NovelToon NovelToon
Bawalah Aku Pergi

Bawalah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Slice of Life
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: lusi permata Sari

Kamu tau aku sangat mencintai adikmu, tapi kamu pun tau, sangat mustahil untuk aku bisa hidup bersamanya, jika memang kamu juga mencintai aku ,maka bawalah aku pergi dari kehidupan adikmu. Dobrak lah pintu hati ku agar aku bisa mencintaimu melebihi cinta ku untuk nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lusi permata Sari , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.32

 Setelah 3 hari di rumah kakeknya Lilia ,akhirnya Riza pun meminta izin untuk membawa Lilia pindah ke rumah baru nya,tak lupa Riza pun mengajak eyang dan Mimi nya Lilia untuk mengantar mereka pindah ke rumah barunya, akan tetapi sayang nya kakek dan nenek Lilia tidak bisa ikut mengantarkan Lilia dan Riza, Dengan alasan eyang sudah tidak kuat jika harus berlama-lama duduk di dalam mobil, padahal memang mereka sengaja ingin memberikan waktu berdua untuk pengantin baru itu, setelah selesai berpamitan dengan penuh haru,Riza dan Lilia pun langsung masuk ke dalam mobil.

Sepanjang perjalanan Lilia hanya terdiam.

"Kamu kenapa diam aja ? ", tanya Riza.

"Emm enggak kok,aku lagi mikirin kira-kira aku betah gak ya tinggal di rumah itu ", ucap Lilia.

"Yaa pasti kamu bakal betah dong,kan kamu tinggal sama suami kamu yang ganteng ini ", jawab Riza menggoda.

"iihhh apaan sih Riza ", ucap Lilia.

"Udah dong jangan cemberut gitu,aku makin gemes tau, rasanya udah gak sabar aku buat sampe rumah baru kita ", Sahut Riza.

"Zaaa...", jawab Lilia yang mulai kesal.

"Iya iya maaf ya sayang ", jawab Riza.

Lilia pun tak menjawab hanya bisa membuang muka.

Akhirnya mereka pun sampai di rumah baru mereka, Lilia yang melihat nya sangat terpukau dengan kemegahan rumah nya itu.

"Gimana sayang,kamu suka ? ", tanya Riza.

"Emmm lumayan ", jawab Lilia yang sedikit gengsi.

"Kalo ada yang kurang kamu suka, kamu tinggal bilang aja ya, nanti langsung aku perbaiki ", ucap Riza.

"Gak usah kok ,aku suka dengan model nya ", jawab Lilia.

Setelah sampai di dalam, Lilia dan Riza langsung di sambut oleh ART yang bernama bi yayan, Riza sengaja langsung mencari art untuk membantu mengurus rumah nya, Riza tidak mau istrinya itu kecapean.

Setelah puas melihat lihat semua isi rumah nya, Lilia pun langsung masuk ke kamar yang memang sudah di siapkan Riza untuk mereka. Lilia pun langsung berubah menjadi canggung ketika melihat Riza sudah ada di dalam kamar.

"Kamu istirahat aja dulu yaa, pasti kamu capek kan ?", tanya Riza.

"Emmm iya za, terimakasih ", jawab Lilia.

"Kamu gak usah canggung lagi ya, kita kan sudah menjadi suami istri ", ucap Riza semakin membuat Lilia grogi.

"Yaudah aku mau mandi dulu ya za ", ucap Lilia yang mencoba menghindar dari Riza.

Riza yang melihat Lilia mau mandi pun malah kegeeran, karena menurutnya Lilia akan bersiap-siap untuk melayani nya .

Setelah menunggu hampir 30 menit, akhirnya Lilia pun keluar dari toilet dan sudah berpakaian rapi dengan setelan baju dan celana panjangnya.Riza yang melihat Lilia berpenampilan seperti itu merasa sangat kecewa, karena sudah 3 hari Riza menunggu untuk momen malam pertamanya dengan Lilia.

"Kamu kok pake baju kayak gitu ", tanya Riza.

"Emang kenapa za,ada yang salah kah ?", jawab Lilia.

"Yaaa sebagai pengantin baru kamu pasti mengerti kan maksud ku ?", jawab Riza tanpa basa-basi.

"ohhh maaf ya za, kebetulan aku sedang datang bulan jadi sepertinya kita harus menunda untuk melakukan itu ", jawab Lilia sedikit malu.

