NovelToon NovelToon
Azizah, Istri Rasa Simpanan

Azizah, Istri Rasa Simpanan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Nikah Kontrak / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:9.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Maufy Izha

"No way! Ngga akan pernah. Gue ngga sudi punya keturunan dari wanita rendahan seperti Dia. Kalau Dia sampai hamil nanti, Gue sendiri yang akan nyingkirin bayi sialan itu dengan tangan gue sendiri. Lagipula perempuan itu pernah hamil dengan cara licik! Untungnya nyokap gue dan Alexa berhasil bikin Wanita sialan itu keguguran!"

Kalimat kejam keluar dengan lincah dari bibir Axel, membawa pedang yang menusuk hati Azizah.


Klontang!!!

Suara benda jatuh itu mengejutkan Axel dan kawan-kawannya yang tengah serius berbincang.


Azizah melangkah mundur, bersembunyi dibalik pembatas dinding dengan tubuh bergetar.

Jadi selama ini, pernikahan yang dia agung-agungkan itu hanyalah kepalsuan??

Hari itu, Azizah membuat keputusan besar dalam hidupnya, meninggalkan Suaminya, meninggalkan neraka berbalut pernikahan bersama dengan bayi yang baru tumbuh di dalam rahimnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghapus Jejak

Azizah menatap langit dari dalam bis yang kini Ia tumpangi. Matanya menyapu setiap pemandangan yang melewati netra hazelnya yang lembut.

Sungguh tidak pernah terfikir bahwa semua ini terjadi dalam hidupnya. Dia telah mengagumi Axel sejak lama. Tepatnya sejak Ia ikut ibunya bekerja pada keluarga Djaja. Tetapi selama 4 tahun menikah dengan pria itu, Azizah gagal. Ia tak berhasil membuat Axel mencintainya dan berakhir menyedihkan seperti ini.

Padahal Kakek Axel, Tuan Adhitama sangat baik pada ibunya juga dirinya. Meskipun perlakuan dari keluarga Djaja tidak sebaik kakek Adhitama. Tapi mereka tidak pernah berbuat jahat. Bisa dikatakan cukup baik. Bahkan setelah Ibunya tak lagi bekerja di rumah keluarga Djaja dan pulang kampung karena sakit, Ia tetap di perlakukan dengan baik selayaknya karyawan di rumah besar itu.

Tapi semuanya berubah, setelah Kakek Adhitama tiba-tiba menjodohkannya dengan cucu laki-laki semata wayangnya, Axel William Djaja. semua anggota keluarga berbalik sangat membencinya, karena Dia dengan bodohnya menerima perjodohan itu. Alasannya klasik. Karena dia jatuh hati pada ketampanan Axel dan pria itu selama ini bersikap baik padanya. Dan memang, Azizah kini menyesali kebodohannya itu.

Azizah tersenyum getir. Kembali dilihatnya perutnya yang masih rata seraya memberikan sentuhan disana.

"Maaf, nak..." Hanya kata maaf yang bisa wanita itu ucapkan kepada calon bayinya. Dia yang menciptakan penderitaan ini untuk anaknya, lahir tanpa sosok Ayah, bahkan mungkin tidak akan diakui. Menyesal pun tidak ada gunanya, semua sudah terjadi.

Bukan, Azizah bukan menyesali kehadiran nyawa kecil yang bersemayam di rahimnya kini. Dia menyesal karena kebodohannya diawal, menerima perjodohan konyol itu. Yah, itu adalah salahnya. Dan kini Ia memutuskan untuk menghapus jejaknya.

Azizah hanya berharap, Anaknya bisa mengerti dan memaafkan keputusannya saat ini.

**********

Akhirnya, setelah menempuh perjalanan hampir 12 jam, Azizah telah sampai dikampung halaman Ayahandanya. Surabaya.

Ia yakin tidak ada seorangpun yang mengenalimya di sini kecuali kerabat Ayahnya. Karena Ia dan orangtuanya hanya tinggal beberapa tahun disini.

"Halo, Bibi, Saya sudah di depan gang"

Azizah menghubungi Seseorang yang ia panggil Bibi.

Yups, itu adalah sepupu Ayahnya yang kebetulan masih setia tinggal disini. Dia mendapatkan nomor handphone-nya setelah bersusah payah mencarinya.

"Azizah?"

Suara panggilan itu terdengar tak lama setelah Azizah mematikan panggilannya. Dengan segera Azizah menghampiri wanita paruh baya yang 50% rambutnya sudah memutih itu.

"Bibi Ani?"

