NovelToon NovelToon
The Invisible Girl

The Invisible Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dikelilingi wanita cantik / Romansa
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di Universitas Negeri Moskow, kekuasaan tidak hanya diukur dari nilai, tapi dari sirkel pergaulan. Sky Remington adalah puncaknya, putra konglomerat Rusia yang sempurna, dingin, dan tak tersentuh. Selama empat bulan terakhir, ia menjalin hubungan yang tampak ideal dengan Anastasia Romanov, gadis tercantik di kampus yang sangat membanggakan statusnya sebagai kekasih Sky.
Di dalam sirkel elit yang sama, ada Ozora Bellvania. Meskipun ia adalah pewaris kekaisaran bisnis perkapalan yang legendaris, Ozora memilih menjadi bayangan. Di balik kasmir mahal dan sikap diamnya, ia menyimpan rasa tidak percaya diri yang dalam, merasa kecantikannya tak akan pernah menandingi aura tajam Anastasia, Stevani, atau Beatrix.
Selama ini, Sky dan Ozora hanyalah dua orang yang duduk di meja makan yang sama tanpa pernah bertukar kata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia di Balik Tatapan Murni

Kamar Ozora yang temaram menjadi saksi bisu kembalinya kehangatan di antara mereka. Aroma vanila yang menenangkan bercampur dengan wangi maskulin dari tubuh Sky yang kini memeluknya begitu erat, seolah-olah tiga hari tanpa pertemuan adalah siksaan fisik baginya.

Sky membenamkan wajahnya di ceruk leher Ozora, menghirup aroma yang selalu menjadi candunya. "Aku merindukanmu... sangat merindukanmu, Ozora," gumam Sky dengan suara serak yang penuh kerinduan.

Perlahan, tangan Sky bergerak ke pinggang Ozora, menyingkap sedikit pakaian tidurnya untuk menemukan seni favoritnya. Ia berlutut di atas ranjang, lalu mendaratkan ciuman-ciuman lembut dan penuh kasih di atas tato bunga lili itu.

"Kabar terbaru tentang Anastasia... keluarganya sudah menempatkannya di pengasingan jauh di pelosok. Dia tidak akan pernah kembali ke Moskow untuk mengganggu," ucap Sky sambil menatap Ozora, memberikan laporan yang ia pikir akan menenangkan hati kekasihnya yang lemah lembut itu.

Ozora tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya tersenyum manis, jemarinya membelai rambut pirang Sky sebelum ia menarik wajah pria itu untuk membalas ciumannya dengan intensitas yang mengejutkan. Ia tidak ingin membahas Anastasia, gadis malang yang menurutnya hanyalah kotoran pengganggu dalam hidup Sky.

Di balik wajah polos dan tatapan sendu yang selalu berhasil meluluhkan hati Sky, Ozora menyimpan sebuah rahasia besar yang hanya diketahui oleh orang tuanya. Dua kepribadian.

Ozora yang murni dan lembut memang nyata, namun ada sisi lain yang jauh lebih gelap dan posesif. Kepribadian itu lahir sejak hari pertama ia melihat Sky di kelas universitas. Baginya, Sky adalah miliknya, sebuah obsesi yang terkubur rapi di bawah tumpukan buku dan sikap pendiamnya.

Ketika berita Sky berpacaran dengan Anastasia muncul Lima bulan yang lalu, sisi lain Ozora bangkit dari kuburnya. Sesuatu yang telah ia klaim sebagai miliknya tidak boleh disentuh, apalagi dimiliki oleh orang lain.

Anastasia tidak dihancurkan oleh nasib buruk, ucap Ozora dalam hatinya saat ia merasakan napas Sky di kulitnya. Dia menghancurkan dirinya sendiri karena berani menyentuh apa yang seharusnya menjadi milikku.

Ozora memang tidak menyentuh Anastasia secara fisik, namun ia adalah sutradara di balik setiap kebetulan yang membuat perilaku jalang Anastasia perlahan-lahan tercium, hingga akhirnya meledak tepat di depan mata Sky.

Sky melepaskan ciumannya sebentar, menatap Ozora dengan penuh pemujaan. "Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Sky lembut.

"Karena aku sangat mencintaimu, Sky. Aku merasa tidak bisa bernapas jika kau tidak ada di dekatku," bisik Ozora dengan suara yang terdengar sangat tulus, meski di dalam kepalanya, kepribadiannya yang lain sedang tertawa puas melihat betapa Sky telah sepenuhnya masuk ke dalam sangkar emasnya.

