NovelToon NovelToon
Menikahi Cewek Pesantren

Menikahi Cewek Pesantren

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Obsesi / Teen School/College / Bad Boy / Tamat
Popularitas:8.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pasha Ayu

TAMAT 02 NOVEMBER 2023

Ning Aisha menangis setelah King tak sengaja menciumnya. "Jangan dekati aku lagi!"

"Terus, gimana cara Gue jagain Lo, Cengeng?"

"Nggak perlu, aku bisa jaga diri baik-baik! Kita bukan mahram, jangan deket-deket! Setan pasti suka godain Kita, terutama kamu yang nggak kuat iman! Nggak mau shalat. Pasti jadi temen setan!"

"Lo mau dihalalin sama temen setan ini? Bilang! Besok Daddy sama Mom biar ngelamar Lo buat Gue!"

"Sinting..."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB TIGA DUA

Satu tahun lalu...

Seutas senyum manis tersimpul di antara bibir merona gadis itu. Billy duduk di tengah lilin yang dibentuk lingkaran hati.

Lantai yang dihiasi banyak kelopak bunga mawar merah ini memang sengaja dibuat sedari sore tadi.

Dominasi putih dari dinding dan list kayu berkelir coklat muda memunculkan nuansa eksotik.

Ada tenda kecil di pinggir pantai, villa ini cukup cantik. Debur ombak lumayan bising, tapi menenangkan.

Vitrase beterbangan tertiup angin, dan angin itu pula yang meniup lilin-lilin di bawah kaki pemuda berjaket jeans tersebut.

King yang disambut bukannya tersenyum justru mengerut kening hingga sejumput pertanyaan yang ingin ia lontar akhirnya tercetus pula. "Ngapain bikin kayak gini?"

Billy berdiri, lantas meraih tangan sahabat kecilnya. "Kita nginep di sini ya. Gue siapin ini juga."

Gadis itu menunjukkan sampanye yang masih tersegel rapi. "Lo tahu, kata Papa, ini mahal banget, Gue sengaja nyuri dari tempat Papa, buat kita, King," ujarnya tertawa.

King memang sudah sering mencicipi minuman beralkohol. Bersama Liam, Dewa, Roland dan Mahesa, dia sering juga minum secara diam-diam, tapi bukan berarti dia mau minum dengan wanita, di villa pula.

"Gue nggak minum sama cewek!" King menolak. Sudah jelas arah tujuan Billy ingin mereka berbuat yang aneh-aneh.

Kemarin, King memutuskan Billy, mereka berpacaran selama satu bulan. Dan sialnya, King baru tahu kalau Liam menyukai Billy juga.

Atas nama persahabatan, King memutuskan gadis cantik itu, tak apa putus dengan pacar pertama. King masih bisa cari gadis lain, tapi teman seperti Liam, King tak mau kehilangan.

"Mau kemana?" Billy meraih lengan King, menghela aroma jaketnya lalu menyandarkan kepalanya di sana. "Jangan pergi dulu, Gue ke sini sendiri, loh."

"Udah Gue bilang kan? Gue tuh nggak serius sama Lo. Kemarin Gue nembak Lo cuma buat taruhan ajah!" King menepis perempuan bergaun gemas itu.

"Gue nggak peduli Lo taruhan apa enggak, Gue tuh beneran sayang sama Lo!"

"Gue juga, tapi cuma sebagai sahabat, nggak lebih. Lagian, Gue cowok bebas Bill, Gue males kalo Lo terus-terusan ngekang Gue!"

"Gimana nggak ngekang, Gue lakuin itu karena Gue sayang Lo!" Billy berteriak.

Selain Liam, alasan King memutuskan gadis itu karena Billy terlalu obsesi. Billy harus tahu di mana King, harus tahu dengan siapa dan lain sebagainya yang membuat King muak.

"Kita masih kecil, Bil! Hidup Gue nggak mau cuma seputar Lo. Gue makhluk bebas. Gue nggak mau terikat, kita udah putus, nggak usah lagi bikin acara beginian!"

Billy berlutut. "Having s*x. Mungkin Lo bakal berubah pikiran setelah rasain manisnya selaput dara Gue!"

"Lo gila?" King terperanjat. "Umur kita baru 16 tahun Billy!"

"Why not? Bimbim sama Lila udah having s*x, dan mereka langgeng sampai sekarang, mari kita coba!" kata Billy kesetanan.

"Stress, Lo!" King mengukuhkan langkah yang lalu kembali dicegah. "King! Lo mau tinggalin Gue sendiri di sini?"

King memandang ke sekeliling, memang sepi karena villa ini villa pribadi. Billy gadis feminim yang penakut, King yakin Billy akan mati ketakutan jika dia tinggalkan di sini.

"Ok, Gue nggak akan maksa Lo, setidaknya bawa Gue pulang juga!" rengek Billy.

"Please, seenggaknya makan malam dulu, baru setelah itu kita pulang. Gue janji, besok, Gue nggak ganggu Lo lagi."

"Ok!"

King setuju, bagaimana pun King memang benar-benar sayang Billy. Hanya saja, ada Liam yang mendadak uring-uringan setelah dia dan Billy jadian.

Kemarin, King tak sengaja membuka laptop Liam, di sana tertulis semua. King rasa, perasaannya pada Billy hanya cinta monyet, tapi melihat Liam, sepertinya dia sangat tulus.

King duduk di kursi yang disiapkan Billy, keduanya makan malam bersama. Dan Billy masih memperlakukan King layaknya kekasih.

