NovelToon NovelToon
Affer Gariad

Affer Gariad

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Percintaan Konglomerat
Popularitas:22.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Rose Moore, seorang desainer perhiasan elit di Boston yang sukses dan cantik, mendapati dunianya hancur tepat di malam perayaan ulang tahun pernikahannya yang ke-2. Suaminya, Asher Hudson, seorang Direktur Pemasaran terpandang, ternyata telah menikah siri selama tiga bulan dengan wanita bernama Mia Ruller atas paksaan orang tuanya. Alasan keji di baliknya: Rose dianggap "tidak suci" karena masa lalunya yang yatim piatu dan tidak perawan, sementara keluarga Hudson menuntut ahli waris dari darah yang mereka anggap "murni".
Alih-alih menangis dan meminta cerai, Rose yang terluka memilih jalan yang lebih dingin, ia menerima pernikahan tersebut hanya demi mempertahankan status hukumnya. Ia bertekad menyiksa Asher secara mental, menguasai hartanya, dan menghancurkan reputasi keluarga Hudson yang sombong dari dalam.
Namun, rencana balas dendam Rose tergoncang saat ia secara tak sengaja bertemu kembali dengan Nikolai Volkov, kekasih masa SMA-nya dari Texas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#10

Lampu-lampu apartemen sudah dipadamkan, hanya menyisakan keremangan dari lampu hias di sudut ruangan. Rose baru saja menarik selimutnya, mencoba menenangkan debaran jantungnya yang masih tak karuan sejak mendengar fitnah Asher di televisi. Namun, tepat saat matanya akan terpejam, ponsel di atas nakas bergetar pendek.

Satu pesan muncul di layar: "Buka pintunya Sayang, aku di depan."

Rose tersentak, badannya menegang kaku. Napasnya tercekat di tenggorokan. Ia tahu persis siapa pemilik nomor itu tanpa perlu melihat nama kontaknya. Nikolai Volkov. Pria itu gila. Benar-benar gila. Nikolai baru saja mendatangi sarang serigala, tempat di mana Asher dan Mia berada hanya beberapa meter dari pintu depan.

Tanpa sempat berpikir panjang atau meraih bathrobe untuk menutupi tubuhnya, Rose melompat dari tempat tidur. Ia berlari kecil melintasi ruang tengah yang sunyi, jantungnya berdegup kencang seperti genderang perang. Dengan tangan gemetar, ia memutar kunci dan menarik pintu apartemen itu sedikit.

Sesosok pria jangkung dengan mantel hitam mahal berdiri di sana. Aura dingin Boston yang terbawa dari luar segera menyerbu masuk, namun tatapan Nikolai jauh lebih panas dari api mana pun.

Rose segera menarik kerah baju Nikolai, menyeretnya masuk ke dalam dengan tenaga yang tak seberapa, lalu menutup pintu secepat mungkin. Ia bersandar di pintu yang tertutup, napasnya memburu. Ia tidak sadar bahwa gaun tidur sutra tipis berwarna hitam yang ia kenakan—dengan potongan rendah dan bahan yang nyaris transparan, membuat Nikolai tak bisa memalingkan wajah.

"Nik! Apa yang kau lakukan? Kau sudah gila?" bisik Rose dengan nada panik yang tertahan. Ia melirik ke arah koridor menuju kamar Asher dan Mia. "Di kamar sebelah ada Asher dan istrinya. Apa kau mau kita mati?"

Nikolai tidak menjawab. Ia justru menatap Rose dari ujung kepala hingga ujung kaki. Tatapannya gelap, penuh dengan rasa lapar yang selama lima tahun ini ia simpan di balik jas-jas mahalnya.

"Oh astaga... aku lupa kau memang gila sejak dulu," keluh Rose lagi, ia mencoba mendorong dada Nikolai agar menjauh dari pintu, namun pria itu justru memerangkapnya di antara kedua lengannya yang kokoh.