Bagi Ozora, kepribadian gelapnya tidak mengganggu orang lain, selama mereka tidak mencoba merebut Sky. Namun, jika ada mawar lain yang mencoba tumbuh di taman milik Sky, maka Ozora tidak akan segan untuk mencabutnya hingga ke akar-akarnya, persis seperti yang ia lakukan pada Anastasia, dan mungkin sebentar lagi, pada Cristine.

"Kau adalah milikku, Sky. Selamanya," gumam Ozora hampir tak terdengar.

"Tentu saja, Sayang. Aku milikmu," balas Sky tanpa menyadari bahwa ia baru saja menyerahkan dirinya pada seorang wanita yang jauh lebih berbahaya daripada seluruh musuh bisnis ayahnya digabungkan.

Saat Ozora beranjak keluar kamar menuju dapur untuk mengambil camilan, Sky berdiri dan merenggangkan tubuhnya. Ia berjalan pelan, mengamati detail kamar yang selalu memberinya rasa tenang ini. Matanya kemudian tertuju pada sebuah buku bersampul kulit tipis yang tergeletak sedikit terbuka di atas meja belajar, di antara tumpukan buku referensi hukum.

Awalnya, Sky ragu untuk menyentuhnya. Namun, rasa ingin tahunya tentang dunia dalam Ozora mengalahkan rasa sungkannya. Dengan tangan yang sedikit bergetar, ia membuka halaman demi halaman.

Sky mengira akan menemukan curahan hati yang rumit, namun apa yang ia baca justru membuat jantungnya terasa seperti diremas. Di dalam buku itu, Ozora menuliskan detail-detail kecil tentang Sky yang bahkan pria itu sendiri tidak sadari.

"Hari ini dia duduk di baris Satu. Dia mengenakan kemeja biru navy dan terlihat sangat lelah setelah kelas Profesor Dimitri. Aku ingin sekali memberikan kopi padanya, tapi aku siapa? Aku hanya gadis yang duduk di pojok ruangan, melihat punggungnya dari kejauhan."

Ada pula sketsa wajah Sky yang dibuat dengan pensil, sangat detail, menangkap setiap garis tegas rahangnya dan tatapan dinginnya. Di bawah sketsa itu tertulis,

"Satu hari saja, aku ingin dia tahu bahwa ada seseorang yang mendoakannya setiap malam. Meskipun dia tidak pernah menoleh, melihatnya saja sudah cukup untuk membuat hariku terasa nyata."

Sky membalik halaman ke tanggal di mana mereka pertama kali berbicara. Kertasnya sedikit bergelombang, seolah-olah pernah terkena tetesan air mata kebahagiaan.

"Dia bicara padaku! Sky Remington menyebut namaku. Suaranya lebih indah dari yang kubayangkan. Jantungku hampir berhenti. Aku harus menyembunyikan getaran tanganku agar dia tidak menganggap ku aneh. Akhirnya, mimpi ini memiliki suara."

Sky menutup buku itu perlahan, meletakkannya kembali tepat di posisi semula. Ia bersandar di meja, menatap langit-langit kamar dengan napas yang terasa berat.

"Ternyata selama ini..." gumam Sky dengan suara yang tercekat.

Ia merasa sangat bersalah. Selama bertahun-tahun di universitas, tanpa menyadari bahwa ada sepasang mata yang selalu mengikutinya dengan penuh kasih tulus. Ia tidak pernah tahu bahwa saat ia sedang bersandiwara dengan Anastasia, ada hati yang terluka namun tetap bertahan mencintainya dalam diam.

Kenapa aku begitu buta? ucapnya dalam hati. Dia sudah mencintaiku jauh sebelum aku menyadari keberadaannya. Dia mencintai Sky yang Dingin dan kaku, bukan Sky yang memiliki nama Remington.

Rasa sayangnya pada Ozora kini berlipat ganda. Jika sebelumnya ia mencintai Ozora karena kedamaian yang diberikan gadis itu, kini ia mencintainya karena kesetiaan yang luar biasa.

Pintu kamar terbuka pelan. Ozora masuk membawa nampan berisi biskuit dan dua cangkir cokelat hangat. Ia melihat Sky berdiri di dekat mejanya dan seketika wajahnya memucat saat menyadari buku diary-nya ada di sana.

