Yosa sanjaya, dia selalu pergi tanpa memberitahukan elena, yosa senang keluar rumah dan bersenang-senang dengan teman-temannya .walaupun dia baru saja pulang dari kantor.
Elena merasa dirinya adalah wanita yang sangat menyedihkan, Laki-laki yang menikahinya tidak sama sekali mencintainya. elena tahu mereka tidak menikah karena didasari oleh cinta tapi keinginan orangtua mereka.
Dringg.
"Ada apa kau menelpon, aku sibuk jangan menggangguku.
Belum sempat elena berbicara, yosa sudah menutup telponnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa Sardin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ngidam
Malam itu, elena terbangun lalu dia juga membanguni yosa yang sedang tidur disampingnya.
"Sayang, bangun . kata elena mengoyang-goyangkan tubuh yosa
"Hmm, ada apa sayang. kata yosa
"Kau bisa bangun sebentar sayang.
"Iya sayang, yosapun duduk sambil mengusap-gusap matanya dengan kedua tangannya.
"Sayang, bisakah kau keluar membelikan ku Nasi goreng. aku pengen makan nasi goreng yang ada didekat kampusku.
"Sayang, inikan sudah malam. mungkin saja penjual itu sudah pulang.
"Belum sayang, dia jualan sampai jam 10 malam kadang jam 11 malam. ayolah sayang kau ingin membuat anakmu, ngiler terus jika kau tidak membelikanku. kata elena sedikit memaksa
"Hmm, baiklah sayang. sebentar aku suruh pak zham membelikanmu atau aku dia buat saja didapur. nasi goreng pak zham pasti kalah sama penjual nasi goreng yang ada didekat kampusmu itu.
"Ahh, tidak. aku tidak mau, aku ingin kau yang pergi membelikanku aku tidak ingin dibikinkan oleh pak zham atau pak zham yang pergi membelikanku, yang harus pergi adalah kau. kata elena langsung memalingkan wajahnya.
"Yah, baiklah sayang. aku yang pergi . memangnya harus yah didekat kampusmu. kata yosa sambil menguap.
"Iya harus disana, ayo pergilah, aku ingin sekali cepat-cepat memakannya. kata elena sambil mengusap-gusap perutnya.
Yosapun beranjak, masuk kedalam kamar mandi lalu keruangan ganti mengambil jaketnya, dan pergi.
Setelah beberapa menit, yosa sampai ditempat penjual itu, yang elena maksud.
"Pak, nasi gorengnya 5 bungkus yah. kata yosa
"Baiklah, tuan. tunggu sebentar, silahkan duduk. kata tukang penjual nasgor, sambil mempersilakan yosa.
Yosa hanya pergi sendiri, mengendarai mobilnya. Tadinya pak adi ingin mengantarkannya tapi yosa menolak.
Pesanan yosapun semuanya sudah dibungkus dengan rapi.
"Tuan, ini pesanan anda. 5 bungkus kan.
"Iya, pak 5 bungkus, semuanya berapa. kata yosa
"Semuanya 75k, Tuan. kata penjual nasgor.
Yosapun, langsung mengambil uang disaku celananya lalu memberikan penjual itu.
"Ini, pak. terima kasih yah. kata yosa
"Sama-sama tuan.
Tiba-tiba penjual nasgor itu melihat uang yang dikasih yosa kebanyakan, tiba-tiba penjual nasgor itu mengejar yosa.
"Maaf, tuan. sambil berlari mengejar yosa yang hampir masuk dimobil.
"Ada apa pak, kata yosa lagi
"Ini tuan, uangnya kebanyakan. kan hanya 75k tuan memberiku uang 1jt.
"Tidak apa-apa pak, anggap itu adalah rejeki bapak. karena nasi goreng bapak, istriku mau makan. beberapa hari dia begitu tidak nafsu makan.
"Memangnya istri tuan, kenapa.
