NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 Film apa Om?

" Terserah kamu, tapi siap-siap aja kasih sayang Hans hilang setelah dia punya kekasih baru " kata Dave dengan sengaja .

" Om kok bilang gitu sih " Ayra langsung sedih dan menatap Dave dengan tatapan sendu .

" Ehhhh, astaga, maksud Om tidak begitu Ay, " gelagapan Dave langsung menepuk mulutnya yang asal bicara .

" Terus apa?, kata Om Hans dia bakalan tetap sayang aku , walaupun sudah punya istri, apa iya nanti dia bakalan berubah " suara kecil Ayra menunduk sedih .

" Tidak, tidak Ay, sampai kapanpun Hans akan selalu sayang kamu tidak akan pernah berubah " kata Dave mengelus kepala Ayra dengan rasa bersalah karena sedikit ucapan nya malah membuat gadis itu sedih .

" Tapi aku rasa iya , lagian Om Hans kan bukan Om kandung aku wajarlah dia berubah , kayaknya aku harus mulai membiasakan diri" kata Ayra berlari pergi .

" Ayra " .

...........

1 Minggu kemudian.

Hans yang duduk disofa menatap Ayra yang lewat tak jauh darinya dengan tatapan mata menyipit merasa ada yang salah , tidak biasanya Ayra bersikap cuek padanya .

" Ayra " panggil Hans begitu Ayra akan menaiki tangga.

" Ya Om" jawab Ayra menatap Hans namun tidak menghampiri nya .

" Sini " Hans menepuk sofa disebelahnya yang dengan cepat Ayra duduk disebelah nya .

" Kamu kenapa? Marah sama Om? Om ada salah ?" pertanyaan beruntun Hans yang merasakan perubahan sikap Ayra cukup signifikan.

Ayra menggeleng terus menunduk sama sekali tidak menatap Hans .

" Kalau Om bicara tatap mata Om, kamu itu udah dewasa kalau ada masalah bicara sama Om bukan ngambek lagi kayak masih kecil dulu " ucap Hans memegang dagu Ayra .

" Aku nggak ngambek kok Om" jawab Ayra .

" Lalu apalagi yang kamu pikirkan hingga berubah pada Om?" tanya Hans yang bisa menebak pikiran dan kelakuan Ayra dengan detail .

" Aku nggak mikir apa-apa dan aku nggak ngambek , perasaan Om aja sikap aku berubah" kata Ayra mencoba menatap mata Hans beberapa saat.

" Ikut Om" ucap Hans memegang tangan Ayra dan membawanya menaiki tangga.

" Om mau keluar malam ini , cepat ganti baju kita jalan-jalan" Hans berhenti didepan kamar Ayra .

" Aku lagi nggak enak badan, Om keluar aja" alasan Ayra akan masuk kekamar nya .

" Kamu ini kenapa?" pertanyaan Hans memegang tangan Ayra dan menatap mata nya .

" Aku, aku nggak apa-apa Om " gelagapan Ayra merasa takut di tatap Hans dengan tatapan seperti itu.

" Ya kalau nggak apa-apa ikut Om " ucap Hans yang padahal sudah inisiatif mengajak Ayra keluar tapi Ayra malah menolak , tidak seperti biasanya yang selalu excited sampai merengek ingin ikut dengan Hans .

" Enggak, aku lagi males keluar malam Om, ingin nonton film aja dikamar " alasan Ayra lagi .

" Boleh juga, sudah lama kita tidak nonton bareng " ucap Hans yang setuju saja karena dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan Ayra .

" Ayo " ucap Hans masuk lebih dulu kekamar Ayra yang punya fasilitas lengkap .

" Tidak, aku mengantuk jadi mau bobok aja " kata Ayra menguap .

" Jadi Om nggak boleh nonton dikamar kamu?" pertanyaan Hans to the poin.

" Ya, ya, boleh Om " kata Ayra menatap Hans takut-takut.

" Kalau boleh lalu kenapa terlalu banyak alasan?" pertanyaan Hans.

" Yaudah ayo " kata Ayra kembali menutup pintu kamar setelah mereka masuk.

Hans duduk disofa yang dipenuhi boneka sementara Ayra menyalakan TV dan memberikan remote pada Hans .

" Om mau nonton film apa?" tanya Ayra yang sedang mencari saluran yang diinginkan.

" Dewasa" jawab Hans singkat .

" Hahhhh" melek Ayra menatap Hans yang duduk itu .

" Ya apa salahnya, kamu juga sudah dewasa kan sama seperti Om " ucap Hans mengambil remote ditangan Ayra .

" Duduk sini , Om cari dulu Film nya " kata Hans meminta Ayra duduk disebelah nya.

" Tapi Om," ragu Ayra menatap tv merasa canggung saja masa nonton film dewasa sama Hans .

" Kenapa lagi?" pertanyaan Hans yang membuat Ayra terdiam .

Hans memilih satu film dan menatap Ayra setelah film itu dimulai .

" Boleh Om bertanya sesuatu?" tanya Hans pada Ayra yang duduk disebelah nya .

" Kamu sebenarnya kenapa? mengapa sudah seminggu ini seperti menjaga jarak dari Om , apa kamu sudah tidak ingin Om tinggal disini lagi?" pertanyaan Hans .

" Jika memang begitu Om akan pindah dan ," Hans berhenti bicara ketika Ayra menutup mulutnya.

" Tidak begitu Om, jangan pergi" suara kecil Ayra hampir menangis menatap Hans sendu .

" Terus ngapain Om masih tinggal dirumah ini , kamu aja marah tanpa sebab bahkan seperti tidak suka dengan kehadiran Om" ucap Hans .

