NovelToon NovelToon
Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta

Gacha Sultan: Auto Kaya Sejagat Jakarta

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Harem
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: DipsJr

Raka Adiyaksa adalah definisi nyata dari "Sobat Misqueen". Mahasiswa biasa yang rela makan mie instan diremas setiap akhir bulan demi menabung untuk gebetannya, Tiara. Namun, pengorbanannya dibalas dengan pengkhianatan. Di malam konser yang seharusnya menjadi momen pernyataan cintanya, Raka justru melihat Tiara turun dari mobil mewah milik Kevin, anak orang kaya yang sombong, sementara Raka ditinggalkan sendirian di trotoar GBK dengan dua tiket yang hangus.

Di titik terendah hidupnya, saat harga dirinya diinjak-injak, sebuah suara mekanis berbunyi di kepalanya.

[DING! Sistem Sultan Gacha Tanpa Batas Telah Diaktifkan!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DipsJr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: iPhone Sultan dan Kue Sus Gagal

|The Sultan Residence - Villa No. 1|

Raka menyelesaikan ritual mandinya di kamar mandi utama yang luasnya seukuran lapangan badminton. Dia memilih pakaian yang santai namun berkelas untuk ke mall: kaos polo Ralph Lauren hitam yang pas di badan, celana chino beige, dan sepatu sneakers putih bersih.

Rambutnya ditata sedikit messy tapi rapi dengan pomade. Di pergelangan tangannya, jam tangan Patek Philippe (hadiah gacha sebelumnya) melingkar manis.

"Oke, ganteng. Waktunya pamer," gumam Raka di depan cermin.

Dia turun ke garasi, masuk ke dalam McLaren 720S merahnya.

Saat dia melaju keluar dari gerbang cluster The Sultan Residence, Pak Asep dan tim sekuriti yang berjaga langsung berdiri tegak, memberikan hormat militer yang sangat serius.

"Siap! Hati-hati di jalan, Komandan!" teriak Pak Asep semangat.

Raka hanya membunyikan klakson pelan. Tin.

|Jalan MH Thamrin - Menuju Grand Indonesia|

Raka memacu mobilnya menuju pusat kota. Tujuannya adalah Grand Indonesia (GI), mall paling ikonik di jantung Jakarta.

Hari ini hari Minggu. Jalanan Thamrin ramai lancar, tapi area drop-off mall sudah pasti padat merayap.

Dari kejauhan, suara raungan mesin V8 Twin-Turbo McLaren Raka sudah terdengar, membelah kebisingan kota.

VROOOOM... BLAR!

Beberapa pejalan kaki dan pengendara motor di lampu merah menoleh dengan wajah kesal.

"Elah, berisik banget sih! Palingan knalpot brong lagi!" gerutu seorang pengendara Nmax yang sedang kepanasan.

Di Jakarta, suara knalpot bising identik dengan angkot bobrok atau motor alay. Jadi wajar kalau reaksi pertama orang adalah kesal.

Namun, ketika mereka menoleh dan melihat sumber suara itu...

Ekspresi kesal langsung berubah menjadi shock massal.

Sebuah monster merah merayap perlahan. Bodi aerodinamisnya yang rendah dan lebar seolah menyapu aspal. Pintu butterfly-nya yang khas, cat Memphis Red yang berkilau di bawah matahari, dan tentu saja... pelat nomor keramat itu.

B 777 RKA

"Anjir! McLaren!" "Gila, itu mobil apaan woy? Kayak pesawat!" "Pelatnya 777 bos! Ngeri!"

Semua mata tertuju pada Raka. Ponsel-ponsel langsung diangkat untuk merekam. Raka, yang berada di balik kaca film gelap, hanya tersenyum tipis.

