NovelToon NovelToon
Pesona Di Balik Cadar Istri CEO Arogant

Pesona Di Balik Cadar Istri CEO Arogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:116.8k
Nilai: 5
Nama Author: Eka Sudaryanti

Shanum adalah seorang gadis desa yang di besarkan di keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai seorang OB di sebuah perusahaan terbesar di kota Metropolitan. Karena kecerdasan yang di miliki Shanum ia selalu mendapatkan beasiswa hingga ke Perguruan Tinggi. Namun sayang semua yang ia dapat tidaklah cuma-cuma. Di balik Beasiswa yang di dapat Shanum ternyata ada niat terselubung dari sang Donatur. Yaitu ingin menjodohkan sang Putra dengan Shanum padahal Putranya sudah memiliki Istri. Apakah Shanum bersiap menerima perjodohan itu! Dan Apakah Shanum akan bahagia jika dia di poligami??? Ikuti terus ceritanya.... Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Sudaryanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Shanum pun bangkit dari tidurnya. Dan duduk di atas kasur. Saat satu tangannya sudah menyentuh ujung pengikat cadar hendak membukanya.

Bisma menggeleng kepala. "Jangan." cegah Bisma cepat. Ia memalingkan wajahnya karena gugup.

"Apa yang kamu katakan Bisma, kenapa kamu menolaknya. Bukankah kamu penasaran dan ingin sekali melihatnya." ucapnya dalam hati.

"Bagaimana mungkin ia menjawab iya? Pasti Bisma akan kehilangan harga dirinya. Bukankah sejak awal dia sendiri yang tak menginginkan melihat wajahnya Shanum." monolognya dalam hati.

Dua sisi sudut pandang yang berbeda dalam diri Bisma yang terus berdebat.

"Lebih baik kamu jangan membukanya, aku takut ketika aku sudah melihat wajahmu persaan ku akan berubah. Aku belum siap menerima ke kurangan mu." ucap Bisma lirih.

Mendengar itu Shanum mengurungkan niatnya untuk membuka cadarnya. Ia pun menurunkan tangannya kembali. Bagaimana bisa Bisma berkata seperti itu. Ia memang selalu berubah-ubah.

Akhirnya Shanum pun membaringkan tubuhnya kembali di samping Bisma. Walaupun hatinya sedikit kecewa namun Shanum berusaha tetap tersenyum.

Kini keduanya tidur saling berhadapan. Dengan bantal guling yang berada di tengah sebagai pembatas. Bisma khawatir di saat ia tidak sadar maka ia akan memeluk Shanum. Bukankah dia adalah pria dewasa dan masih normal. Ia tak ingin nantinya akan khilaf. Apa lagi saat ini yang ada di samping orang yang sudah halal untuk ia sentuh.

Tak butuh waktu lama, Shanum pun terlelap karena saking lelahnya. Sedang Bisma saat ini masih terus terjaga. Karena tidak bisa tidur akhirnya Bisma turun dari ranjangnya dan mengambil laptop miliknya. Ia mulai memeriksa kembali laporan yang masuk ke email miliknya.

Pukul satu dini hari, Bisma pun memutuskan untuk tidur. Karena rasa kantuknya sudah tak lagi bisa ia tahan. Saat Bisma akan naik ketempat tidur dilihatnya cadar Shanum yang tersingkap separuh karena talinya kendor. Karena posisi tidur Shanum saat ini adalah miring, sehingga wajahnya hanya terlihat sebagian.

Bisma terpesona kala melihat wajah cantik Shanum bak bidadari. Kini terpampang nyata di hadapannya dan membuat Bisma terpaku dan ia tidak ingin melewatkannya. Pemandangan indah yang ada di hadapannya saat ini.

Kulit putih mulus tanpa cacat, bulu mata yang lentik, alis tebal serta bibir sensual dengan pipi merah merona. Hidung yang mancung. Benar-benar sesuai dengan kriteria wanita idaman Bisma saat ini. Dan Membuat siapa saja yang memandangnya akan takjub. Cukup lama ia memandangi wajah Shanum.

