainkan memilih satu sama lain di dunia yang kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiyuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Retakan bisu

Langkah Ethan tetap stabil saat meninggalkan gudang latihan itu. Percakapannya dengan Serra di dalam ruangan tadi masih terngiang, tapi tak ada satu pun ekspresi yang ia biarkan muncul di wajahnya. Ia berjalan menembus parkiran, membuka pintu mobil, kemudian mengemudi pulang dengan tatapan lurus ke depan. Seolah tidak terjadi apa-apa.

Saat perjalanan pulang, tanpa sadar ia menginjak rem, menghentikan mobil yang dikendarainya tepat di pinggir jalan. Sorot cahaya dari tiang lampu, menggantung tepat di atas mobilnya, membuat kabin mobil terasa seperti ruang kecil yang terpisah dari dunia luar. Dan pada saat itulah

ponselnya mulai berdering.

Ethan menatap layar ponselnya beberapa detik, di sana hanya ada nomor tak dikenal, namun ia tahu siapa yang menelepon. Tanpa rasa ragu, ia mulai mengangkatnya.

"Ya, halo."

Dari ujung telepon, terdengar suara seseorang berbicara dengan nada profesional. Bahasa yang digunakan begitu jelas dan efisien, seperti percakapan yang sudah sering dilakukan oleh orang-orang yang terbiasa bekerja di balik layar.

Ethan mendengarkan, tatapannya lurus ke depan.

Beberapa sorot lampu dari kendaraan lain yang lewat, tampak memantul di kaca mobilnya.

"Iya, aku sudah masuk," ujarnya datar.

Seseorang di ujung sana tampaknya mengatakan sesuatu yang cukup panjang. Ethan menghela napas pelan. "Belum," jawabnya, rahangnya sedikit mengeras, "terlalu cepat kalau sekarang, beri aku waktu sedikit lagi," ia mengetuk pelan setir mobil dengan dua ruas jari.

Sejenak obrolan menjadi hening beberapa detik,

seolah orang di seberang telepon sedang mempertimbangkan sesuatu. "Baiklah."

Tut!

Akhirnya Ethan menutup dengan kalimat singkat, sambungan telepon pun terputus begitu saja tanpa ada salam penutup. Ia menurunkan ponselnya perlahan. Di layar yang mulai gelap itu, kedua netra cokelatnya sempat melihat logo resmi kepemerintahan, lalu menggeser ponsel tersebut ke kursi sebelah tanpa ekspresi.

Kemudian ia membuka dashboard mobil dan mengeluarkan sebungkus rokok bersama korek api yang disimpan di dalam sana. Sejujurnya ia tidak pernah kembali menghisap asap tembakau sejak pertemuannya dengan Riven di hari itu, namun entah mengapa, kali ini ia merasa sangat membutuhkannya.

Nginggg!

Jendela mobil pun terbuka, udara malam masuk dengan cepat, membawa angin dingin yang sedikit menyegarkan. Ethan mulai menyalakan rokok tersebut, api kecil dari korek menyala sesaat, memantulkan cahaya hangat di wajah yang terlihat jauh lebih lelah dari biasanya.

Ia mulai menarik napas panjang, sebelum

menghembuskan nya kembali dengan perlahan. Rasa panas di tenggorokan hingga paru-paru, kembali ia rasakan, namun kali ini tidak sampai membuatnya batuk. Asap tipis tampak mengepul pelan keluar jendela.

Pria berambut sebahu itu hanya terdiam menatap lurus ke depan. Tak dapat dipungkiri jika hari ini tak hanya fisiknya yang lelah, tapi pikirannya pun kian terasa berat. Semua hal terasa berkumpul menjadi satu. Tentang latihannya, tentang organisasi gelap itu, tentang rencana yang semakin berbahaya, dan yang paling penting dari semua itu ialah tentang Serra.

Benar, tujuan Ethan yang sebenarnya adalah melindungi Serra dari semua hal yang menariknya ke jurang kegelapan. Fakta jika ia masih mencintai wanita itu, seolah mendorong rasa keberaniannya untuk terus maju, tanpa memperdulikan seberapa berat resikonya. Namun karena itulah, semuanya terasa menjadi lebih sulit.

Beberapa menit kemudian, Ethan membuang puntung rokoknya ke aspal lalu menutup jendela. Mesin kembali ia nyalakan kemudian mobil mulai melaju dengan cepat.

...----------------...

Ruko dua lantai itu menyambutnya dalam diam. Lampu teras depan menyala redup. Dari luar terlihat seperti tempat usaha kecil yang sudah lama tak aktif. Begitu masuk, ia langsung melepas jaketnya lalu meletakkannya sembarang di kursi.

