NovelToon NovelToon
Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Aku Dimadu Saat Hamil Anak Ke Tiga

Status: tamat
Genre:Fantasi / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Retmiduski

Aku Warna , Tapi hidup tak seindah namaku. Aku mempunyai dua orang putra dan satu putri yang masih berumur 4 bulan. Keputusan ku mempertahankan rumah tangga , ternyata keliru , aku bukanya mempertahankan rumah tangga ku tapi hanya memperlambat perceraian kami. Bukan orang ketiga yang salah tapi kesalahan bersumber dari suami ku yang tidak pernah puas dengan satu istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Retmiduski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Jalan mencari bukti

"Assalamualaikum kak, maaf mengganggu kak" klik terkirim ke kak Yuli

"waalaikumsalam warna, kenapa dek? apa kabar, apa Arsya masih berulah " balas kak Yuli ke W* nya warna

"Alhamdulillah sehat kak, itu yang mau aku tanyakan kak, apa di tempat kerja mas Arsya ada gelagat yang mencurigakan ngak kak? soalnya aku belum yakin mas Arsya berubah kak" balas warna

"Hmm untuk saat ini biasa aja na, dan Kaka juga ngak ada dengar berita Arsya yang aneh aneh, kalau ada pasti Kaka kabari ke kamu na" jawab kak Yuli

" OOO gitu ya kak, ya sudah kak makasih ya kak" balasan warna

"hmmmm gimana cara ku cari bukti ya, kak Yuli tak mengetahui apa apa, apa ku tanya ke Sisil kali ya" gumam warna sendiri

"Assalamualaikum Sil, maaf Kaka mengganggu, boleh Kaka bertanya?" klik terkirim ke Sisil dan langsung centang biru.

"waalaikumsalam kak, iya ngak apa kak, kenapa kak, mau tanya apa" balas Sisil

"sil, kabarnya indah gimana sil, apa dia masih ketemu sama mas Arsya sil?" tanya warna langsung to the point.

" indah sudah lama ngak kerja disini lagi kak, semenjak kejadian itu dia ngak masuk kerja lagi, aku dengar dengar dari temen, dia pulang ke kota asalnya kak, tapi ngak tau juga kebenaran nya, memang kenapa kak" balasan dari Sisil

"ngak apa kok sil, apa Sisil masih sering lihat mas Arsya ke tempat kara*** tempat sisil kerja?" balas warna balik

"ngak ada kak, semenjak perceraian dia sama indah, mas Arsya ngak pernah lagi kesini kak" balas Sisil

"OOO ya sudah sil, makasih ya sil, maaf Kaka mengganggu ya sil" balas warna

"hmmm Sisil juga ngak tau apa apa , indah pun ngak kerja lagi, mas Arsya pun sama ngak pernah kesana lagi, gimana caranya ya" warna berbicara dalam hati

"bunda Shasha ya bunda shasha, aku harus jumpai bunda Shasha lagi, aku yakin masih ada yang di sembunyikan " gumam warna dengan sedikit ada harapan

"Akbar Attar kita main yok, kerumahnya Shasha, sekalian jalan jalan sore hehehe" ajak warna ke anak anak nya dan sambil merapikan Zahira di atas stroller, Stroller turun temurun dari Akbar.

"ayok mam, ayok dek " jawab Akbar sambil memegang tangan Attar

"assalamualaikum bund, lagi ngapain bund, ganggu kami" ucap warna di luar pagar

"waalaikumsalam kak, ngak ganggu kok kak, ayok masuk, kamu juga lagi santai " ucap bunda Shasha

"kinara , ayok sini main" panggil Akbar , yang tentunya Kinara langsung berlarian dan di ikuti bundanya. Di sore hari di perumahan sudah kebiasaan anak anak berlari bermain bersama sama.

"wah lagi rame ini" ucap bunda Kinara

"kami baru sampe bund" balas warna

" wah rumah Shasha akan berantakan ini, semuanya nyerbu masuk kayak sekolah TK aja hahaha" sambut warna

"ngak apa kak, yang penting mereka bahagia kita pun senang bercerita hahaha" jawab bunda shasha sambil tertawa

"bund, aku butuh pendapat kalian, gimana caranya aku dapat kan bukti perselingkuhan mas Arsya lagi " warna mulai bercerita

" Handphone mam, mam lupa dulu mam dapat bukti bukti dari handphone dia mam" jawab bunda Kinara

"betul tu kak, coba aja lagi, mana tahu ada kak" ucap bunda Shasha

"bunda, apa bunda yakin ngak mau jujur sama aku? bund mau aku kenak tipu terus bund" tanya warna ke bunda Shasha

"ngak kak, mana aku mau, tapi aku ngak punya bukti kak, suami ku juga ngak ada kak, gimana coba kak" balas bunda Shasha

" ada yang bund, tutup tutupi lagi dari aku bund?" tanya warna

"ngak ada kak" jawab bunda Shasha singkat

"gini aja deh kak, nanti aku coba tanya ke suami ku ya kak, mana tau suami ku bisa bantu Kaka" jawab bunda Shasha

