NovelToon NovelToon
Cinta Terhalang Masa Lalu

Cinta Terhalang Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:101.2k
Nilai: 5
Nama Author: Alitha Fransisca

Kejadian di masa kecil membuat Celine membenci Mikho. Laki-laki tampan itu tak mengerti kenapa Celine begitu membencinya. Namun, semakin dibenci, Mikho semakin ingin mendekati. Kejadian demi kejadian membuat cinta tumbuh di hati Mikho. Akankah Celine bersedia terima cinta laki-laki itu? Bagaimana usaha Mikho dalam meraih hati Celine? Silahkan ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alitha Fransisca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32 ~ Masa Lalu dan Masa Sekarang ~

Saat mengemudikan mobil Mikho kembali menyatakan cintanya setelah mengecup punggung tangan gadis itu. Tiba-tiba Yodi menyahut. Reflek Celine menarik tangannya yang masih digenggam Mikho.

Segera Celine menoleh ke belakang, Mikho kelimpungan karena pernyataan cintanya didengar oleh calon tunangan Celine. Keduanya langsung kaget, mendengar ucapan Mikho yang disahuti oleh Yodi. Mereka terdiam sejenak dengan raut tegang. Mereka menunggu tetapi setelah itu tak ada respon apa pun, Yodi sepertinya kembali tertidur. Bersamaan Celine dan Mikho tertawa tertahan.

"Di mana dia tinggal, aku antar dia duluan," ucap Mikho dengan nada normal tapi masih menahan senyuman.

Celine memberi tahu nama sebuah kompleks perumahan elite. Mikho mengarahkan mobilnya ke tempat yang dituju. Begitu sampai, Celine membangunkan kekasihnya. Yodi merasa heran karena tahu-tahu telah sampai di depan gerbang rumahnya dan lebih heran lagi karena dia lebih dulu yang diantar pulang oleh Mikho.

"Harusnya kamu dulu yang diantar pulang Celine. Kalau sekarang malah kamu berduaan saja sama dia," ucap Yodi saat Celine menemaninya menunggu di depan gerbang.

Yodi menatap Mikho yang hanya menunggu di dalam mobilnya. Kekasih Celine itu merasa khawatir membiarkan kekasihnya di antar oleh seseorang yang belum begitu dikenalnya. Terlebih lagi laki-laki itu begitu tampan. Jelas-jelas itu membuat Yodi khawatir Celine akan tergoda. Yodi merasa cemas, begitu takut kehilangan Celine

"Jangan khawatir Kak, kalau terjadi apa-apa bisa mencarinya di klinik tadi–"

"Bukan itu maksudku, bukan mencarinya yang aku khawatirkan. Kalau dia macam-macam sama kamu, mencarinya tetap tak akan mengembalikan apa yang terjadi–"

"Maksud Kakak apa?" tanya Celine.

"Kamu itu perempuan, cantik, dia bisa saja punya tujuan buruk mengantar kita. Kita suruh saja dia pulang, kamu tunggu di sini, aku akan ambil mobil. Aku yang antar kamu pulang," jelas Yodi. Baru saja bicara begitu, pintu gerbang terbuka.

"Kak, aku dulu pulang ya! Kakak sudah lelah dan mengantuk. Sebaiknya Kakak tidur, selamat istirahat ya Kak," ucap Celine langsung pergi setelah mengecup pipi Yodi. Meninggalkan kekasihnya itu berdiri terdiam termangu.

Mikho langsung memalingkan wajahnya. Rahangnya menegang menahan cemburu tetapi saat Celine muncul, laki-laki itu langsung tersenyum. Celine melambaikan tangannya pada Yodi yang masih termangu. Laki-laki itu juga tahu, Celine adalah gadis yang keras hati. Laki-laki itu pun pasrah menatap kekasihnya bersama laki-laki lain. Yodi hanya bisa berdoa semoga tak terjadi sesuatu yang ditakutkannya.

Begitu melaju, Mikho kembali meraih tangan Celine. Gadis itu menoleh menatap Mikho yang memandang lurus ke depan. Laki-laki itu tak berkata apa pun, hanya mengecup punggung tangan Celine berkali-kali seolah-olah hanya itu yang bisa menenangkan hatinya yang sedang cemburu.

"Kenapa lama sekali?" tanya Mikho setelah sekian lama meredakan rasa cemburunya.

"Tadinya Kak Yodi, tak ingin melepasku pergi. Dia ingin mengantarku pulang–"

"Oh lalu aku di suruh pulang sendiri begitu?" tanya Mikho.