"Sky... kamu..." bisik Ozora dengan nada cemas, meletakkan nampan itu dengan terburu-buru. Ia tampak seperti pencuri yang tertangkap basah, rupa polosnya kembali mendominasi.

Sky segera melangkah mendekat, sebelum Ozora sempat mengucapkan kata maaf, Sky sudah merengkuhnya ke dalam pelukan yang sangat posesif dan dalam. Ia membenamkan wajahnya di leher Ozora, menghirup aroma vanila itu dengan perasaan haru yang meluap.

"Maafkan aku, Ozora. Maaf karena aku baru menyadarinya sekarang," ucap Sky dengan nada yang sangat emosional.

Ozora mematung, tangannya yang tadi ingin meraih buku itu kini justru melingkar di punggung Sky. "Kamu... membacanya?"

"Hanya sedikit. Tapi itu sudah cukup untuk membuatku sadar betapa beruntungnya aku memilikimu," katanya sambil menjauhkan wajahnya sedikit untuk menatap mata Ozora. "Terima kasih sudah mencintaiku saat aku tidak tahu cara mencintai diriku sendiri. Aku janji, aku tidak akan pernah membiarkanmu hanya menatap punggungku lagi. Mulai sekarang, aku yang akan selalu menjagamu agar tetap di sisiku."

Ozora tersenyum, senyum manis yang membuat Sky luluh. Di dalam kepalanya, Ozora merasa puas. Buku diary itu memang sengaja diletakkan di sana, sebuah umpan yang dirancang sempurna untuk mengunci rasa bersalah dan kesetiaan Sky selamanya.

"Aku akan selalu mencintaimu, Sky," ucap Ozora lembut, sementara di balik punggung Sky, tatapannya berkilat tajam, sebuah peringatan bagi siapa pun yang berani mengusik pria yang telah ia klaim sejak lama.

🌷🌷🌷🌷🌷

Happy Reading Dear 🥰😍

1
Erni Kusumawati
keren Ozora.. keren...
Erni Kusumawati
suka dg sikap Ozora, lemah, lembut tp mempunyai inner yg kuat... ☺
JR Rhna
sama² gilakk🤣
shabiru Al
ceritanya lain dari yang lainya... cinta romantis yang posessif dan mungkin sedikit gila,, ada rahasia juga tentang ibu dari sky dan ozora yang masih belum terungkap,, serta tujuan sky yang sebenarnya sama ozora
shabiru Al
iya bener banget si sky sama ozora itu samasama gila
Imas Karmasih
ceritanya bagus engga bertele-tele suka yg beginian engga banyak drama
Imas Karmasih
ko aku yg tegang😄
ros 🍂: Harap bersabar ini ujian /Smile/🤣
total 1 replies
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
harusnya ada microfon kecil dibjunya biar omongannya kerekam buat bukti ke sky
shabiru Al
gak sabar liat reaksi ozora pas tau bahwa sky sama sptnya bahkan d hati pertama masuk universitas
ros 🍂: Harap Bersabar ini ujian/Sleep/
total 1 replies
shabiru Al
apa yang sebenarnya d incar oleh sky dari ozora bahkan sky sudah mengintai ozora sejak masuk universitas.. gak mungkin kan hanya obsesi semata pasti ada sesuatu
shabiru Al
jangan2 baik ibu ozora maupun ibu sky sama 'gila'nya ya
shabiru Al
nah kaaaaaan dah dbilangin pasti ada sesuatu ttng sky gak mungkinlah....
falea sezi
lanjut
ros 🍂: Ma'aciww Atas dukungan nya kak 😍
total 1 replies
falea sezi
menarik licik tp q suka hehehe/Hey/
falea sezi
mending batalin lah serakah amat ne laki pengecut
JR Rhna
mereka berdua sama² menakutkan ya thor
shabiru Al
jangan lama2 up nya ya thor
shabiru Al
aduh udah deg degan pas cristine bawa dokumen ttng ozora ke sky,, ternyata d luar dugaan sky menerima dengan baik malah langsung mengancam balik cristine agar tdk menyebarkan kondisi sebenarnya ttng ozora.... btw sky juga gak menyembunyikan sisi lain dirinya spt ozora iya kan thor....
shabiru Al
segelap apa... apa ozora punya dunia bawah, baguan dari mafia rusia ? itu sebabnya ozora memiliki tato dtubuhnya
shabiru Al
owh jadi gitu,, ozora memiliki sisi lain yang mungkin bisa dsebut gelap ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!