NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Jelek Penyembuh Tuan Impoten

Pesona Gadis Jelek Penyembuh Tuan Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Tiara seorang anak pembantu yang menyamar sebagai gadis buruk rupa tak menyangka akan berakhir di satu ranjang dengan majikan nya yang di kenal impoten dan benci dengan wanita

Kelvin seorang CEO tampan sekaligus Majikan Tiara di kenal suka tidur dengan wanita untuk menyembuhkan penyakitnya namun salah satu wanita yang pernah tidur dengan nya tak ada satupun yang membuat nya sembuh dari penyakitnya.

Namun pada saat ia mabuk dan tak sadarkan diri tanpa sengaja ia berpasangan dengan Tiara yang hanya memakai handuk saja entah kenapa membuat gairah di tubuhnya bangkit kembali dan membuat nya gelap mata lalu memperkosa Tiara dan membuat gadis itu hamil di luar nikah tanpa sepengetahuannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dokter Arkan Tahu Tentang Kehamilan Tiara

“Bukan kah hal yang wajar jika saya berada di sini..”Dokter tampan dengan dua lesung pipi di wajahnya itu tertawa tipis.

Tiara mengangguk.“Benar, anda kan dokter.Pasti sedang melakukan shift malam kan?"

"Tepat sekali," jawab Dokter Arkan sambil menepuk lututnya ringan. "Shift malam memang cukup melelahkan, tapi rasanya berbeda kalau belum mampir ke sini dan ngobrol dengan kamu secara pribadi"

Tiara merasa dirinya akan terbang ke langit di jam ini juga, ketika mendengar Dokter Arkan ia bicara dengan nya secara pribadi.“Apa dokter Arkan suka aku yah, makanya dia mau bilang secara pribadi..husst Tiara stop apa yang tenga kamu pikirkan. mana mungkin sih dokter tampan dan juga manis seperti dokter Arkan suka sama kamu”Tiara bermonolog sendiri seperti orang gila. hingga sebuah lambaikan tangan tepat berada di depan wajah nya.

“Hey, hallo, kamu baik-baik saja kan?"Tanya Dokter Arkan dengan khawatir.

Tiara terkejut dan langsung mengangkat kepala wajahnya langsung menjadi merah seperti tomat karena merasa terbaca pikirannya.

"Aduh, maafkan saya Dokter...

“Saya Tiara dok..

Dokter Arkan mengangguk perlahan sambil mengingatnya. "Tiara nama yang cantik dan cocok dengan kamu," katanya dengan senyum hangat.

Tiara tenggelam di dalam pikiran nya lagi.“Cantik,..?apa dokter ini buta tidak bisa membedakan mana yang cantik dan yang mana jelek"

“Oh iya Tiara, kamu kok ada di sini padahal ini sudah malam loh.Memang nya kamu tidak jaga ibu kamu?"

Tiara kembali tersentak dari lamunannya, lalu menoleh ke arah pintu kamar inap ibu dengan tatapan sejenak sebelum kembali menatap Dokter Arkan.

"Bukannya tidak mau menjaga ibu Dok" jawabnya pelan. "Bukde Lasmi saudara jauh ibu sedang ada di dalam menjaga ibu. Saya izin keluar sebentar karena karena saya butuh udara segar sebentar."Dia memainkan ujung bajunya dengan jari, merasa sedikit tidak enak hati seolah-olah dia melalaikan tugasnya. "Ibu sudah tidur nyenyak tadi saat saya keluar, dan Bukde Lasmi juga sudah tertidur di sofa. Saya pikir tidak apa-apa kalau saya duduk di sini sebentar untuk menenangkan diri."

Dokter Arkan mengangguk mengerti, senyumnya tetap lembut sambil terus menatap Tiara. "Tentu Saja Menjaga orang sakit memang butuh tenaga dan kesabaran ekstra, jadi wajar kalau kamu butuh waktu sendiri untuk mengisi ulang energi."