"Sial*an ", ucap Riza dalam hati.

"Terus kira-kira emang berapa lama prempuan kalo datang bulan ", tanya Riza.

"Yas sekitar 7 sampai 10 hari ", jawab Lilia.

"Gil* lama banget ", ucap Riza yang terlihat sudah sangat tidak sabar.

"ihhh apa sih , yaudah aku lapar nih, kita cari makan yuk ", ucap Lilia.

"hemmm  ", ucap Riza sambil menarik nafas.

Riza pun merasa sangat kecewa, tapi Riza tidak ingin menjadi seorang suami yang egois, dirinya harus berusaha untuk membuat Lilia nyaman menjadi istrinya.

Sementara itu Amar yang sudah 3 hari tidak melihat Riza merasa curiga, Amar pun berpikir apa jangan-jangan Riza tinggal di apartemen lagi bersama Lilia. Akhirnya Amar pun berinisiatif untuk mengecek Riza di apartemen.Tetapi setelah sampai di sana tidak ada tanda-tanda keberadaan Riza dan Lilia. Amar pun menghubungi nomor telepon kantor, tetapi tidak ada informasi apapun, sedangkan setiap kali Amar menelpon Riza langsung tak pernah ada jawaban.

"Sebenarnya kemana nih orang ?", ucap Amar.

"Apa jangan-jangan dia nyusul papa ke luar negeri, tapi kayaknya gak mungkin sih, siapa yang bakal urus perusahaan kalo dia juga ke luar negeri ".

Akhirnya Amar pun pergi ke tempat tongkrongan teman teman nya, menurut nya itu akan membuat nya sedikit lebih baik, dari pada harus terus memikirkan masalah hidupnya yang menurut dirinya sendiri saat ini belum ada kejelasan.

Hari-hari pun berlalu, Riza pun sangat memperlakukan Lilia dengan sangat baik sebagai istrinya walaupun Riza juga sibuk dengan urusan pekerjaan nya, tapi sebisa mungkin Riza menyempatkan waktu untuk Lilia entah di rumah maupun di telepon, Riza berharap Lilia akan luluh dan mulai mencintai nya.Sementara Lilia yang mendapatkan perlakuan yang begitu manis dari Riza merasa sangat bersalah kepada suaminya itu, karena sampai saat ini Lilia belum bisa membuka hatinya untuk Riza, menurut Lilia ini semua terlalu dramatis, karena pada kenyataannya Lilia malah menjadi istri dari kakak seseorang yang pernah sangat iya cintai.

Malam pun tiba, Riza yang sudah menghitung hari kapan Lilia selesai datang bulan, akhirnya sampai juga. Riza sudah sangat siap malam ini untuk melayani istri nya.

Riza pun mencoba mendekati Lilia yang sedang menonton TV di kamar mereka.

"ehh ada apa za", ucap Lilia yang kaget karena Riza tiba-tiba mendekati dirinya.

"Eemmm kamu capek gak hari ini ?", tanya Riza.

"Ada apa emang nya za ?", tanya Lilia kembali.

"Emmm enggak kok ", Riza pun tiba-tiba grogi.

"Kenapa gw bisa grogi kayak gini, padahal kan sbelumnya gw pernah langsung beraksi waktu di apartemen dan Lilia pun gak nolak sama sekali waktu itu ", ucap Riza dalam hati nya .

Riza pun tiba-tiba memeluk Lilia, membuat Lilia terkejut dengan perlakuan Riza.

"Kamu kenapa za?", tanya Lilia yang memang sebenarnya sudah tau maksud Riza, tetapi Lilia hanya berpura-pura tidak mengerti.

"Kamu sudah siap kan sayang?", tanya Riza sambil menciumi leher Lilia, membuat Lilia hilang konsentrasi.

"ehhhh ", suara Lilia yang tak sengaja mengeluarkan desahan.

Mendengar hal itu Riza pun langsung membalikkan tubuh Lilia agar berhadapan dengan dirinya dan langsung melahap bibir Lilia.

Lilia yang mendapatkan perlakuan seperti itu tak mampu berbuat apa-apa, rasanya tubuh nya sudah tidak bisa bergerak karena sekarang Riza sudah berada di atas nya.