"Masya Allah... nduuuk"

Bibi Ani memeluk Azizah erat. Wanita itu nampak bahagia dengan kedatangan Azizah. maklum saja, Bibi Ani janda tanpa anak, jadi kedatangan Azizah bak tetesan embun di tengah Padang pasir kehidupannya.

"Bibi apa kabar?"

"Alhamdulillah baik nduukk... Ayok pulang ikut Bibi, Kamu kan lagi hamil habis perjalanan jauh.."

Azizah tersenyum lebar, kemudian mengangguk dan meraih lengan bibi Ani untuk berjalan beriringan.

"Azizah mungkin akan tinggal lama disini bi"

Ucap Azizah di tengah-tengah langkahnya.

"Bagus... Alhamdulillah malah bibi seneng ada temennya"

"Beneran Bi?"

"Yo bener toh..." ucap bibi Ani tersenyum girang. Azizah pun ikut tersenyum.

Syukurlah Ia masih punya sisa anggota keluarga yang mau menerimanya.

*****

"Ini kamar kamu nduk, maaf kecil, mudah-mudahan kamu maklum"

"Ya Allah, ini aja Azizah udah bersyukur banget bi, kamarnya nyaman, adem"

"Alhamdulillah, mudah-mudahan Kamu betah disini nduk"

"Insya Allah betah Bi"

"Ya sudah, sekarang kamu istirahat ya, Kamu pasti lelah setelah perjalanan jauh. Bibi mau ke pasar dulu, belanja buat makan malam kita nanti"

Azizah mengangguk kemudian ingin mengambil beberapa lembar uang untuk di serahkan pada bibinya.

"Ngga usah. Kamu simpan aja. kalo sekedar untuk makan insya Allah bibi lebih dari mampu nduk"

"Tapi Bi.. Azizah ngga mau merepotkan"

"Sudah jangan bicara seperti itu. Anggap sekarang Bibi ini ibu kamu yah"

Bibi Ani tersenyum lembut, tanpa sengaja mengingatkan Azizah pada mendiang ibunya. Tiba-tiba wanita berhijab itu dihantam rasa rindu yang luar biasa, kemudian menghambur ke pelukan Bi Ani.

Bi Ani sedikit terkejut namun beberapa detik kemudian wanita itu ikut berkaca-kaca. Ia tahu apa yang saat ini Azizah rasakan.

"Sudah, Kamu disini untuk berbahagia, jangan nangis-nangis lagi, Istirahat. Bibi ke pasar sebentar"

"Njih Bi, terima kasih..."

"Jangan berterima kasih. Kita keluarga"

Azizah mengangguk, kemudian melepas BI Ani keluar dari kamarnya.

Wanita itu kembali menatap kamar yang kini akan menjadi tempat tidur barunya.

'Bismillah, Semoga Aku bisa menjalani hidup lebih baik disini Ya Rabb.... Aamiin'

Sementara itu di Jakarta

"Terima kasih, sudah menjalankan perusahaan dengan baik. Kakek tidak ragu lagi karena sudah menyerahkan semua bisnis ini kepada kamu Axel William Djaja"

Kening Axel sedikit berkerut. Kakeknya tiba-tiba memintanya datang dan hanya untuk mengutarakan keputusannya menyerahkan semua perusahaan padanya? Tadinya Axel berfikir bahwa kakeknya akan menasihatinya seperti biasa, tentang Azizah. Siapa sangka dugaannya salah. Dan lagi, Kakeknya tampak sangat dingin padanya saat ini. Ekspresinya sangat datar dan tanpa senyum.

"Terima kasih Kek, Axel Janji tidak akan mengecewakan kakek"

Axel berkata dengan lembut, tapi Dia bukan sedang menjilat. Axel bersungguh-sungguh menyayangi kakeknya. Kalau tidak dia tidak akan menikahi Azizah.

'Tapi kamu sudah sangat mengecewakan Aku cucuku' batin Adhitama sedih.

"Heum... Dan, kalau kamu ingin menceraikan Azizah kakek setuju. Maaf sudah memaksamu menikah dengan perempuan yang tidak kamu cintai, Kamu bebas ingin menikah dengan siapapun itu xel, kakek tidak akan melarang"

Adhitama menatap lekat netra cucunya, kali ini dia bersungguh-sungguh. Dengan menikah lagi dan menceraikan Azizah. Axel tidak akan mengganggu dan menyakiti gadis malang itu lagi.

Sementara Axel dibuat semakin bingung. Apa kakeknya salah minum obat? kenapa tiba-tiba berubah seperti ini?

