NovelToon NovelToon
Zandra New Seasons (S8)

Zandra New Seasons (S8)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Pembaca Pikiran / Cintapertama
Popularitas:221.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Perjalanan mendaki gunung sebuah rombongan, mengantarkan mereka untuk mengalami hal mistis. Niat ingin bersenang-senang, harus merasakan perasaan mencekam sepanjang perjalanan.

Namun, di akhir kisah mendaki. Salah satu dari rombongan, ternyata merupakan takdirnya salah satu anggota Zandra.

Penasaran?? yuk kita simak ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ikhlas Mati di Gunung

"Ini kalau dimakan sekarang, besok mau makan apa?" gumam Yanto

Di sisi lain, persediaan air juga sudah sangat menipis. Akhirnya Yanto memutuskan, untuk memasak sebagian dari sisa yang ada. Dengan tujuan, agar besok mereka masih bisa makan untuk sarapan. Setelah masakan sudah matang, mereka makan dengan lahap. Karena mereka, memang benar-benar sudah sangat kelaparan.

Setelah selesai makan, Yanto pun mengatakan pada teman-temannya. Bila persediaan makanan yang dimiliki, sudah sangat menipis. Jadi sebisa mungkin, Yanto meminta mereka menghemat untuk perjalanan selanjutnya.

"Yan, kita harus ngapain habis ini?" tanya Kania lemas, bahkan suaranya terdengar bergetar

"Kita bermalam dulu aja Kan, hari udah mau gelap. Kalo lanjut jalan, yang ada kita malah makin tersesat." jawab Yanto, yang sama lemesnya

Dengan terpaksa, malam itu mereka bermalam di lebatnya hutan.

Yanto memutuskan tidur di antara dua tenda, melihat itu Asep juga ikut tidur di sana. Hanya beralaskan matras dan beratap flysheet. Ketiga temannya, sudah tertidur pulas di dalam tenda. Karena suhu semakin dingin, Yanto mengajak Asep mencari kayu. Untuk membuat api unggun, agar mereka bisa merasa lebih hangat.

Setelah mendapatkan kayu, mereka menyalakan api unggun. Keduanya duduk di dekat api unggun, sembari minum kopi. Membicarakan kelanjutan perjalanan besok, sebisa mungkin mereka harus sudah keluar dari hutan. Karena persediaan air dan makan mereka, sudah sangat sangat menipis.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, Yanto dan Asep beranjak tidur.

.

Malam itu, entah jam berapa Kania terbangun. Ia membangunkan Fika, untuk mengantarnya buang air kecil. Mereka hendak keluar tenda, Fika membangunkan Yanto dan Asep, karena posisi mereka menghalangi jalan keluar.

"Yan, Sep... bangun dulu, gue mau lewat." ucap Fika

"Mau kemana?" tanya yanto, ia pun duduk

"Kania mau buang air kecil" jawab Fika

"Ohh, ya udah. Buang air kecil di belakang tenda aja" ucap Yanto, ia pun lanjut tidur

Kania dan Fika segera keluar tenda, mereka berjalan menuju belakang tenda. Melihat di sebelah kanan tenda mereka, terdapat bekas api unggun. Sehingga mereka pun, mengambil jalan sebelah kiri.

Setelah selesai buang air kecil, dari belakang tenda. Kania melihat ada seorang wanita, yang sedang duduk sebelah kanan tenda. Tepat di sebelah bekas api unggun...

Melihat itu, Kania langsung menggandeng tangan kiri Fika. Mereka berjalan kembali masuk ke dalam tenda, Kania menoleh kembali. Melihat ke arah bekas api unggun dan... dan wanita yang tadi duduk, sudah tidak ada.

DEG

Kania memilih diam, ia tak memberitahukan hal ini pada Fika. Mereka kembali melanjutkan tidur, sampai pagi menyapa.

Kurang lebih jam 6 pagi, mereka kembali berjalan menyusuri bibir jurang. Dengan hanya berbekal 1 botol air yang tersisa, mereka berjalan semakin jauh ke bawah.

Lama berjalan dan 1 botol air, yang tersisa tadi sudah habis terminum. Jadi sekarang, mereka sudah tak memiliki persediaan apapun.