"Subhanallah, sungguh indah ciptaamu kenapa selama ini aku mengira dia buruk rupa. Sungguh Tuhan maafkan hamba mu ini. Yang menghina ciptaan engkau yang sesungguhnya begitu indah.

"Tapi apa maksudnya di balik semua ini. Kenapa dia harus menyembunyikan anugrah terindah yang di berikan Tuhan untuknya. Yaitu wajah yang sempurna bak bidadari." ucap Bisma dalam hati. Karena sudah lelah Bisma pun dengan perlahan naik ke atas tempat tidur agar tidak mengganggu istirahat Shanum.

Bisma pun baring menghadap wajah Shanum. Perlahan tangan Bisma mengambang Di dekat wajah Shanum. Ingin sekali rasanya ia menyentuh wajah itu, tapi ia berusaha untuk menahan diri agar tidak menyentuh wajah mulus nanti cantik milik Shanum. Karena ia takut, saat Shanum terbangun justru akan memergoki kelakuannya. Bukankah dari awal Bisma sendiri yang menolak untuk melihat wajah Shanum.

Namun keinginan itu begitu besar maka Bisma pun memberanikan diri untuk menyentuh wajah Shanum.

Berulang kali Bisma menelan salivanya. Saat melihat bibir sexsi dan begitu menggoda. Jakunnya naik turunnya naik turun seakan-akan ia ingin meraup bibir indah yang ada di hadapannya.

"Mas,......" guman Shanum.

Bisma pun seketika kaget dan reflek pura-pura tidur. Namun apa yang terjadi. Ternyata Shanum hanya mengigau saja.

"Aku, mencintai mu Mas Bisma." ucap Shanum tanpa sadar.

Deghhh, tiba-tiba jantungan Bisma rasanya ingin meledak ketika mendengar Shanum mengigau seperti itu.

Amar yang tidur terlentang menghadap langit-langit seketika melihat kearah wajah Shanum.

Detak jantungnya berdetak cukup kencang kala mendengar Shanum mencintainya.

"Di.. Dia benarkah mencintai ku. Ah, tidak mungkin. Shanum pasti hanya mengigau." gumam Bisma pelan.

Bisma sudah tidak lagi bisa berfikir, karena tubuhnya yang terasa sangat lelah, akhirnya ia pun memutuskan untuk memejamkan matanya. Ia tak lagi menghiraukan igauan Shanum.

Pukul tiga dini hari, Shanum pun terbangun. Saat ia akan bangkit, cadar yang ia gunakan terlepas. Shanum pun terkejut.

"Astaghfirullah penutup wajahku. Mas Bisma lihat tidak ya!" ucap Shanum gugup dan segera memasang penutup wajahnya kembali. Namun saat ia melihat Bisma di sampingnya saat ini sedang terpejam, ia pun merasa lega. Itu artinya Bisma tidak melihat wajahnya. Shanum takut jika cadarnya terbuka Bisma akan marah padanya.

"Alhamdulillah, Mas Bisma ternyata sedang tidur.

Terasa tangan halus dan lembut mendarat di pipi Bisma saat ini. Rupanya Shanum menyentuh wajah Bisma dan membelainya dengan penuh kasih sayang.

"Aku tidak perduli pandangan mu seperti apa saat ini terhadap ku Mas. Yang jelas saat ini aku hanya merasa takut kehilangan mu Mas." ucap Shanum lirih.

Setelah mengungkapkan isi hatinya pada Bisma, walaupun saat ini Bisma sedang tidur, namun Shanum merasa lega, setelah itu Shanum pun turun dari ranjang dengan perlahan menuju kamar mandi. Ia mengambil air wudhu lalu sholat malam.

Setelah sholat malam, ia pun melanjutkan membaca Al-quran hingga azan subuh. Saat azan subuh berkumandang, Shanum pun membangunkan Bisma, untuk mengajaknya sholat subuh berjamaah.

"Mas, ayo bangun. Kita Sholat berjamaah. Habis itu Mas bisa tidur lagi." Ucap Shanum.

Tampak Bisma menggeliat, dan mengerjapkan matanya berulang kali agar sadar sepenuhnya. Setelah itu lalu turun dari tempat tidur menuju ke kamar mandi. Tidak lupa ia membawa serta pakaian ganti. Kini keduanya pun sholat berjamaah dengan Khusyuk.