Dia masuk ke lobi utama Grand Indonesia (East Mall). Begitu petugas Valet melihat mobilnya, mereka langsung berlarian seolah menyambut presiden. Raka keluar dengan gaya cool, menyerahkan kunci pada petugas yang gemetaran menerima tanggung jawab memparkir mobil 10 Miliar.

|Dalam Mall Grand Indonesia|

Raka berjalan santai di koridor mall yang dingin. Aura "Uang"-nya yang terpancar membuat banyak kepala menoleh.

Beberapa kelompok cewek ABG yang sedang nongkrong saling sikut.

"Eh, liat tuh. Ganteng banget." "Samperin gih, mintain IG-nya."

Akhirnya, dua orang cewek dengan makeup tebal memberanikan diri mendekat.

"Hai, Kak..." sapa salah satunya dengan suara dibuat imut. "Boleh minta WA-nya nggak? Buat nambah temen."

Raka berhenti sejenak. Dia menatap cewek itu. Sistem deteksinya otomatis bekerja.

[Scan Target...] [Skor Wajah: 58/100 (Efek Makeup Tebal)] [Status: Gold Digger Pemula]

Raka menahan tawa. Skor 58? Sistem gue sadis amat.

"Maaf, Dek. WA saya penuh. Coba lain kali ya," tolak Raka halus tapi tegas, lalu berjalan pergi meninggalkan mereka yang bengong.

Raka melirik jam tangannya. Masih ada waktu 45 menit sebelum janji temu dengan Gilang jam 1 siang.

"Hp gue..." Raka mengeluarkan ponsel Android lamanya yang layarnya retak parah. "Malu-maluin banget kalau Sultan pake hp beginian."

Dia melihat sekeliling, lalu matanya menangkap logo apel coak yang bersinar elegan. iBox Apple Premium Reseller.

|iBox - Grand Indonesia|

Toko itu ramai pengunjung. Banyak orang yang cuma lihat-lihat (window shopping), ada yang lagi kredit, ada yang lagi debat sama pacarnya minta dibeliin.

Raka masuk. Deretan meja kayu menampilkan berbagai produk Apple terbaru.

Seorang SPG (Sales Promotion Girl) cantik dengan seragam hitam terlihat berdiri di pojok. Dia tampak sedang curi-curi waktu. Tangannya memegang sebuah kantong plastik kecil berisi kue, dan mulutnya sedang mengunyah sesuatu dengan cepat.

Nyam nyam.

Dia menelan makanannya buru-buru saat melihat Raka mendekat ke meja display iPhone.

"Selamat siang, Kak. Cari apa?" sapa SPG itu sambil mengelap sisa remah di sudut bibirnya.

Raka menatap SPG itu. Cantik, tapi terlihat lelah. Dan ada sisa sedikit tepung putih di pipinya.

"Mbak, ada tisu? Pipi kamu belepotan tuh," kata Raka santai.

"Eh?" SPG itu kaget, langsung mengusap pipinya malu. "M-maaf Kak! Tadi belum sempet sarapan, jadi curi-curi makan."

Raka tertawa kecil. "Santai aja. Saya mau cari HP."

"Boleh Kak. Mau seri apa? Kita ada iPhone 13, 14, sama yang terbaru 15 series."

Raka menunjuk poster paling besar di dinding. "Yang itu. Yang paling mahal. Yang paling baru."

SPG itu matanya berbinar. "Oh, iPhone 15 Pro Max ya Kak? Pilihan bagus. Bodinya sekarang pake Titanium grade aerospace, jadi lebih ringan tapi kuat. Chipsetnya A17 Pro, paling kenceng buat gaming..."

SPG itu mulai nyeroscos menjelaskan spesifikasi teknis. Ray Tracing, Kamera Periskop 5x Zoom, USB-C 3.0...

Raka mendengarkan sebentar, lalu memotong. "Mbak, intinya ini hp paling kenceng kan? Bisa buat main Mobile Legends rata kanan?"

"Bisa banget Kak! Genshin Impact aja libas!"

"Oke. Terus memori paling gede berapa?"