Semakin mereka berjalan turun hutan, yang mereka lalui ini semakin rimbun. Dan pepohonan semakin lebat dan semakin tertutup, sehingga tak ada celah sinar matahari yang masuk ke dalam hutan. Mereka sudah sangat kelelahan, wajah mereka pucat. Debu dan pasir pun, sudah menyatu di tubuh mereka. Hingga akhirnya mereka semua terduduk lemas, karena sudah kelelahan dan tidak tau harus bagaimana lagi. Mereka sudah pasrah dengan keadaan, sesekali terdengar Kania berucap lirih...

"Aku ikhlas bila harus mati di sini, semoga jasadku di temukan. Aku tak ingin membuat keluarga ku menunggu, tanpa kepastian. Terutama kedua orang tuaku.."

Mendengar hal itu, dalam hati Yanto mengatakan hal yang sama. Karena kelelahan, tidak terasa mereka semua tertidur. Kecuali Kania, yang tak bisa tidur. Dia memperhatikan wajah teman-temannya, yang sudah terlelap. Sambil dalam hati berkata...

'Apakah kita akan mati di sini?'

Di kedua pelupuk mata Kania, sudah penuh dengan air mata. Otaknya sudah blank, buntu dan kosong. Lambat lain kedua matanya pun terpejam, dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya.

.

.

"Ngapain kita ke sini?" tanya Haiba, ia melihat ke arah bawah yang ternyata jurang

"Ga tau kak, perasaan Anggun ada yang ga beres aja. Kaya ada yang ngajak buat ke arah sini" jawab Anggun

"Ngeri banget ini Nggun, lu ga takut apa kalo liat ke bawah." ucap Hazley

"Nggak lah kak, udah biasa ini mah. Tadi kan Anggun udah minta kakak buat nunggu di tenda, kenapa malah kekeh pengen ikut?" balas Anggun

"Namanya pertama kali naik gunung Nggun, penasaran gue. Ada apa aja, sampe banyak banget yang antusias buat berkali-kali naik. Gauri, ngomong napa? Diem aja lu, udah kaya orang sawan liat jurang." jawab Haiba, Gauri tersenyum

"Mau ngomong apa kak? Takut salah nginjek jalan, nanti malah kepeleset. Jalannya ngeri, makanya Gauri diem." jawab Gauri

"Nggun, apa ga ada jalan lain ya?" tanya Hazley

Ternyata mereka berempat tengah berjalan, di jalan yang sama dengan kelima pendaki tadi. Hanya saja dari arah yang berbeda, para lelaki tidak ikut. Karena mereka sibuk membuat tenda, juga mencari kayu untuk di bakar.

"Ada kak, cuma harus muter. Malah tambah jauh lagi, ini yang paling cepet." jawab Anggun

"Apa kita bakal nemuin harta karun Nggun? Lu mah udah kek Aladin aja, ngikutin feeling." tanya Hazley, membuat Haiba, Anggun dan Gauri tertawa

"Iya kali kak" saat mereka tengah asyik bercengkrama, Haiba dan Hazley menghentikan langkah mereka.

"Nggun berenti" ucap Hazley, membuat Anggun dan Gauri kebingungan

"Ada apa kak?" tanya Gauri

"Bentar" Haiba dan Hazley, berjalan pelan ke arah depan Anggun.

"Lu ngapain di mari?" tanya Haiba, membuat sosok yang di liat keduanya menengadah

Ya... yang membuat Hazley dan Haiba, menghentikan langkah Anggun dan Gauri. Karena mereka melihat ada sosok wanita, yang tengah berjongkok sendirian tak jauh di depan Anggun. Hanya saja Anggun tak melihatnya, itu bisa di artikan bila sosok itu makhluk halus. Tapi ini berbeda, apa mungkin dia belum mati?

'Hiks... akhirnya ada orang lewat, kalian manusia kan?' Haiba dan Hazley, spontan merubah ekspresi wajahnya menjadi datar

'Dikira kita lelembut Haz' ucap Haiba, tawa Hazley hampir pecah

'Udah tau dia yang bukan manusia, tapi aneh ga sih?' Haiba mengangguk, dengar ucapan Hazley

'Masih ada cahaya kehidupan, bisa jadi dia masih hidup.' jawab Haiba

'Gue ga yakin' balas Hazley

"Lu sendirian?" tanya Hazley, sosok itu menggelengkan kepalanya

Anggun dan Gauri hanya diam, Anggun sudah bisa menebak dengan siapa kedua calon iparnya berbicara. Sedangkan Gauri, dia bingung melihatnya.

