NovelToon NovelToon
Ibu Sambung

Ibu Sambung

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:33.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: sangrainily

mengkisahkan tentang dua wanita cantik dengan ikatan ibu dan anak tiri. kasih sayang yang tulus membuat mereka saling menyayangi layaknya seperti ibu dan anak kandung.

Shinta berusia 26 tahun yang berprofesi sebagai dokter gigi di salah satu klinik Indonesia . Mempunyai sifat keibuan yang sangat lembut dan menyayangi anak kecil. Namun galak terhadap semua pria yang berusaha mendekatinya.

Syifa gadis mungil yang berusia 5 tahun , tinggal bersama ayah dan kakek neneknya . Ayahnya begitu menyayanginya tetapi juga begitu sangat angkuh ketika berhadapan dengan orang lain, Ibunya meninggal kan dia dan ayahnya diusia Syifa belum genap 1 bulan demi lelaki yang lebih kaya dari ayahnya . Hal itu membuat ayahnya menjadi seorang yang sangat dingin terhadap orang asing.

Pertemuan Syifa terhadap Shinta membuatnya merasakan sosok kasih sayang seorang ibu. Ternyata ayah dari Syifa merupakan musuh terbesar dari Shinta di SMA yg merupakan kakak kelas Shinta . bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 31

Caca merasa gak nyaman di liatin terus menerus oleh Arvan, Caca segera menyelesaikan makannya dan segera pamit untuk pulang kerumahnya.

"Ma, Ca pulang dulu ya" Bangkit dari duduknya

"Tunggu!"

"Kenapa lagi ma?" tanyanya malas

"Biarkan Arvan yang mengantar kamu"

"Gak usah ma! aku bisa pulang sendiri" tolak Caca

"Yaudah, kalau begitu kamu gak boleh pulang" ancam Elsa.

"Baiklah, Arvan boleh mengantarkan ku"

"Arvan apa kamu tidak keberatan mengantar Caca pulang?"

"Tidak kok Tante" jawab Arvan dengan lembut. Mereka berjalan keluar rumah dan segera masuk kedalam mobil setelah berpamitan kepada Elsa.

"Caca sangat cocok dengan Arvan. Sudah ganteng, mapan lagi berbeda jauh dengan lelaki penyakitan itu" batin Elsa. Arvan dan Caca tak ada bersuara sedikitpun, Caca memalingkan mukanya dan menghadap ke arah luar jendela

"Bagaimana keadaan Revan ca?"

"Sudah baikkan" jawabnya acuh

"hmm baiklah" Setelah itu tak ada suara yang keluar dari mulut Arvan maupun Caca. Sampai didepan rumah Caca, Caca langsung keluar dari mobil, dan Arvan mengikutinya dari belakang.

"Mau apalagi?" menoleh kebelakang tepat kearah Arvan.

"Aku hanya ingin menjenguk Revan saja, apa aku boleh masuk?" ucapnya.

"baiklah, kau boleh masuk ayo". Ajak Caca, Arvan berjalan mengikuti Caca, Caca membuka pintu dan masuk kedalam

"Sayang" panggil Caca dengan lembut, namun tak ada sahutan dari dalam, Caca mencari Revan disetiap ruangan dan ternyata Revan sudah tak sadarkan diri didalam kamar mandi.

"Sayang" Teriak Caca menangis dan menghampiri suaminya, Caca memangku kepala Revan ia menangis melihat Revan tak sadarkan diri.

"Kita harus membawanya ke rumah sakit" ucap Arvan. Caca tak tau mau berkata apapun lagi, ia hanya bisa menangis, sedangkan Arvan ia segera membawa tubuh Revan kedalam mobil dan segera membawanya kerumah sakit. Sesampai dirumah sakit para perawat berlarian dan membawa Revan kedalam ruangan UGD. Caca menangis terus menerus apalagi perutnya terasa sangat sakit, tinggal menghitung hari kelahirannya. Dokter segera memeriksa Revan. Caca tak henti hentinya berdoa untuk keselamatan suami yang sangat ia cintai. Dokter keluar dari ruangan UGD.