"1 Terabyte (1000 GB), Kak."

"Warna yang paling keliatan mahal?"

"Titanium Natural, Kak. Ini warna hero color-nya tahun ini. Keliatan banget bedanya sama seri lama."

Raka mengangguk. "Yaudah, bungkus."

"Hah?" SPG itu melongo. "Bungkus? Kakak nggak mau liat unit dummy-nya dulu? Atau nanya harganya?"

"Harganya berapa?"

"Untuk yang 1TB Titanium, harganya Rp 33.999.000, Kak."

34 Juta Rupiah. Bagi orang biasa, itu harga motor Nmax baru. Bagi Raka yang sekarang punya passive income 40 juta sehari? Itu cuma penghasilan tidur semalam.

"Murah," gumam Raka. "Ada stoknya?"

"A-ada Kak! Baru masuk tadi pagi!"

"Ambilin satu. Eh, dua deh. Satu buat cadangan kalau jatoh," kata Raka asal.

SPG itu hampir keselek ludahnya sendiri. Beli iPhone 34 juta dua biji kayak beli gorengan?!

"S-siap Kak! Tunggu sebentar!"

SPG itu lari ke gudang belakang dengan semangat 45. Komisi penjualan hari ini bakal cair besar.

Tak lama kemudian, dia kembali membawa dua kotak kecil tipis. "Ini Kak, iPhone 15 Pro Max 1TB Natural Titanium. Segel Green Peel. Mau sekalian adapter chargernya? Soalnya di dalem dus cuma dapet kabel."

"Boleh. Yang paling ngebut," jawab Raka.

"Ada yang 20W, atau mau yang Dual Port 35W?"

"Emang bisa ngecas di mobil?" tanya Raka iseng. "Mobil saya colokannya agak beda."

SPG itu tersenyum sopan. "Bisa dong Kak, asalkan ada lighter port atau USB port di mobilnya. Emang mobil Kakak apa? Truk?" candanya garing.

Raka menyeringai. "Bukan. McLaren."

SPG itu tertawa. "Haha, Kakak bisa aja becandanya. Kalau McLaren mah jangankan ngecas HP, ngecas nyali juga bisa."

Dia jelas tidak percaya. Raka tidak ambil pusing. Dia mengeluarkan kartu debitnya.

Gesek. Pin. Approved.

Struk keluar. Total belanja hampir 70 Juta Rupiah (termasuk casing original dan Apple Care+).

"Terima kasih, Kak! Ini barangnya," SPG itu menyerahkan paper bag iBox dengan senyum lebar. "Ada lagi yang bisa dibantu?"

Raka menatap kantong plastik di meja kasir, tempat SPG tadi menaruh sisa makanannya.

"Mbak, itu tadi yang Mbak makan apaan?" tanya Raka sambil menunjuk kantong itu.

"Oh... ini?" SPG itu malu-malu mengambil kantongnya. "Ini... anu Kak... kue sus. Tadi pagi saya bikin sendiri di kostan, tapi... failed."

"Gagal gimana?"

"Iya, harusnya kan ngembang cantik gitu ya Kak. Ini malah bantet, bunder-bunder keras kayak batu kali. Malu-maluin kalau dijual, jadi saya makan sendiri aja buat ganjel perut."

Raka melihat bentuk kue itu. Bulat, agak gosong, tidak beraturan. Memang terlihat menyedihkan. Tapi entah kenapa, perut Raka yang belum diisi camilan jadi penasaran.

"Bagi dong satu," pinta Raka.

"Eh?" SPG itu kaget. "Jangan Kak! Nggak enak! Keras! Nanti gigi Kakak sakit. Masa beli iPhone 70 juta mintanya bonus kue sus bantet?"

"Nggak apa-apa. Saya laper. Anggap aja bonus pembelian," Raka menyodorkan tangannya.