"iya ya bund, benaran ya, makasih ya bund" jawab warna

"iya kak, sama sama"

"aduh Zahira nangis aku pulang dulu ya bund, mungkin dia haus" warna

" iya mam" balas bunda Kinara

"oke kak" jawab bunda Shasha

Pov duo bunda

"bund coba jujur deh sama aku, aku tau kok , masih ada yang kamu sembunyi kan lagi, hmm" ucap bunda Kinara

"aduh bund, aku malas bilang nya bund ke kak warna, karena dilarang suami ku terlalu jauh ikut campur, nanti mas Arsya nya marah pulak, apa lagi kami ngak ada bukti, nanti di bilang nya fitnah pulak, apa lagi sekarang zaman edan bund, banyak pelaku rasa jadi korban " tutur bunda Shasha

"jadi apa yang bund tahu mengenai suami mama Akbar" tanya bunda Kinara

"kalau bisa bantu, ayok kita bantu bund, kita juga seorang istri dan seorang ibu " sambung bunda Kinara

" Bund, ayah Shasha juga punya teman kerja yang lumayan nakal juga kayak dia tapi belum nikah jadi bisa la di maklumi sedikit, nah teman nya namanya Rudi, si Rudi ini pem*** barang haram bunda, dan dia bilang sama ayah Shasha kalau dia beli barang itu dari mas Arsya bund, cuma itu yang ku tahu, tapi kan kita ngak punya bukti bund, gimana mau bilang sama kak warna, kamu ngerti kan bund" jelas bunda Shasha

"Ha' segitunya dia ya bund, ya ampun bund, serem juga ya , terus gimana ini ya bund, solusi nya, kasihan kak warna bund" balas bunda Kinara

"Satu lagi bund, Rudi bilang mas Arsya tu main nya sekarang ngak tempat yang kemarin lagi, Rudi tu yang tahu bund, ayah Shasha ngak tahu" tutur bunda Shasha

"Berat ya bund, masalah nya, tapi menurut ku salah kalau kita hanya diam, dan ngak bilang kak warna bund, gimanapun mama Akbar harus tahu, dia pasti ngerti kok bund, walau kita ngak punya bukti, tapi nanti mu coba tanya tanya dulu sama ayah Shasha bund" jawab bunda Kinara

"iya bund, nanti ku kabari " ucap bunda Shasha

"iya bund, ya sudah aku pulang lagi, bentar lagi magrib " ucap bunda Kinara

"oke bund" ucap bunda Shasha

POV duo bunda end

Hallo semuanya..

maaf ya banyak yang typo

terimakasih telah mampir ya..

terimakasih telah membaca novel pertamanya author

Terimakasih like vote nya..

🙏🙏

Hall

1
Trial Ajah
pengen gw potong2 tuh sosis si Arsya trus kasih kucing😬
Amhie: dipersilahkan kak hehe
total 1 replies
Indira Ira
Luar biasa
Anifa Anifa
lebayy
Agnes Lia
Kecewa
Elok Pratiwi
Luar biasa
murni l.toruan
Emang sudah niat selingkuh, mosok mertua meninggal kamu celupan dengan jalang, kirim doa dan dampingi istri dong
martina melati
awal sadar dosa tp tetap melakukan dosa... sdh tahu ada lubang masih djeblos, bukanny dhindari akhirny jatuh dlm kumbangan toh!
martina melati
nah ini masalahny... bukanny dcarikn solusiny buat istri malah cari wanita lain.
kandungan istri blm sempat usg lho!
martina melati
emang kamu menjerumuskan diri, arsya...
gk nyalahi koq! shrsny cari kegiatan yg bermanfaat, bersih2 rumah, berkebun mumpung istri gk ada drumah.
martina melati
anehny dsini... mertua brsn wafat bukan diisi dg doa2 lebih syadhu malah senang2, cari hiburan...
martina melati
merasa malu??? berarti gk punya malu... seharusny jika niat awal ingin memperbaiki keutuhan rt dg anak2 dan istri yg sah harus sungguh2 bukanny merasa maluuuuu
martina melati
astagaaaa...
gk ada bukti?
kan ada hp bisa drekam video ato dphoto
martina melati
mertua meninggal dunia koq gk melayat malah berbuat maksiat
martina melati
turut prihatin y...
Haura Az Zahra
Luar biasa
Nurhayati Nia
Mampir thorr
ipeeeeehhhhhh
haddoowww msh pav pov lg kirain dah sembuh thorr
ipeeeeehhhhhh
1 pov aurhor aja udah cukup.kali kk othor....pembaca udah paham artinya....gk perlu malah di pov semua nya bikin males jd nya....sampe hbis begitukah ????
ipeeeeehhhhhh
bini burikan sementara krn bawaan
bayi anak dia aja dia gk mau terima, malah pilih selingkuh dg wanita malam yg mungkin mlh menularkn penyakit.
Muginem Muginem
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!