Zendaya atau yang biasa di panggil Zee (22), seorang gadis biasa yang memiliki cita cita setinggi langit baik dalam karir maupun kisah asmara.
Berbagai cibiran ia dapatkan, entah karena penampilannya yang sederhana dan terkesan kampungan maupun karena tempat asal nya yang memang dari kota kecil.
Kecerdasan nya tak di lirik di karenakan penampilan nya yang tak menarik.
Hingga ia memilih mengubah takdir hidup nya, dengan menjadi apa yang paling di puja dalam sebuah penampilan. Yaitu menjadi seorang model...!!!
Dan semua itu Zee lakukan berkat motivasi dan inspirasi yang ia dapatkan dari Iblis tampan yang bernama Kenzo Alvian (29), iblis tampan yang menjadi pujaan hati seorang Zendaya.
Penasaran kisah nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32 - Pacar Yang Seksi
"Kamu bawa Zee kemana?"
Ken langsung menatap Zee setelah mendengar pertanyaan Mama nya itu "Ke Villa" jawab kemudian dengan senyum samar di bibir nya, sementara Zee saat ini sedang duduk santai di kursi yang ada di samping kolam. Menikmati angin sore yang begitu sejuk.
"Villa?" terdengar suara pekikan Nyonya Celine dari seberang telfon "Kamu gila, Ken? Kamu bawa anak orang ke Villa tanpa status hubungan yang jelas?"
"Hubungan kami jelas, Ma. Kami pacaran" jawab Ken tegas, Zee menoleh pada nya dan melambaikan tangan pada Ken.
"Kamu yakin? Kamu pasti cuma main main kan? Jangan mempermainkan Zee, Ken. Dia gadis baik baik, kasihan dia"
"Astaga, Ma. Sejak kapan aku menjadi seorang casanova? Tentu saja aku serius, karena itu lah aku membawa Zee ke Villa supaya kami punya waktu berdua dan bisa saling mengenal"
.........
Nyonya Celine duduk di sofa yang ada di lobi, ia memijit kepala nya yang tiba tiba terasa pusing setelah mendengar Ken membawa anak gadis orang ke Villa. Apa lagi setelah penuturan putra nya yang mengatakan hubungan mereka serius rasa, nya sangat sulit di percaya.
"Ken, Mama tidak percaya dengan kamu. Selama ini kamu tidak pernah dekat dengan Zee, bagaimana bisa kalian pacaran?" tanya nya. Sebagai seorang Ibu, ia khawatir jika anak lelaki nya menyakiti atau bahkan sampai merugikan anak gadis orang.
"Tentu saja kami selalu dekat selama ini, Ma. Lagi pula aku tidak akan melakukan apapun pada anak gadis orang ini, Mama jangan khawatir. Besok siang kami akan pulang"
"Lalu bagaimana dengan orang tua nya Zee?"
"Aku sudah meminta Kayla mengurus nya"
"Baiklah, kamu jaga diri ya. Jaga Zee juga"
.........
Bi Erin datang dengan membawa beberapa setelan pakaian Zee, dari pakaian santai, pakaian tidur, pakaian renang, bahkan sebuah gaun malam berbahan sutera yang sangat cantik. Lengkap dengan sepatu nya dan dalaman yang di perlukan Zee.
"Bukan nya kita akan pulang besok siang?" tanya Zee sembari melihat-lihat baju nya.
"Iya" jawab Ken yang justru sibuk dengan ponsel nya.
"Lalu kenapa baju nya banyak sekali?"
"Biar kamu tidak bingung pakai baju yang mana"
"Terus kenapa ada guan secantik ini?"
"Pakai itu untuk dinner malam ini"
"Eh?"
"Berhenti memekik terkejut begitu, Pacar"
.........
Zee berendam dalam bathtub sejak 15 menit yang lalu. Rasa nya sangat menyenangkan saat seluruh tubuh nya terendam air hangat yang di penuhi busa dan aroma sabun yang memanjakan indera penciuman nya.
"Enak nya kalau setiap hari bisa berendam begini..." gumam Zee penuh harap, karena ia tak pernah merasakan berendam dalam bathtub seperti ini.
Setelah 20 menit berendam, Zee pun segera membilas tubuh nya. Dan setelah itu ia segera mengeringkan rambut nya, berdandan dan memakai make up seada nya.
Malam ini Ken mengajak nya dinner, dan kata dinner itu terdengar begitu romantis di telinga nya.
"Pakai yang mana ya..." Zee terlihat kebingungan memilih di antara dua gaun yang terlihat sangat cantik dan anggun, setelah berfikir dengan cepat, Zee memutuskan memakai gaun berwarna hitam dengan potongan yang sedikit rendah di dada nya.
Setelah itu, Zee mengeluarkan sepatu hak tinggi yang juga berwarna hitam dari paper bag.
Setelan di rasa semua nya sempurna, Zee pun keluar dari kamar dengan raut wajah yang terlihat gugup. Dan saat membuka pintu, Ken yang sejak tadi menunggu nya langsung menoleh dan Ken begitu terpukau melihat penampilan sang pacar.
"Kau sangat seksi, Pacar"