Dengan ragu, SPG itu mengambil kue sus gagal itu dan meletakkannya di telapak tangan Raka.

"Jangan nyesel ya Kak..."

"Makasih," Raka tersenyum, lalu berbalik pergi sambil memegang kue sus itu. "Semoga laris manis jualannya, Mbak."

Raka berjalan keluar dari iBox, meninggalkan SPG yang masih menatapnya dengan pandangan campur aduk antara kagum sama dompetnya, dan bingung sama seleranya.

|Lobi Timur (East Mall) - Grand Indonesia|

Raka duduk santai di kap mesin McLaren 720S-nya yang terparkir di spot VVIP. Dia baru saja mencabut kabel charger dari port mobilnya.

"Gila, Fast Charging-nya McLaren ngebut juga. Dari 20% ke 80% cuma butuh waktu ngabisin satu kue sus," gumam Raka takjub. HP seharga motor matic itu terasa dingin dan solid di tangannya.

Raka teringat pada SPG cantik di iBox tadi. Kue sus "gagal" buatannya ternyata enak banget. Crunchy di luar, lumer di dalam.

"Sayang gue lupa minta resepnya. Atau minimal minta WA-nya buat pesen lagi," kekehnya pelan.

Raka memindahkan data dari HP lamanya ke iPhone baru dengan fitur Quick Start. Prosesnya cepat.

Sambil menunggu jam 1 siang, Raka iseng membuka aplikasi kamera di iPhone 15 Pro Max barunya. Katanya fitur zoom-nya bisa mengintip masa depan.

"Coba kita tes."

Raka mengarahkan kamera ke arah area drop-off dan pintu masuk Social House yang berada di lantai atas.

1x Zoom... 3x Zoom... 5x Zoom...

Layar HP menampilkan gambar yang sangat tajam dan stabil. Raka menggeser lensa ke arah kerumunan orang yang sedang menunggu di area meeting point.

"Bening banget. Pori-pori satpam di ujung sana aja keliatan," komentarnya.

Tiba-tiba, lensa kameranya menangkap sesuatu yang menarik perhatian. Sebuah objek yang... bergoyang ritmis.

"Eh? Itu benda apa yang bouncy banget?"

Raka memfokuskan lensa ke arah seorang gadis yang sedang tertawa sambil melompat kecil karena kegirangan. Gadis itu mengenakan kaos putih ketat yang dimasukkan ke dalam rok mini. Setiap gerakannya menciptakan efek fisika yang... menghipnotis.

Raka menurunkan HP-nya sedikit, membandingkan dengan pandangan mata telanjang. Jauh. Tapi di layar HP, jelas banget.

"Anjir... Sindy?"

1
:)
harus banget ya king scuma sungkem
Jujun Adnin
ngopi dulu mas raka
ABIMANYU CHANNEL
kasih yg banyak....
DipsJr: siap kak. paling nanti pindah ke max kalo nda lolos.
total 5 replies
Gege
kereen...ditunggu adegan kulit ketemu kulit dan bulu ketemu bulunya...kan udah gede..🤣🤭
Gege
kereen alurnya.. meski banyak mainkan durasi...lanjuuttt thoor..
DipsJr: wkwk. tau aja kak. 🤭
total 1 replies
Arya Rizki Sukirman
mana ini Thor updatenya
DipsJr: besok lagi kak, sehari 3 bab.
makasih sudah baca.
total 1 replies
DipsJr
besok lagi kak. saya updatenya jam 00.00 😁
ellyna munfasya
lanjut Thor 😤
ellyna munfasya
up lagi Thor nanti siang pokoknya 😤
Monchery
kalau ini menurut ku terlalu berlebihan
DipsJr: apanya yg berlebihan kak?. 🤭
total 1 replies
ellyna munfasya
alur nya seru
ellyna munfasya
gak mau tau nanti pagi harus up Thor 😤😤😤
DipsJr: siap kak, sebntar saya upload. 👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!