Axel hanya mengernyit bingung, hingga suara rendah dan dalam Adhitama mencuri atensinya yang tengah fokus melamun.

"Begitu saja, Kamu boleh pergi. Kakek ingin beristirahat"

Adhitama kemudian merebahkan tubuh rentanya, Axel bergegas ingin membantu tapi Adhitama segera mengibaskan tangannya, sebagai isyarat bahwa Dia tidak perlu di bantu.

Axel memandang tangannya yang menggantung di udara karena penolakan kakeknya. Tak lama kemudian Pria tampan nan gagah itu membungkuk hormat dan melenggang pergi meninggalkan Adhitama yang pura-pura memejamkan matanya.

Diluar ruang perawatan, Axel benar-benar dilanda kebingungan. Ia yakin ada yang tidak beres dengan kakeknya. Kenapa tiba-tiba berubah seperti itu.

Padahal seharusnya, Dia senang karena Kakeknya menyetujui untuk dirinya menceraikan perempuan murahan itu. Tapi kenapa Dia merasa aneh? hatinya merasa tercubit. Axel yakin pasti sesuatu telah terjadi.

Tapi, kemudian Dia berpikir lagi, bukannya bagus? bukankah ini malah menjadi berita bagus? Dia harusnya senang bukan? Yah, seharusnya Dia senang. Dia bisa menikah dengan Alexa setelah menceraikan Azizah.

Pria itu kemudian tersenyum tipis. Meninggalkan rumah sakit dengan langkahnya yang gagah.

Bersambung

1
Dewa Rana
katanya azizah perawat, kok kerja di pabrik
Rosmawati Rosmawati
Luar biasa
Diyah Agung
good
Yumma Proling
cerita nya mulai Awal menjelang akhir cerita nya konflik gk selesai " Thor 🤦
Yumma Proling
Cerita nya GK sesuai dgn judul, cerita nya kemana " bulet 🤦
Jemiiima__: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Yumma Proling
Buat Axel berjodoh sm Maya Thor 🙏
Maufy Izha (HIATUS): yah ini udah BESTie, Axel udah sama yang lain, Maya juga sama yang lain hehe
total 1 replies
Siti Aminah
cerita yg sangat bagus
Maufy Izha (HIATUS): Makasih kak Siti Aminah ♥️♥️♥️
total 1 replies
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Maufy Izha (HIATUS): Makasih kakak ♥️♥️♥️🫰
total 1 replies
Onah Sukaedah
C Nayla lagi knp ga ada inisiatif ngnter Azizah !
Onah Sukaedah
kalau Abimana orang baik kenapa tidak ! berjodohlah dengan Azizah... Axel biar merasakan penyesalan seumur hidup
Tamirah
Sudah jelas ini cerita novel tentu saja isi nya kadang gak masuk akal. Namun bisa saja cerita novel ini terinfirasi dari kisah nyata.Suka suka Author nyalah mau dibawa kemana kisah nya yg penting kita baca karena ini juga salah satu bentuk hiburan 💪💪.
Tamirah
Kalaupun cerita ini mugkin ada di dunia nyata , jangan pernah untuk kembali pada mantan suami.Suami model gini yg moral nya sdh bejad gak layak dipelihara. Hidup terus berlanjut masih banyak pria diluar sana yg berhati malaikat .
Siti Saadah
karen thor suka sekali sama ceritanya😍😍
Maufy Izha (HIATUS): makasih kak sa'adah ♥️♥️🙏
total 1 replies
Suyati
jangan sampe celaka azizah dan anaknya y
Suyati
yah d culik lg azizah
Suyati
iya nih jangan" daren ma azizah sodara y
Suyati
iya mending sama abimana aja
Memyr 67
𝗄𝖺𝗌𝗂𝖺𝗇 𝗒𝖺 𝗂𝖻𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗑𝖾𝗅? 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖼𝗈𝗐𝗈𝗄 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁, 𝗀𝖺𝗆𝗉𝖺𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗄𝗂𝖻𝗎𝗅𝗂𝗇 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗎𝗅𝖺𝗋, 𝖾𝗀𝗈𝗂𝗌 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗆𝖺𝗎 𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝖽𝗂𝗋𝗂, 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗆𝗂𝗄𝗂𝗋 𝗉𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺𝖺𝗇 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗇𝗂 𝖺𝗑𝖾𝗅. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝖽𝖺𝗄𝖺𝗇, 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗒𝗀 𝗍𝗎𝗅𝗎𝗌, 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝗈𝖽𝗎𝗌
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ko... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Suyati
nangis bcnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!