"Istriku, sedang hamil pak. tapi tidak tahu dia ingin makan nasgor, yang harus dibuat oleh bapak sendiri. jadi ambilah uang itu sebagai terima kasih dan rejeki bapak.
"Alhamdulillah, terima kasih tuan. semogah keluarga, tuan selalu sehat serta anak yang dikandung istri tua. kata penjual nasgor itu.
"Terima kasih doanya, pak. saya permisi dulu.
"Silahkan, tuan. hati-hati dijalan.
"Hmm, yosa tersenyum lalu menghidupkan mobilnya, dan pergi meninggalkan tukang nasgor itu.
Dan akhirnya, yosa sampai dirumahnya. yosa masuk sambil membawah kantongan plastik itu yang didalamnya, adalah nasi goreng.
"Pak zham, kata yosa sedikit berteriak.
Pak zhampun datang, dengan tergesah-gesah.
"Ada apa tuan muda.
"Tolong, sediahkan ini. sambil memberikan kantong itu
"Sayang, kau sudah pulang. sini aku yang menyiapkannya. kata elena tiba-tiba datang yosapun menoleh karena sedikit kanget.
"Sayang, kau membuatku kaget saja. kenapa turun bukannya perutmu sakit, biarkan pak zham yang menyediakannya, dia akan membawahnya naik.
"Tidak, sayang. aku tidak ingin makan diatas. aku ingin makan dimeja makan, bersamamu. kata elena tersenyum
"Aku tidak ingin makan, kau makanlah. kata yosa menolak
"Kok gitu sih, yah sudah aku juga tidak ingin makan. kata elena sambil duduk disofa.
Sedangkan, pak zham hanya melirik ke yosa. yang seperti wajahnya sedikit kesal. pak zham tahu yosa, jika dia sudah berkata tidak mau, itu berarti keputusannya sudah bulat.
"Iya, sayang. aku akan makan, kemarilah. kata yosa sedikit menghela nafasnya.
"Baiklah, kita makan yah sayang. kata elena langsung senang diapun cepat-cepat berdiri menarik tangan yosa menuntunnya duduk dimeja makan.
Pak zhampun, pergi menyediahkan. Elena langsung berdiri.
"Sayang, kau mau kemana. kata yosa lagi
"Membantu pak zham, kan aku tadi sudah bilang aku akan menyedihkannya sayang. jadi duduklah disini dengan baik. kata elena tersenyum
"Hmm, kata yosa sambil menganggukkan kepalanya lalu tersenyum, dia juga sedikit menghela nafasnya karena tingkah elena.
Yah apa begini, derita suami. jika istrinya lagi sedang hamil. gumamnya
Makananpun semuanya sudah disediahkan diatas meja makan.
"Mari makan, kata elena menyajikan nasi goreng dipiring yosa.
"Sayang, kau makanlah juga. kata yosa
"Iya sayang, tapi sayang kau kenapa beli 5 bungkus bukanya aku minta 2 bungkus.
"Aku takut nanti, nasi gorengnya tidak cukup sayang kalau aku hanya beli dua bungkus.
"Ya, memangnya aku serakus itu. kata elena sedikit kesal.
"Sayang, bukan begitu. kan kau sedang hamil jadi anak kita juga kan makan, apa yang kau makan jadi aku takutnya anak kita ingin tambah lagi. yosa berusaha membuat elena, supaya tidak tersinggung oleh kata-katanya.
"Hmm, iya juga sih. kau benar juga sayang. kata elena tersenyum
Untunglah dia percaya, kalau aku beli dua bungkus saja, nanti dia benar-benar ingin minta tambah sedangkan ini sudah bertanda bahwa jam menunjukkan pukul 11:30 . penjual nasi goreng itu akan segera tutup.
Setelah mereka selesai makan, kelihatannya selera makan elena saat ini, sangat bagus dia makan sangat lahap. Membuat yosa melihatnya senang.