"Hm, tapi wajar juga dia khawatir. Pacarnya naik mobil seseorang yang baru dikenalnya. Kalau tidak khawatir justru malah aneh. Tadi … aku bingung meyakinkan Kak Yodi, rasanya ingin cerita seperti apa hubungan kita tapi … dari awal kita sudah pura-pura tak mengenal," tutur Celine.

Mikho menurunkan tangan Celine yang sejak tadi menempel di bibirnya. Lalu meletakkan genggaman tangan itu di pahanya. Apa yang dituturkan Celine memang menjadi beban pikiran baginya. Usul Lola agar laki-laki itu menjalani hubungan secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi merasuk dalam pikirannya.

"Aku akan terus terang pada Tiara kalau kita bertemu. Aku juga akan memperkenalkan diriku yang sebenarnya pada pacarmu–"

"Apa? Nggak mungkin Mik, itu pasti akan menyakiti hati mereka," bantah Celine.

"Lalu diam-diam bertemu denganmu, menciummu, mencintaimu, apa itu tidak menyakiti hati mereka? Jika suatu saat mereka tahu kita bertemu, apa tidak akan menyakiti mereka?" tanya Mikho.

"Kalau begitu … kita jangan bertemu lagi–"

"Nggak! Nggak! Aku pilih terus terang pada Tiara daripada tak bertemu–"

"Mik!'

"Nggak! Kamu keras hati, aku juga bisa nekat. Kalau perlu aku akan terus terang pada Yodi kalau kita pernah berpelukan di gunung–"

"Mikho!" seru Celine lalu memalingkan wajahnya menyembunyikan air matanya.

Hati gadis itu terasa sakit, apa yang ingin dilupakannya justru menjadi bahan bagi Mikho untuk mengancamnya. Mikho menepi, melepas seat belt dan mendekati Celine. Laki-laki itu meraih wajah gadis yang cintainya. Gadis itu tetap memalingkan wajahnya.

"Celine, aku sayang sama kamu. Kamu tahu aku tak ingin menyakitimu. Aku nggak bisa pura-pura lagi Celine, aku terlalu bahagia bertemu lagi denganmu. Aku akan terus terang pada Tiara. Dia akan mengerti jika akhirnya aku memilih kamu. Dia tahu kalau aku mencintai kamu. Percayalah dia akan mengerti kalau akhirnya aku memilih kamu," jelas Mikho.

"Mikho, aku nggak tega, lagi pula, kita nggak akan bisa bersama," ucap Celine, sambil menatap sendu wajah laki-laki yang begitu dekat dengannya itu.

"Kenapa? Apa masalahnya? Kenapa kita tak bisa bersama?" tanya Mikho bertubi-tubi.

Karena kamu akan membenciku, jika tahu siapa aku, batin Celine lalu tertunduk.

"Aku cinta sama kamu, aku nggak bisa hidup tanpa kamu Celine," ucap Mikho yang lalu menempelkan bibirnya ke bibir gadis itu.

Mikho sangat sedih dengan penolakan Celine. Laki-laki itu tak terima penolakan itu. Mikho bahkan menitikkan air mata, dengan perasaan tak karuan laki-laki itu memaksa Celine menerima ciumannya.

Celine pasrah menerima ciuman laki-laki itu. Namun, ciuman yang awalnya lembut itu berubah menjadi ciuman yang liar. Begitu menuntut dan begitu menggebu, Mikho seperti inginkan lebih.

Laki-laki itu tak cukup hanya mencium bibir Celine. Ciumannya turun hingga ke leher gadis itu. Semakin lama semakin menggebu dan penuh nafsu. Dengan jelas Celine mendengar napas memburu laki-laki itu. Celine mulai merasakan hal yang aneh pada tingkah laku Mikho. Laki-laki itu bahkan melepas kancing blouse Celine. Gadis itu kaget lalu mencoba menahan tangan laki-laki itu.

"Jangan Mikho! Aku mohon!" jerit Celine, menangis dan panik.

Mikho tertunduk, sadar telah membuat gadis itu ketakutan. Mikho juga tak ingin lancang terhadap Celine. Rasa putus asa yang membuatnya berpikir pendek ingin memiliki Celine secara paksa.

"Maafkan aku! Aku mohon jangan membenciku. Aku akan sabar menunggu. Aku akan mencari jalan agar kita bisa bersama. Celine, berjanjilah padaku, jangan menghindar dariku. Aku mohon, maafkan aku," ucap Mikho menangis.

Celine menghapus air mata Mikho. Gadis itu mengangguk. Mikho memeluk Celine, bahagia karena gadis itu memaafkannya. Cukup lama Mikho memeluk gadis itu untuk menenangkan hatinya. Juga untuk hati gadis itu yang terlanjur panik. Tubuh Celine bahkan gemetar dengan tangan yang terasa dingin.