" Ini adalah rumah kamu jika memang ada yang tidak kamu sukai kamu bisa melempar nya keluar termasuk Om " kata Hans .

" Ini bukan rumah aku , tapi rumah kita " pernyataan Ayra yang tidak pernah menganggap bahwa semua ini adalah miliknya sendiri .

" Tidak, Om tidak punya hak apa-apa atas semua harta ini , segalanya punya kamu dan Om hanya wali kamu " tegas Hans mengatakan kebenaran dan walaupun selama ini Hans yang mengelola segalanya tidak pernah terbesit dipikiran Hans untuk mengambil sepeserpun.

" Tapi tanpa semua usaha dan kerja keras Om maka semua ini tidak akan ada ataupun berkembang seperti sekarang, jadi semua ini punya kita bukan cuma aku " kata Ayra .

" Kamu tidak perlu membagi nya dengan Om , karena sekarang Om juga punya dan memiliki segala nya berkat didikan Papa " ucap Hans .

" Ohhhh, jadi setelah sukses Om mau ninggalin aku gitu aja , terus sengaja bikin seolah-olah aku yang ngusir Om dari rumah ini " kesimpulan Ayra yang jadi salah paham .

" Aku nggak ada ya bilang mau ngusir Om, bicara aja sama Om enggak " kata Ayra memangku kedua tangannya menatap Hans .

" Ya justru itu, kamu nggak ngusir tapi sikap kamu seolah-olah menyatakan itu , kamu pikir Om nyaman didiemin kayak gini" komplen Hans yang sungguh tidak tau apa salahnya.

" Nggak ada aku diemin Om " jawab Ayra .

" Lebih dari itu , pokoknya kalau malam ini kamu nggak jelasin semuanya pada Om dengan detail besok pagi Om pergi dari rumah ini " ancam Hans yang sungguh ingin tau apa yang membuat Ayra jadi begini .

" Mmmh, terus Om mau kemana ?" Ayra memegang tangan Hans yang sudah berdiri sebelum melangkah pergi .

" Lepasin Om, kamu udah nggak sayang sama Om lagi " ucap Hans melangkah pergi .

" Ommm, katanya mau nonton " rengek Ayra tidak melepaskan tangan Hans dan bergelayut benar-benar tidak membiarkan Hans pergi .

" Yaudah , Om kasih kamu waktu sampai film ini selesai jika masih belum cerita Om tinggal " kata Hans kembali duduk begitu Ayra mengangguk.

Begitu mereka duduk dan menatap TV Hans langsung meneguk ludahnya melihat adegan ciuman sepasang kekasih yang sedang memadu cinta .

" Om mereka mau bikin dedek ya?"

1
D_wiwied
hmmm mau modusin Ay pasti, ya kan om 😁🤭
Widia Aldiev
sepolos tisu kamu Ayra 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
ajak Ayra ke tempat yg indah Hans,piknik misalnya di pinggir danau dan ungkapkan semua perasaan kamu yg sebenarnya biar dia merasakan cintamu yg sesungguhnya sebagian seorang pria bukan om yg merawatnya sedari kecil
Widia Aldiev
harusnya Hans jujur apa adanya sama Ayra soal perasaanya dan juga soal perjodohan itu,biarkan Ayra memilih siapa yg akan dia jadikan pendamping hidup,daripada di kemudian hari Ayra tahu jika Hans sudah membohonginya dia pasti akan sangat kecewa meski tak dipungkiri jika Ayra sangat menyayangi Hans 😌 dan jika Hans memang sangat mencintai Ayra dia akan menghargai dan menerima semua keputusan Ayra terhadapnya
Miss Typo
cemburu gpp Ayra 🫢
D_wiwied
senjata makan tuan ya Hans, makin cenut2 gak tuh 🤣🤣
Miss Typo
awas gak tahan bisa berabe Hans 🤣
Miss Typo
aku mlh takut obsesi mu itu suatu saat akan membuat mu dlm masalah besar Hans, selalu deg²an bacanya
D_wiwied
yakin om ga ada yg bakalan bangun tuh 🤭😆
Miss Typo
awas Hans tegang kebablasan bisa bahaya nanti 😁
yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol, gmn tuh tindakan Hans selanjutnya ya
Nanik Nanik
thor ceritanya jangan d buat kayak sinetron ayra jgan d buat benci sama hans
Miss Typo
waduh, orang yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol dan Hans blm bisa membuat Ayra jatuh cinta padanya. atau mungkin Ayra juga dah jatuh cinta dgn Hans tapi dia berusaha memendam perasaan itu, karna menganggap Hans walinya
Cristella Tella
tentu om hans gk marah ayra
D_wiwied
bener Hans ini salah, salah besar.. salah kenapa cm sebentar 😆🤭🤭
Miss Typo
harusnya Hans yg minta maaf sama kamu Ayra, karna dia dah berani mengecup bibir mu saat tidur 😁
Miss Typo
apa tidur disamping Hans, nyari guling pasti yg dipeluk Hans. Ayra biasa aja serang bisa Anas dingin 😁
Miss Typo
sabar Hans sabar, kamu harus lebih giat berusaha 😁
Ayra gak sengaja dengerin gak ya saat Hans ngomong mencintainya, mungkin dengerin dan sikapnya berubah 🤔
Widia Aldiev
PR BESAR buat kamu Hans gaman caranya kamu bisa ungkapin perasaan kamu yg sesungguhnya sama Ayra 😄 tetap semangat ya Hans 😘😘😘
Nanik Nanik
thor jangan buat ayra membenci Hans, ceritanya jangan d rumit
Widia Aldiev
apakah jalur yg tempuh olah Hans akan mulus tanpa hambatan dan apakah Ayra akan menerima cintanya Hans
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!