Dikamar, Yosa dan elena masuk kekamar mandi. lalu mereka langsung sikat gigi yosa memeluk elena dari belakang sambil menyikat giginya, elenapun juga melakukan hal sama. lalu memandangi diri mereka berdua didepan kaca sambil menyikat gigi.
"Sayang, apa aku boleh meminta sesuatu.
"Hmm, memangnya apa sayang. kata elena penasaran
"Aku tidak bisa menyetuhmu yah, kata yosa
"Sayang, sekarang kan kau sedang menyentuhku. kata elena tertawa
"Bukan itu yang aku maksud sayang, waktu aku tidak tahu kau hamil, aku ingin menyentuhmu kau melarangku. karena alasan akan terjadi apa-apa dengan anak kita.
"Kau ingin yah. Haha kata elena tertawa lagi
"Yah kau mengejekku, kata yosa mulai kesal
"Tidak, aku tidak mengejekmu sayang. tiba-tiba elena mencium bibir yosa. Yosapun hanya tersenyum, lalu menarik tubuh elena menciumnya dengan lembut. Merekapun sepertinya lupa dengan, kehamilan elena.
Yosapun, melepaskan semua pakaian yang menempel ditubuh elena, diapun begitu. menariknya keluar kekamar mandi, merebahkan tubuh elena ketempat tidur.
Yosapun, memulai semua aksinya. mencium bagian tubuh elena, satu persatu. Hal yang diinginkan beberapa hari ini lalu, yosa merasa sudah terpenuhi. Elena juga lupa dengan hal itu. menikmati setiap sentuhan yosa kepadanya.
Setelah, mereka selesai. elena langsung tertidur dalam pelukkan yosa. Yosa lalu mencium kening elena menarik selimut untuk dipakai menutup tubuh mereka berdua.Yosapun ikut memejamkan matanya lalu tertidur.
Setelah pagi, mereka berduapun bangun.
"Sayang, kata elena.
"Hmmm.
"Kau tidak kekantor. kata elena lagi
Tiba-tiba yosa bangun, elena langsung kaget.
"Heee. kata elena sambil memejamkan matanya.
"Ada apa sayang, kau kenapa berteriak.
"Sana, masuklah kekamar mandi. tapi pakai dulu celanamu. Yosa mengerti apa yang elena katakan.
"Kau itu, aku fikir kau teriak karena apa. kau masih saja bersikap malu, kau kan sudah melihat semuanya, dan kau juga sudah menikmatinya kata yosa sedikit jail.
"Yah, sudah. kalau begitu masuklah kekamar mandi. biar nanti aku yang memberikanmu handuk. kata elena sambil menutup semua badanya dengan selimut.
"Wah, ingin melanjutkannya lagi dikamar mandi sayang yah. yosa mendekati elena dengan tubuh bertelanjang, diapun sesekali menempelka tubunya ketubuh elena. elenapun langsung mendorongnya
"Sayang, aku tidak ingin melanjutkannya. jadi pergilah kata elena lagi sambil menepiskan tubuh yosa
"Baiklah sayang, aku akan pergi. kata yosa tersenyum
Aku juga, kenapa semurah ini berkata. wanita ini sedang hamil ajah, sangat membuatku tidak bisa bernafas legah dengan melihatnya apalagi jika dia tidak sedang hamil. uhh aku bisa saja gila, dengan memikirkannya terus.
Yosapun, siap untuk kekantor. Yosa membiarkan elena beristirahat kembali, diapun mendekati elena lalu mencium keningnya. keluar dari kamar itu, menuju kebawah terus masuk didalam mobil, pak adipun masuk juga setelah membukaan pintu mobil untuk yosa, lalu diapun melajukan cepat kendaraan itu.
salam dari "Ketemu Jodoh Siswa Ibu Kos".
"Hubungan Jarak Jauh"
jika berkenan mampir ya.... ditunggu