Tanpa sengaja manik hitam dokter Arkan melekat pada kedua kaki Tiara, sejenak dia menundukkan tubuhnya dan menyentuh jemari kaki Tiara.Jelas Tiara reflek menjauhkan kakinya karena tiba-tiba Dokter Arkan menyentuh jemari kakinya.

“Apa yang dokter Arkan lakukan..?"

“Ah maaf Tiara saya tidak bermaksud untuk...”Sejenak Dokter Arkan berhenti melanjutkan kalimatnya. Lalu ia menatap Tiara dengan wajah serius, seolah Dokter Arkan bisa menebak sesuatu di balik wajah Tiara.“Tiara apa tengah hamil"?Kata Dokter Arkan dengan suara pelan.

Tiara ternganga sejenak, jantungnya berdegup kencang bercampur aduk antara terkejut dan panik. Rahasianya yang begitu dia jaga ketat bisa di ketahui dan oleh orang yang tidak dia duga sebelumnya.

"Dokter... bagaimana Anda..." suaranya tercekat, tidak bisa melanjutkan kalimat. Dia menunduk dalam, menyembunyikan wajahnya yang pasti sudah memerah karena malu dan cemas.

Dokter Arkan menghela napas pelan, namun wajahnya tetap tenang dan tidak menunjukkan rasa Dia mendekatkan dirinya pada Tiara agar lebih dekat namun tetap menjaga jarak yang sopan.

"Tiara, saya minta maaf jika saya lancang" ucapnya lembut, mencoba menenangkan gadis di depannya. "Sebagai dokter, saya terbiasa melihat tanda-tanda kecil. Selain itu, tadi saat saya menyentuh kaki kamu, saya merasakan adanya sedikit pembengkakan yang sering terjadi pada ibu hamil. Lalu apa kamu sudah punya suami Tiara?"

“Dok..?"Panggil Tiara dengan suara gemetar dan hampir menangis.Ia melihat pada sekeliling nya lalu berdiri.“Dok tolong jangan bicara di sini nanti Bukde Lasmi bisa mendengar suara kita.."

“Yasudah kita bicara saja di sana.."

💤💤💤💤💤💤💤💤💤💤💤💤💤💤

Di dalam Clubbing Farah menunjukkan foto Kelvin dengan teman-temannya .Farah menunjuk kan layar ponselnya dengan antusias, suara musik club yang berdentang membuatnya harus sedikit berteriak agar terdengar oleh teman di sebelahnya.

"Lihat dia adalah pria yang nantinya akan menjadi suami ku" ucapnya sambil menunjuk foto Kelvin yang sedang di kantor bersama beberapa orang.

Temannya mengangguk setuju sambil mengambil minumannya. "Wih. Memang sih dia itu tipe pria idaman kaya, ganteng, dan sukses. Tapi Farah, kamu yakin kamu dan dia akan jadi suami istri?"

Farah mendengus kasar, mematikan layar ponselnya dengan cepat. "Maksud kamu dia tidak mau sama aku begitu!Dia menyesap minumannya dengan kasar, matanya menyala dengan rasa bersaing. "Lagipula, Mama Kelvin juga suka sama aku. Bahkan Mama sempat bilang kalau dia pengen aku jadi menantunya. Jadi Wanita mana lagi yang bisa ngalahin aku!?"

...****************...

Di dalam kamar nyonya Anita terus memandangi foto Farah yang sedang tersenyum di layar ponselnya.“wanita secantik Farah, mama heran kenapa Kelvin tidak mau.Padahal Farah itu cantik, baik,anak terpandang, pintar"

“Yah kan selerah orang beda-beda ma. Mungkin Farah cantik di mata mama, tapi belum tentu Farah Cantik di mata Kelvin"Sambung Tuan Justin yang sedang berbaring di sebelah nya.

“Tuh kan mulai, pasti papa ini lama-kelamaan dukung kemauan Kelvin yang gak setuju dengan perjodohan ini.."Nyonya Anita memutar bola matanya kesal, lalu meletakkan ponselnya di meja samping tempat tidur dengan agak keras.

