NovelToon NovelToon
Bukan Istri Cadangan

Bukan Istri Cadangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor jahat / Poligami / Selingkuh
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Ra

Lima tahun Hana Ayunindya mengabdi sebagai istri sempurna bagi Arlan Mahendra. Namun, cinta saja ternyata tidak cukup untuk mengisi rahim yang masih sunyi. Di bawah tekanan keluarga dan ego yang terluka, Arlan menjatuhkan vonis paling kejam. Ia akan menikah lagi.

​Maura hadir bukan hanya untuk memberikan keturunan yang didambakan Arlan, tapi juga untuk perlahan menggeser posisi Hana di rumah yang ia bangun dengan air mata. Hana mencoba ikhlas, mencoba menelan pahitnya dipoligami, hingga ia menyadari bahwa keikhlasan tanpa batas hanya akan membuatnya hancur tak bersisa.

​Di tengah puing-puing hatinya, Hana memutuskan untuk bangkit dan menemukan kembali jati dirinya yang hilang. Saat itulah, Adrian Gavriel hadir dan menunjukkan bahwa Hana layak dicintai tanpa syarat.

​Ketika Hana mulai berpaling, mampukah Arlan merelakannya? Ataukah penyesalan datang saat pintu hati Hana sudah tertutup rapat?

Kita simak kisah selanjutnya yuk di Karya => Bukan Istri Cadangan.
By: Miss Ra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Pagi di Jakarta biasanya membawa harapan, namun bagi Arlan Mahendra, pagi ini membawa kiamat. Cahaya matahari yang menerobos masuk melalui celah gorden ruang kerjanya terasa seperti sembilu yang menyayat mata.

Ia terbangun di sofa dengan kepala berdenyut hebat, sisa dari botol minuman keras yang ia habiskan semalam sendirian.

Ponselnya yang tergeletak di lantai bergetar tanpa henti. Puluhan panggilan tak terjawab dari Dani, asistennya, dan notifikasi berita ekonomi yang meledak di media sosial.

"Pak! Pak Arlan! Anda harus lihat ini!" suara Dani terdengar panik saat Arlan akhirnya mengangkat telepon.

"Ada apa lagi?" bentak Arlan, suaranya parau.

"Gavriel Corp... Pak Adrian mencabut seluruh dukungan saham dan investasi mereka dari Mahendra Group secara total! Bukan hanya itu, mereka menarik semua jaminan bank yang terhubung dengan distribusi kita. Vendor-vendor utama kita membatalkan kontrak serentak pagi ini, Pak! Kita... kita dinyatakan gagal bayar dalam waktu kurang dari satu jam!"

Arlan terkesiap. Seluruh rasa kantuknya hilang seketika, digantikan oleh hawa dingin yang menjalar ke tulang punggung.

"Apa?! Tapi aku sudah menandatangani nota kesepahaman itu kemarin! Hana sendiri yang menyajikannya!"

"Pihak Gavriel menyatakan ada klausul pelanggaran etika yang membuat perjanjian itu batal demi hukum, Pak. Mereka tidak menjelaskan detailnya, tapi yang jelas, uang kita macet total!"

Arlan membanting ponselnya ke meja. "Adrian... Hana... kalian benar-benar ingin membunuhku!"

Tanpa membuang waktu, Arlan menyambar ponselnya kembali. Ia menekan nomor Hana dengan jemari gemetar. Kali ini, panggilannya tersambung. Hana tidak lagi mematikan ponselnya.

"Halo," suara Hana terdengar sangat tenang, sangat jernih, seolah ia baru saja bangun dari tidur yang paling nyenyak dalam hidupnya.

"HANA! APA-APAAN INI?!" teriak Arlan histeris. "Apa maksud Adrian mencabut semua saham pagi ini? Aku sudah menandatangani dokumen sampah itu kemarin! Aku sudah menyerahkan jalur distribusiku! Kenapa kalian mengkhianatiku?!"

Hening sejenak di seberang sana. Arlan bisa membayangkan Hana sedang tersenyum sinis di kursinya yang mewah di Gavriel Corp, atau mungkin di samping Adrian.

"Pengkhianatan, Mas?" Hana bertanya balik dengan nada meremehkan. "Bukankah kau yang lebih dulu ahli dalam hal itu? Selama lima tahun kau mengkhianati pernikahan kita, mengkhianati kepercayaanku, dan kau menyebut ini pengkhianatan?"

"Jangan bawa-bawa urusan pribadi ke bisnis, Hana! Ini soal ribuan karyawan! Ini soal namaku!"

"Namamu sudah kotor sejak kau membawa wanita lain ke dalam rumah kita, Mas," sahut Hana dingin. "Soal pencabutan saham, Adrian memiliki hak penuh. Klausul dalam dokumen kemarin menyatakan bahwa Gavriel Corp bisa membatalkan kerja sama jika pihak kedua terbukti melakukan manipulasi aset. Dan kami menemukan bukti bahwa kau mengalirkan dana perusahaan ke rekening pribadi Maura secara ilegal. Itu pelanggaran hukum, Mas. Adrian hanya menyelamatkan uangnya dari pria korup sepertimu."

