NovelToon NovelToon
Tahanan Bos

Tahanan Bos

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Zippo:(

kehidupan malang seorang gadis bernama Aria,awalnya ia mengira dia diselamatkan oleh lelaki yg Ramah dan perhatian tanpa tau di balik itu ,pria tersebut memiliki sifat obsesif yg mengerikan.

saat Aria melakukan satu kesalahan fatal sifat asli pria tersebut akhirnya keluar.
apakah Aria dapat bertahan atau memilih pergi meninggalkan pria yg menurut nya ramah dan perhatian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zippo:(, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kepulangan Adrian.

Saat ini Aria hanya duduk termenung memandangi taman yg ada dihadapannya.

Sudah sebulan juga berlalu dan Aria sering melamun,memikirkan nasibnya ,apa lagi Adrian tidak pernah menampakkan dirinya selama itu.

Aria juga memikirkan Dave ,saat itu yg di ingat oleh Aria adalah Dave yg di tarik paksa oleh Lou mengikuti mereka .

entah apa yg akan mereka lakukan terhadap Dave,itulah pikiran Aria serta nasibnya .

andai saja ia bisa keluar dan menghabiskan waktu, Aria tidak akan seperti ini,ia merasa mulai depresi dengan keadaan yg terkurung apa lagi dengan perlakuan Adrian yg kasar terakhir kali, membuat dirinya semakin terpuruk.

Tiba tiba sebuah tangan menyentuh bahu kecil Aria,dan itu adalah Luci.

"maap nona ,ini sudah mulai gelap saatnya kita masuk ke dalam nona".

"baiklah Luci...."

saat berjalan memasuki ruangan Lucia membuka pembicaraan.

"untuk makan malam hari ini nona ingin di masakkan hidangan apa ?"

"aku sedang tidak menginginkan sesuatu...."

"tidak nona...makanan yg enak dan sesuai selera kita dapat membuat mood kita baik".

"tapi Luci.... aku memang sedang tidak menginginkan sesuatu...".

"kalo begitu... bagaimana kalo kita buat kue kacang saja kita juga dulu melakukan ini saat pertama kali kita jumpa nona,kita bisa membuatnya bersama dan anda tidak akan merasa bosan..saya tau anda sedang tidak baik baik saja ... mungkin itu bisa mengalihkan pikiran nona Aria".

"baiklah...sepertinya kau sangat memaksa" kata Aria dengan senyuman,ia bersyukur saat ia merasa sendiri selalu ada Luci yg menemaninya.

-

Saat ini Adrian sedang menuju mansion setelah menyelesaikan semua pekerjaan nya yg ada di negara lain.

Ia berada di dalam mobil hitam yg sedang melaju dan sedang memainkan tablet miliknya , walaupun Adrian sibuk sejak turun dari pesawat pikirannya di penuhi oleh Aria.

Ia masih sangat murka atas apa yg telah terjadi,tentu ia hanya menginginkan Aria seorang Adrian tidak menginginkan orang lain bisa memiliki Aria.

walaupun Adrian selalu menerima kabar tentang Aria melalui pengawal nya ,tetap saja ia merindukan gadis itu .

 semenjak kepergiannya ke negara lain selama sebulan membuat dirinya tidak dapat menjumpai Aria dan merupakan neraka baginya.

Karena Adrian sudah terbiasa dengan kehadiran Aria, walaupun dengan Maslaah terakhir kali yg dihadapi olehnya dan Aria.

Tidak butuh waktu lama akhirnya mobil mewah itu telah memasuki halaman mansion yg megah itu.

Pengawal maju dan membukakan pintu untuk Adrian,kemudian Adrian turun dengan pakaian yg serba hitam,tidak terlalu rapi tetapi seksi bila mata memandang

memakai sepatu pantofel hitam yg mengkilat,baju kemeja hitam yg kancingnya terbuka sedikit menampakkan batang leher dan dada Adrian yg gagah dan berotot.

Lengan baju yg di gulung juga menampakkan tangan besar beserta urat urat tangan Adrian yg gagah.

ia turun melangkahkan sepatunya mengakibatkan suara memantul,berjalan memasuki mansion di malam itu.

Saat hendak ingin melewati ruang tv kemudian berjalan melewati ruang makan keluarga,Adrian terpaku dengan suara Aria yg sedang tertawa.

Saat itu Aria sedang memakan kue kacang dengan aroma yg menggiurkan bagi orang lain

Namun berbeda hal dengan Adrian,setelah mencium aroma kue tersebut dan melihatnya, seketika wajahnya berubah dingin dan rahang nya mengeras .

Memasuki dapur tersebut dan mendatangi Aria dengan langkah lebarnya.

Aria yg melihat Adrian mendekati mereka pun terdiam dan menatap takut pada lelaki tersebut

"a...Adrian...."

Adrian berhenti di hadapan Lucia dan Aria , beberapa saat menatap mereka kemudian Adrian mengeluarkan suaranya.

"siapa yg mengijinkan mu membuat kue kacang di rumah ini".

Kata Adrian dengan dingin namun masih dengan perawakan yg tenang.

"a...aku membuat kue agar tidak merasa bosan".

Kini Aria ketakutan setengah mati,dan Ian bingung mengapa Adrian tampak akan sangat marah perkara kue kacang ini.

"panggil semua pelayan!!!!"

tiba tiba suara adrian membuat terkejut Aria,Adrian tampak sangat marah dengan suara yg menggelegar.

"baik tuan.."

Kemudian Lou pamit dang mengumpulkan para pelayan.

Adrian masih menatap Aria yg ketakutan.

Setelah para pelayan berkumpul,Adrian pun berbalik dan menghadap mereka dengan mata menyalang.

"kalian semua....tau peraturan di rumah ini?"

"tau tuan".jawab mereka serentak

"jadi mengapa Aria bisa membuat kue kacang yg sangat ku benci!!!"Adrian berteriak marah pada para pelayan.

Aria terkejut dengan ucapan Adrian,kue kacang yg sangat ia benci.

"jawab !!!mengapa kalian diam.."

para pelayan hanya saling menatap sambil menunduk takut tanpa berkata apapun tentu mereka sangat takut apa lagi sampai di pecat.

"baiklah kalian tidak menjawab, Lou...pecat mereka semua".

"baik tuan"

"tidak tuan!!!!"kini seorang pelayan bertubuh mungil maju dan menghadap Adrian.

"se.. sebenarnya kami sudah memberitahu nona Aria mengenai itu,namun n..nona Aria tetap memaksa ingin memasaknya dan mengancam kami,bila melarangnya ia akan memecat kami tuan...."

pelayan bertubuh mungil itu meremas roknya ,ia sangat gugup dengan situasinya saat ini,apa lagi dengan Adrian yg ada di hadapannya begitu menakutkan.

"apa...kapan...kalian memberitahu aku,aku tidak tau sungguh..."

Aria terkejut kemudian menyangkal hal tersebut tentu ia tidak tau mengenai hal itu sungguh.

"a...Adrian sungguh aku tidak tau ..."

Kemudian satu pelayan lagi maju dan membernarkan pernyataan pelayan pertama.

"iya tuan...itu benar nona Aria mengancam kami jadi kami sungguh tidak berani melarangnya".

"itu benar!!!"jawab mereka serentak,membuat Aria semakin syok.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!