Feng Xiao adalah seorang jenius tiada tara di alam langit, dengan Kitab 12 Kaisar yang dimiliki olehnya ia menjadi yang terkuat di seluruh alam langit, hanya saja saat ia sudah menjadi yang terkuat Feng Xiao di khianati oleh saudara yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri, sehingga saudaranya menyebarkan tentang Kitab 12 Kaisar pada 7 Kaisar alam langit
Mereka bekerja sama untuk membunuh dan mengambil Kitab 12 Kaisar milik Feng Xiao. Feng Xiao yang dikeroyok oleh 7 Kaisar Langit di Alam Langit pun tidak memilik pilihan lain selain meledakkan dirinya sendiri. Hal itu ia lakukan agar Kitab 12 Kaisar tidak jatuh ketangan mereka.
Feng Xiao yang meledakkan dirinya sendiri berpikir bahwa ia akan mati selamanya, akan tetapi ia hidup kembali ke tubuh seorang bocah di Alam Bawah.
Feng Xiao yang hidup ditubuh bocah itu pun mencari cara agar menjadi lebih kuat untuk membalaskan dendamnya dan dendam bocah itu.
JanganLupatinggalkan jejak dengan Like, Komen, jgn lupa kritik dan saranny!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wayvv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. Chp. 32 - Pembicaraan
Di suatu tempat di sebuah ruangan yang menyeramkan terlihat 3 sosok pria sepuh terlihat berumur 60 tahunan. Mereka bertiga terlihat seperti sedang membicarakan sesuatu yang rahasia.
"Misi pembunuhan Gu Feiyang dan juga penangkapan Xiao Lang gagal!." ucap salah satu pria sepuh sambil mengelus jenggot putihnya. Ia adalah Han Yan.
"Bagaimana bisa gagal? Dengan kekuatan yang Han Wuji miliki dan juga pasukan yang ia bawa seharusnya misinya akan berhasil bukan?." ucap Han Jing yang bingung dan juga sedikit kesal dengan kegagalan atas misi yang dilakukan Han Wuji.
"Benar, dengan kekuatannya walaupun sedikit dibawah Gu Feiyang akan tetapi dengan Pil Iblis Darah maka kemampuannya akan berada di atas Gu Geiyang!." ucap pria sepuh yang sedang memegang sebuah botol yang berisikan arak. Ia adalah Han Weng.
"Kita tidak bisa terus menunggu lama untuk menjalankan rencana kita untuk menculik Xiao Lang! Jika terlalu lama menunda mungkin saja Gu Feiyang akan memberitahukan tentang penyerangan terhadapnya pada Paviliun Obat Emas!." ujar Han Weng.
Mendengar ucapan dari Han Weng keduannya setuju dengan apa yang Han Weng katakan. "Hehehe aku jadi sangat tidak sabar dengan semua yang akan terjadi!!."
***
Kembali ke kamar Feng Xiao, saat ini didalam kamar Feng Xiao ada seorang wanita cantik yang sedang duduk di bangku dekat dengan jendela.
"Jadi apa yang ingin Nona Lin bicarakan?." Feng Xiao bertanya.
"Se-sebelum itu aku ingin berterima kasih sekali lagi pada Tuan muda Feng karena sudah membantuku bangun dari tidurku selama tiga tahun ini!." Lin Yan berterima kasih kembali sambil menundukkan kepalanya karena malu dan juga gugup karena berada di kamar berdua dengan Feng Xiao.
"Sebenarnya apa yang ingin kubicarakan adalah aku ingin Tuan muda Feng menjadikan ku muridmu!."
"Sebelumnya saat aku baru saja bangun dari tidur dan melihatmu untuk pertama kalinya, aku merasa bahwa Tuan Muda Feng adalah sosok yang luar biasa, sku bahkan merasa terdapat sebuah kekuatan misterius pada tubuh Tuan Muda Feng. " Lin Yan menjelaskan.
"Setelah aku terbangung dan membangkitkan Tubuh Leluhur Phoenix aku sebagai Heavenly Beast dan juga Divine Beast Phoenix aku memiliki kemampuan untuk menilai seseorang dengan instingku!."
"Saat pertama kali bertemu aku merasa akrab dengan Tuan Muda Feng dan juga aku merasakan bahwa Tuan Muda Feng memiliki kemampuan yang tidak terbatas dalam berbagai hal!."
Mendengar hal itu Feng Xiao hanya diam, memang benar kalau Phoenix yang Heavenly Divine Beast memiliki kemampuan seperti itu. Bagaimanapun ia pernah bertemu dengan Phoenix beberapa kali.
"Lalu kamu ingin menjadi muridku setelahnya?." Feng Xiao bertanya.
Lin Yan pun menganggukkan kepalanya dengan wajah sedikit memerah. Melihat hal itu Feng Xiao hanya diam dan berpikir.
"Akan bagus jika aku memiliki murid yang berbakat. Mungkin dia akan membantuku!." gumam Feng Xiao dalam hati.
"Apakah Senior Lin tau bahwa kamu ingin menjadi muridku?." tanya Feng Xiao.
"Ya, sebelum menemui Tuan Muda Feng aku membicarakan hal ini terlebih dahulu pada Ayah dan Ibuku!." ujar Lin Yan.
Feng Xiao pun terdiam selama beberapa saat. Lin Yan saat ini berumur 16 tahun sama sepertinya, hanya saja kultivasinya saat ini berada di Ranah Pembentukan Tubuh tahap 4. Walaupun ia sedikit tertinggal itu dikarenakan dirinya yang mengalami fenomena seperti tidur panjang.
"Akan bagus menjadikannya muridku, juga perkembangannya akan sama sepertiku dengan Tubuh Leluhur Phoenix dan juga bakatnya dia akan mengejar ketertinggalannya! Akan tetapi dengan kekuatanku yang sekarang aku tidak akan bisa melindunginya!." ucap Feng Xiao dalam hati.
"Akan sedikit sulit untuk menjadikanmu muridku. Jika banyak Kultivator jahat yang mengetahui Tubuh Leluhur Phoenix mu maka sulit bagiku untuk melindungimu dengan kekuatanku yang sekarang!." ucap Feng Xiao.
Mendengar ucapan dari Feng Xiao Lin Yan sedikit kecewa, alasan ia ingin menjadi murid Feng Xiao adalah karena instingnya sebagai pemilik Tubuh Leluhur Phoenix dan juga ia ingin sering berada didekat Feng Xiao.
"Tapi aku mungkin akan memperhatikan sedikit perkembanganmu, bagaimanapun juga aku yakin Organisasi Jiwa Mawar Hitam akan datang untuk menculikmu seperti yang mereka lakukan pada Xiao Lang!."
"Aku mengerti." Lin Yan berbicara sambil menundukkan kepala.
"Ngomong-ngomong tuan Muda Feng ayahku mengatakan bahwa informasi yang anda minta sudah didapatkan oleh Paviliun Obat Emas!."
"Baiklah aku akan menemui Senior Lin. Dan juga Nona Yan tidak perlu kamu memanggilku dengan embel-embel tuan muda!." ucap Feng Xiao.
"Kalau begitu aku akan memanggilmu dengan Kak Xiao. Dan juga tidak perlu untuk Kak Xiao memanggil ku dengan embel-embel Nona."
"Baiklah!."
Setelah pembicaraan itu selesai Lin Yan pun kembali ke Paviliun Obat Emas.