Vivian yang sedang sibuk dengan laptopnya sedikit terkejut.

BRUK!

Ethan menjatuhkan tubuhnya ke sofa panjang seberang Vivian. Satu lengannya tampak menutup sebagian wajah. Bekas aroma asap tembakau tercium samar di pakaiannya. Melihat sikap Ethan yang tak seperti biasanya, Vivian mulai menyadari sesuatu.

"Kau mulai kesulitan rupanya," tegur Vivian seraya menutup laptopnya.

Ethan hanya menggeleng pelan, lalu beberapa detik kemudian ia berkata, "hari ini cukup melelahkan." Vivian memperhatikan jemari Ethan yang perlahan mengepal di atas perutnya sendiri. "Tapi rencana ini harus berhasil," gumamnya pelan.

Vivian tidak langsung menjawab, ia tahu jika rencana ini memang berat. Mengingat jika sejauh ini mereka telah melibatkan pihak lain yang tak pernah disebutkan namanya secara terbuka.

"Istirahatlah, aku akan keluar sebentar," ujar Vivian mengambil tas kecil miliknya.

"Mau pergi kemana?," tanya Ethan datar.

"Rencana akan berhasil jika kita tidak kelaparan, aku akan beli makanan enak." sahut Vivian mulai melangkah keluar pintu.

Sudut bibir Ethan mulai terangkat tipis, setidaknya kehadiran gadis mungil itu selalu bisa membuatnya terhibur.

...----------------...

Minimarket itu hanya beberapa blok dari ruko tempat mereka tinggal. Gadis mungil berkaca mata itu mulai mengambil beberapa makanan favoritnya, seperti roti isi keju, soda lemon, cokelat hitam yang selalu ia makan diam-diam saat berpikir, dan beberapa makanan cepat saji untuk mereka santap bersama. "Lihat saja kak Ethan, aku akan membuatmu jadi bersemangat lagi!" gumamnya tersenyum simpul.

Setelah membayar dan melangkah keluar, seketika raut wajah gadis mungil itu berubah 90 derajat.

Sorot cahaya lampu di seberangnya, menampakkan sosok seorang wanita berpakaian serba hitam, sedang menatap lurus ke arahnya.

Angin malam membuat ujung rambutnya wanita tersebut bergerak pelan. Vivian menggenggam plastik belanjaannya sedikit lebih erat, karena kehadiran wanita itu membuatnya merasa gelisah.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
wuahhhhh mulai deh jantung kalian berdua pasti berisik atau isi kepala kalian pada riuh kan 🤭🤣🤣🤣😛
Aiyuki: ramai pokoknya🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
kan Serra sudah bilang Ethan bukan orang yang kalian cari Riven kau itu salah target
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
dah dig dug serrr begitulah rasanya kita kira guysss Ethan dan Serra nih wkwkwk 🤭🤣🤣🤣
Aiyuki: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
sepertinya Ethan. dan Serra ada getar getar warna pink lope lope🤭🤔
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
iya Ethan itu masih butuh waktu buat mencerna tapi paling tidak sudah tidak dingin dan diam saja
Aiyuki: iyup betul👍
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
apakah mungkin Ethan shock karena kejadian waktu itu bertarung melawan anak buahnya Riven dan dia melihat banyak yang mati di tangan Serra dia juga
Aiyuki: bisa jadi🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
untung Ethan melempar pisau belati pada anak buah Riven kalo tidak Serra udah di dorrr duluan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
author Aiyuki tlg FB ya terimakasih tadi follow ulang lagi✌🏻🙏🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
semoga itu Adrian Vale bukan Ethan berharap salah aja pokoke dah🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
apakah kira kira Ethan ini adalah Adrian Vale atau hanya mirip 🤔
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
Serra Lune padahal kau mengkhawatirkan Ethan makanya balik lagi kerumahnya iya kan wkwkwkkw🤭
Aiyuki: 🤭🤭 sepertinya bgcu
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
sepertinya Ethan senang hati karena peralatan yang dia buat dipakai latihan sama Serra 🤭
Aiyuki: 🤭 sepertinya bgcu
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
masih meraba raba Serra Lune kenapa bisa terluka parah karena apa dan siapa yang melukainya hingga hampir game over 🤔
Aiyuki: siapa hayoo🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻтяι'𝐆
singgah dimari kiteee 🤭🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Aiyuki: mari2 silahkan, enjoy ya✌
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
weihhh... akhirnya dirimu aktif kembali setelah sekian purnama menyembunyikan diri. selamat atas rilis karya baru nya. semoga sukses💪💪💪
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: sama2. 💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!