Tuan Justin tertawa kecil sambil memutar tubuhnya menghadap istri tercintanya. Ia mengelus punggung Anita pelan untuk menenangkannya. "Maaf, Ma. Papa bukan mau membantah atau mendukung Kelvin sembarangan. Tapi coba kita pikirkan baik-baik... pernikahan itu bukan cuma soal cantik atau pintar, atau soal keluarga yang terpandang. Itu soal hati juga, Ma. Kalau Kelvin memang tidak ada rasa sama Farah, memaksakan mereka menikah nanti malah bikin mereka berdua tidak bahagia, kan?"

"Itu alasan klasik!" seru Nyonya Anita, menepuk lengan suaminya "Papa tahu kan banyak pernikahan yang awalnya tidak ada rasa, tapi lama-lama bisa tumbuh cinta? Farah itu wanita yang baik, dia pasti bisa bikin Kelvin bahagia dan mengurus rumah tangga dengan baik. Lagipula, Farah juga anak dari teman bisnis papa, kan Kalau mereka menikah, itu juga bagus buat perusahaan kita."

Tuan Justin menghela napas panjang, menyadari bahwa istrinya memang sangat keras kepala soal ini. "Papa mengerti kenapa Mama begitu ingin Farah jadi menantu.Tapi tolong jangan terlalu memaksakan Kelvin.Anak itu sedang sibuk dengan proyek besar minggu depan, jangan sampai pikirannya terbagi karena masalah ini."

...****************...

Di suatu ruangan Tiara dan Dokter Arkan tengah berbicara hal yang serius, ini menyangkut tentang kehamilan Tiara.

“Jadi sampai saat ini kamu belum memberi tahukan kehamilan kamu pada ibu mu?"

Tiara menggeleng lemah, air matanya sudah basah memenuhi wajahnya.“Saya takut dok, saya takut itu akan memperburuk kondisi ibu..tapi saya mohon sama dokter. Tolong jangan beritahu ini pada ibu saya, please dokter saya mohon!"

1
Uthie
Lagggiiii.... yg banyak 🤩🤩🤩
Uthie
akhirnya... bisa lanjut menyimak lagiii 👍👍👍🤩
Uthie
yg banyak 😁🙏
Uthie
coba intip👍😘
Uthie
thank you doubel up nya 😘😘😘😘🤩
Uthie
Duhhh... si Kelvin yaaa 😡
Uthie
Wahhh... ketemu juga sama Kelvin dehhh.. gak bisa sembunyi lagii Tiara nya 😀😁
Yui Chan
gak sabaran nunggu kalo tiara itu anak orang kayaaa😍
Uthie
Semoga segera terkuak siapa sebenarnya yg kaya....atau yg cuma nebeng.. 😏😏
Diyah Ayu
lanjut thor
Uthie
Semoga Mama Nisya adalah istri tuan Cakra yg hilang kecelakaan....
Uthie
Apakah mungkin Mama Nisya adalah istri tuan Cakra.. dan Tiara Putri mereka yg terpisah?!? 🤔😁
Uthie
Apakah Tiara putri tuan Cakra 😁
masih penasaran dengan kelanjutan selanjutnya 👍🤩
Uthie
😁😁😁😁
Uthie
Wahhhhh..... kacau mereka 😏
Uthie
Semoga si Kelvin gak ketemu Tiara yaa 😡👍
Uthie
Sy lebih setuju Tiara dengan dokter Arkan aja 👍👍👍😁🤩

soalnya si Kelvin selain dia yg gak bisa menghargai seorang wanita bagaimana pun penampilan nya, ibunya pun adalah orang yg melihat orang hanya dari kasta nya saja 😤
Uthie
Biar jadi nyata 😜😂😂👍
Uthie
syukurlah kau paham itu Kelvin 😡😤
Lucy
Semoga pak Cakra tau KLO dia dulu di jebak , istri dan anknya msh hidup blom meninggal dunia👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!