"Keluarga pasien?" Tanya sang dokter

"Saya isterinya dok, bagaimana keadaan suami saya?" Caca bangkit dan segera mendekat kepada dokter.

"Kondisinya sangat lemah, ginjalnya yang satu sudah rusak dan harus di cangkok. Pasien membutuhkan donor ginjal dan itu memakan biaya yang tidak sedikit, apalagi pasien harus cuci darah" Penjelasan dokter, Caca hanya bisa menangis dan pasrah. Apalagi saat ini ia tak punya uang sepeserpun.

"Lakukan apapun yang terbaik demi suami saya dok, saya akan mencari biaya untuk suami saya" Ucapnya, airmata nya sudah banyak mengenang membasahi pipinya.

"Namun nyonya harus segera menyelesaikan biaya administrasi nya terlebih dahulu baru pasien bisa kita tanganin"

"Saya mohon dokter, tangani suami saya dulu. Saya akan mencari biaya untuk suami saya dan segera melunasi nya" mohon Caca sambil terduduk memohon kepada sang dokter

"Maaf kan saya Bu, ini sudah kebijakkan dari pihak rumah sakit. Jika ibu sudah melunasi semua nya kita akan segera menindak lanjuti keadaan pasien" Dokter itu segera pergi meninggalkan Caca dan juga Arvan. Arvan mendekati Caca dan mencoba menenangkannya namun Caca menolak dan menjauhi Arvan. Ia tak ingin siapapun menyentuh nya kecuali suaminya. Caca terus terusan menangis, ia bingung mencari uang kemana sedangkan tak ada yang menerima ia menjadi karyawan apalagi keadaannya yang sedang hamil besar.

1
Elcha Susanti
Kok aku bingung cerita ya.. Cerita masa lalu apa masa sekarang seh
Oma Said
Luar biasa
Sri Lestari
salah shinta...jdi istri kog gak dewasa sm skali...slalu grusah grusuh...
Ida Naurah
lah ngapa sisinta nyalahin diri sndri? kan sirevan jg sikap'a jutek MA si sinta menurutku sih wajar klw nolak
Ida Naurah
salah sisinya apa sampe sirevan ngusir dia, trus ngapain jg sampe berlutut tuh sisinta'a? aneh nih cerita nya
Ida Naurah
ko crita'a terlalu mengada2 ya
Wiwik Elly
ma'af ceritanya muter" , jd agak membosankan
Sastry Lesty
nih kaya cerita film India ista sama raman, trus anak nya ruhi😀
Nanik Lestari
Emak Bpknya yg seharusnya sedari dini sudah memberikan pemahaman, sdh umur 5th loh
Nanik Lestari
Sudah biasa begitu
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Nanik Lestari
Nangis lagi
Nanik Lestari
Lumayan cengeng
Nanik Lestari
Bener banget
Nanik Lestari
Ya ampun
Kiki Sulandari
Ok👍👍👍
Kiki Sulandari
Ok,kak
Sudah Favorit 💙
Kiki Sulandari
Kisah yg bagus...banyak pembelajaran hidup.,mengharu biru hatiku
Terima kasih kak author atas novel yg bagus ini
Sampai jumpa di kisah selanjutnya
Kiki Sulandari
Raisa....mengapa kau begitu sangat jahat,....
Kau sengaja menyembunyikan diary nenekmu & terus mempengaruhi Cia untuk berbuat jahat...
Tega nian kau Elsa....
Kiki Sulandari
Cia....sekarang sedikit demi sedikit kau tahu kebenaran tentang kehidupan pahit yg harus Caca alami....
Lalu,untuk apa lagi kau ingin bertemu Revan & Shinta?
Apa yg akan kau lakukan?
Kiki Sulandari
Sekarang akhirnya Caca tahu penderitaan Caca akibat ulah sang Mamal....
Dan berkat penjelasan dari Syifa,Kgphanza & Arvan,Cia tahu Shinta tak bersalah ....Shinta sangat baik..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!