Nayna kirani. Wanita tangguh berhati besar. Melindungi keponakan nya yg tidak di ingin kan orang tua nya sendiri.
Bertemu dengan pria tampan pemilik perusahaan brand fasion terkenal. Merekapun jatuh cinta. Meski cinta mereka hadir dengan begitu murni, namun kisah mereka tidak semudah yang dibayangkan. Banyak ujian dan rintangan yang harus mereka hadapi.
Dan puncak dari ujian itu sampai setelah mereka menikah. Nayna yang terpaksa terlibat skandal dengan pria yang berambisi untuk memilikinya.
Akankah kisah cinta mereka berakhir bahagia? atau malah sebaliknya?.
Dari pada penasaran yuks simak aja cerintanya langsung.
"Siapapun orang itu, jika ditakdirkan bersamamu dia akan menjadi milikmu kelak. jangan risau jika saat ini dia sedang bersama seseorang. Karna orang itu hanya meminjam nya sebentar darimu."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aff18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 32
***
"Saina !! Ada apa ?? Kenapa wajah mu terlihat kesal ??" Tanya Nayna melihat Saina yg tiba tiba masuk kerumah nya kebetulan itu adalah hari libur jadi Nayna ada di rumah nya.
" Aku kabur dari pertemuan ke rumah keluarga calon suami ku !"
"Oh , Begitu. " Ucap Nayna yg merasa itu adalah hal yg biasa Saina lakukan saat bosan.
"Apa se membosan kan itu ?? " Tanya Nayna lagi.
"Bukan masalah membosan kan atau tidak tapi calon suami ku ternyata pria yg waktu itu ku ceritakan padamu Nayna. Pria yg membentak ku di Club malam itu Aku benci dengan sikap nya yg arogan itu Kenapa harus dia. " Ucap Saina kesal.
"Waw ,,, Apa mungkin itu artinya dia jodoh mu ? Kenapa kebetulan sekali, "
Mendengar itu Saina bertambah kesal dan melempar Nayna dengan bantal.
" Hey ,, Kenapa kau melemparku, Biasa nya kan memang seperti itu kita sering melihat itu di drama drama korea." Goda Nayna.
" Hentikan Nayna aku tidak suka mendengar nya. " Rengek Saina
"Oh baiklah baik, Jadi ceritakan padaku apa dia tampan ??" Ucap Nayna sambil menaik turun kan alisnya menggoda Saina.
"NAYNA............. " Teriak Saina yg membuat Nayna tertawa geli .
***
Sementara itu di mansion Daniel .
Para orang tua mereka telah sepakat untuk merayakan pesta pertunangan Daniel dan saina 2 bulan lagi yang akan di gelar di hotel terkenal disana. Daniel yg mendengar kabar itu dari Lusia yg menemui Daniel di kamarnya hanya diam saja. Lusia semakin tidak tega melihat anak nya yg tampak gusar itu tapi Lusia sadar dia juga tidak bisa melakukan apapun Marco sangat keras kepala dan egois hati nya sulit sekali di lunak kan. Lusia sebagai seorang Ibu hanya bisa menguat kan Daniel dan mendoa kan yg terbaik untuk anak nya.
Daniel segera pergi dari mansion nya mencari tempat untuk mengalih kan pikiran nya , Daniel memilih ke apartemen Hans.
Daniel tidak menceritakan apapun pada Hans, Tapi Hans tau dari sikap Daniel Hans yakin bahwa Daniel sedang tidak baik baik saja tapi Hans tidak berniat untuk langsung bertanya biarlah Daniel sendiri yg akan menceritakan nya.
***
"Saina, Kau dari mana saja ? Kenapa pulang duluan dan tidak berpamitan lagi itukan tidak sopan. " Ucap Amanda yang melihat Saina baru pulang malam itu. Saina terlalu asyik bermain bersama Alika dan mengobrol dengan Nayna sampai lupa waktu.
" Kenapa Ibu tidak tanya saja pada calon menantu Ibu yg arogan itu kenapa aku tiba tiba pergi dari sana." Ucap Saina yg tadinya sudah ceria dan sekarang mood nya kembali berubah saat mengingat perlakuan Daniel.
" Ibu sudah tanya tadi, Dia bilang mungkin kau sudah pulang duluan karna kelelahan, Tapi kenapa tidak pamit dulu. "
"Apa.... ,,(" Dasar pria pembohong , bermuka dua, Apa pria seperti itu pantas menjadi suami ku baiklah jika itu yg di ingin kan nya maka aku akan mengikuti permainan nya , ") Gumam Saina .