"Hana, dengar... kita bisa bicarakan ini. Aku suamimu!"

"Dulu, Mas. Sekarang, kau hanya pria yang sedang melihat kerajaannya runtuh. Jangan meneleponku lagi. Jika kau ingin bicara, bicaralah pada pengacara Gavriel Corp."

Klik !

Sambungan diputus sepihak. Arlan berteriak frustrasi, melempar vas bunga ke arah pintu. Ia merasa seperti pecundang yang ditelanjangi di tengah keramaian.

Di tengah kemelut itu, pintu kamar terbuka. Maura keluar dengan langkah yang dibuat-buat lemas, mengenakan daster sutra tipis.

Wajahnya dipoles sedemikian rupa agar terlihat pucat, namun matanya tetap memancarkan kelicikan.

"Mas Arlan... ada apa? Kenapa teriak-teriak?" Maura mendekat, mencoba mengelus bahu Arlan. "Aku kaget, Mas. Bayi kita juga sepertinya kaget di dalam sini, dia nendang-nendang terus dari tadi pagi."

Arlan menepis tangan Maura dengan kasar. "Diam, Maura! Perusahaanku sedang hancur! Adrian menarik semua sahamnya!"

Maura tersentak, namun segera merubah ekspresinya menjadi manja. Ia bergelayut di lengan Arlan, menghirup aroma alkohol dari tubuh pria itu tanpa rasa jijik.

"Ya ampun, Mas... tapi kan kamu masih punya aset lain? Jangan terlalu dipikirkan, Mas. Yang penting sekarang itu aku dan bayi kita. Tadi pagi, dia rasanya pengen banget ditemani papanya terus. Jangan ke kantor ya, Mas? Aku takut kalau kamu pergi, bayi ini kenapa-kenapa karena aku stres."

Arlan menatap Maura dengan pandangan membunuh. "Kau tidak dengar? Aku kehilangan segalanya! Dan kau masih bicara soal menemanimu? Uang yang kukirim ke rekeningmu itu, Maura... itu yang dijadikan alasan oleh Hana untuk menghancurkanku!"

"Tapi kan itu untuk masa depan anak kita, Mas!" Maura mulai terisak, air mata buaya mengalir di pipinya. "Kenapa kamu malah menyalahkan aku? Aku ini sedang mengandung darah dagingmu! Apa kamu lebih mementingkan harta daripada anak ini? Anak ini tidak ingin papanya jauh-jauh hari ini. Mas... jangan tinggalin aku..."

Maura memeluk Arlan erat, menenggelamkan wajahnya di dada Arlan. Ia tidak peduli dengan kehancuran Mahendra Group, yang ia pedulikan adalah bagaimana ia bisa terus mengikat Arlan agar pria itu tidak kembali mengejar Hana.

Arlan merasa muak. Namun, di saat yang sama, ia merasa terjebak. Ia kehilangan Hana, ia kehilangan hartanya, dan sekarang satu-satunya prestasi yang ia miliki hanyalah janin yang ada di perut Maura.

Janin yang ia yakini sebagai pembuktian kejantanannya yang selama ini diragukan.

"Lepaskan, Maura! Aku harus ke kantor!"

"Gak boleh!" Maura mengeratkan pelukannya. "Kalau kamu pergi, aku bakal pingsan! Perutku sakit banget, Mas! Aduh... kayaknya dedek bayinya sedih papanya marah-marah..."

Arlan menggeram. Ia terjebak dalam drama yang ia ciptakan sendiri. Di satu sisi, dunianya di luar sana sedang terbakar api yang dikirim oleh Hana dan Adrian. Di sisi lain, ia terbelenggu oleh wanita yang hanya menginginkan hartanya.

Sementara itu, di kantor Adrian, suasana sangat kontras. Hana duduk di sofa kulit, menatap layar televisi yang menyiarkan berita tentang anjloknya saham Mahendra Group. Adrian berdiri di belakangnya, memberikan pijatan lembut di bahu Hana.

"Kau puas?" tanya Adrian lembut.

Hana menghela napas panjang, menyandarkan kepalanya di perut Adrian. "Aku merasa... lega. Tapi ini belum selesai, Adrian. Arlan masih memiliki rumah utama dan beberapa aset kecil. Aku ingin dia benar-benar merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa apapun, seperti aku yang dulu hidup tanpa harga diri di sampingnya."

Adrian mengecup puncak kepala Hana. "Segalanya sedang berjalan, Sayang. Tim hukumku sedang memproses gugatan penyitaan aset atas dasar pencucian uang yang ia lakukan untuk Maura. Dalam beberapa hari, dia bahkan tidak akan punya kursi untuk duduk."

Hana tersenyum. Kali ini senyumnya tulus. Ia menatap Adrian, pria yang telah memberikannya segalanya dalam waktu singkat. "Terima kasih, Adrian. Untuk semuanya."