Mengelap bibir, dan lain sebagainya. King menghela napas, dan saat itu terjadi, Billy menyengir agar King tak lagi marah.

Pukul sembilan malam King berhasil membujuk Billy untuk pulang.

Keduanya menunggangi motor keluaran terbaru dari Amerika yang dihadiahkan Om Alex di ulang tahun King yang ke 16 tahun.

Sayangnya malam itu, King mendapati keanehan pada motornya. King tak bisa memperlambat laju motornya dengan rem.

Mata King mulai bermain, antara memandang ke jalan dan ke arah rem tangannya. Barusan dia menarik gas dan belum bisa dia turunkan.

Motor masih terus melaju cepat, sementara di depan sana sudah memasuki jalan raya yang dipastikan banyak pengendara lainnya.

Disela panik, Billy berbicara. "Nggak usah panik, King. Kalo kita putus, kita juga akan mati sama-sama."

Sontak, King melirik gadis yang tersenyum bak psikopat di belakangnya. "Lo yang rusak rem motor Gue, hah?" bentaknya.

"Iya, kita sehidup semati kan, King?" Billy tersenyum seperti akan menikah bersama King setelah sampai di surga.

"Lo gila?!" King bisa rasakan aroma psikopat dari gadis yang terlihat lugu ini. Tapi, sekali lagi King tak harus meladeni Billy, dia hanya berpikir untuk bisa berhenti tanpa ada yang terluka.

Sayangnya itu hanya ada dalam angan, karena sepandai King memainkan motornya, tak mungkin dia lari sedang Billy dia tinggalkan sendiri.

Sebetulnya bisa saja King lompat, lantas bagaimana dengan Billy? King masih punya peri kemanusiaan.

Usaha King untuk memperlambat motornya sia-sia. Motor yang disetel untuk balap itu berakhir melayang di udara setelah menjatuhkan kedua penumpangnya.

King mengalami luka-luka, sedang Billy harus mengalami cacat di kedua kakinya. Liam yang mendengar berita itu, sangat teramat terpukul.

Di hadapan King, pemuda itu mendelik, berteriak sangat keras. "Puas Lo hah?"

"Dia yang rusakin rem motor Gue!" King membela diri. Karena memang itu nyata yang sebenarnya.

"Lo pikir gadis sepolos Billy bisa lakuin itu hah?" Liam tertawa, lalu kembali menangis.

King memutuskan Billy karena Liam, tapi lihatlah konyolnya pemuda gila itu, dia justru menyalahkannya. "Lo lebih percaya dia dari pada Gue?!" tukasnya. "Anjing, Lo!"

Di dalam kamar perawatannya, Billy menangis, seharusnya dia mati saja bersama King. Kenapa harus hidup dengan kedua kaki yang lumpuh!

Satu Minggu selepas kecelakaan itu terjadi, Om Handika membawa putri semata wayangnya ke luar negeri, dengan banyak harapan jika kaki Billy akan segera sembuh.

Sayangnya itu hanya angan. Sampai saat ini, kedua kaki Billy masih tak bisa berjalan.

Bisa bayangkan bagaimana sakitnya Billy ketika mendengar pemuda yang membuatnya cacat seumur hidup justru menikahi gadis kampung.

Billy hancur, sangat hancur, usahanya untuk memisahkan King dan Aisha, belum juga berhasil sampai sekarang.

1
djerrih leni
🤣🤣🤣🤣
djerrih leni
buhahaha.. gagal cuekin sama Rosella.. om. oland pdhal dah di selamatkan dr mas liat Loch... 🤣😄😄
djerrih leni
🤣🤣🤣 untung banyak om oland, penghuni sana langsung antri pesan wkwkkwk
djerrih leni
🤣🤣🤣🤣 segera sadar ya om. oland.. dah di ingetin ama Alul🤭
djerrih leni
🤣🤣🤣🤣 sampe salah manggil ya Om oland saking banyaknya pacar
djerrih leni
buhahahahah.. Acha pinter banget akting, besar jd artis ya banyak followers nya 😄😄
djerrih leni
mas nya yg mau misahin tante Gladys sama om dewa, biar Jauhan wkwkwk
djerrih leni
astaghfirullah itu bocil tp mikirnya dah 100 langkah ke depan, bisa2 nya... ya hoolloo
djerrih leni
King gimana rasanya jd daddy ngurusin anak2nta yg duplikat banget dirimu
djerrih leni
Kiinggg wkwkwkk... gabung sama pelawak Cagur nih mesti nya
djerrih leni
emang dah somplak....bisa-bisa nya si King ngejain namanya, dokternya lg bantuin istrinya lahiran... ngakak habis Kk author
djerrih leni
emang enak di jawab gitu sama dokternya😄😄🤭
djerrih leni
/Facepalm//Facepalm/🤣🤣 Kiinngg
djerrih leni
ya ela.. King ngak liat sikon apa masih aja rusuh protes.. kan mau jadi bapaknya triple baby
djerrih leni
😄😄😄😄
djerrih leni
kontrakan... ngak tuch dengernya si Mahesa🤭🤣🤣
djerrih leni
astaghfirullah somplak nih pikiranmu Kiingg
djerrih leni
wooww King - Aish.. langsung di kabulkan keinginan anak kembarnya 3 laki n perempuan kayaknya nih
djerrih leni
persahabatan yg bener2 kompak, somplak , kocak semuanya by the way mereka masih kerabatan semuanya ya
djerrih leni
snowy... ngak liat sikon ya.. langsung aja nyosor buat stuck mahesa.. 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!