Nayna kirani. Wanita tangguh berhati besar. Melindungi keponakan nya yg tidak di ingin kan orang tua nya sendiri.
Bertemu dengan pria tampan pemilik perusahaan brand fasion terkenal. Merekapun jatuh cinta. Meski cinta mereka hadir dengan begitu murni, namun kisah mereka tidak semudah yang dibayangkan. Banyak ujian dan rintangan yang harus mereka hadapi.
Dan puncak dari ujian itu sampai setelah mereka menikah. Nayna yang terpaksa terlibat skandal dengan pria yang berambisi untuk memilikinya.
Akankah kisah cinta mereka berakhir bahagia? atau malah sebaliknya?.
Dari pada penasaran yuks simak aja cerintanya langsung.
"Siapapun orang itu, jika ditakdirkan bersamamu dia akan menjadi milikmu kelak. jangan risau jika saat ini dia sedang bersama seseorang. Karna orang itu hanya meminjam nya sebentar darimu."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aff18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 31
**HAPPY READING***
***
Waktu menunjukan pukul 9 pagi, Saina masih terlelap dalam mimpinya mungkin karna kelelahan semalam mereka jalan jalan sampai larut malam.
CEKLEK
Suara pintu terbuka, Amanda langsung masuk dan membangun kan Saina yg masih bergumul dengan selimut nya.
"Saina ayo bangun , Saina ,,,,,"
Ucap Amanda sambil menarik selimut Saina dan menggoyang kan tubuh Saina.
Saina menggeliat merasa tidur nya terganggu dan masih sangat mengantuk . "Hoammm,, ,,, Kenapa Ibu membangunkan ku sepagi ini." Ucap Saina dengan mata masih terpejam.
"Saina ini sudah jam 9 ayo bangun dan segeralah bersiap siap."
"Memangnya kenapa harus bersiap siap Bu, Saina masih ngantuk. "
" Saina, kita mau menemui keluarga calon suami mu dan membahas tentang pertunangan mu hari ini, Cepat lah bangun ."
"Apaa....... ,,, Kenapa harus terburu buru bu saina belum siap menikah. " Rengek Saina pada Amanda.
" Ini baru pertunangan Saina belum menikah , Sudah cepat lah bersiap siap Ayah mu sudah menunggu. "
"Eem,,, iya iya. " Ucap Saina yg mulai bangkit dari tidur nya dan segera mandi.
Saina sudah selesai bersiap siap dengan memakai dres abu muda yg telah di pilihkan ibu nya dan rambut di cepol, Saina menuruni tangga seperti seorang Putri cantik dan anggun tidak seperti biasanya tomboy dan bar bar.
Mereka pun segera berangkat.
***
Sementara itu di keluarga Marco sudah bersiap siap menyambut keluarga calon istri Daniel, Daniel masih berada di kamarnya menatap kosong ke arah cermin tanpa Daniel sadari Ibu nya masuk ingin menemui nya.
"Daniel ...." Ucap Lusia menepuk pundak Daniel pelan membuat Daniel segera menoleh.
" Ibu ,, !! Ucap Daniel memeluk ibu nya, meluapkan semua perasaan nya yg kalut mencoba bersandar di pundak sang Ibu.
"Ibu tau perasaan mu nak, Ibu tau kau tersiksa jika kau tidak suka batal kan saja biar Ibu yg bicara pada Ayah mu."
"Tidak Bu, Sudah lah ayo kita turun sebentar lagi mereka pasti akan datang. "
Mereka pun menuruni anak tangga dan melihat kebawah ternyata keluarga calon istri Daniel sudah datang, Daniel terus berjalan tanpa memperhatikan mata seorang wanita yg melebarkan matanya saat melihat Daniel bukan karna terpesona akan ketampanan nya melainkan kaget ternyata orang yg membentak nya waktu itu adalah calon suami nya. Saina menggeleng kepala tidak percaya ("Tidak mungkin dia kan ") Gumam Saina.
Daniel hanya menatap lurus tidak ada niat sedikit pun untuk melirik calon istri nya itu.
Daniel menyapa kedua orang tua Saina dengan sopan tapi tetap berwibawa karna bagaimana pun juga Alex adalah rekan bisnis dan juga teman baik Ayah nya.
"Daniel, Perkenalkan ini Putri ku Saina, Kau pasti jarang melihat nya karna dia selama ini berada di luar negri bukan untuk bekerja melainkan untuk berpetualang. " Ucap Alex menggoda anak nya Dan Daniel hanya tersenyum kecil.
Saat Daniel mengalihkan wajah nya ke Saina, Daniel melebarkan mata nya, "Kauuu......."
Saina hanya menunduk dan menggaruk kepala nya yg tidak gatal.
"Apa kalian sudah saling kenal."
Ucap Alex bingung melihat Daniel yg kaget saat melihat Saina.
"Tidak Paman ," Ucap Daniel berpura pura tidak mengenal Saina.
Saina pun bernafas lega, Karna Daniel tidak mengatakan pernah melihat nya di Club malam itu, Kalau sampai orang tua nya tau bisa terbongkar kebohongan Saina pada Ibu nya waktu itu.
Mereka pun duduk dan mulai membicarakan untuk mengadakan pesta pertunangan anak mereka Daniel dan Saina hanya diam saja seolah tidak perduli dengan rencana orang tua mereka.
"Ah, Daniel sebaiknya kau ajak Saina berjalan jalan ke mansion ini seperti nya dia sudah mulai bosan. " Ucap Marco
Daniel segera bangkit dia juga tidak ingin berlama lama di sana.
"Ayo ,, " Ucap Daniel pada Saina,
Daniel berjalan duluan meninggalkan Saina yg kesulitan mengimbangi langkah nya.
Saat mereka sudah merasa jauh dari orang tua mereka Daniel menghentikan langkah nya dan berbalik menghadap Saina, melihat itu Saina kaget ,
Tatapan Daniel berubah seketika menjadi tajam seakan menghakimi Saina. " Kenapa harus kau yg menjadi tunangan ku dasar wanita gila. " Maki Daniel.
"Heh ,,Aku juga tidak tau apa apa dan tidak punya niat sedikit pun untuk menjadi tunangan mu. " Ucap Saina tidak mau kalah dan ikut melotot ke arah Daniel.
"Dengar, Apapun yg akan terjadi nanti dalam hubungan kita aku tidak akan pernah memberikan hati ku untuk wanita gila seperti mu. Lagi pula kau bukan tipe ku, Kau tidak pantas dengan ku. " Ucap Daniel menekan kan ucapan nya sambil menunjuk wajah Saina dan segera pergi meninggalkan Saina sendirian.
Wajah Saina merah padam dan mengepal kan tangan nya kuat.
"Brengsek, Dasar pria arogan. memangnya siapa juga yg mau dengan mu awas saja akan ku beri pelajaran orang itu , Dia belum tau siapa aku." ucap Saina dengan seringai jahatnya.
***
HAY GUYS KALAU KALIAN SUKA
JANGAN LUPA KASIH
LIKE 👍
KOMENTAR 😀
BINTANG 5
FAVORITE
KOIN
DAN VOTE SEBANYAK BANYAK NYA
JANGAN ADA PLAGIAT DI ANTARA KITA YA " TERIMAKASIH "
Daniel,, dengan cepat kau sakiti Nayna
dan....ternyata kau malah memikat Saina
apaan kau Daniel
eh, ini Daniel yang di gc??