"Aku tidak bisa menunggu sampai besok, Rosemary," suara Nikolai berat dan serak, bergema pelan di keheningan ruang tengah. "Melihat bajingan itu memfitnahmu di TV... mendengar dia menghinamu... aku ingin menghancurkan pintu ini jika kau tidak membukanya."

"Nik, jangan sekarang..."

"Kenapa? Karena suamimu ada di sana?" Nikolai tertawa miring, tawa yang penuh penghinaan. Ia mendekatkan wajahnya ke leher Rose, menghirup aroma vanila yang selalu membuatnya kecanduan. "Biarkan dia mendengar. Biarkan dia tahu bahwa wanita yang ia sebut tidak suci sedang gemetar di bawah sentuhanku sementara dia tidur dengan gundiknya."

Nikolai tidak menunggu izin. Ia menyambar bibir Rose, membungkam segala protes wanita itu dengan ciuman yang liar dan menuntut. Rose meronta kecil, tangannya memukul bahu Nikolai, khawatir suara gesekan mereka akan membangunkan penghuni kamar sebelah. Namun, sensasi panas dari bibir Nikolai segera melumpuhkan logikanya.

Seperti remaja yang memacu adrenalin karena takut ketahuan, ketakutan Rose justru berubah menjadi bensin bagi gairahnya yang membara. Ia mengalungkan lengannya di leher Nikolai, menarik pria itu lebih dekat, membiarkan dinginnya mantel Nikolai beradu dengan panas kulitnya yang hanya tertutup sutra tipis.

Nikolai mengangkat tubuh Rose dengan satu gerakan kuat, membuat Rose refleks melingkarkan kakinya di pinggang Nikolai. Pria itu membawanya menuju sofa tempat di mana beberapa jam lalu Asher dan Mia bermesraan.

"Jangan di sini, Nik... kamarku..." bisik Rose di sela-sela ciuman mereka.

"Tidak. Di sini," desis Nikolai. "Aku ingin menandaimu di tempat yang mereka gunakan. Aku ingin setiap jengkal apartemen ini berbau aku, bukan dia."

Kegilaan itu berlanjut tanpa ampun. Nikolai menanggalkan mantel dan kemejanya dengan terburu-buru, memperlihatkan otot-otot tubuhnya yang keras dan bekas luka yang samar—sejarah hidupnya yang keras. Rose mendesah saat tangan Nikolai yang kasar merayap di paha sutranya, merobek gaun tidur itu tanpa ragu demi mendapatkan akses penuh pada wanita yang dipujanya.

Di keremangan ruang tengah, di bawah bayang-bayang ketakutan akan tertangkap basah, penyatuan mereka terasa begitu sempurna dan primitif. Nikolai bergerak dengan kekuatan yang menghancurkan pertahanan Rose, sementara Rose berusaha meredam desahan nikmatnya dengan menggigit leher Nikolai.

Setiap kali ranjang atau sofa berderit, Rose menegang, namun Nikolai justru semakin memperdalam gerakannya, seolah menantang takdir. Gairah mereka meledak dalam ritme yang liar; sebuah pemberontakan terhadap pengkhianatan Asher dan tekanan keluarga Hudson. Rose merasa hidup kembali. Di dalam kungkungan Nikolai, ia bukan lagi Rose Moore yang terhina, melainkan Rosemary yang diinginkan sepenuhnya.

Keringat bercucuran, menyatukan aroma mereka berdua. Nik menciumi kening Rose dengan posesif saat mereka mencapai puncak kenikmatan bersama. Kehangatan Nikolai memenuhi kekosongan di hati Rose yang selama ini membeku.

Beberapa saat kemudian, mereka terengah-engah dalam keheningan yang mencekam. Rose menyandarkan kepalanya di dada bidang Nikolai, mendengarkan detak jantung pria itu yang kuat.

"Kau harus pergi sekarang, Nik," bisik Rose, suaranya parau. "Jika Asher keluar untuk minum..."