"Jangan berterima kasih padaku dengan kata-kata, Hana," bisik Adrian, suaranya memberat penuh gairah. Ia membalikkan tubuh Hana agar menghadapnya. "Tunjukkan padaku betapa kau menghargai api yang menjaga agar kau tidak membeku."

Adrian mengangkat Hana ke dalam gendongannya, membawa wanita itu menjauh dari televisi yang masih menyiarkan kehancuran Arlan.

Di dalam ruangan itu, kemenangan bukan hanya soal harta, tapi soal memiliki kembali jiwa yang sempat hilang.

Hana memejamkan mata saat Adrian membaringkannya di meja kerja yang luas. Di bawah cahaya lampu kantor yang terang, mereka kembali menyatukan rasa.

Setiap sentuhan Adrian adalah simbol pembebasan bagi Hana. Jika di luar sana Arlan sedang menangis meratapi hartanya, di sini Hana sedang merayakan kebebasannya dengan pria yang memuja setiap inci tubuh dan jiwanya.

"Kau milikku, Hana. Selamanya," gumam Adrian di tengah ciumannya yang panas.

"Selamanya, Adrian," sahut Hana, mengunci takdirnya dengan pria yang telah menghancurkan musuhnya hingga ke akar-akarnya.

Di kediaman Mahendra, Maura yang melihat Arlan tertidur karena kelelahan setelah mengamuk, perlahan bangkit dari tempat tidur. Ia mengambil ponsel Arlan yang tergeletak di nakas.

Ia membuka pesan masuk dan melihat percakapan Arlan dengan Hana tadi pagi. Matanya berkilat penuh kebencian.

"Hana... kau pikir kau sudah menang? Kau menghancurkan hartaku, maka aku akan menghancurkan nyawamu," bisik Maura.

...----------------...

Next Episode ....

1
falea sezi
hana sama. kek. pelacur
falea sezi
g usa buat novel lu novel. g jelas muter
falea sezi
maaf Thor pembaca benci wanita murahan berbagi batangan ma madu najis bgt males like
Miss Ra: silahkan bisa out dari novel saya.
total 1 replies
falea sezi
pantes like dikit wong MC oon
Miss Ra: maaf yah kakak...
tolong bisa dijaga gak yah komentarnya?

menulis itu butuh tenaga, pikiran dan strategi, situ tinggal baca ajah, komennya biasa ajah, kalau saya oon, saya gak akan bisa membuat buku sampai lebih dari 10 novel..

jika tidak berkenan dengan ceritanya bisa out dari novel saya..

karena komentar sampah seperti ini gak pantes ada dinovel saya...

🙏🙏🤗
total 1 replies
falea sezi
najis murahan lu hana
falea sezi
novel prett peran utama. bloon
falea sezi
cerai aja najis berbagi batangan
sunaryati jarum
Sebelum menyentuh Hana, orang suruhan kamu sudah ditangkap,Maura.Penderitaan kamu ulah kamu sendiri.Tapi sepertinya Hana wajib terimakasih pada Penipu Maura, karena dia kau mendapatkan suami yang melimpahi kebahagiaan./Smile//Smile/
sunaryati jarum
Sebelum menyentuh Hana, orang suruhan kamu sudah ditangkap,Maura.Penderitaan kamu ulah kamu sendiri.Tapi sepertinya Hana wajib terimakasih pada Penipu Maura, karena dia kau mendapatkan suami yang melimpahi kebahagiaan./Smile//Smile/
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Thewie
💪💪💪💪
sunaryati jarum
Semakin menarik dan bikin penasaran.Awal badai asal buka untuk Hana dan Adrian tapi untuk penipu Maura,dan mantan mertuanya Ny Mira
sunaryati jarum
/Ok/Thoor itu emak tunggu sejak kemarin. untuk semoga segera tumbuh Adrian Yunior untuk membungkam mulut Ny Mira.
Miss Ra: 🤗💪

siaaaapppp
total 1 replies
Thewie
wahhhh pasti seru Thor episode berikutnya.. semangat othor sayang💪
Miss Ra: 🤗💪

siaaapppp
total 1 replies
sunaryati jarum
Ayo mana upnya
Miss Ra: Insyaallah kalo gak siang malem ya kak...

author lagi lumayan sibuk dikerjaan menyambut idul fitri..
🙏
total 1 replies
Thewie
selamat ya Hana dan Adrian.. semoga langsung Dateng si kecilnya. buat kembar ya thor.. kembar 4 ok Thor
Miss Ra: /Facepalm//Joyful//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
mama
iblish Maura setelah ini tamat lah riwayat mu,tunggu sampe semua kebusukan mu terbongkar..buat hana setelah perceraian ini pergi jauh lupakan masalah mu dgn suami berengsek seperti arlan🤣
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
Dyas31
lama g up thor
Miss Ra: iyaa beb...

lagi sakit aku beb..
hari ini juga ijin gak masuk kerja, karna emang lagi bener² drop..

dimaafin yaahh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!