*****

Di tempat berbeda, saat ini seorang wanita sedang sibuk mengemasi pakaiannya kedalam koper. Karena rencananya ia akan pulang ke Indonesia.

"Sialan kamu Mas, kenapa kamu akhir-akhir ini sangat sulit di hubungi. Apakah kamu di sana benar-benar sedang sibuk dengan istri baru mu. Tidak bisa di biarkan ini.. Sepertinya aku harus segera pulang." gerutu wanita tersebut.

"Hai... Baby. Kamu mau kemana hah? Kenapa kamu mengemasi pakaian mu ke dalam koper! Bukankah sebentar lagi pemotretan akan segera di mulai." ucap seorang pria dengan gaya gemulainya.

"Sepertinya aku harus segera pulang ke Indonesia. Jika tidak aku akan benar-benar kehilangan ATM berjalan ku." ucapnya ketus.

"Tapi Baby.... Kontrak kamu di sini kan belum selesai. Jika kamu tetap memaksa ingin pulang maka kamu tau sendiri konsekuensinya.... Ucap pria itu, yang berusaha menahan Stefani agar menggagalkan niatnya untuk pergi.

"Tidak Rio, tapi kali ini aku benar-benar harus pergi. Dan rencana ku ini tidak bisa aku tunda lagi." ucap Stefani kekeh untuk pergi.

1
Rini Maryani
lanjut pa rohman semangat thooor
Ma Em
Hadeuh itu adik2 pak Rohman dengar Pak Rohman dibelikan kebun sawit sama Ruko pada sirik pada pak Rohman bukannya senang punya saudara yg maju usahanya apalagi bu Retno merasa tersaingi sama pak Rohman kalah pamor anaknya si Rasti sama Shanum .
Lala Kusumah
ish sodara toxic 😡😡👊👊
Dartihuti
Saudara sirik n dengki...👊mukanya,dunia nyata pun banyak yg gitu,bkn ikut bangga malah cari cela jatuhi🤦‍♀️
munaroh
mulutnya Rasti sama Retno belum pernah di tabok pake sendal kali.yaa 🥱
Rini Maryani
lanjut shanum semangat thooor
Sunaryati
Kamu kurang tegas karena dibutakan oleh cinta, sudah tahu tak dihargai dan diabaikan masih dipertahankan
Lala Kusumah
Alhamdulillah bahagianya 😍😍😘
wariyanti Safitri
lanjut Thor
Ma Em
Bisma untuk apa Stefani masih dibiarkan bersama dgn mu dan Shanum lebih baik berpisah saja dgn Stefani istri yg tdk pernah ngurus suami yg bisanya hanya bersenang senang dan foya2 menghabiskan uang kamu Bisma , makanya Stefani tdk mau cerai dari Bisma karena tdk mau Bisma sebagai atm berjalan Stefani lepaskan .
Ineu ertina
Luar biasa
Sunaryati
Kapan sih Bisma mengetahui pengkhianatan Stefani saat di luar negeri, juga percakapannya yang hanya menfaatkn Bisma sebagai ATM
Umi Falysa: gak bisa buru2 ya bun.. nanti jadi cepat tamat.. soalnya prediksi saya harus bisa sampai 100 episode 🤭😅🙏🙏
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut...
Rini Maryani
ceraikan stepani bisma lanjut thoor
Ma Em
semoga Bisma dan Shanum selalu rukun dan bahagia biarkan saja Stefani tdk usah diurus lagi kalau Stefani dicuekin paling kalau bosan pergi lagi
Lala Kusumah
semoga SAMAWA selalu ya BS 🙏🙏🤲🤲😍😍
Sumiyati oo
so sweeeet ini pasangan, abaikan stefani ya bis

sambil menunggu jadwal therapy ada baiknya kaki bisma tetap di pijat oleh shanum
lanjut kak
Umi Falysa: siap bun
total 1 replies
wariyanti Safitri
lanjut Thor up
Dia Amalia
so sweet mas bisma semoga cpt pulih kakinya 🙂
Lala Kusumah
good job Bisma 👍👍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!