Nikolai mengecup bibir Rose sekali lagi, kali ini dengan kelembutan yang mematikan. "Biarkan dia keluar. Aku sudah tidak sabar melihat wajahnya saat dia menyadari bahwa istrinya baru saja kumiliki seutuhnya."

Nikolai mulai mengenakan pakaiannya kembali dengan tenang, seolah ia tidak baru saja melakukan aksi nekat di rumah musuhnya. Sebelum keluar, ia mencengkeram rahang Rose dengan lembut namun tegas.

"Besok, aku akan mengirim mobil untuk menjemputmu. Jangan membantah. Permainan ini baru saja dimulai, Rosemary."

Nikolai menghilang di balik pintu secepat kedatangannya, meninggalkan Rose yang masih gemetar di ruang tengah. Rose menatap pintu kamar Asher yang masih tertutup rapat. Ia tersenyum miring sambil merapikan gaun tidurnya yang sedikit robek.

Pagi ini Asher pamer tentang bayi Mia, tapi malam ini, Rose baru saja mendapatkan kembali jiwanya lewat kegilaan Nikolai. Jika dunia menganggapnya berselingkuh, maka ia akan memastikan perselingkuhan ini menjadi kehancuran paling indah bagi keluarga Hudson.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
winpar
pokoknya siapun harus baca karya kk ini. d jamin psti seneng. kk pnulisnya punya karya2 yg bgus dan up nya jg bnyak2 jdi kita g nunggu lma2 u episode slnjutnya 🥰😍
ros 🍂: Terharu 😭 ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
pokoknya ceritanya seru bngt. 🥰😍
winpar: sama kk thorr. smngt terus mnulisnya🥰😍
total 2 replies
💞DARRA💞💖
oh tak terduga alurnya kak author🤣🤣
ros 🍂: Harap tenang ini ujian 🤭🙏
total 1 replies
💞DARRA💞💖
Katherine
Manis
katherine
winpar
seru bgt ceritanya kk💪
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
💞DARRA💞💖
terima kasih up nya kak😍
ros 🍂: Ma'aciww kembali kak🥰
total 1 replies
💞DARRA💞💖
kak aq nunggu bab permintaan maaf dan penyesalan dr ortu nikolai/kakek nenek theo.gak adil kan gara2 mereka kembaran theo meninggal
ros 🍂: baca nya malam saja habis buka kak🤣😭
total 3 replies
YuWie
lebay theo..laki2 lho kau ini
ros 🍂: kita harus memaklumi Daddy Theo kak🙏🤣
total 1 replies
YuWie
jare kau sdh mengucap kata putus tinggal stevie yg gak terima..kok masih menyebut kekasih..hmmm gimn mas theo nih
YuWie
kau hy candangan theo
YuWie
salah kau sendiri theo..udah tau gak cocok dg stevie yg menggebu2 dg tubuhmu..malah kau janjikan yg iya2.. bimbang kan
awesome moment
cinta mrk bgitu kuat
ros 🍂: Awet kakek nenek🤭
total 1 replies
Sulati Cus
jgn sp tar ada yg celakaun si feli
Sulati Cus
jgn sad ending, klu beneran sad, ku yg transmigrasi ke tubuh feli
ros 🍂: Hehe Harap tenang ini ujian 🙏🥰
total 1 replies
Ema Baktiani
ceritanya sangat bagus d tunggu kelanjutannya kak
Sulati Cus
slh baca🤔hrsnya baca pas buka😔msh ku menangis soalnya
Sulati Cus: neng sedih kan bgt thor
total 2 replies
💞Aulia Adriani💕
recommended
💞DARRA💞💖
setiap bab bikin candu
awesome moment
keteguhan nakhkoda kapal membuat navigator dan penumpang kapal aman..harta.tdk bisa membeli keteguhan hati dan loyalitas. nik sdh memilih..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!