Riza pun semakin beringas memimpin permainan, sampai² membuat Lilia seperti kehabisan nafas, tangan Riza pun sudah menurunkan dress yang di kenakan Lilia, merasa sudah puas dengan bibir Lilia akhirnya c*uman Riza pun perlahan turun ke bukit kembar milik Lilia, Riza pun seperti anak kecil yang sedang m*nyusu kepada ibunya. Riza merasa Lilia sangat menikmati permainannya,saat Riza mencoba menurunkan celana segitiga milik Lilia, tiba-tiba Lilia menahan tangan Riza dan membuat Riza sangat kaget.

"Kenapa sayang,apa kamu masih datang bulan?", tanya Riza.

"emmm maaf za, seperti nya aku belum siap ", jawab Lilia yang langsung merapihkan kembali dress nya.

"Lohhh kenapa , bukankah kamu juga menikmati permainan ini ", ucap Riza.

"Maaf za,aku gak bermaksud untuk memberi kamu harapan ". ucap Lilia

"terus maksudnya apa?" . tanya Riza

"aku gak mau melayani kamu dengan terpaksa, hanya karena ini semua kewajiban ". sambung Lilia.

"Maksud kamu apa,aku gak ngerti sama ucapan kamu ". tanya Riza.

"Aku gak mau melayani kamu hanya karena aku istri kamu, sedangkan aku belum bisa mencintai kamu za ", jawab Lilia yang langsung menundukkan kepalanya.

"Maksudnya kamu belum bisa melupakan Amar?", tanya Riza.

Lilia pun tak menjawab pertanyaan Riza.

Riza yang tak mendapatkan jawaban Lilia merasa sangat kecewa, Riza merasa ada yang sakit di dadanya.

"Oke ", jawab Riza sangat singkat.

Riza pun langsung keluar dari kamar nya dan mencoba menenangkan diri nya dengan menghirup udara segar di halaman rumah nya.

Tiba-tiba Reyhan teringat ucapan Amar yang dulu di telepon, Amar pernah bilang bahwa mereka sudah terbiasa melakukan hal itu.

"Apa Lilia takut kalo aku mengetahui bahwa dia sudah tidak perawan lagi", ucap Riza yang terlihat sangat frustasi.

"arghhhh,bisa² nya gw berharap sama seseorang yang memang gak pernah mencintai gw sama sekali ", suara Riza terdengar gemetar karena menahan emosi.

"Percuma gw menikahi dia tapi ternyata tetap Amar yang ada di hatinya, bahkan tubuhnya pun sudah di miliki Amar terlebih dulu".

"Ternyata perlakuan gw selama ini tetap gak cukup untuk membuat Lilia membalas cinta gw ,oke kalo emang semuanya sia-sia,lebih baik gw mundur aja secara perlahan ", ucap Riza yang merasa putus asa.

Lilia pun merasa sangat tidak enak dengan Riza atas perlakuannya barusan.

"Ya tuhan kenapa bisa² nya aku menghentikan semuanya barusan ", ucap Lilia yang merasa sedikit menyesal.

"maafkan aku za ".

"Bukan hanya kamu yang merasakan sakit,aku juga sama za, perasaan ini begitu sangat menyiksa diri ku sendiri ".

"Mungkin aku harus mulai belajar untuk membuka hati ku dan aku harus benar-benar menerima kenyataan bahwa Amar memang kakak ku yang sampai kapanpun tidak akan bisa aku miliki.

Malam pun berlalu, Riza yang merasa masih sangat kecewa mencoba untuk tidur di sofa, sementara Lilia yang sudah tertidur lebih dulu tidak mengetahui bahwa Riza tidak tidur di samping nya .

1
Jade Meamoure
mengerikan kalo ampe terjadi inses itulah makanya orang tua harus terbuka kepada anak" yg orangtuanya mengalami perceraian atau kesalahan semalam krn tak menutup kemungkinan akn terjadi seperti Amar n Lilia itu menyakitkan lho
lusi🌼: terimakasih kak sudah mampir ☺️
total 1 replies
JR
Keren
JR
Makin penasaran nih
JR
Makin penasaran
wong jowo
semangat author
lusi🌼: terimakasih kakak sudah mampir ☺️🙏
total 1 replies
Araceli Rodriguez
Thor, aku sudah tidak sabar untuk baca kelanjutannya!
lusi🌼: terimakasih kak sudah membaca novel ku .
tunggu yaa kelanjutannya ☺️
total 1 replies
Guillotine
Bikin deg-degan nih!
lusi🌼: terimakasih kakak sudah mampir, tungguin yaa cerita selanjutnya ☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!