"Maafkan aku ya, kita pulang sekarang sayang?" tanya Mikho setelah merasa tenang.

Celine mengangguk. Laki-laki itu tersenyum dan segera menyalakan mesin mobilnya. Sepanjang perjalanan hanya diam membisu, mereka sibuk dengan pemikiran masing-masing. Dalam hati Celine menyesal karena membuat laki-laki itu putus asa. Melihat kesedihan di wajah Mikho, Celine ingin menghiburnya.

Saat tiba di depan rumah, gadis itu berterima kasih dengan mengecup pipi Mikho. Laki-laki itu termangu tetapi merasa terhibur. Begitu laki-laki itu merasakan pipinya dicium, segera mengarahkan bibirnya ke bibir Celine.

Mikho teringat saat melihat Celine mencium pipi calon tunangannya. Laki-laki itu cemburu, tak mau disamakan dengan calon tunangan gadis itu. Mikho menuntut lebih dari Celine. Mikho kembali mencium bibir gadis yang dicintainya itu.

Celine telah diantar ke rumahnya. Sesampai di rumahnya, Mikho langsung mengambil jepitan rambut kesayangannya. Laki-laki itu mencurahkan rasa bahagianya sambil menatap jepit rambut itu.

"Evita, Celine telah kembali. Aku tidak akan menyimpanmu lagi. Maaf ya, karena menemukan Celine, aku jadi ingin menyingkirkanmu. Kamu dan Celine adalah satu. Sama-sama terpenting dalam hidupku. Jangan marah lagi ya! Jangan bikin Celine pergi lagi," curhat  Mikho pada jepit rambut kesayangannya itu.

Mikho pernah menyimpan jepitan rambut itu untuk menunjukkan bahwa dia akan menutup masa lalunya demi Celine. Namun, tak lama kemudian Celine pergi dari kehidupannya. Kini laki-laki itu berjanji tak akan menyingkirkan salah satu di antara mereka. Mikho akan menyimpan keduanya. Cinta masa lalunya dan cinta masa depannya.

...~  Bersambung  ~...

1
Citoz
semangat kk 💪
Alitha Fransisca: Makasih banyak 🤗🥰
total 1 replies
Henrita Henrita
bodoh, terlalu bertele-tele
martina melati
niat gk bagus nih... sekali mendayung 2 ato 3 pulau terlampaui...
martina melati
kykny dlm kehidupan nyata pernah terjadi spt gininy thor...

jujur, aku tak sanggup spt celine atopun tiara... krn jika cinta tidak bisa memiliki berarti bukan jodoh dan tidak bisa dpaksakn bgm pun sikonny
martina melati
untuk mencapai bahagia, apakah perlu ada pengorbanan? apakah perjuangan tidak cukup? setahu saya nih... selain usaha, semangat dan dukungan ortu, bahagia dpt dicapai. dan ingat, senantiasa berdoa.
martina melati
jangan dipelihara rasa cintamu pd mikho, celine...
pupuk terus rasa cinta dari yodi. pelan2 namun pasti kalian b2 akan saling mencintai.
martina melati
knp gk terbuka sm ortu y, terutama mama...
martina melati
masak gk sadar sih jika evita dan celine adalah org yg sama?? nama lengkap celine y evita celine...

sengaja y thor dbuat lupa, tak sadar gt
martina melati
hahaha...
sdh bangun ternyt yodi
martina melati
jangan jd pelakor y, celineee
kenangan masa lalu biarlah jadi kenangan yg tidak bisa dilupakn. namun jangan dijadikan pengulangan
martina melati
celineeee, mengaoa kamu gk curhat sm ortu... terutama mama/ibu/ mami
martina melati
dpaksa utk hidup y thor... biar novelny jd lebih seruuu
martina melati
depresi nih...
martina melati
cinta segitigaaa???
martina melati
hahaha....
tujuan utk penyelamatan gpp deh
martina melati
wadoh pasti merasa dlecehkb 2x nih SD dan SMU
Sering Halu
👍
Mustika Aira
erica jgn deh,,,, g dpat phala malah dosa kamu ntar,,,
Alitha Fransisca: hehehe, tau tuh Erica, udah hidup tenang malah frustasi 🤭
total 1 replies
Nita Ahmad
👌
Mustika Aira
ceritanya g lebay,,, kata"nya juga g lebay,,
tulisannya rapih,,, dannnn sangat SyuKa 🥰
Alitha Fransisca: Makasih banyak ya 🥰🥰🥰❤️❤️😘😘😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!