"Ya ,,, Tadi aku lelah dan beristirahat di rumah Nayna , Maaf karna tidak sempat berpamitan. "
Amanda hanya menggeleng kepala melihat kelakuan anak nya itu, Saina segera menuju kamar nya.
(" Jika memang dia tidak menyukai ku , Tapi kenapa dia tetap mempertahan kan perjodohan ini , Lagi pula tidak ada yg di rugi kan jika perjodohan ini di batal kan hanya sekedar mempererat tali silaturahmi saja , Daniel ! Aku akan mencari tau apa alasan nya menerima perjodohan ini ") Ucap Saina dalam hatinya .
Semalaman Saina memikir kan cara untuk mencari tahu apa sebenar nya yg di ingin kan Daniel, Dan Saina juga akan membuat Daniel menyesal karna telah merendah kan nya.
***
Nayna mulai kesal, Karna Daniel terus saja menghindar ii nya, Nayna bertekad untuk menemui Daniel hari itu, Nayna segera menuju ruangan Daniel dan menerobos masuk begitu saja kebetulan Daniel pada saat itu berada di ruangan nya. Dan pada saat ada yg membuka pintu Daniel menoleh lalu segera berpura pura sibuk Nayna mendekati Daniel dan duduk di depan nya.
"Daniel aku ingin bicara ???" Ucap Nayna dengan nafas yg tidak beraturan karna terburu buru.
Daniel tau apa yg ingin Nayna bicarakan hanya saja Daniel belum siap mengatakanya.
" Maaf Nayna aku sibuk, Aku ada urusan !!" Ucap Daniel ingin beranjak pergi dari tempat itu. Nayna yg melihat itu dengan cepat menahan tangan Daniel yg mencoba untuk kabur.
" Tunggu dulu Daniel katakan apa salah ku? , Kenapa kau selalu menghindar ??" Ucap Nayna yg masih memegang tangan Daniel.
"Lepaskan aku Nayna ,,, Kau mengganggu pekerjaan ku , Dengar. aku punya urusan lain kehidupan ku bukan hanya untuk mu saja. " Ucap Daniel menarik kasar tangan nya dari Nayna dan melangkah pergi.
"Kamu berubah Daniel , Kamu berbeda , Kamu asing, Dan kamu dingin."
mendengar ucapan Nayna Daniel menghentikan langkah nya, Hati Daniel bergetar, Dari nada suara Nayna Daniel tau bahwa saat ini Nayna sedang kecewa dengan sikap nya . ("Maafkan aku Nayna ") Gumam Daniel dan melangkah pergi.
Melihat punggung Daniel yg sudah tidak terlihat lagi Nayna terduduk dan tersenyum getir. Nayna kembali keruangan nya dengan wajah di tekuk Sassy yg melihat Nayna dengan wajah masam langsung mendekati nya." Mbak apa yg terjadi ? "
Ucap Sassy sambil mengajak Nayna duduk.
" Sassy ....!! Aku tidak tau apa yg terjadi, Akhir akhir ini Daniel berubah , Aku merasa dia menghindar ii ku biasanya meskipun dia banyak pekerjaan dia selalu menyempat kan waktu untuk menemui ku, Tapi sekarang aku tidak mengerti sikap nya bahkan sangat dingin padaku ." Ucap Nayna datar.
"Mungkin memang dia sedang banyak pekerjaan Mbak, Jangan berfikir negatif dulu , Mbak harus memberi waktu dia untuk menyelesai kan pekerjaan nya dulu setelah itu dia pasti akan menemui Mbak " Ucap Sassy menenangkan.
Mendengar itu membuat Nayna sedikit lega.
"Semoga saja begitu." Ucap Nayna kembali tersenyum.
***
HAY GUYS KALAU KALIAN SUKA
JANGAN LUPA KASIH
LIKE 👍
KOMENTAR 😀
BINTANG 5
FAVORITE
KOIN
DAN VOTE SEBANYAK BANYAK NYA
JANGAN ADA PLAGIAT DI ANTARA KITA YA " TERIMAKASIH "
Daniel,, dengan cepat kau sakiti Nayna
dan....ternyata kau malah memikat Saina
apaan kau Daniel
eh, ini Daniel yang di gc??