'Gue bareng temen-temen, tapi mereka tertidur karena kelelahan. Kami udah 2 hari 2 malam tersesat di hutan ini, kami ga bisa keluar. Hanya muter-muter di tempat yang sama, sampai makanan dan minuman yang kami punya habis. Makanya gue jalan balik ke sini, siapa tau ada yang bisa nolong kami semua. huhuhuu... tolongin kami, kami sudah lelah dan kelaparan. Kami ingin pulang, gue cape. Badan gue sakit...' jawabnya

Haiba dan Hazley saling tatap, sepertinya dia tidak sadar. Kalo dia sendiri arwah..

"Nggun, Gauri.. panggil yang lain, ikutin tanda yang gue buat." Anggun mengangguk, ia paham. Gauri hanya mengikuti Anggun, meski masih tak paham dan merasa merinding di sekujur tubuhnya.

...****************...

Ada kirim chat, katanya kenapa ga beres-beres kasus ini??

Aku itu NULIS NOVEL, kalo ceritanya singkat namanya CERPEN. Kalo ga suka kan, bisa skip. Tunggu aja cerita yang lain, kasus baru. Perasaan ini cerita masih pendek, dibanding kasus lainnya.

Tapi jangan kasih rate bintang 1 ya, daripada gitu mending jangan kasih rate serius ini mah.

Aku cari duit di sini, kalo kalian cari duit dengan cara lain. Jangan ngerugiin usaha orang, maaf kalo ada yang tersinggung. Karena sebelum kalian yabg tersinggung, aku duluan yang ngerasain.

Maaf ya.... Suka pengen resign ari gini teh, wkwkwk

Jangan lupakan like, komen, gift sama vote nyaaa🥰

1
fifia
mendadak serangan jantung ringan ini mah😂😂😂
gasss kasus baru d mulai cussss beraksi
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
ceritanya serem di bumbuhi lelucon jd seru🤣
Queen adzilla👑
siapa yg datang pake plop 🤔
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
hahahahaha doni doni
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Eta saha nu datang mak? boa² sarombongan deuih🤣🤣
RiriChiew🌺
Saha eta NU datang, apa sa RT atau emang afwa afwi yaa . makkk kok aku linduuu istri na afwii yaa kembaran ku pisan kan itu sriii ekhem 🤭😅
RiriChiew🌺
ntahlah aku mau sedihh atau apa , yg jelass seserian wae gara² si doniii . heyyyy donoo kamu eddaaaann pisan ternyata /Joyful//Joyful/ hiburan pisan buat diriku
Aquarius26
ayoo datanglah kalian wahai maslaah,,,biar zandra's beraksi,,,ayo ayoo datang😂😂
nara
wah dapet misi penyelamat para arwah bocah yg ditahan hantu rumah sakit
Neneng Misdarliah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kalakuan s doni ampun dekah,,, waaaahhhh kasus niiih 💪💪💪💪💪💪💪💪💜💜💜💜💜💜💜
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
🤭 yakin jantung mereka pada dag dig dug
mama_im
eeeuuuuyyyyyy ceuk si akbar teh, karak ge di bere ngaran geus di gorowokan 🤣🤣🤣🤣🤣
mama_im
dan 😌😌
mama_im
kita. ea ea ea kiw kiw kiw 🤣🤣🤣🤣
Zahbid Inonk
makin seru lanjut Mak othor biar semua kla Zandra kumpul buat basmi tuh makhluk tak terlihat
Sidiq Isnan
wah mantap ada Maslah besar lagi nih kayak nya
yumna
don namain ank orang yg kern dkin gtu 🤣🤣🤣
Eliermswati
up lg dong thor lg seru nih bc nya dah bersambung aj mn nunggu nya blm lg smpe bsk mlm lg sedih nya hati in
yumna
lagi mood ustad dy 🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wah asikk nih eptualangan lagi🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!